• [SALAH] Akun Whatsapp Bupati Lamongan Yuhronur Efendi “+62 838-4743-4678”

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 19/04/2021

    Berita

    “Akun Whatsapp Bupati Lamongan Yuhronur “+62838-4743-4678″”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar akun WhatsApp Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dengan nomor “+62838-4743-4678”. Akun tersebut menggunakan foto Yuhronur menggunakan pakaian dinas dan melakukan komunikasi dengan pengguna Whatsapp meminta uang sebasar 10 juta rupiah.

    Berdasarkan hasil penelusuran, melalui laman Facebook pribadinya ia mengklarifikasi bahwa akun Whatsapp tersebut palsu.

    “Kolega sahabat dan teman2 saya. Ada lagi penipuan mengatasnamakan saya dengan modus memakai Foto saya sebagai Profil Whatsapp, menelfon dan meminta uang dengan tujuan menipu, Oleh karenanya abaikan saja jika ada yang meminta uang karena itu bukan saya. mohon maaf atas kejadian ini dan atas kesediaan teman2 untuk menyebarkan informasi ini. Saya ucapkan terima kasih,” tulis Yuhronur di laman akun facebook pribadinya.

    Ia juga mengimbau kepada masyarakat Lamongan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Dengan demikian, akun Whatsapp Bupati Lamongan tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).

    Akun Whatsapp tersebut palsu, Bupati Lamongan sendiri telah mengklarifikasi melalui akun Facebook pribadinya bahwa itu bukan miliknya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto “Pelangi di Planet Mars”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/04/2021

    Berita

    “Is this rainbow? Why there’s a rainbow on the Mars?”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah foto yang diklaim merupakan pelangi yang muncul di Planet Mars, foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @Monika dengan narasi yang mempertanyakan kebenaran foto pelangi di Planet Mars tersebut.

    Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa foto tersebut memang merupakan gambar daratan di Planet Mars, namun gambar yang membentuk pelangi tersebut bukan merupakan pelangi yang muncul di Planet Mars.

    Melalui akun @NasaPerservere di Twitter, NASA memberikan penjelasan pelangi tersebut bukan berasal dari fenomena di Planet Mars.

    Siluet serupa pelangi itu merupakan pantulan pijar lensa dari kamera penjelajah.

    Menurut penjelasan dari pihak NASA, tidak ada kemungkinan akan kemunculan pelangi di Planet Mars. Pasalnya pelangi tercipta dari pantulan cahaya dari tetesan air, sedangkan di Planet Mars sendiri tidak memiliki cukup air yang membuat keadaan planet mengembun dan terlalu dingin untuk air cair di bagian atmosfer.

    Diketahui pula bahwa pelangi akan selalu muncul apabila posisinya berlawanan arah dengan matahari, namun dalam foto tersebut posisi pelangi tidak berlawanan dengan sumber cahaya/matahari sehingga jelas bahwa yang nampak pada foto tersebut bukanlah pelangi.

    Dengan demikian informasi yang beredar di Twitter terkait Pelangi di Planet Mars tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).

    Bukan pelangi melainkan pantulan pijar lensa kamera penjelajah.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Mayora Bagikan Hadiah untuk Rayakan Hari Jadi Ke-50 tahun

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 19/04/2021

    Berita

    “https://f9163[dot]xyz/mayora-bx/?t=1`617917359497”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar pesan berantai yang mengklaim bahwa Mayora membagikan hadiah gratis merayakan hari jadi ke 50 tahun.

    Setelah ditelusuri, melansir dari Liputan6.com, Corporate Secretary Mayora Indah Yuni Gunawan mengatakan, Informasi Mayora bagikan hadiah merayakan hari jadi ke 50 tahun adalah hoaks.

    “Itu hoaks,”ucap Yuni dilansir dari Liputan6.com.

    Menurut Yuni tautan informasi mengenai Mayora bagikan hadiah merayakan hari jadi berbeda-beda, namun informasi yang tersebar bukan program resmi Mayora.

    Dengan demikian pesan berantai Mayora membagi hadiah gratis adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Rahmah an nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).

    Informasi Palsu. Faktanya, Corporate Secretary Mayora Indah Yuni Gunawan mengatakan, Informasi Mayora bagikan hadiah merayakan hari jadi ke 50 tahun adalah hoaks.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Tim Vaksinasi GSP Cari Data Penerima Vaksin

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 19/04/2021

    Berita

    “Selamat siang. Kami dari tim vaksin GSP kemarin minggu mau tanya keluhan setelah divaksin.
    Nama:
    Alamat:

    Nama ayah:

    Nama Ibu:

    Vaksin ke:

    Keluhan setelah divaksin:

    Keluhan saat ini:”

    Hasil Cek Fakta

    Tengah beredar sebuah pesan yang disebarkan melalui aplikasi Whatsapp terkait permintaan data diri calon peserta penerima vaksin, pesan tersebut juga mengatasnamakan Tim Vaksin GSP.

    Setelah dilakukan klarifikasi, informasi tersebut telah dibantah Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Informasi tersebut dibantah melalui akun resmi Twitter Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik @InfokomPMK, Ditjen IKP menegaskan bahwa pesan berantai tersebut adalah informasi palsu, kejahatan dengan modus pencurian data (Phishing).

    Dengan demikian informasi yang beredar di WhatsApp yang mengatasnamakan Tim Vaksin GSP tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).

    Faktanya, informasi tersebut telah dibantah Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini