• [HOAX] Seruan jihad mengatasnamakan Eep Saefulloh Fatah

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 05/10/2017

    Berita

    Sudahkah anda melaksanakan jihad dengan pola seperti di bawah ini?
    Oleh: Eep Saepulah Fatah.
    ...Selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Melalui twitter dan instagram akun pribadi Eep Saefulloh Fatah, dia langsung mengklarifikasi pernyataan yang mengandung unsur penghasutan dari akun facebook milik Abi Amanillah, Senin (2/10/17). Eep Saefulloh Fatah menyatakan bahwa ajakan jihad ekonomi yang mengatasnamakan dirinya itu bohong.
    ”Saat ini beredar tulisan yang di-posting seolah tulisan saya. Itu sama sekali bukan tulisan saya,” kata Eep.
    ’’Nama saya dibajak. Menulis nama saya pun keliru,’’ tambahnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] HIV Dalam Makanan Kaleng dan Wabah Pengerasan Otak & Sumsum Tulang Belakang

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 04/10/2017

    Berita

    mulai saat ini jangan makan makanan kalengan2an, terutama buah2an, termasuk merek taiwan keluaran Thailand.
    Karena di negara nya ada kira2 dua ratus orang penyakit aids kerja di pabrik kalengan ,dan mereka masukkan darah ( racun )mereka ke dalam kalengan2 itu , dan hari ini masalah tersebut telah diketahui bagian Tim Kesehatan thailand, dan kaleng2an nya tersebut telah di sita.
    Contoh ; lecy ,rambutan ,lengkeng ,mangga puding ,dll.
    setelah terima cepat kirim ke teman2mu semua. Agar ťίδαĸ konsumsi kalengan apapun…… Demi kesehatan.trimakasih”

    Hasil Cek Fakta

    Pertama, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dr Roy Sparringa mengatakan bahwa berita tersebut hoax dan menyesatkan. “Itu berita hoax. Sudah lama beredar, tidak benar dan menyesatkan. Tolong hal ini diluruskan kepada masyarakat,” tutur dr Roy ketika dihubungi detikHealth, Kamis (5/6/2014). dr Roy mengatakan bahwa BPOM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV. Selain itu menurut dr Roy, virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari host atau tubuh manusia. “Virus AIDS tidak bisa bertahan di luar hostnya, yakni tubuh manusia. Darah juga kalau keluar dari tubuh kan akan kering. Apalagi makanan kaleng melalui proses sterilisasi,” lanjut dr Roy.”
    Kedua, Badan Pengawas kembali menegaskan bahwa Aspartam aman dikonsumsi. Asalkan sesuai ambang batas konsumsi yakni 600 mg/ per kg produk (aturan Codex).

    Kesimpulan

    Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dr Roy Sparringa mengatakan bahwa berita tersebut hoax dan menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] Punya Pistol FN Saja Sudah Berani Begini Kepada TNI, …

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 04/10/2017

    Berita

    Punya Pistol FN saja sudah berani begini kepada TNI, apa lagi sudah punya RPG, senjata anti tank, bisa2 Polisi melakukan kudeta

    Hasil Cek Fakta

    Video tersebut merupakan video penangkapan tiga orang TNI gadungan yang selesai melakulan perampokan dengan kekerasan (curas), Jumat (9/6), sekira pukul 18.00 WIB. Penangkapan terhadap ke tiga pelaku langsung dibawah pimpinan Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] Video Berantai Bom Bunuh Diri Meledak di Masjidil Haram

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 04/10/2017

    Berita

    Beredar video yang memperlihatkan ceceran darah bertaburan di lantai dan petugas yang berusaha memberikade agar jamaah tidak mendekat. Pesan yang beredar menyebutkan bahwa peristiwa tersebut adalah bom bunuh diri.

    Hasil Cek Fakta

    Isu bom bunuh diri ini langsung diklarifikasi oleh pihak pengamanan Masjidil Haram. Dikutip dari media berita online alarab-news.com, Jubir pasukan pengaman Masjidil Haram, Mayor Sameh Al Salami mengatakan gambar darah yang berceceran di lokasi Tawaf sekitar Hajar Aswad dan beredar di medsos adalah gambar lama. Video itu merupakan insiden yang menimpa seorang jemaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun. Ia tergincir dan jatuh sehingga menderita luka-luka pada kakinya. Sesaat setelah kejadian pihak pengamanan masjidil haram langsung mendatangkan ambulans dan melarikan jemaah tersebut ke rumah sakit Ajyad untuk mendapatkan perawatan yang semestinya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini