Narasi judul artikel:
“Innalillahi Wainnalillahi Rajiun! Kabar Duka Nardji Meninggal Dunia, Akibat Kecelakaan Maut”
[SALAH] Artikel “Innalillahi Wainnalillahi Rajiun! Kabar Duka Nardji Meninggal Dunia, Akibat Kecelakaan Maut”
Sumber: Portal DaringTanggal publish: 13/10/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Laman boricel[dot]xyz mengunggah artikel berjudul “Innalillahi Wainnalillahi Rajiun! Kabar Duka Nardji Meninggal Dunia, Akibat Kecelakaan Maut.” Dalam artikel tersebut juga disertakan foto artis komedi Narji.
Berdasarkan hasil penelusuran, artikel tersebut keliru. Pasalnya, diketahui bahwa Narji masih aktif berkegiatan. Hal itu diketahui dari postingan akun Instagram miliknya (@narji77). Pada postingan terakhir, Narji terlihat masih melakukan kegiatan bertaninya.
Adapun, diketahui bahwa isi dari artikel tersebut merupakan saduran artikel berjudul “Kecelakaan di Glagah Banyuwangi, 1 Pemuda Meninggal Setelah Tabrak Mobil Pickup” yang tayang di kabarbesuki.pikiran-rakyat.com pada 13 November 2020. Isi artikel tersebut membahas mengenai kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kalibendo, Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jum’at (13/11/2020) dan tidak ditemukan pembahasan mengenai Narji.
Selain itu, foto Narji dalam laman boricel[dot]xyz diketahui hasil jepretan Munady Widjaja yang berasal dari laman kumparan.com. Foto tersebut digunakan di sejumlah artikel kumparan.com dan pertama kali digunakan pada artikel berjudul “Narji Malu ‘Dikalahkan’ Anaknya yang Hafal Surat Panjang Al-Quran” yang tayang pada 16 Mei 2018 sebagai foto di dalam artikelnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten artikel di boricel[dot]xyz masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Berdasarkan hasil penelusuran, artikel tersebut keliru. Pasalnya, diketahui bahwa Narji masih aktif berkegiatan. Hal itu diketahui dari postingan akun Instagram miliknya (@narji77). Pada postingan terakhir, Narji terlihat masih melakukan kegiatan bertaninya.
Adapun, diketahui bahwa isi dari artikel tersebut merupakan saduran artikel berjudul “Kecelakaan di Glagah Banyuwangi, 1 Pemuda Meninggal Setelah Tabrak Mobil Pickup” yang tayang di kabarbesuki.pikiran-rakyat.com pada 13 November 2020. Isi artikel tersebut membahas mengenai kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kalibendo, Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jum’at (13/11/2020) dan tidak ditemukan pembahasan mengenai Narji.
Selain itu, foto Narji dalam laman boricel[dot]xyz diketahui hasil jepretan Munady Widjaja yang berasal dari laman kumparan.com. Foto tersebut digunakan di sejumlah artikel kumparan.com dan pertama kali digunakan pada artikel berjudul “Narji Malu ‘Dikalahkan’ Anaknya yang Hafal Surat Panjang Al-Quran” yang tayang pada 16 Mei 2018 sebagai foto di dalam artikelnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten artikel di boricel[dot]xyz masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Narji atau nama lengkapnya Sunarji masih aktif berkegiatan. Hal itu dapat diketahui dari postingan Instagram miliknya (@narji77) terakhir, Narji masih melakukan kegiatan bertaninya.
Rujukan
- https://www.instagram.com/narji77/?hl=en
- https://www.instagram.com/p/CU9S95-jBFs/
- https://kabarbesuki.pikiran-rakyat.com/peristiwa/pr-19955157/kecelakaan-di-glagah-banyuwangi-1-pemuda-meninggal-setelah-tabrak-mobil-pickup
- https://kumparan.com/kumparanhits/narji-malu-dikalahkan-anaknya-yang-hafal-surat-panjang-al-quran/full
Sesat, Video Para Nakes Berjoget untuk Merayakan Covid-19
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 13/10/2021
Berita
Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang dengan baju hazmat tengah berjoget beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan narasi bahwa para Tenaga Kesehatan (nakes) tengah merayakan Covid-19.
Di Facebook, video berdurasi 45 detik tersebut dibagikan akun ini pada 18 Juni 2021.
Dalam video itu terdapat template bertuliskan ANI. Video yang dibagikan melalui aplikasi SnackVideo juga tertera teks bertuliskan “Coba perhatikan mereka lagi ngerayai apa..? Yg punya ikiran logic pasti faham…!! Apakah kita masih percaya kalau Covid itu betul2 ada…? Sadar sebenarnya kita diperdaya untuk dijadikan alat untuk mendapatkan uang.”
Apa benar ini video sejumlah nakes berjoget untuk merayakan Covid-19?
Tangkapan layar unggahan video dengan klaim nakes berjoget untuk merayakan Covid-19
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusi jejak digital video tersebut di internet dengan menggunakan kata kunci “ANI video health workers dance”. Hasilnya, para tenaga kesehatan tersebut berjoget dalam sebuah acara hiburan untuk merayakan satu tahun berdirinya pusat pelayanan Covid-19 di Mumbai, India, tepatnya pada 2 Juni 2021.
Video yang identik pernah diunggah ke Twitter oleh akun @ANI pada 4 Juni 2021. Akun inipun menuliskan keterangan bahwa para profesional perawatan kesehatan dari pusat COVID-19 Nesco di Goregaon Mumbai terlihat memamerkan gerakan tarian mereka di dalam bangsal pasien selama program hiburan yang diselenggarakan pada 2 Juni 2021 untuk menandai satu tahun beroperasinya pusat tersebut.
Namun, musik dalam video ini terdengar berbeda dengan musik pada video di atas.
Dilansir dari India Today, video petugas kesehatan menari dengan lagu Marathi Zingaat di pusat Covid-19 Nesco di Goregaon, Mumbai telah membuat heboh di media sosial. Sebuah program diselenggarakan pada 2 Juni 2021 untuk menandai satu tahun beroperasinya pusat tersebut. Dalam video yang kini menjadi viral, beberapa profesional kesehatan terlihat asyik dengan lagu dari film Marathi 2016 Sairat.
Sejak awal pandemi Covid-19 tahun lalu, para profesional kesehatan telah bekerja tanpa lelah untuk pasien yang terkena virus di bawah tekanan besar. Selama beberapa bulan terakhir, beberapa video dokter menari mengikuti lagu di ruang gawat darurat untuk menghibur pasien juga menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat para dokter dan perawat dengan perlengkapan APD memamerkan gerakan tarian mereka. Video tersebut diposting oleh kantor berita ANI.
Selama beberapa bulan terakhir, ketika India bergulat dengan gelombang kedua Covid-19 yang menghancurkan, beberapa video tenaga kesehatan muncul secara online, di mana mereka terlihat menari dan bernyanyi baik untuk menghibur pasien atau untuk menghilangkan stres mereka. Kali ini, tampaknya perayaan dadakan terjadi dalam rangka memperingati satu tahun pusat pelayanan Covid-19 tersebut.
Mengenakan peralatan APD, para petugas kesehatan terlihat bersenang-senang, mengikuti lagu Peppy Number dari film Marathi pemenang Penghargaan Nasional Sairat 2016.
Menurut kantor berita ANI, staf medis terlihat menari selama program hiburan yang diselenggarakan di fasilitas tersebut untuk menandai satu tahun beroperasinya pusat tersebut. Video itu muncul pada saat kasus di Mumbai turun secara signifikan, dan di bawah 1000 dalam hitungan harian.
Dikutip dari indiatvnews.com, Pusat Covid telah menjadi tempat tekanan dan risiko ekstrem karena berurusan dengan pengobatan salah satu penyakit paling menular yang dihadapi umat manusia saat ini.
Di tengah semua tantangan ini, pusat Covid-19 Nesco di Goregaon Mumbai menyelenggarakan program hiburan untuk menandai satu tahun beroperasi, juga membawa beberapa perubahan bagi staf layanan kesehatan.
