Cek Fakta Liputan6.com menemukan sebuah klaim yang menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) membawa pasukan Amerika Serikat ( AS ) untuk melakukan penyerangan ke Myanmar.
Klaim itu berada di akun Facebook, Angel Lay. Dia juga mengunggah foto tentara AS sedang berada dalam pesawat yang diklaim dalam perjalanan menuju Myanmar.
Begini narasi yang dia buat dalam bahasa Myanmar yang sudah diterjemahkan:
"Breaking News
Sudah waktunya kejahatan mati.
Ketua PBB Christine Schraner Burgener telah menyatakan perang terhadap Myanmar atas permintaan Dr. Sasa.
Dikatakan bahwa lebih dari 180 negara, termasuk AS, akan berperang.
Juga terancam menduduki daratan China karena didukung" Thar Wa "[julukan Panglima Angkatan Darat Myanmar].
Beberapa saksi mata mengatakan dua fregat meninggalkan Australia [menuju Burma] pada pukul 11:30 hari ini.
Semoga Amaysu (Aung San Suu Kyi) sehat.
Orang yang mencintai Amaysuu, teruslah berjuang."
[SALAH] Foto PBB Utus Tentara AS untuk Menyerang Myanmar
Sumber: FacebookTanggal publish: 08/03/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Untuk membuktikan klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com memasukan foto tentara AS yang berada di dalam pesawat ke pencarian gambar terbalik, Google Image.
Hasil penelusuran mengarahkan ke situs angkatan udara AS, US Air Force’s. Foto itu, rupanya dibagikan di situs tersebut pada 5 April 2012. Namun, foto tersebut diambil pada 20 Maret 2012 ketika tentara AS transit di Kyrgyzstan.
Foto itu memiliki caption sebagai berikut:
"Prajurit Angkatan Darat AS dan kargo mereka diamankan di C-17 Globemaster III 20 Maret 2012, sebelum lepas landas dari Pusat Transit di Manas, Kyrgyzstan. C-17 Globemaster III dapat memuat hingga 158 penumpang dan lima palet bagasi. (Foto Angkatan Udara AS / Sersan Angela Ruiz)."
Kemudian, Cek Fakta Liputan6.com juga menelusuri foto lainnya yang diunggah Angel Lay menggunakan Google Image. Foto itu menampilkan ekor pesawat AS dan sejumlah tentara AS.
Hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs US Air Force’s. Diketahui foto itu dibuat pada 13 April 2015, dengan caption sebagai berikut:
"Parajumper Angkatan Darat AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 dan parajumper Angkatan Darat Inggris dari Brigade Serangan Udara ke-16 masuk ke pesawat mobilitas selama Latihan Akses Operasi Gabungan 15-01 13 April 2015, di Pope Army Airfield, Fort Bragg, North Carolina. CJOAX berlangsung beberapa kali setiap tahun untuk mengesahkan kemampuan Angkatan Udara dan Angkatan Darat untuk mengerahkan pengangkutan udara strategis, pasukan kontingensi dan dukungan dalam formasi besar airdrop. (Foto Angkatan Udara AS oleh Penerbang Senior Peter Thompson / Released)"
Cek Fakta Liputan6.com, dengan Google Search, tidak menemukan artikel dari media kredibel yang menyebut PBB mengutus tentara AS untuk melakukan serangan ke Myanmar.
Hasil penelusuran mengarahkan ke situs angkatan udara AS, US Air Force’s. Foto itu, rupanya dibagikan di situs tersebut pada 5 April 2012. Namun, foto tersebut diambil pada 20 Maret 2012 ketika tentara AS transit di Kyrgyzstan.
Foto itu memiliki caption sebagai berikut:
"Prajurit Angkatan Darat AS dan kargo mereka diamankan di C-17 Globemaster III 20 Maret 2012, sebelum lepas landas dari Pusat Transit di Manas, Kyrgyzstan. C-17 Globemaster III dapat memuat hingga 158 penumpang dan lima palet bagasi. (Foto Angkatan Udara AS / Sersan Angela Ruiz)."
Kemudian, Cek Fakta Liputan6.com juga menelusuri foto lainnya yang diunggah Angel Lay menggunakan Google Image. Foto itu menampilkan ekor pesawat AS dan sejumlah tentara AS.
Hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs US Air Force’s. Diketahui foto itu dibuat pada 13 April 2015, dengan caption sebagai berikut:
"Parajumper Angkatan Darat AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 dan parajumper Angkatan Darat Inggris dari Brigade Serangan Udara ke-16 masuk ke pesawat mobilitas selama Latihan Akses Operasi Gabungan 15-01 13 April 2015, di Pope Army Airfield, Fort Bragg, North Carolina. CJOAX berlangsung beberapa kali setiap tahun untuk mengesahkan kemampuan Angkatan Udara dan Angkatan Darat untuk mengerahkan pengangkutan udara strategis, pasukan kontingensi dan dukungan dalam formasi besar airdrop. (Foto Angkatan Udara AS oleh Penerbang Senior Peter Thompson / Released)"
Cek Fakta Liputan6.com, dengan Google Search, tidak menemukan artikel dari media kredibel yang menyebut PBB mengutus tentara AS untuk melakukan serangan ke Myanmar.
Kesimpulan
Klaim PBB mengirim tentara AS untuk melakukan serangan ke Myanmar merupakan informasi hoaks. Tidak ditemukan bukti kuat yang membahas klaim tersebut.
Foto yang dibagikan netizen juga sudah beredar di internet jauh sebelum adanya kudeta Myanmar, yang terjadi di awal tahun 2021.
Foto yang dibagikan netizen juga sudah beredar di internet jauh sebelum adanya kudeta Myanmar, yang terjadi di awal tahun 2021.
Rujukan
[SALAH] “kejadiannya desa tungondeng kabupaten Bulukumba”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 08/03/2021
Berita
“Ini kejadiannya desa tungondeng kabupaten Bulukumba, mungkin ada yg dekat dari daerah itu dan punya keluarga polisi atau TNI segera tangkap binatang yg satu ini…??”.
Hasil Cek Fakta
Salah satu video dengan isi yang sama sudah dibagikan sebelumnya oleh situs Hiru News pada 2 Maret lalu: “Video sensitif seorang ibu yang menyerang bayi perempuannya yang berusia sembilan bulan saat ini beredar di media sosial. Serangan itu dilakukan oleh seorang perempuan berusia 24 tahun di kawasan Navaladi di Ariyalai, Jaffna. Wanita yang terlibat dalam insiden itu ditangkap dan anak itu telah ditahan polisi. Terungkap bahwa wanita tersebut berasal dari Timur Tengah. Polisi Jaffna sedang melakukan penyelidikan terkait hal ini. Tonton videonya dari sini.”
Artikel berita dari situs lain, Ada Derana: “Seorang wanita dari daerah Manithottam di Jaffna telah ditangkap karena memukuli bayinya yang berusia 8 bulan menggunakan tongkat.”
Selain itu, hasil pemeriksaan oleh GALIGO.ID dengan cara mendengarkan bahasa yang digunakan di video, mengkonfirmasi ke salah satu tokoh pemuda Desa Tugondeng, dan konfirmasi ke Kapolres Bulukumba, klaim bahwa lokasi peristiwa terjadi di Bulukumba adalah SALAH
Artikel berita dari situs lain, Ada Derana: “Seorang wanita dari daerah Manithottam di Jaffna telah ditangkap karena memukuli bayinya yang berusia 8 bulan menggunakan tongkat.”
Selain itu, hasil pemeriksaan oleh GALIGO.ID dengan cara mendengarkan bahasa yang digunakan di video, mengkonfirmasi ke salah satu tokoh pemuda Desa Tugondeng, dan konfirmasi ke Kapolres Bulukumba, klaim bahwa lokasi peristiwa terjadi di Bulukumba adalah SALAH
Kesimpulan
BUKAN peristiwa di Bulukumba. Peristiwa di Jaffna, Sri Lanka, yang berjarak sekitar 12.658 km melalui jalur darat dari Bulukumba. Artikel dengan video yang sama sudah muncul sebelumnya pada 2 Maret 2021, beberapa hari yang lalu.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”
- http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),
- http://bit.ly/2rhTadC. [2] hirunews.lk: “Ibu yang memukuli bayinya yang berusia sembilan bulan, ditangkap (Video)”,
- http://bit.ly/38mHNXk (Google Translate) /
- https://archive.st/kxez (arsip cadangan). jaffna-case-videoDownload [3] facebook.com: “Berikut video bayi berusia 9 bulan yang diserang secara brutal” (Google Translate),
- http://bit.ly/3sXwDjN / cadangan cetak PDF*. [4] adaderana.lk: “Ibu dari Jaffna ditangkap karena memukuli bayi dengan tongkat”,
- http://bit.ly/3rmhsjL (Google Translate) /
- https://archive.st/w95b (arsip cadangan). [5] galigo.id: “Cek Fakta: Benarkah Kekerasan Anak Terjadi di Tugondeng Bulukumba?”,
- http://bit.ly/3ejCkV2 /
- https://archive.md/vP0PN (arsip cadangan). [6] google.com/maps: “via Jl. Lintas Sumatera”,
- https://bit.ly/3qrHr8j /
- https://archive.md/GgCWJ (arsip cadangan). [7] google.com/maps: “Jaffna”,
- http://bit.ly/3v4c1Z3 /
- https://archive.md/9LSkv (arsip cadangan). [8] google.com/maps: “Tugondeng”,
- http://bit.ly/3caiQ2H /
- https://archive.md/8qufs (arsip cadangan).
[SALAH] “Gus Jazil ke Anies Baswedan: Jangan Pintar Pidato Saja! Manusia Macam Ini,Kok Bisa Bisanya Jadi Gabener”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 07/03/2021
Berita
“Gus Jazil ke Anies Baswedan: Jangan Pintar Pidato Saja! Manusia Macam Ini,Kok Bisa Bisanya Jadi Gabener”
Hasil Cek Fakta
Beredar postingan gambar Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid disertai narasi “Gus Jazil ke Anies Baswedan: Jangan Pintar Pidato Saja! Manusia Macam Ini,Kok Bisa Bisanya Jadi Gabener”. Postingan tersebut diunggah akun Facebook bernama Ferry Ansyah.
Setelah ditelusuri, gambar yang ada dalam postingan Facebook sama dengan gambar pada salah satu artikel yang dimuat oleh jawapos.com dengan judul “Gus Jazil ke Anis Baswedan Jangan Pintar Pidato Saja!” pada 1 Maret 2021. Dalam artikel tersebut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta Anies untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap NU dan tidak ada narasi “Manusia macam ini, kok bisa bisanya jadi gabener”.
”Tunjukkan Pak Anies jangan hanya pintar beretorika, tapi pintar juga memperdulikan masyarakatnya. Jangan pintar pidato saja. Kalau cuma pidato, NU sudah gudangnya. Kita butuh perhatian yang nyata,” kata Jazilul Fawaid.
Dengan demikian, postingan gambar pada Facebook merupakan suntingan dengan ditambahkan kalimat “Manusia macam ini, kok bisa bisanya jadi gabener” sehingga masuk dalam kategori konten menyesatkan.
Setelah ditelusuri, gambar yang ada dalam postingan Facebook sama dengan gambar pada salah satu artikel yang dimuat oleh jawapos.com dengan judul “Gus Jazil ke Anis Baswedan Jangan Pintar Pidato Saja!” pada 1 Maret 2021. Dalam artikel tersebut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta Anies untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap NU dan tidak ada narasi “Manusia macam ini, kok bisa bisanya jadi gabener”.
”Tunjukkan Pak Anies jangan hanya pintar beretorika, tapi pintar juga memperdulikan masyarakatnya. Jangan pintar pidato saja. Kalau cuma pidato, NU sudah gudangnya. Kita butuh perhatian yang nyata,” kata Jazilul Fawaid.
Dengan demikian, postingan gambar pada Facebook merupakan suntingan dengan ditambahkan kalimat “Manusia macam ini, kok bisa bisanya jadi gabener” sehingga masuk dalam kategori konten menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta).
Narasi tersebut telah disunting. Faktanya, gambar postingan Facebook tersebut telah disunting dengan diumbuhi “Manusia Macam Ini,Kok Bisa Bisanya Jadi Gabener”.
Narasi tersebut telah disunting. Faktanya, gambar postingan Facebook tersebut telah disunting dengan diumbuhi “Manusia Macam Ini,Kok Bisa Bisanya Jadi Gabener”.
Rujukan
[SALAH] Foto Penampakan Benua Antartika dari Luar Angkasa
Sumber: twitter.comTanggal publish: 07/03/2021
Berita
[diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia]
“Foto Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa oleh NASA”
“Foto Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa oleh NASA”
Hasil Cek Fakta
Pengguna Twitter konstructivizm mengunggah sebuah foto disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan penampakan Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut bukan merupakan penampakan Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa, melainkan potongan gambar dari hasil visualisasi digital kondisi es di Benua Antartika pada 21 September 2005. Hasil visualisasi digital tersebut dibuat oleh Cindy Starr, seorang ahli visualisasi data NASA, guna memperingati “International Polar Year” atau “Tahun Kutub Internasional” yang jatuh pada tahun 2007 yang lalu.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Twitter konstructivizm tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Salah.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut bukan merupakan penampakan Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa, melainkan potongan gambar dari hasil visualisasi digital kondisi es di Benua Antartika pada 21 September 2005. Hasil visualisasi digital tersebut dibuat oleh Cindy Starr, seorang ahli visualisasi data NASA, guna memperingati “International Polar Year” atau “Tahun Kutub Internasional” yang jatuh pada tahun 2007 yang lalu.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Twitter konstructivizm tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Foto tersebut bukan merupakan penampakan Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa, melainkan potongan gambar dari hasil visualisasi digital kondisi es di Benua Antartika pada 21 September 2005.
Foto tersebut bukan merupakan penampakan Benua Antartika yang terlihat dari luar angkasa, melainkan potongan gambar dari hasil visualisasi digital kondisi es di Benua Antartika pada 21 September 2005.
Rujukan
Halaman: 6827/8565


