• [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Pengangkatan PPPK Penuh Waktu 2026

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] pada Sabtu (3/2/2026) dari akun TikTok “INFO CASN” disertai takarir:

    RESMI DIBUKA, PENGANGKATAN PPPK PARUH WAKTU MENJADI PPPK PENUH WAKTU 2026

    Pendaftaran 3 feb 29 feb 2026

    PENDAFTARAN GRATIS / WEBSITE TERSEDIA DI BIO PROFIL

    KHUSUS PPPK PARUH SEKARANG BISA DAFTARKAN DIRI ANDA JADI PPPK PENUH WAKTU

    Kabar baik pppk paruh waktu Mulai skrg tahun ini uda bisa daftarkan diri anda jadi pppk full time

    #PPPK2026#InfoASN #pppkparuhwaktu#pppkfulltime #pppkpenuhwaktu

    Per Senin (9/2/2026), unggahan tersebut telah mendapat 6.400-an tanda suka, 445 komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 3.500 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pendaftaran PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu 2026” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan jawapos.com “Resmi! Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Dimulai pada 2026, Simak Tahapan Lengkapnya”.

    Berita yang tayang pada Sabtu (31/1/2026) tersebut melaporkan Kementerian PAN-RB memberikan sinyal bahwa proses pengangkatan dari status paruh waktu menjadi penuh waktu akan mulai dilaksanakan secara bertahap. 

    Masih dari berita yang sama, disebutkan bahwa prosedur formal yang harus dilewati menuju PPPK penuh waktu berdasarkan keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 diantaranya adalah usulan instansi, penetapan rincian, pengajuan ke BKN, pertimbangan teknis BKN, dan penetapan akhir. Namun, tidak ditemukan tautan pendaftaran PPPK Penuh Waktu 2026.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “INFO CASN”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman mencurigakan yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Kesimpulan

    Faktanya, pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu itu masih dalam tahap perencanaan. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran pengangkatan PPPK Penuh Waktu 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Ini untuk Cek Penerima Bansos Ramadan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan atau link cara mengecek penerima bantuan sosial (bansos) jelang Ramadan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Bansos jelang ramadhan 2026 cair! Daftar bantuan PKH Rp.1.500.000 dan cara cek penerimanya klik daftar👇"
    Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "Bansos Februari 2026 Cair! Ini Daftar Bantuan Sosial dan Cara Cek Penerimanya"
    Unggahan turut menyertakan menu daftar yang jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://daftar.bantuan-pkh.my.id/?fbclid=IwY2xjawP2g5FleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFhSVRaZkpJdEE1UlV2VG5ac3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuE-RH03ok-oMdDWQQSsh53PU4R3VnX3Xf6QnUUwvC74Xx4XEv_JQyjlv_3v_aem_CGRrI0ppKJDy-tL0tK7Spw"
    Link ini mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim tautan cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Lengkap! Daftar Bansos 2026 dan Cara Cek Status Penerima dari Kemensos" yang tayang pada 4 Januari 2026.
    Dalam artikel ini dijelaskan, masyarakat dapat memantau status penerimaan bansos melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah. Proses pengecekan ini dirancang agar mudah diakses dan memberikan informasi yang akurat.
    Ada dua metode utama yang dapat digunakan untuk melakukan pengecekan.
    1. Melalui Situs Resmi Kemensos (cekbansos.kemensos.go.id)
    Ini merupakan cara pertama untuk memeriksa status penerimaan. Langkah-langkahnya meliputi membuka peramban di HP atau komputer, lalu mengunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Selanjutnya, pilih lokasi tempat tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan sesuai KTP.
    Kemudian, masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai persis dengan yang tertera di KTP, kemudian ketikkan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar untuk keamanan. Terakhir, klik tombol “CARI DATA”. Sistem akan menampilkan informasi seputar status penerima bansos, jenis bantuan, dan periode penyaluran. Pastikan status pada kolom “Keterangan” tertulis “PROSES BANK HIMBARA” atau “PT POS” untuk memastikan dana akan segera cair.
    2. Melalui Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos 
    Ini adalah alternatif kedua yang lebih praktis. Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Google Play Store atau App Store. Setelah itu, login atau daftar jika belum memiliki akun menggunakan NIK, nomor KK, dan nama lengkap. Unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi. Pilih menu “Cek Bansos”, lengkapi data domisili dan nama lengkap Anda, lalu ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
    Klik menu “Cari Data”. Aplikasi ini juga memiliki fitur tambahan bernama Usul Sanggah, yang memungkinkan masyarakat untuk mengusulkan diri sendiri atau tetangga yang layak namun belum tersentuh bantuan pemerintah.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026, tidak benar.
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Festival Berhadiah Awal 2026 untuk Nasabah BRI

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Februari 2026.
    Klaim link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI berupa tulisan sebagai berikut.
    "FESTIVAL BERHADIAH AWAL TAHUN 2026 BANK BRI 🎉
    Khusus untuk seluruh nasabah Bank BRI yang sudah menggunakan aplikasi BRImo! Yuk buruan daftar dan ikuti undian berhadiah spesial untuk merayakan awal tahun 2026. Pendaftaran GRATIS lho! ✨
    Beragam Hadiah Menarik Menanti Kamu:
    - 10 Unit Mobil Alphard
    - 10 Unit Mobil Fortuner
    - 30 Unit Smartphone Promax15
    - 25 Emas Batang & Logam Mulia
    - 25 Paket Wisata Singapura
    - 50 Paket Umroh Gratis
    Jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini! Segera daftar dan jadilah salah satu pemenangnya! 🚗📱✨"
    Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik muncul link berikut.
    "https://retisdpo.vornsix-id.com/?fbclid=IwY2xjawP2WGpleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETF4azBaRXRoRDNOaTk4NFJac3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHi4m6UHJvMkG0EquVUOsSH62JQezRQf2rqNzCVb8cT-QT43LBPkNhmKjBnNT_aem_Gq3352yz0l3JxiAKMj6ZEw".
    Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, berupa nama lengkap dan nomor handphone.
    Benarkah klaim link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 1 September 2024.
    Dalam artikel Liputan6.com, Andrijanto saat menjabat sebagai Direktur BRI, mengingatkan agar nasabah tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi.
    "Hindari memberikan data pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, dan informasi sensitif lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi," tegasnya.
     
     
    Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
    Dalam artikel juga disebut, salah satu contohnya, penipuan online yang mengatasnamakan BRImo FSTVL di media sosial. Mereka mengiming-iming hadiah fantastis, namun ternyata itu semua hanyalah jebakan. Link yang mereka bagikan, bukanlah situs resmi BRI.
    Sebab, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/.
    Melalui situs resminya, BRI juga pernah membuat tulisan "Waspada Modus Social Engineering". Tulisan tersebut memuat infografis yang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai social engineering yaitu sebuah teknik memperoleh informasi rahasia dengan cara menipu atau memanipulasi korban.
    BRI pun mengingatkan agar masyarakat selalu waspada terhadap setiap email, WhatsAp, telepon, alamat web atau tautan dan akun yang mengatasnamakan BRI.
    Selain itu juga menjaga kerahasiaan data seperti PIN, password, OTP, CVV/CVC dan M-token agar tidak diberitahukan pada pihak manapun termasuk petugas BRI.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI tidak benar.
    BRI pun mengingatkan agar masyarakat selalu waspada terhadap setiap email, WhatsAp, telepon, alamat web atau tautan dan akun yang mengatasnamakan BRI.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Ini untuk Cek Penerima Bansos Ramadan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan atau link cara mengecek penerima bantuan sosial (bansos) jelang Ramadan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Bansos jelang ramadhan 2026 cair! Daftar bantuan PKH Rp.1.500.000 dan cara cek penerimanya klik daftar👇"
    Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "Bansos Februari 2026 Cair! Ini Daftar Bantuan Sosial dan Cara Cek Penerimanya"
    Unggahan turut menyertakan menu daftar yang jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://daftar.bantuan-pkh.my.id/?fbclid=IwY2xjawP2g5FleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFhSVRaZkpJdEE1UlV2VG5ac3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuE-RH03ok-oMdDWQQSsh53PU4R3VnX3Xf6QnUUwvC74Xx4XEv_JQyjlv_3v_aem_CGRrI0ppKJDy-tL0tK7Spw"
    Link ini mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim tautan cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Lengkap! Daftar Bansos 2026 dan Cara Cek Status Penerima dari Kemensos" yang tayang pada 4 Januari 2026.
    Dalam artikel ini dijelaskan, masyarakat dapat memantau status penerimaan bansos melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah. Proses pengecekan ini dirancang agar mudah diakses dan memberikan informasi yang akurat.
    Ada dua metode utama yang dapat digunakan untuk melakukan pengecekan.
    1. Melalui Situs Resmi Kemensos (cekbansos.kemensos.go.id)
    Ini merupakan cara pertama untuk memeriksa status penerimaan. Langkah-langkahnya meliputi membuka peramban di HP atau komputer, lalu mengunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Selanjutnya, pilih lokasi tempat tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan sesuai KTP.
    Kemudian, masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai persis dengan yang tertera di KTP, kemudian ketikkan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar untuk keamanan. Terakhir, klik tombol “CARI DATA”. Sistem akan menampilkan informasi seputar status penerima bansos, jenis bantuan, dan periode penyaluran. Pastikan status pada kolom “Keterangan” tertulis “PROSES BANK HIMBARA” atau “PT POS” untuk memastikan dana akan segera cair.
    2. Melalui Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos 
    Ini adalah alternatif kedua yang lebih praktis. Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Google Play Store atau App Store. Setelah itu, login atau daftar jika belum memiliki akun menggunakan NIK, nomor KK, dan nama lengkap. Unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi. Pilih menu “Cek Bansos”, lengkapi data domisili dan nama lengkap Anda, lalu ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
    Klik menu “Cari Data”. Aplikasi ini juga memiliki fitur tambahan bernama Usul Sanggah, yang memungkinkan masyarakat untuk mengusulkan diri sendiri atau tetangga yang layak namun belum tersentuh bantuan pemerintah.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link cara mengecek penerima bansos jelang Ramadan 2026, tidak benar.
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini