[HOAX] Judul Berita Liputan6 ‘Cerita Megawati Pertama Kali Bertemu Pendiri NU’
Sumber: Media SosialTanggal publish: 18/07/2017
Berita
Cerita Megawati Pertama Kali Bertemu Pendiri NU
Hasil Cek Fakta
Judul berita asli diambil dari liputan6dotcom dan diubah dengan tujuan untuk mempermalukan Megawati. Pembuat hoax adalah orang yang sama, yang menghujat ketua KPU Husni Kamil dan memfitnah Jokowi saat berada di Banjarmasin.
Rujukan
[DISINFORMASI] Uang Rupiah Baru Bertandatangan Menteri Keuangan
Sumber: Media SosialTanggal publish: 18/07/2017
Berita
Coba perhatikan tanda tangan yg tercantum dalam uang rupiah cetakan lama dan yg baru……ada perbedaan yg sangat prinsip.
Intinya…..uang rupiah yang lama di ttd Gubernur BI dan salah satu deputy BI……uang baru di ttd Gub BI dan menteri keuangan[...]
Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Intinya…..uang rupiah yang lama di ttd Gubernur BI dan salah satu deputy BI……uang baru di ttd Gub BI dan menteri keuangan[...]
Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Hasil Cek Fakta
Perubahan pada rupiah kertas baru tahun emisi 2014 ke atas merupakan amanat dari UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang disahkan Presiden SBY tertanggal 28 Juni 2011.
Khususnya dalam BAB III Pasal 5 tercantum ciri umum rupiah kertas sebagai berikut:
a. Gambar lambang negara “Garuda Pancasila”
b. Frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia”
c. Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya
d. Tanda tangan pihak pemerintah dan bank indonesia
e. Nomor seri pecahan
f. Teks “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN RUPIAH SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI…”
g. Tahun emisi dan tahun cetak
Semua ciri umum di atas sama persis dengan perubahan yang ada di rupiah kertas baru tahun emisi 2014 ke atas. Sementara untuk penandatanganan Rupiah oleh Menteri Keuangan (mewakili pemerintah) dan Gubernur BI (mewakili BI). Selain itu, dalam Pasal 11 ayat (2) UU No.7/2011 tentang Mata Uang disebutkan bahwa Perencanaan, Pencetakan, dan Pemusnahan uang Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia yang berkoordinasi dengan Pemerintah. BI tetap merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang mencetak Rupiah seperti tercantum dalam Pasal 11 Ayat (3) UU No 7/2011.
Khususnya dalam BAB III Pasal 5 tercantum ciri umum rupiah kertas sebagai berikut:
a. Gambar lambang negara “Garuda Pancasila”
b. Frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia”
c. Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya
d. Tanda tangan pihak pemerintah dan bank indonesia
e. Nomor seri pecahan
f. Teks “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN RUPIAH SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI…”
g. Tahun emisi dan tahun cetak
Semua ciri umum di atas sama persis dengan perubahan yang ada di rupiah kertas baru tahun emisi 2014 ke atas. Sementara untuk penandatanganan Rupiah oleh Menteri Keuangan (mewakili pemerintah) dan Gubernur BI (mewakili BI). Selain itu, dalam Pasal 11 ayat (2) UU No.7/2011 tentang Mata Uang disebutkan bahwa Perencanaan, Pencetakan, dan Pemusnahan uang Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia yang berkoordinasi dengan Pemerintah. BI tetap merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang mencetak Rupiah seperti tercantum dalam Pasal 11 Ayat (3) UU No 7/2011.
Rujukan
[DISINFORMASI] Tusuk Gigi Sebarkan HIV AIDS
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 18/07/2017
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari klikdokter.com, HIV/AIDS adalah penyakit mematikan yang ditakuti semua orang. Para ahli menduga bahwa virus ini berasal dari monyet di Afrika. Virus HIV/AIDS menyerang sel kekebalan vital pada tubuh, sehingga menyebabkan penurunan jumlah sel tersebut. Kejadian ini menyebabkan tubuh sangat mudah terkena infeksi.
Berdasarkan tingkat keparahannya, seseorang yang terjangkit virus HIV dibagi menjadi 3 tahap. Tahap A adalah pasien yang terinfeksi virus HIV namun belum memberikan gejala apa-apa. Tahap B sudah memberikan gejala. Sedangkan tahap C adalah ketika pasien mudah terserang penyakit serius dan sering disebut Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Obat yang ada saat ini hanya mampu mengendalikan virus, sehingga pasien dapat hidup lebih lama.
Virus HIV dapat menular ke orang lain. Cara penularannya adalah melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau ASI penderita.
Secara kasus, penularan juga dapat melalui pemakaian jarum suntik bergantian dan berhubungan seksual dengan penderita.
Lantas, apakah benar tusuk gigi juga dapat menularkan virus mematikan ini?
Faktanya, virus HIV tidak dapat bertahan di luar tubuh manusia. Dengan kata lain, virus ini akan langsung mati ketika berada di luar tubuh.
Bagaimana dengan tusuk tusuk gigi? Bila darah penderita yang menempel sudah kering atau dihapus, maka tusuk gigi itu sudah tidak mengandung virus HIV lagi.
Namun, jika darah yang menempel sangat banyak dan kondisi tusuk gigi yang terpapar masih basah, maka kemungkinan tusuk gigi tersebut masih mengandung virus mematikan ini.
Meski potensi penularan virus HIV/AIDS lewat tusuk gigi tergolong kecil, akan lebih baik lagi jika Anda tidak menggunakan benda itu bergantian dengan orang lain. Dengan demikian, risiko Anda tertular virus HIV AIDS menjadi sangat kecil.
Berdasarkan tingkat keparahannya, seseorang yang terjangkit virus HIV dibagi menjadi 3 tahap. Tahap A adalah pasien yang terinfeksi virus HIV namun belum memberikan gejala apa-apa. Tahap B sudah memberikan gejala. Sedangkan tahap C adalah ketika pasien mudah terserang penyakit serius dan sering disebut Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Obat yang ada saat ini hanya mampu mengendalikan virus, sehingga pasien dapat hidup lebih lama.
Virus HIV dapat menular ke orang lain. Cara penularannya adalah melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau ASI penderita.
Secara kasus, penularan juga dapat melalui pemakaian jarum suntik bergantian dan berhubungan seksual dengan penderita.
Lantas, apakah benar tusuk gigi juga dapat menularkan virus mematikan ini?
Faktanya, virus HIV tidak dapat bertahan di luar tubuh manusia. Dengan kata lain, virus ini akan langsung mati ketika berada di luar tubuh.
Bagaimana dengan tusuk tusuk gigi? Bila darah penderita yang menempel sudah kering atau dihapus, maka tusuk gigi itu sudah tidak mengandung virus HIV lagi.
Namun, jika darah yang menempel sangat banyak dan kondisi tusuk gigi yang terpapar masih basah, maka kemungkinan tusuk gigi tersebut masih mengandung virus mematikan ini.
Meski potensi penularan virus HIV/AIDS lewat tusuk gigi tergolong kecil, akan lebih baik lagi jika Anda tidak menggunakan benda itu bergantian dengan orang lain. Dengan demikian, risiko Anda tertular virus HIV AIDS menjadi sangat kecil.
Rujukan
[HOAX] Foto Setengah Bugil, Diduga Milik Najwa Shihab
Sumber: Media SosialTanggal publish: 17/07/2017
Berita
Foto Setengah Bug*l, Diduga Milik Najwa Shihab TERSEBAR!
Hasil Cek Fakta
Faktanya, tautan tersebut jika diklik tidak ada beritanya justru mengarah ke web invite.cahstree.id(sebuah web/apps reward yang belum lama masuk ke Indonesia. Kegunaan utamanya adalah untuk memudahkan penggunanya untuk mendapatkan reward alias hadiah biasanya berbentuk pulsa.
Rujukan
Halaman: 8217/8359