Sementara itu, Mumbai pada hari Kamis melaporkan 961 infeksi COVID-19 baru dan 27 kematian baru pada hari Kamis, sementara tingkat penggandaan kasus rata-rata meningkat menjadi 500 hari, menunjukkan gelombang kedua jelas berkurang, kata badan sipil kota.
Menurut data terbaru Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC), dengan penambahan 961 kasus, penghitungan COVID-19 di kota itu naik menjadi 7.08.968, sementara jumlah kematian meningkat menjadi 14.965 setelah 27 pasien lagi meninggal karena infeksi di kota tersebut. 24 jam terakhir.
Sebelumnya, Kantor Berita ANI juga beberapa kali membagikan video yang memperlihatkan sejumlah tenaga kesehatan sedang menari bersama pasien di sejumlah rumah sakit berbeda di India. Video-video tersebut dibagikan melalui kanal Youtube.
Pada 17 April 2021 kanal Youtube ANI News membagikan video berjudul, Watch: Dressed in PPE kits, doctors dance to cheer COVID patients.”
Dijelaskan bahwa dengan mengenakan peralatan APD, staf medis sebuah rumah sakit di Vadodara Gujarat terlihat menari di depan pasien COVID. Para dokter dan perawat terlihat menyemangati pasiennya untuk bahagia melalui tindakannya. Para pasien yang berbaring di tempat tidur juga menikmati saat-saat itu.
Sebulan kemudian, tepatnya pada 23 Mei 2021, kanal Youtube ANI News kembali membagikan video serupa dengan judul, “ Watch: Doctors dance to cheer up COVID patients in Bengaluru hospital.”
Menurut Kantor Berita ANI, pandemi COVID juga membuat mental orang-orang menjadi keras. Meski bekerja siang dan malam, para pejuang COVID tetap memotivasi pasien. Baru-baru ini, dokter dan staf medis rumah sakit Disha di Bengaluru menari untuk menghibur para pasien COVID.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo video dengan klaim bahwa para tenaga kesehatan berjoget untuk merayakan Covid-19,menyesatkan. Video tersebut telah disunting dengan mengubah lagunya. Para petugas medis yang masih menganakan hazmat dalam video tersebut memang tengah berjoget, namun bukan untuk merayakan Covid-19 melainan untuk merayakan satu tahun berdirinya pusat layanan Covid-19 di Mumbai, India, pada 2 Juni 2021.
Di India, sejumlah dokter dan tenaga kesehatan kerap menari untuk menghibur pasien atau sekedar mengurangi tekanan mental akibat beban kerja selama gelombang kedua Covid-19 menghantam negara mereka.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/244431373931608/posts/258929192481826/
- https://www.tempo.co/tag/india
- https://twitter.com/ANI/status/1400499587480129536?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1400499587480129536%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=
- https%3A%2F%2Findianexpress.com%2Farticle%2Ftrending%2Fviral-videos-trending%2Fvideo-of-healthcare-workers-dancing-to-zingaat-at-a-mumbai-covid-facility-goes-viral-7344166%2F
- https://www.tempo.co/tag/covid-19
- https://www.indiatoday.in/trending-news/story/healthcare-workers-dance-to-zingaat-at-covid-19-centre-in-mumbai-viral-video-1810680-2021-06-04
- https://indianexpress.com/article/trending/viral-videos-trending/video-of-healthcare-workers-dancing-to-zingaat-at-a-mumbai-covid-facility-goes-viral-7344166/
- https://www.indiatvnews.com/news/india/mumbai-goregaon-healthcare-workers-dance-video-zingaat-song-covid-latest-news-709122
- https://www.youtube.com/watch?v=9GfPWthlJ0A
- https://www.youtube.com/watch?v=UnUZqfNBHZ0
[SALAH] Bunga Kitolod Bisa Menyembuhkan Katarak
Sumber: FacebookTanggal publish: 13/10/2021
Berita
Beberapa waktu lalu, terdapat informasi yang beredar di Facebook terkait penggunaan bunga kitolod dapat menyembuhkat penyakit mata katarak. Informasi yang disebarkan salah satu akun Facebook itu telah mendapatkan 6 ribu komentar, disukai 12 ribu kali, dan dibagikan sebanyak 104 kali.
Berikut adalah narasi yang dibagikan:
"Udah Tau Belum?
