• [BERITA] “Arseto Pariadji Menyerahkan Diri ke Polisi”

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/03/2018

    Berita

    Arseto Pariadji dikabarkan menyerahkan diri ke polisi setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal tuduhan harga undangan mantu Presiden Joko Widodo.

    Hasil Cek Fakta

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (28/3/2018), mengatakan bahwa penyerahan diri Arseto itu berkaitan dengan laporan dari relawan Jokowi Mania (Joman). Arseto selanjutnya akan diperiksa polisi soal laporan tersebut. Sebelumnya, Arseto dilaporkan Joman ke Polda Metro Jaya. Arseto dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik terkait ucapannya soal harga undangan mantu Jokowi Rp 25 juta.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “New Zealand Herald KECAM Jokowi yang Dianggap Lecehkan Pemerintah dan Rakyat Selandia Baru”

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/03/2018

    Berita

    “LAGI2 MEMPERMALUKAN…..AAACH SUDAHLAH..???????????? …
    Selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Pemerintah Indonesia, melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Selandia Baru meminta kolumnis Audrey Young, mengklarifikasi tulisannya yang menuduh Presiden Joko Widodo enggan berjumpa dengan awak media setempat. “Kami sudah melayangkan protes keras kepada si penulis dan mendesaknya untuk membuat klarifikasi karena apa yang dia tulis tidak sesuai dengan kenyataan sesungguhnya,” ujar Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (26/3/2018).
    Tantowi menjelaskan, ‎kejadian yang benar adalah keputusan untuk tidak membuat keterangan pers merupakan usulan dari Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru yang kemudian diadopsi menjadi keputusan bersama. Untuk konsumsi publik, hasil-hasil pertemuan akan disarikan dalam pernyataan bersama (joint statement) yang akan dimuat di website resmi kedua negara.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Warna Liturgi Khusus Pekan Suci Pada Tri Hari Suci

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/03/2018

    Berita

    MEMAHAMI WARNA LITURGI KHUSUS PEKAN SUCI

    Minggu Palma, warna merah atau meriah. Simboliknya menyambut Yesus sebagai Raja, Hosana Putra Daud, yang memasuki gerbang Yerusalem. Kelak kita akan ganti disambut Sang Raja Yerusalem abadi, ketika kita memasuki gerbang Yerusalem abadi. Yaitu hidup kekal.
    Kamis Putih, warna liturgi putih atau kuning muda.......Selengkapnya dapat dilihat pada bagian referensi.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir dari laman resminya kaj.or.id, Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Rm. Hieronymus Sridanto Aribowo Pr memberikan tiga poin pernyataan, sebagai berikut:

    Pertama, Komisi Liturgi KAJ tidak pernah menetapkan warna liturgi untuk pakaian umat beriman yang datang merayakan Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Paskah Vigili dan Hari Raya Paskah).

    Dua, Komisi Liturgi hanya mengatur busana liturgi untuk para pelayan liturgi dan selama ini sudah berlangsung dengan baik di paroki-paroki.

    Dan, tiga, mempersilakan kepada umat yang hadir merayakan Tri Hari Suci dengan pakaian bebas, pantas, sopan, rapi, dan bermartabat.

    Kesimpulan

    Informasi mengenai adanya ketentuan-ketentuan khusus penggunaan warna-warna tertentu pada pakaian yang digunakan umat Katolik saat pelaksanaan Tri Hari Suci telah dikonfirmasi oleh Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) melalui laman resminya. Dan pernyataan yang sebeumnya tersebar di media sosial tidak benar.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Informasi Biaya Tilang Terbaru

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/03/2018

    Berita

    BIAYA tilang terbaru di indonesia: Kapolri baru mantap

    1. Tidak ada STNK
    Rp. 500,000

    2. Tdk bawa SIM
    Rp. 250,000
    ....
    Dicopy dari Mabes Polri
    Informasi yg hrs dipublikasikan & mungkin bermanfaat !!!
    Selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran, dapat dipastikan kabar tersebut adalah hoaks. Dilansir dari waspada.co.id (27/3), Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rina Sari Ginting telah mengatakan, informasi biaya tilang terbaru di Indonesia yang tersebar adalah informasi yang tidak benar. “Kabar yang tersebar di media sosial tentang biaya tilang terbaru di Indonesia setelah dilakukan pengecekan ternyata hoaks,” ungkap Rina. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata pesan berantai tersebut sudah pernah beredar pada September 2017. Kala itu, dilansir dari liputan6.com(9/11), Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa menegaskan, tidak ada instruksi mengenai informasi tersebut. “Tulisan orang iseng tidak punya kerjaan. Tidak pernah ada instruksi itu,” tegas Royke.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini