Akun Facebook Syam Siar (fb.com/syam.siar.52056) pada 31 Maret 2021 mengunggah sebuah video supercar yang terbakar dengan narasi sebagai berikut:
“ADA HIKMAHNYA JUGA…
MELEDAKNYA PERTAMINA DI INDRAMAYU..
MOBIL MEWAH IKUT TERBAKAR…!!!
SIAPA PEMILIKNYA???”
[SALAH] Video “MELEDAKNYA PERTAMINA DI INDRAMAYU.. MOBIL MEWAH IKUT TERBAKAR”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/04/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya video supercar yang ikut terbakar di ledakan Pertamina Balongan, Indramayu merupakan klaim yang salah.
Faktanya, di ledakan Pertamina Balongan, Indramayu. Insiden terbakarnya puluhan supercar di video tersebut merupakan kebakaran gudang terjadi di Cheshire, Inggris.
Dilansir dari Kompas.com, kejadian tersebut terjadi sebuah gudang di Cheshire, Inggris. Insiden ini menjadi sorotan justru bukan kasus kebakaran tersebut, melainkan nasib deretan mobil mewah yang lenyap dilahap di jago merah.
Setidaknya lebih dari 80 mobil sports car lenyap terbakar. Di antaranya adalah Ferrari LaFerrari, salah satu koleksi termahal dan menjadi satu-satunya mobil yang belum sepenuhnya terbakar. Tidak hanya itu, beberapa model Ferrari lainnya diberitakan juga turut dilalap di jago merah, mulai dari 250 GTE, 360 Spider hingga 812SF. Mobil paling berharga dalam koleksi yang hancur dalam kebakaran itu dilaporkan bernilai 3 juta Pound Britania atau setara dengan Rp 59 miliar.
Diketahui, pemiliknya menyimpan mobil-mobil mewah tersebut di dua aula sebelum kebakaran hebat terjadi. Meski sebagian besar mobil diasuransikan, ada beberapa kendala sehingga kerugiannya tidak dapat diperbaiki.
Sementara itu, lokasi utama kebakaran di kilang Pertamina Balongan sendiri saat ini belum bisa diakses. Lokasi utama kebakaran hanya bisa dilihat melalui drone.
Dilansir Medcom.id, PT Pertamina (Persero) menyatakan seluruh api pada empat tanki T-301 yang terbakar di area Kilang Balongan telah padam pada 31 Maret 2021. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto dalam keterangan resmi menuturkan sebelumnya tim emergency telah berhasil memadamkan api di tangki T-301H pada pukul 01.30 WIB dini hari, disusul tangki T-301E pada pukul 06.44 WIB dan tangki T-301G pada pukul 08.30 WIB.
Faktanya, di ledakan Pertamina Balongan, Indramayu. Insiden terbakarnya puluhan supercar di video tersebut merupakan kebakaran gudang terjadi di Cheshire, Inggris.
Dilansir dari Kompas.com, kejadian tersebut terjadi sebuah gudang di Cheshire, Inggris. Insiden ini menjadi sorotan justru bukan kasus kebakaran tersebut, melainkan nasib deretan mobil mewah yang lenyap dilahap di jago merah.
Setidaknya lebih dari 80 mobil sports car lenyap terbakar. Di antaranya adalah Ferrari LaFerrari, salah satu koleksi termahal dan menjadi satu-satunya mobil yang belum sepenuhnya terbakar. Tidak hanya itu, beberapa model Ferrari lainnya diberitakan juga turut dilalap di jago merah, mulai dari 250 GTE, 360 Spider hingga 812SF. Mobil paling berharga dalam koleksi yang hancur dalam kebakaran itu dilaporkan bernilai 3 juta Pound Britania atau setara dengan Rp 59 miliar.
Diketahui, pemiliknya menyimpan mobil-mobil mewah tersebut di dua aula sebelum kebakaran hebat terjadi. Meski sebagian besar mobil diasuransikan, ada beberapa kendala sehingga kerugiannya tidak dapat diperbaiki.
Sementara itu, lokasi utama kebakaran di kilang Pertamina Balongan sendiri saat ini belum bisa diakses. Lokasi utama kebakaran hanya bisa dilihat melalui drone.
Dilansir Medcom.id, PT Pertamina (Persero) menyatakan seluruh api pada empat tanki T-301 yang terbakar di area Kilang Balongan telah padam pada 31 Maret 2021. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto dalam keterangan resmi menuturkan sebelumnya tim emergency telah berhasil memadamkan api di tangki T-301H pada pukul 01.30 WIB dini hari, disusul tangki T-301E pada pukul 06.44 WIB dan tangki T-301G pada pukul 08.30 WIB.
Kesimpulan
BUKAN di ledakan Pertamina Balongan, Indramayu. Insiden terbakarnya puluhan supercar di video tersebut merupakan kebakaran gudang terjadi di Cheshire, Inggris.
Rujukan
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/ObzZrBdb-cek-fakta-puluhan-mobil-mewah-di-kilang-pertamina-balongan-ikut-terbakar-ini-faktanya
- https://otomotif.kompas.com/read/2021/03/21/111100315/ngeri-gudang-yang-isinya-puluhan-supercar-ludes-terbakar
- https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/GKdpm7dK-seluruh-titik-api-padam-kilang-balongan-siap-beroperasi-kembali
Sesat, Pesan Berantai yang Klaim usai Vaksinasi Covid-19 Justru Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 01/04/2021
Berita
Pesan berantai yang berisi klaim bahwa, usai vaksinasi Covid-19, tubuh justru lebih rentan terinfeksi virus Corona beredar Facebook. Karena itu, menurut pesan tersebut, setelah disuntik vaksin Covid-19, penerima vaksin dianjurkan untuk tidak banyak beraktivitas secara berat dan tidak pergi keluar rumah.
Akun ini membagikan pesan berantai itu pada 12 Maret 2021. Menurut pesan tersebut, usai vaksinasi Covid-19, imunitas tubuh belum terbentuk dengan sempurna. Antibodi baru terbentuk secara sempurna dua pekan setelah vaksinasi dosis kedua. "Ini ada beberapa lansia di Surabaya yang kena Covid-19 setelah divaksin. Enggak mau istirahat. Karena merasa sudah aman, lalu keluyuran keluar," demikian yang tertulis dalam pesan itu.
Pesan berantai ini pun menyinggung bahwa vaksin Covid-19 dosis kedua harus diberikan 21-28 hari setelah vaksinasi dosis pertama. "Vaksin kedua makan waktu kira-kira 14-21 hari baru jadi. Jadi, hitung-hitung dari vaksin dosis pertama ke vaksin dosis kedua sampai kekebalan terbangun itu harus menunggu sekitar dua bulan. Baru 85-92 persen kebal Covid-19."
Gambar tangkapan layar pesan berantai yang beredar di Facebook yang berisi klaim menyesatkan terkait vaksinasi Covid-19.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi isi dari pesan berantai itu, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait di media-media kredibel. Hasilnya, ditemukan penjelasan dari Kementerian Kesehatan bahwa informasi yang menyebut usai vaksinasi Covid-19 justru tubuh lebih rentan terinfeksi virus Corona keliru. Meskipun begitu, meski seseorang sudah menerima vaksin Covid-19, ia masih bisa tertular virus Corona.
Dilansir dari Kompas.com, menurut juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, informasi bahwa tubuh justru lebih rentan tertular Covid-19 setelah divaksin karena antibodinya belum terbentuk sempurna tidak benar. Dia menjelaskan vaksin Covid-19 yang digunakan saat ini sudah dipastikan keamanannya dan dapat membangun sistem kekebalan sehingga menimbulkan antibodi. "Jadi dipastikan tidak menjadi sakit," ujarnya.
Namun, Nadia mengatakan, meski seseorang sudah disuntik vaksin Covid-19, ia masih bisa tertular virus Corona. Dia juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan seseorang sudah tertular virus Corona saat menjalani penyuntikan vaksin Covid-19. "Selalu kita ingatkan bahwa vaksin tidak mencegah kita tertular, tapi mencegah kita jatuh sakit," katanya.
Nadia juga membantah informasi yang menyebut antibodi akan terbentuk dengan sempurna dalam kurun waktu dua minggu setelah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Nadia menekankan bahwa antibodi dari vaksin Covid-19 baru akan terbentuk secara sempurna 28 hari atau empat minggu setelah penyuntikan vaksin dosis kedua.
Masih dari Kompas.com, Nadia menyebut antibodi atau imunogenitas tubuh terhadap virus Corona tidak langsung terbentuk sesaat setelah vaksinasi Covid-19. Vaksin Covid-19 Sinovac misalnya, baru membentuk antibodi yang optimal dalam 28 hari pasca penyuntikan dosis kedua.
Nadia menjelaskan, sekitar 14 hari pasca vaksinasi dengan vaksin Sinovac dosis pertama, antibodi tubuh yang terbentuk terhadap virus Corona mencapai 60 persen. Sementara, sekitar 28 hari pasca vaksinasi dosis kedua, pembentukan antibodi bisa mencapai 95-99 persen. Oleh karenanya, Nadia menegaskan bahwa vaksinasi dosis kedua penting dilakukan.
Berdasarkan arsip berita Tempo, dokter spesialis patologi klinis Tonang Dwi Ardyanto menjelaskan, setelah suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama, tubuh melakukan priming atau pengenalan. Kemudian, terbentuk sel plasma dan sel B-memori dengan cepat. Sel plasma inilah yang membentuk antibodi.
Tapi, karena baru dalam tahap pengenalan, sel plasma yang terbentuk ini bekerja hanya dalam waktu yang singkat. "Maka, setelah sekitar hari ke-7 mulai ada sel plasma, kemudian hari ke-10 sampai ke-12 mulai ada antibodi, antibodi akan turun. Saat antibodi sudah turun, hampir habis, itulah saat yang tepat disuntikkan dosis kedua," kata Tonang pada 22 Maret 2021.
Bila penyuntikan dosis kedua dilakukan saat antibodi masih relatif tinggi, vaksin justru akan "ditangkap" oleh antibodi Covid-19 tersebut. Akibatnya, dosis kedua ini bakal berkurang efektivitasnya. "Bila antibodi sudah menurun, ketika disuntikkan dosis kedua, sebagian tertangkap antibodi, tapi sebagian besar tetap berefek. Maka, segera diikuti terbentuknya antibodi secara cepat dalam jumlah besar," katanya.
Tonang mengingatkan bahwa, sebelum dan setelah menerima suntikan vaksin, seseorang tetap berisiko terkena Covid-19, apalagi sebelum tercapainya titer antibodi yang optimal. Ia pun menganjurkan penerima vaksin Covid-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Masih dari arsip berita Tempo, orang lanjut usia (lansia) memerlukan jarak 28 hari untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua, berbeda dari kategori penerima vaksin berusia 18-59 tahun yang perlu jarak 14 hari. "Ada perbedaan karena pada lansia menurut penelitian, dengan 0-28 hari ternyata antibodi lebih baik, optimal, lebih tinggi dari 0-14 hari," ujar Ketua Tim Vaksinasi Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Iris Rengganis pada 7 Maret 2021.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, pesan berantai yang berisi klaim bahwa, usai vaksinasi Covid-19, tubuh justru lebih rentan terinfeksi virus Corona, menyesatkan. Vaksin Covid-19 dapat membangun sistem kekebalan sehingga menimbulkan antibodi. Namun, meski seseorang sudah disuntik vaksin Covid-19, ia masih bisa tertular virus Corona, karena vaksin tidak mencegah tertular Covid-19, tapi mencegah jatuh sakit akibat penyakit tersebut.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/vaksinasi-covid-19
- https://www.tempo.co/tag/vaksin-covid-19
- https://nasional.kompas.com/read/2021/03/23/09353781/kemenkes-tidak-benar-orang-lebih-rentan-tertular-covid-19-setelah-disuntik.
- https://www.tempo.co/tag/antibodi
- https://www.tempo.co/tag/sinovac
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/1296/sesat-klaim-ini-grafik-antibodi-usai-vaksinasi-covid-19-dosis-i-yang-dekati-nol-pada-hari-ke-28
- https://tekno.tempo.co/read/1439699/dokter-lansia-perlu-jarak-28-hari-vaksinasi-kedua-untuk-antibodi-terbaik/full&view=ok
- https://www.tempo.co/tag/virus-corona
[SALAH] “MUSUH JANTUNG ADALAH AIR ES”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 01/04/2021
Berita
Akun Facebook Aishah & Zharfa (fb.com/AishahdanZharfa) pada 27 Maret 2021 mengunggah sebuah foto dengan narasi sebagai berikut:
“MUSUH JANTUNG ADALAH AIR ES.
TAHUKAH ANDA BAHWA Jantung
kita ini paling pantangan-nya apa ?
Anda mungkin blm tahu.
Setelah membaca tulisan ini mungkin akan kaget !
1. Jantung paling pantangannya adalah :
●Semua makanan dan minuman yg bersifat dingin.
●Jangan minum air ES
●Jangan makan makanan dingin yg keluar dari kulkas. Lebih baik makan makanan yang hangat/panas.
(Ini kalau kita ingin sehat!)”
“MUSUH JANTUNG ADALAH AIR ES.
TAHUKAH ANDA BAHWA Jantung
kita ini paling pantangan-nya apa ?
Anda mungkin blm tahu.
Setelah membaca tulisan ini mungkin akan kaget !
1. Jantung paling pantangannya adalah :
●Semua makanan dan minuman yg bersifat dingin.
●Jangan minum air ES
●Jangan makan makanan dingin yg keluar dari kulkas. Lebih baik makan makanan yang hangat/panas.
(Ini kalau kita ingin sehat!)”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa bahwa minum air es dapat menyebabkan sakit jantung merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, klaim itu merupakan hoaks lama beredar kembali. Klaim itu telah dibantah oleh para ahli. Sejauh ini, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa minum air dingin akan menyumbat pembuluh darah jantung, dan menyebabkan serangan jantung.
Dilansir dari artikel berjudul “[HOAX] Minum Air Es Sebabkan Sakit Jantung” yang tayang pada 19 Oktober 2018, dokter Yoga Yuniadi SpJP, spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, menegaskan bahwa pesan yang menyebutkan minum es menyebabkan sakit jantung tersebut tidaklah benar.
“Di dalam tubuh atau saluran cerna, semua asupan makanan dan minuman akan mengalami penyesuaian suhu. Yang dingin dihangatkan, yang panas disesuaikan,” terang dokter yang juga praktek di RS Khusus Jantung Diagram Depok ini.
Lebih lanjut dokter Yoga menjelaskan bahwa zat makanan yang sudah sesuai dengan suhu tubuh akan diserap ke dalam darah. “Jadi bukan soal suhu tapi soal kandungan gizi zat makanan. Kalau makanan itu banyak mengandung kolesterol, baik dalam suhu dingin maupun panas, maka tetap akan menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.”
Jika ingin jantung bisa lebih sehat lagi, dokter Yoga juga menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolestrol dalam darah dan karbohidrat. Misalnya, minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dan daging merah. Yang jelas, kedua makanan tersebut tak ada hubungannya dengan es batu.
Selain itu, dilansir dari Liputan6, Dokter jantung dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta, dr Muhammad Gibran Fauzi Harmani Sp.JP, FIHA juga menyebut bahwa klaim tentang mengonsumsi makanan dan minuman dingin berbahaya bagi jantung tidak benar.
“Itu hoax,” kata dr Gibran kepada Liputan6, Jumat (20/11/2020). Dr Gibran menambahkan, tidak ada penilitan yang membuktikan makanan dan minuman dingin dapat meningkat risiko sakit jantung.
“Faktor risiko jantung yang bisa, harus dihindari, dan dikontrol adalah Hipertensi (batasi asupan garam), diabetes mellitus (batasi asupan gula), dislipidemia atau kolesterol (batasi asupan makanan minuman sumber kolesterol), merokok harus distop dan hindari jadi perokok pasif,” tutur dr Gibran.
Menurut dr Gibran, pencegahan terhadap serangan jantung bisa dilakukan dengan mengecek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup, dan kendalikan stres.
Faktanya, klaim itu merupakan hoaks lama beredar kembali. Klaim itu telah dibantah oleh para ahli. Sejauh ini, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa minum air dingin akan menyumbat pembuluh darah jantung, dan menyebabkan serangan jantung.
Dilansir dari artikel berjudul “[HOAX] Minum Air Es Sebabkan Sakit Jantung” yang tayang pada 19 Oktober 2018, dokter Yoga Yuniadi SpJP, spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, menegaskan bahwa pesan yang menyebutkan minum es menyebabkan sakit jantung tersebut tidaklah benar.
“Di dalam tubuh atau saluran cerna, semua asupan makanan dan minuman akan mengalami penyesuaian suhu. Yang dingin dihangatkan, yang panas disesuaikan,” terang dokter yang juga praktek di RS Khusus Jantung Diagram Depok ini.
Lebih lanjut dokter Yoga menjelaskan bahwa zat makanan yang sudah sesuai dengan suhu tubuh akan diserap ke dalam darah. “Jadi bukan soal suhu tapi soal kandungan gizi zat makanan. Kalau makanan itu banyak mengandung kolesterol, baik dalam suhu dingin maupun panas, maka tetap akan menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.”
Jika ingin jantung bisa lebih sehat lagi, dokter Yoga juga menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolestrol dalam darah dan karbohidrat. Misalnya, minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dan daging merah. Yang jelas, kedua makanan tersebut tak ada hubungannya dengan es batu.
Selain itu, dilansir dari Liputan6, Dokter jantung dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta, dr Muhammad Gibran Fauzi Harmani Sp.JP, FIHA juga menyebut bahwa klaim tentang mengonsumsi makanan dan minuman dingin berbahaya bagi jantung tidak benar.
“Itu hoax,” kata dr Gibran kepada Liputan6, Jumat (20/11/2020). Dr Gibran menambahkan, tidak ada penilitan yang membuktikan makanan dan minuman dingin dapat meningkat risiko sakit jantung.
“Faktor risiko jantung yang bisa, harus dihindari, dan dikontrol adalah Hipertensi (batasi asupan garam), diabetes mellitus (batasi asupan gula), dislipidemia atau kolesterol (batasi asupan makanan minuman sumber kolesterol), merokok harus distop dan hindari jadi perokok pasif,” tutur dr Gibran.
Menurut dr Gibran, pencegahan terhadap serangan jantung bisa dilakukan dengan mengecek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup, dan kendalikan stres.
Rujukan
[SALAH] Video “Truk Kontainer yang Tabrak Puluhan Motor di Menganti Surabaya”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 01/04/2021
Berita
Akun Facebook FiraFerndika (fb.com/fira.m.bos) pada 30 Maret 2021 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sebuah truk kontainer menabrak puluhan pengendara motor yang sedang berhenti di persimpangan lampu merah dengan narasi sebagai berikut:
“.Menganti surabaya”
“.Menganti surabaya”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video sebuah truk kontainer menabrak puluhan pengendara motor yang diklaim terjadi di Menganti, Surabaya merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, bukan di Menganti, Surbaya. Kejadian kecelakaan di video itu terjadi di Distrik Ben Luc, Provinsi Long An, Vietnam, pada 2 Januari 2019.
Dilansir dari Tempo, Tempo menemukan video tersebut pernah diunggah ke situs database GIF, Gfycat, pada 22 Januari 2019. Video itu bersumber dari YouTube. Namun, di YouTube, video ini telah dihapus. Dalam keterangannya yang ditulis dalam bahasa Vietnam, tertulis bahwa video itu menunjukkan truk kontainer yang menabrak lebih dari 20 pengendara motor yang berhenti di sebuah persimpangan di Long An. Long An merupakan salah satu provinsi di Vietnam.
Video yang sama juga ditemukan di situs berbahasa Turki, Mynet.com. Menurut situs ini, video itu menunjukkan truk kontainer yang remnya blong yang menabrak 20 pengendara motor di sebuah persimpangan lampu merah. Menurut pejabat polisi Vietnam, Kolonel Nguyen Van Duc, akibat kecelakaan truk tersebut, tiga pengendara motor tewas. Sementara pengemudi truk itu melarikan diri dari lokasi kejadian, walaupun akhirnya tertangkap.
Selain itu, dilansir dari video berjudul “Viral Video Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Sejumlah Pengendara di Vietnam” yang diunggah oleh kanal Youtube TRIBUNWOW OFFICIAL pada 4 Januari 2019, diketahui, insiden tersebut terjadi pada Rabu (2/1/2019) di persimpangan Binh Nhut, Ben Luc.
Dikutip dari TribunSumsel yang melansir laman SOHA, Kepala Departemen Keselamatan Lalu Lintas Provinsi, Phung Van On mengatakan, kecelakan maut tersebut dinilai kejadian paling serius yang pernah terjadi di wilayah itu.
Akibat kejadian ini, empat orang meninggal dunia, 20 luka-luka dan 21 sepeda motor rusak. Identitas sang sopir pun telah diketahui, dan polisi masih melakukan pengejaran terhadap sopir tersebut. Dikutip dari Tribun Jakarta melansir laman Vnexpess, Sopir tersebut bernama Pham Thanh Hieu (32) warga Thanh Duc, Ben Luc, Long An.
Faktanya, bukan di Menganti, Surbaya. Kejadian kecelakaan di video itu terjadi di Distrik Ben Luc, Provinsi Long An, Vietnam, pada 2 Januari 2019.
Dilansir dari Tempo, Tempo menemukan video tersebut pernah diunggah ke situs database GIF, Gfycat, pada 22 Januari 2019. Video itu bersumber dari YouTube. Namun, di YouTube, video ini telah dihapus. Dalam keterangannya yang ditulis dalam bahasa Vietnam, tertulis bahwa video itu menunjukkan truk kontainer yang menabrak lebih dari 20 pengendara motor yang berhenti di sebuah persimpangan di Long An. Long An merupakan salah satu provinsi di Vietnam.
Video yang sama juga ditemukan di situs berbahasa Turki, Mynet.com. Menurut situs ini, video itu menunjukkan truk kontainer yang remnya blong yang menabrak 20 pengendara motor di sebuah persimpangan lampu merah. Menurut pejabat polisi Vietnam, Kolonel Nguyen Van Duc, akibat kecelakaan truk tersebut, tiga pengendara motor tewas. Sementara pengemudi truk itu melarikan diri dari lokasi kejadian, walaupun akhirnya tertangkap.
Selain itu, dilansir dari video berjudul “Viral Video Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Sejumlah Pengendara di Vietnam” yang diunggah oleh kanal Youtube TRIBUNWOW OFFICIAL pada 4 Januari 2019, diketahui, insiden tersebut terjadi pada Rabu (2/1/2019) di persimpangan Binh Nhut, Ben Luc.
Dikutip dari TribunSumsel yang melansir laman SOHA, Kepala Departemen Keselamatan Lalu Lintas Provinsi, Phung Van On mengatakan, kecelakan maut tersebut dinilai kejadian paling serius yang pernah terjadi di wilayah itu.
Akibat kejadian ini, empat orang meninggal dunia, 20 luka-luka dan 21 sepeda motor rusak. Identitas sang sopir pun telah diketahui, dan polisi masih melakukan pengejaran terhadap sopir tersebut. Dikutip dari Tribun Jakarta melansir laman Vnexpess, Sopir tersebut bernama Pham Thanh Hieu (32) warga Thanh Duc, Ben Luc, Long An.
Rujukan
Halaman: 6783/8568



