• [PARODI] Video “Anwar Usman: Jokowi Bersalah di Kasus Pemalsuan Ijazah”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 02/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Suara Kota Pontianak News” pada Jumat (26/12/2025), isinya memperlihatkan sosok yang diklaim sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman sedang menuturkan narasi sebagai berikut:

    “mengadili menyatakan saudara terdakwa Joko Widodo secara sah telah terbukti dan meyakinkan bersalah melakukan pemalsuan ijazah”.

    Hingga Senin (29/12/2025) unggahan tersebut telah mendapatkan hampir 4.200 tanda suka, 690-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 660 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “anwar usman putuskan jokowi bersalah dalam kasus ijazah palsu” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Dari pengamatan TurnBackHoax, terlihat ada kejanggalan dalam video tersebut, salah satunya gerakan bibir tidak selaras dengan narasi yang dituturkan. TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Jadi, unggahan berisi klaim “Anwar Usman menyatakan Jokowi bersalah dalam kasus pemalsuan ijazah” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/12/2025

    Berita

    tirto.id - Sejumlah bencana alam menimpa sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir tahun 2025. Banjir dan longsor di Sumatra menjadi salah satu yang mendapat sorotan besar. Namun, terdapat pula sejumlah bencana alam di berbagai wilayah Tahan Air.

    ADVERTISEMENT

    Di Facebook, sebuah unggahan menyebut adanya fenomena Squall Line alias garis badai memanjang di Samudra Hindia. Bahaya dari fenomena alam itu disebut sedang bergerak menuju pesisir selatan dan utara Pulau Jawa di hari terakhir tahun 2025.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Jakarta siaga satu! BMKG Deteksi "squall line" raksasa mengarah ke Jawa, malam tahun baru terancam badai ekstrem?" begitu tulis pesan unggahan akun “Neotive” (arsip) di Facebook, Minggu (28/12/2025).

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Unggahan tersebut juga menjelaskan kalau garis badai tersebut terdeteksi dari citra satelit yang memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, “yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi,” begitu tulis penjelasan unggahan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta BMKG Squall Line.

    Sampai dengan Rabu (31/12/2025), unggahan tersebut telah mengumpulkan 6.700 tanda suka 1.000 komentar dan 1.400 kali dibagikan ulang.

    ADVERTISEMENT

    Lalu bagaimana kebenaranya? Benarkah BMKG mendeteksi fenomena “squall line” di pulau Jawa?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini.

    Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut.

    Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

    BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Adapun kanal resmi mereka mencakup::

    Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG

    ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan.

    Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan.

    Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam.

    Kesimpulan

    Narasi soal BMKG mendeteksi "Squall Line" raksasa yang mengarah ke Pulau Jawa pada malam tahun baru 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Pihak BMKG mengatakan tidak pernah merilis pernyataan atau peringatan dini soal Squall Line dan ancaman badai ekstrem pada malam pergantian tahun 2026. Perkiraan cuaca BMKG, cuaca pada Rabu (31/12/2026) di wilayah sekitar Jakarta akan diguyur hujan ringan dengan intensitas kurang dari 1-5 mm per jam.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Tidak Benar Jackie Chan Kunjungi Korban Banjir 2025 di Aceh

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/12/2025

    Berita

    tirto.id - Bencana banjir dan longsor yang menimpa tiga provinsi di Sumatra terus mendapat perhatian dari publik internasional. Beragam bantuan ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat juga terus berdatangan dari berbagai pihak global.

    ADVERTISEMENT

    Di media sosial, beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa aktor asal Hong Kong, Jackie Chan, mengunjungi Aceh untuk memberikan bantuan pascabanjir. Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Krisna Seri Simdanjuntak” (arsip), Senin (22/12/2025).

