Jakarta – Sikap Ustad Abdul Somad (UAS) menyusul Tuan Guru Bajang(TGB) untuk mendukung Jokowi melanjutkan jabatan sebagai presiden RI karena kinerjanya yang sangat baik.
Kinerja dan teladan serta bisa menjadi imam Sholat merupakan ukuran pemimpin yang didambakan UAS, hal itu membuat ustad asal Riau ini sependapat dengan TGB ikut dukung Jokowi 2 periode.
UAS memberikan pernyataan mengejutkan ketika bertemu Gubernur Nusa Tengara Barat, TGB, dia mengumumkan bahwa dirinya memberikan dukungan kepada Jokowi untuk menjadi Presiden dua periode.
“Hari ini saya sampaikan kepada masyarakat Indonesia, saya beralih dan mendukung bapak Joko Widodo menjadi Presiden 2 periode.
Dukungan saya ini bersifat personal, saya mendukung karena saya melihat kinerja bapak Jokowi selama ini menjabat Presiden itu sangat baik,”ucap UAS.
Sikap UAS ini tentu menjadi preseden baik bagi umat, dan melihat kebenaran dalam pemilihan Presiden bahwa yang telah bekerja untuk Indonesia telah membuktikan bukan Capres yang belum pernah memimpin namun hanya wacana.
[DISINFORMASI] Kinerja Jokowi Bikin UAS Jatuhkan Pilihannya
Sumber: Portal DaringTanggal publish: 27/12/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Isu Ustaz Abdul Somad mendukung Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo, merupakan hoaks lama bersemi kembali. Isu itu sempat muncul di bulan Juli 2018, selepas Ustaz Abdul Somad bertemu dengan TGH Zainul Majdi atau karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB). Isu itu juga sudah pernah dibantah oleh Ustaz Abdul Somad dalam akun Instagram miliknya yang telah terverifikasi. Selain itu, wartakota.co bukanlah situs resmi milik media Wartakota sebab situs resminya beralamatkan http://wartakota.tribunnews.com/.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/806447623021108/
- https://turnbackhoax.id/2018/12/27/salah-kinerja-jokowi-bikin-uas-jatuhkan-pilihannya/
- https://www.instagram.com/p/BlcXbj3DR4C/
- https://news.detik.com/berita/4110105/usai-said-aqil-tgb-temui-ustaz-somad
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/695270750805463/
(HOAKS) Tempo Merilis Jumlah Bencana Terbanyak di Masa Jokowi
Sumber: WhatsappTanggal publish: 26/12/2018
Berita
Informasi yang membandingkan datangnya bencana alam dengan pemimpin Indonesia menyebar di grup percakapan Whatsapp. Informasi itu menyebutkan bahwa bencana alam terbanyak terjadi di masa pemerintahan Jokowi. Dalam empat tahun Jokowi menjadi presiden telah terjadi bencana sebanyak 332 kali. Informasi itu menyertakan nama Tempo sebagai sumber rujukan data bencana.
Hasil Cek Fakta
Pemimpin Redaktur tempo.co Wahyu Dhyatmika, membantah data kebencanaan itu berasal dari Tempo. “Redaksi Tempo tidak pernah merilis informasi seperti yang beredar dalam pesan tersebut," katanya menanggapi pesan berantai di Whatsapp tersebut, Selasa 25 Desember 2018.
Rujukan
[DISINFORMASI] “Sedekah atau Money Politik?”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/12/2018
Berita
“Sedekah atau Money Politik?
Ini Namanya Money Politik Bukan ya??
SERIUS Nanya…!!??
Kalau Sedekah Kenapa di Shoot Kamera, Bawa CAMERAMEN dan Detail lagi?
Apa bisa ikhlas kalau nyumbang dipantengi Kamera begitu??”
Ini Namanya Money Politik Bukan ya??
SERIUS Nanya…!!??
Kalau Sedekah Kenapa di Shoot Kamera, Bawa CAMERAMEN dan Detail lagi?
Apa bisa ikhlas kalau nyumbang dipantengi Kamera begitu??”
Hasil Cek Fakta
Daur ulang disinformasi yang diedarkan di bulan April lalu, video yang diedarkan oleh post sumber adalah video tahun 2014. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[DISINFORMASI] “PRABOWO SUBIYANTO sedang menjalankan ibadah Misa Kebaktian”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/12/2018
Berita
“## Capres PRABOWO SUBIYANTO sedang menjalankan ibadah Misa Kebaktian di gereja bersama kluarga karena hari ini hari natal,,,,, ” Selamat hari natal ya pak prabowo moga th 2019 cukup menjadi capres yg sukses ” Aamiin…. Mana ni pengawalnya 212 kok gk ada…. ?”.
Hasil Cek Fakta
Foto yang digunakan adalah foto ketika Prabowo menghadiri acara diskusi publik Fraksi Partai Gerindra di Kompleks Parlemen, Senayan, bukan seperti yang disebut di narasi post sumber. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
Halaman: 6502/6654