Narasi:
Terjadi radiasi yang sangat tinggi nanti malam
Malam ini 00:30-03:30 pastikan untuk mematikan telepon: TV Singapura telah mengumumkan berita. Tolong selepas baca ini, lindungi diri anda. Beritahukan kerabat terkasih dan teman-teman. Hari ini malam dari 12:30-03:30, berbahaya, radiasi yang tinggi, sinar kosmik akan melewati dekat dengan bumi. Jadi matikan ponsel Anda. Jangan biarkan ponsel Anda dekat dengan tubuh Anda, dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh . Silahkan cek Google NASA dan BBC News. Menebarkan pesan ini kepada semua yang kalian peduli. Src: spaceweather.com
(HOAX) Sinar Kosmik Berbahaya Radiasi
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 05/08/2017
Berita
Hasil Cek Fakta
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran Detiknews, pesan tersebut sudah pernah beredar sejak tahun 2011. Isi pesannya, menurut Detiknews, tidak jauh berbeda.
Perihal kebenarannya, dijelaskan oleh Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Y. Yatini dalam makalah ilmiah berjudul ‘Analisa Penurunan Intensitas Sinar Kosmik’. Dalam makalah tersebut dijelaskan bumi setiap saat dihujani oleh atom-atom yang terionisasi dan partikel subatomik lain yang disebut sebagai sinar kosmik.
Sinar tersebut, terdiri dari partikel-partikel yang berenergi tinggi dan dibagi menjadi dua komponen yaitu partikel-partikel yang berasal dari luar matahari dan yang berasal dari matahari. Terkait isi pesan tersebut, Clara mengatakan, berita tersebut adalah hoax. Sebab, bumi pada umumnya terlindung dari sinar kosmik karena adanya magnetosfer.
Berikut kutipan beritanya:
[…]detikcom juga bertanya kepada Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Y. Yatini. Dalam makalah ilmiah Clara yang berjudul ‘Analisa Penurunan Intensitas Sinar Kosmik’ dijelaskan bumi setiap saat dihujani oleh atom-atom yang terionisasi dan partikel subatomik lain yang disebut sebagai sinar kosmik.
Sinar kosmik terdiri dari partikel-partikel yang berenergi tinggi dan dibagi menjadi dua komponen yaitu partikel-partikel yang berasal dari luar matahari dan yang berasal dari matahari.
Soal broadcast tersebut Clara mengatakan berita tersebut adalah hoax. Menurutnya bumi terlindungi dari sinar kosmik karena memiliki lapisan magnetosfer. Apalagi sinar tersebut bukan hanya malam ini melewati bumi, tetapi hampir setiap saat. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
“Itu (broadcast) hoax. Bumi pada umumnya terlindung dari sinar kosmik karena adanya magnetosfer,” ucap Clara kepada detikcom.
Magnetosfer adalah lapisan medan magnet yang menyelubungi benda angkasa. Magnetosfer ini menjangkau ribuan kilometer ke antariksa. Fungsinya di antara lain melindungi bumi dari puncak badai matahari yang disebut bisa menghancurkan bumi, menahan radiasi dan membelokkan partikel-partikel bermuatan serta angin matahari yang dapat membahayakan aktivitas manusia.[…]
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka sudah dapat dipastikan isi pesan tersebut adalah hoax. Pesan tersebut termasuk ke dalam pesan yang kerap muncul terkait fenomena astronomi. Jadi, masih ada kemungkinan muncul di kemudian hari.
Berdasarkan penelusuran Detiknews, pesan tersebut sudah pernah beredar sejak tahun 2011. Isi pesannya, menurut Detiknews, tidak jauh berbeda.
Perihal kebenarannya, dijelaskan oleh Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Y. Yatini dalam makalah ilmiah berjudul ‘Analisa Penurunan Intensitas Sinar Kosmik’. Dalam makalah tersebut dijelaskan bumi setiap saat dihujani oleh atom-atom yang terionisasi dan partikel subatomik lain yang disebut sebagai sinar kosmik.
Sinar tersebut, terdiri dari partikel-partikel yang berenergi tinggi dan dibagi menjadi dua komponen yaitu partikel-partikel yang berasal dari luar matahari dan yang berasal dari matahari. Terkait isi pesan tersebut, Clara mengatakan, berita tersebut adalah hoax. Sebab, bumi pada umumnya terlindung dari sinar kosmik karena adanya magnetosfer.
Berikut kutipan beritanya:
[…]detikcom juga bertanya kepada Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Y. Yatini. Dalam makalah ilmiah Clara yang berjudul ‘Analisa Penurunan Intensitas Sinar Kosmik’ dijelaskan bumi setiap saat dihujani oleh atom-atom yang terionisasi dan partikel subatomik lain yang disebut sebagai sinar kosmik.
Sinar kosmik terdiri dari partikel-partikel yang berenergi tinggi dan dibagi menjadi dua komponen yaitu partikel-partikel yang berasal dari luar matahari dan yang berasal dari matahari.
Soal broadcast tersebut Clara mengatakan berita tersebut adalah hoax. Menurutnya bumi terlindungi dari sinar kosmik karena memiliki lapisan magnetosfer. Apalagi sinar tersebut bukan hanya malam ini melewati bumi, tetapi hampir setiap saat. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
“Itu (broadcast) hoax. Bumi pada umumnya terlindung dari sinar kosmik karena adanya magnetosfer,” ucap Clara kepada detikcom.
Magnetosfer adalah lapisan medan magnet yang menyelubungi benda angkasa. Magnetosfer ini menjangkau ribuan kilometer ke antariksa. Fungsinya di antara lain melindungi bumi dari puncak badai matahari yang disebut bisa menghancurkan bumi, menahan radiasi dan membelokkan partikel-partikel bermuatan serta angin matahari yang dapat membahayakan aktivitas manusia.[…]
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka sudah dapat dipastikan isi pesan tersebut adalah hoax. Pesan tersebut termasuk ke dalam pesan yang kerap muncul terkait fenomena astronomi. Jadi, masih ada kemungkinan muncul di kemudian hari.
Rujukan
[HOAX] Ahok Masih Berkeliaran Pasca Putusan Pengadilan
Sumber: facebook.comTanggal publish: 03/08/2017
Berita
Sebuah foto Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tengah berenang disertai tulisan berikut:
“BULONAN LG LIBULAN, HAYYA …” !!!
SIAPA YG SANGGUP NGUMPETIN BANGKE ?
BULONAN AHOK BELENANG DI BELITUNG
PENJALA ADA KOLAM LENANGNYA
HAHAHAHAHAHA
“BULONAN LG LIBULAN, HAYYA …” !!!
SIAPA YG SANGGUP NGUMPETIN BANGKE ?
BULONAN AHOK BELENANG DI BELITUNG
PENJALA ADA KOLAM LENANGNYA
HAHAHAHAHAHA
Hasil Cek Fakta
erdasarkan penelusurannya, foto yang diklaim pada sumber adalah foto pada tahun 2014. Tepatnya, saat itu Ahok tengah berlibur di pantai pribadinya di Bukit Batu, Manggar, Belitung Timur.
Rujukan
[HOAX] Azab Pada Yahudi di Israel
Sumber: facebook.comTanggal publish: 03/08/2017
Berita
Sebuah video diunggah tanggal 29 Juli oleh akun atas nama Meli Abdillah, bersama foto seperti SS WA berisi tulisan:
“Sementara rakyat Palestina menderita karena diserbu tentara Israel demi mempertahankan Al Aqso, rakyat Israel pesta pora di sebuah bar di Tel Aviv. Ketika sedang berdansa, tiba-tiba tanah terbuka dan orang-orang tertelan masuk ke dalam. ALLAH SUDAH MURKA DENGAN KAUM YAHUDI.”
“Sementara rakyat Palestina menderita karena diserbu tentara Israel demi mempertahankan Al Aqso, rakyat Israel pesta pora di sebuah bar di Tel Aviv. Ketika sedang berdansa, tiba-tiba tanah terbuka dan orang-orang tertelan masuk ke dalam. ALLAH SUDAH MURKA DENGAN KAUM YAHUDI.”
Hasil Cek Fakta
Video tersebut adalah video tragedi pesta pernikahan yang terjadi di Versailles Wedding Hall, Jerusalem, pada tanggal 24 Mei 2001. Duapuluh tiga orang meninggal dunia dalam tragedi ini. Dengan demikian tragedi yang terjadi dalam video tidak berhubungan dengan konflik Al Aqsa yang baru-baru ini terjadi.
Tempatnya pun berbeda, bukan di Tel Aviv seperti yang tertulis di foto. Bukan juga tanah yang terbuka (longsor) penyebabnya, melainkan lantai dua yang ambruk karena konstruksinya tidak kuat menahan beban 100 orang yang menari di atasnya.
Tempatnya pun berbeda, bukan di Tel Aviv seperti yang tertulis di foto. Bukan juga tanah yang terbuka (longsor) penyebabnya, melainkan lantai dua yang ambruk karena konstruksinya tidak kuat menahan beban 100 orang yang menari di atasnya.
Rujukan
[FITNAH] Pengusiran Petani oleh Pasukan Barakuda
Sumber: facebook.comTanggal publish: 31/07/2017
Berita
LAHAN 1200 PETANI TERUSIR PAKSA DG PASUKAN BARAKUDA, AHAD 30 JULI 2017 PKL 17.00
Hasil Cek Fakta
Foto tersebut bukanlah foto kejadian yang sebenarnya. Foto tersebut berasal dari kejadian pada Selasa 24 Juni 2014 di Karawang. Foto aslinya berasal dari portal daring Okezone. Foto itu berasal dari berita dengan judul ‘Polisi: Tak Ada Penembakan & Korban Luka dalam Bentrok di Karawang.
Rujukan
Halaman: 8215/8359