#TANAMAN_AJAIB_MENGOBATI
#KATARAK_MATA_MINUS_DAN_RABUN
Katarak yakni bagian dalam lensa mata yang berkabut. Katarak berkenaan dengan penuaan dimana jaringan dalam lensa mata mulai rusak serta saling menggumpal, mengakibatkan lensa kurang lentur serta transparan.
Meskipun sebagain besar katarak berkenaan dengan usia, walaupun itu beberapa faktor khusus yang tingkatkan kemungkinan terserang penyakit katarak. Resiko ini mencakup mereka yang merokok, mengomsumsi alkohol dalam jumlah yang terlalu berlebihan, pernah alami cedera mata atau bedah mata.
Tanaman herbal yang bisa menolong mengobati penyait itu satu diantaranya yakni kitolod. Kitolod memiliki kandungan bahan lebelin, lobelamin serta isotomin. Daunnya memiliki kandungan alkaloid, saponin, flavonoid, serta polifenol. Getahnya bertindak singkirkan akar bakteri pada mata sampai sangat pas untuk mengobati serta obati katarak, minus, plus, bahkan tumor mata.
Berikut ini yakni resep racikan alami untuk menolong menyembuhkan penyakit katarak.
Bahan bahan :
- Bunga kitolod yang masih fresh sekedarnya.
- 1 gelas air putih.
Cara Membuat :
1. Bersihkan seluruh bahan.
2. Masukkan bunga kitolod segar ke satu gelas air putih.
3. Tutup gelas serta diamkan selama 5 menit, lantas pakai air rendaman bunga ini untuk merambang atau merendam mata.
4. Lakukan dengan cara teratur, setiap hari sehingga keadaan serta kondisi penyakit katarak yang di derita sembuh.
Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat...
Copas dari : Inspirasi
Oleh Yuri Riantara – 30052018"
Berikut adalah narasi yang dibagikan:
"Udah Tau Belum?
#TANAMAN_AJAIB_MENGOBATI
#KATARAK_MATA_MINUS_DAN_RABUN
Katarak yakni bagian dalam lensa mata yang berkabut. Katarak berkenaan dengan penuaan dimana jaringan dalam lensa mata mulai rusak serta saling menggumpal, mengakibatkan lensa kurang lentur serta transparan.
Meskipun sebagain besar katarak berkenaan dengan usia, walaupun itu beberapa faktor khusus yang tingkatkan kemungkinan terserang penyakit katarak. Resiko ini mencakup mereka yang merokok, mengomsumsi alkohol dalam jumlah yang terlalu berlebihan, pernah alami cedera mata atau bedah mata.
Tanaman herbal yang bisa menolong mengobati penyait itu satu diantaranya yakni kitolod. Kitolod memiliki kandungan bahan lebelin, lobelamin serta isotomin. Daunnya memiliki kandungan alkaloid, saponin, flavonoid, serta polifenol. Getahnya bertindak singkirkan akar bakteri pada mata sampai sangat pas untuk mengobati serta obati katarak, minus, plus, bahkan tumor mata.
Berikut ini yakni resep racikan alami untuk menolong menyembuhkan penyakit katarak.
Bahan bahan :
- Bunga kitolod yang masih fresh sekedarnya.
- 1 gelas air putih.
Cara Membuat :
1. Bersihkan seluruh bahan.
2. Masukkan bunga kitolod segar ke satu gelas air putih.
3. Tutup gelas serta diamkan selama 5 menit, lantas pakai air rendaman bunga ini untuk merambang atau merendam mata.
4. Lakukan dengan cara teratur, setiap hari sehingga keadaan serta kondisi penyakit katarak yang di derita sembuh.
Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat...
Copas dari : Inspirasi
Oleh Yuri Riantara – 30052018"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi bunga kitolod yang diklaim dapat menyembuhkan katarak. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM (K) dari Jakarta Eye Center.
Dr Budi mengatakan, bunga kitolod tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan mata katarak.
"Waduh, enggak ada deh bunga untuk menyembuhkan mata katarak," ujar dr Budi saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (13/10/2021).
Dr Budi menambahkan, bunga kitolod juga belum teruji secara ilmiah dapat menyembuhkan mata katarak.
"Belum ada bukti ilmiahnya," ucap dia.
Penelusuran juga dilakukan dengan menghubungi Ahli Vitreo Retina, dr. Gitalisa Andayani, Sp.M (K). Menurut dr Gita, bunga kitolod tidak bisa menyembuhkan katarak.
"Jadi, menurut profesi kami, khasiat bunga kitolod untuk katarak adalah hoax kesehatan," kata dr Gita kepada Liputan6.com, Rabu (13/10/2021).
Dr Gita tak menampik, banyak berita yang menyatakan bahwa daun kitolod atau "bunga katarak" bermanfaat menangani gangguan mata termasuk katarak.
Kandungan daun kitolod dilaporkan mengandung komponen ethanol termasuk alkaloid, tannin, flavinoid, saponin, dan steroid.
"Sebelum kita mempercayai manfaat tanaman di atas, kita perlu memahami bahwa katarak adalah keruhnya lensa mata kita secara perlahan, akibat proses degenerasi atau penuaan," tutur dr Gita.
Dr Gita menjelaskan, pengobatan yang tepat untuk katarak bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jika katarak masih fase awal, bisa ditanggulangi dengan kacamata. Namun bila sudah menyebabkan kekeruhan signifikan dan sangat mengganggu, harus dilakukan operasi.
"Operasi katarak modern saat ini sudah dilakukan di berbagai RS dan klinik di tanah air, termasuk menggunakan BPJS, dengan dokter terlatih dan peralatan modern. Komplikasi sangat rendah," tutup dr Gita.
Dr Budi mengatakan, bunga kitolod tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan mata katarak.
"Waduh, enggak ada deh bunga untuk menyembuhkan mata katarak," ujar dr Budi saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (13/10/2021).
Dr Budi menambahkan, bunga kitolod juga belum teruji secara ilmiah dapat menyembuhkan mata katarak.
"Belum ada bukti ilmiahnya," ucap dia.
Penelusuran juga dilakukan dengan menghubungi Ahli Vitreo Retina, dr. Gitalisa Andayani, Sp.M (K). Menurut dr Gita, bunga kitolod tidak bisa menyembuhkan katarak.
"Jadi, menurut profesi kami, khasiat bunga kitolod untuk katarak adalah hoax kesehatan," kata dr Gita kepada Liputan6.com, Rabu (13/10/2021).
Dr Gita tak menampik, banyak berita yang menyatakan bahwa daun kitolod atau "bunga katarak" bermanfaat menangani gangguan mata termasuk katarak.
Kandungan daun kitolod dilaporkan mengandung komponen ethanol termasuk alkaloid, tannin, flavinoid, saponin, dan steroid.
"Sebelum kita mempercayai manfaat tanaman di atas, kita perlu memahami bahwa katarak adalah keruhnya lensa mata kita secara perlahan, akibat proses degenerasi atau penuaan," tutur dr Gita.
Dr Gita menjelaskan, pengobatan yang tepat untuk katarak bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jika katarak masih fase awal, bisa ditanggulangi dengan kacamata. Namun bila sudah menyebabkan kekeruhan signifikan dan sangat mengganggu, harus dilakukan operasi.
"Operasi katarak modern saat ini sudah dilakukan di berbagai RS dan klinik di tanah air, termasuk menggunakan BPJS, dengan dokter terlatih dan peralatan modern. Komplikasi sangat rendah," tutup dr Gita.
Kesimpulan
Klaim penggunaan bunga kitolod dan segelas air untuk menyembuhkan mata katarak ternyata tidak benar. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
Rujukan
[SALAH] Mengonsumsi Bawang Dayak dapat Menyembuhkan Getah Bening hingga Kanker
Sumber: FacebookTanggal publish: 13/10/2021
Berita
Klaim tentang mengonsumsi bawang dayak dapat menyembuhkan penyakit getah bening, tumor, hingga kanker beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 3 Oktober 2019 lalu.
Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi klaim manfaat mengonsumsi bawang dayak untuk menyembuhkan berbagai penyakit, yakni getah bening, tumor, dan kanker.
"Ni bunda2 saya kasih info yang punya sakit parah seperti getah bening,tumor kancer payudara , dan penyakit lainnya
Saya pribadi getah bening dan dokter bilang harus operasi tapi dengan yakin dan Doa saya akan sembuh dan obat ini di kirim dari kampung saya di sumut ,,ini saya minum selama 4 bulan dan penyakit di tubuh saya hilang secara perlahan dan di bulan ke 6 saya cek up penyakit itu bener2 hilang
Buat yang keluarga nya ada sakit parah jngan buru2 untuk operasi karna indonesia kaya akan obat herbal alami
Ini di namakan bawang dayak yang mampu membunuh sel kancer dan penyakit menakutkan lainnyaCara mengonsumsi nya di iris tipis2 trus di jemur sampe kering ,,jika udah kering bisa di rebus 2 sendok makan dengan air 2 gelas jadikan 1 1/2 gelas ,,minum 3x sehari," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 11 ribu kali dibagikan dan mendapat 961 komentar warganet.
Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi klaim manfaat mengonsumsi bawang dayak untuk menyembuhkan berbagai penyakit, yakni getah bening, tumor, dan kanker.
"Ni bunda2 saya kasih info yang punya sakit parah seperti getah bening,tumor kancer payudara , dan penyakit lainnya
Saya pribadi getah bening dan dokter bilang harus operasi tapi dengan yakin dan Doa saya akan sembuh dan obat ini di kirim dari kampung saya di sumut ,,ini saya minum selama 4 bulan dan penyakit di tubuh saya hilang secara perlahan dan di bulan ke 6 saya cek up penyakit itu bener2 hilang
Buat yang keluarga nya ada sakit parah jngan buru2 untuk operasi karna indonesia kaya akan obat herbal alami
Ini di namakan bawang dayak yang mampu membunuh sel kancer dan penyakit menakutkan lainnyaCara mengonsumsi nya di iris tipis2 trus di jemur sampe kering ,,jika udah kering bisa di rebus 2 sendok makan dengan air 2 gelas jadikan 1 1/2 gelas ,,minum 3x sehari," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 11 ribu kali dibagikan dan mendapat 961 komentar warganet.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim mengonsumsi bawang dayak dapat menyembuhkan penyakit getah bening, tumor, dan kanker. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt.
Zullies mengatakan, belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa bawang dayak dapat menyembuhkan berbagai penyakit kronis pada manusia.
"Belum ada bukti ilmiah pada manusia. Beberapa mungkin sudah diujikan pada hewan, misal untuk antibakteri, antiradang, antikanker, dan sebagainya. Tetapi, belum berarti hasilnya sama pada manusia," ungkap Zullies kepada Liputan6.com, Jumat (8/10/2021).
Meski belum terbukti secara ilmiah, Zullies menyebut, tak ada larangan untuk mengonsumsi bawang dayak.
"Hanya saja efikasinya tidak bisa dijamin," ucap dia.
Menurut Zullies, klaim-klaim efek bawang dayak untuk pengobatan berasal dari pemakaian secara tradisional dan testimoni.
Zullies mengatakan, belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa bawang dayak dapat menyembuhkan berbagai penyakit kronis pada manusia.
"Belum ada bukti ilmiah pada manusia. Beberapa mungkin sudah diujikan pada hewan, misal untuk antibakteri, antiradang, antikanker, dan sebagainya. Tetapi, belum berarti hasilnya sama pada manusia," ungkap Zullies kepada Liputan6.com, Jumat (8/10/2021).
Meski belum terbukti secara ilmiah, Zullies menyebut, tak ada larangan untuk mengonsumsi bawang dayak.
"Hanya saja efikasinya tidak bisa dijamin," ucap dia.
Menurut Zullies, klaim-klaim efek bawang dayak untuk pengobatan berasal dari pemakaian secara tradisional dan testimoni.
Kesimpulan
Klaim mengonsumsi bawang dayak dapat menyembuhkan penyakit getah bening, tumor, dan kanker ternyata belum terbukti. Faktanya, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
Rujukan
Halaman: 6596/8694


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601012/original/077338400_1634106072-Kitolod1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3596136/original/006393800_1633664261-BawangDayak1.jpg)