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Dalam unggahannya, pengunggah mengklaim bahwa Jackie Chan datang ke Aceh menggunakan kapal terbesar di China. Di dalam foto yang disebarkan, terlihat foto Jackie Chan disandingkan dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Alhamdulillah Jacy Chan antar bantuan ke Aceh tak tanggung2 kapal besar bangettt segedek gitu,,,,ya Allah terus mengalir bantuan dari arah yg tak di sangka sangka, semoga pejabat setempat amanah dlm membagikan bantuan ke rakyat Aceh Aamiin,” tulis pengunggah dalam unggahannya, beserta dengan salah ketiknya.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Di dalam unggahan juga terdapat foto beberapa orang sedang berdiri di depan kapal, sembari melambaikan bendera merah, yang diduga bendera China. Terlihat di antaranya tiga orang memakai baju berwarna putih, kuning, dan hitam.

    Periksa Fakta Jackie Chan Kirim Bantuan ke Aceh.

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis (30/12/2025), unggahan tersebut telah mendapatkan 1,9 ribu tanda suka dan 170 komentar. Klaim serupa juga disebarkan oleh akun bernama “Adra Wn” (arsip), “Ria Ginting” (arsip), dan “Loen Gaseh Loen Gaseh” (arsip).

    Lantas, bagaimana kebenaran dari klaim tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto memasukkan foto di dalam unggahan ke Google Image dan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) untuk mencari sumber asli foto.

    Hasilnya, Tirto diarahkan ke sebuah foto di Getty Images, foto tersebut menampilkan Jackie Chan sedang menggunakan baju berwarna oranye sembari menjabat tangan masyarakat, sebagaimana yang ditampilkan di unggahan.

    Dalam keterangan, diketahui foto tersebut diambil pada 18 April 2005 di Aceh oleh Dimas Ardian. Disebutkan bahwa Jackie Chan menyapa warga setempat saat meninggalkan Pusat Anak di Desa Lampeuneurut dalam kunjungan ke Banda Aceh, Indonesia. Kunjungan Jackie kala itu terkait bantuan terhadap bencana tsunami 2004.

    Kunjungan tersebut dilakukan untuk menilai bagaimana dana yang telah mereka kumpulkan melalui Laureus Sport for Good Foundation dapat membantu masyarakat di wilayah yang paling parah terdampak tsunami 2004.

    Sementara itu, Tirto juga menemukan foto yang identik dengan gambar kapal dalam unggahan tersebut di situs resmi Kedutaan Besar China untuk Jamaika. Dalam foto tersebut, tampak sejumlah orang berdiri di depan kapal, termasuk tiga orang yang mengenakan pakaian berwarna putih, kuning, dan hitam, sebagaimana terlihat dalam unggahan di Facebook.

    Keterangan di situs menyebutkan bahwa gambar tersebut merupakan kapal rumah sakit Angkatan Laut China Ark Silk Road yang tiba di Montego Bay, Jamaika. Duta Besar China untuk Jamaika Wang Jinfeng, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Jamaika Christopher Tufton, serta Wali Kota Montego Bay Richard Vernon, hadir di dermaga untuk menyambut dan meninjau kapal tersebut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Jackie Chan mengunjungi Aceh menggunakan kapal untuk membantu korban bencana adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Foto Jackie Chan yang ditampilkan oleh pengunggah merupakan foto saat Jackie Chan berkunjung ke Aceh di tahun 2005 silam pasca peristiwa tsunami. Sementara foto kapal dalam unggahan tersebut berasal dari kunjungan kapal rumah sakit Angkatan Laut China ke Jamaika.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Purbaya Mastermind Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial yang menyebutkan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa sebagai mastermind dari operasi penyitaan uang korupsi konglomerat sebanyak Rp6 triliun dan Rp13 triliun.

    ADVERTISEMENT

    Mastermind merujuk ke istilah bagi orang yang berperan merencanakan dan mengendalikan ide atau proyek besar atau disebut dalang. Dalam video unggahan akun Instagram “@wijaya27071” (arsip) pada Sabtu (27/12/2025), tertulis pesan “Purbaya Mastermind Dibalik Penyitaan Duit Korupsi Konglomerat”.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Dalam video berdurasi 2 menit 52 detik tersebut dijabarkan upaya-upaya Purbaya untuk menyita uang hasil korupsi. Narator juga menyertakan sejumlah detail informasi untuk memperkuat narasi.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    ”Para pecinta cerita digital, sitaan uang sebesar Rp13 triliun dan Rp6 triliun ternyata di belakangnya ada mastermind yang bernama Purbaya yang menjabat sebagai Menteri Keuangan,” begitu pesan narator, membuka cerita dalam video.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Narator dalam video juga menyebutkan bahwa Purbaya memiliki big data terkait uang masuk dan keluar di Indonesia dan tidak memberikan surat sakti yang dapat digunakan oleh oknum aparat untuk memilah sitaan yang akan dilegalkan. Dikatakan bahwa di zaman Purbaya siapapun yang mengumumkan kasus korupsi harus bertanggung jawab untuk memasukkan uangnya ke negara.

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (29/12/2025), unggahan tersebut telah mendapatkan 13,1 ribu likes, 649 komentar, dan 475 kali dibagikan ulang. Sejumlah komentar teratas juga mengindikasikan audiens yang percaya dengan informasi dalam video tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Purbaya Dalang Sita Uang Konglomerat. foto/Hotline periska fakta tirto

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram “ywidi927” (arsip) dan platform X diunggah oleh akun bernama “monica official” (arsip).

    Lantas, benarkah video yang menyebut bahwa Purbaya adalah mastermind dibalik penyitaan uang konglomerat?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mengamati keseluruhan video berdurasi hampir 3 menit tersebut. Dalam video tidak terdapat keterangan tempat dan waktu yang spesifik.

    Video terlihat seperti suntingan yang menggabungkan sejumlah kejadian. Terlihat beberapa latar belakang tempat dan kejadian yang berbeda. Pengunggah juga menambahkan beberapa ilustrasi seperti kebun sawit dan meja dengan tumpukan uang.

    Tirto kemudian mencoba melakukan pencocokan visual terhadap beberapa potongan gambar dalam video. Potongan yang paling mencolok, yang menunjukkan Purbaya berdiri di depan tumpukan uang menjadi fokus kami.

    Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) mengarahkan kami ke video berikut dari unggahan Sekretariat Presiden. Video tersebut adalah momen saat Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

    Di kesempatan itu Purbaya sempat berfoto dengan memegang piagam bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Momen serupa unggahan di media sosial bisa ditemukan di sekitar menit 18, video Sekretariat Presiden.

    Tumpukan uang tersebut bukan hasil penyitaan uang konglomerat, melainkan hasil dari denda administratif dari 20 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan, serta hasil rampasan perkara korupsi besar (minyak goreng dan gula). Uang tunai tersebut dipajang di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung dan diserahkan langsung oleh Jaksa Agung kepada negara dengan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Lebih lanjut, Tirto juga menemukan informasi dari akun Instagram @ppid.kemenkeu. ditemukan unggahan yang memberikan pernyataan bahwa berita yang menyatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar.

    "Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mastermind di balik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks," demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari akun Instagram resmi PPID Kemenkeu, Senin (29/12/2025).

    Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, master mind dibalik penyitaan duit korupsi adalah tidak benar atau hoaks.Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya#bisadiaksespic.twitter.com/pVK1gCEoeb— PPID Kementerian Keuangan (@PPIDKemenkeu) December 28, 2025

    Berdasar rangkuman Tirto, dana Rp6 triliun yang dimaksud berasal dari dua sumber. Pertama, penagihan denda administratif kehutanan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Kedua, hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus dugaan korupsi di sektor kehutanan.

    Uang tersebut sebelumnya dipamerkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers yang turut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

    Sementara itu terkait klaim dana senilai Rp13 triliun, atau tepatnya Rp13.255.244.538.149 diserahkan Kejaksaan Agung pada Senin (20/10/2025). Dana tersebut merupakan uang pengganti dari korporasi yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CPO, antara lain Wilmar Group senilai Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp1,86 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang mengklaim Purbaya adalah mastermind dibalik penyitaan uang korupsi konglomerat adalah adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video yang beredar di media sosial menggunakan potongan klip dari kejadian lain yang tidak terkait dengan penyitaan uang korupsi konglomerat. Pihak Kementerian Keuangan juga telah menekankan kalau informasi yang tersebar di media sosial adalah hoaks.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini