“Rezim #KoRup ini alibinya seperti Taman Kanak-kanak.
Dikit-dikit #nggasengaja.
Kasus Penyiraman Air Keras ke Penyidik KPK Novel Baswedan : #NggaSengaja…
Ini lagi, ini lagi…
Dana Haji Milyaran yang letaknya di atas meja makan dalam tas kresek, #NggaSengaja dipakai buat beli #EsPuter..
Hadeeeeeehh.
Ngga #MALU bicara bgtu..
#NampakWaras ,
#RasaGila….”
Dana haji harus digunakan untuk proyek
Dana haji
Dana haji di Indonesia
Gak sengaja dana haji
[SALAH] “Pemerintah Tidak Sengaja Menggunakan Dana Haji”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 27/02/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Media Sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto yang diunggah oleh akun @Sugengtriyanto pasalnya foto tersebut merupakan hasil tangkapan layar dari sebuah kanal berita online @abhynews.com yang berisikan foto Wapres RI dengan narasi “Wapres Pemerintah Gak Sengaja Memakai Dana Haji Jadi Gak Berdosa”.
Faktanya, berita tersebut merupakan Hoax lama yang muncul kembali. Berita yang sama sebelumnya telah beredar dimedia sosial dan telah dilakukan klarifikasi serta diketahui bahwa judul yang tertera pada artikel tersebut merupakan hasil suntingan dari sebuah artikel berjudul “Ma’ruf Amin : Jika Jokowi Terpilih Lagi, Ibu Ibu Belanja Cukup Bayar Pakai Kartu” yang diunggah oleh @abhynews.com.
Dengan demikian informasi yang beredar di Facebook terkait pemerintah yang tidak sengaja menggunakan dana haji tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Faktanya, berita tersebut merupakan Hoax lama yang muncul kembali. Berita yang sama sebelumnya telah beredar dimedia sosial dan telah dilakukan klarifikasi serta diketahui bahwa judul yang tertera pada artikel tersebut merupakan hasil suntingan dari sebuah artikel berjudul “Ma’ruf Amin : Jika Jokowi Terpilih Lagi, Ibu Ibu Belanja Cukup Bayar Pakai Kartu” yang diunggah oleh @abhynews.com.
Dengan demikian informasi yang beredar di Facebook terkait pemerintah yang tidak sengaja menggunakan dana haji tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).
Faktanya judul artikel yang diunggah tersebut telah disunting.
Faktanya judul artikel yang diunggah tersebut telah disunting.
Rujukan
[SALAH] Tautan “kontes lomba foto di IG”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 27/02/2021
Berita
“Bntu like kan foto aku ya. Aku Igi ikut kontes lomba foto di iG nih
https://bit.ly/2ZnDBC4
Bntu like n share jg yaa klik di sini
Instagram Followers”.
https://bit.ly/2ZnDBC4
Bntu like n share jg yaa klik di sini
Instagram Followers”.
Hasil Cek Fakta
Selain BUKAN laman masuk (login) ke situs Instagram, terlihan bahwa situs menampilkan tautan “PHISING-INSTAGRAM-MasterOgar-V2”
ditemukan script dengan nama tersebut yang dapat diunduh untuk dipasang oleh mereka yang ingin membuat situs pengelabuan, salah satunya di situs kinekaru-sec.blogspot.com [3].
Referensi Lainnya yang Berkaitan
SANGAT DISARANKAN untuk menambahkan autentikasi dua faktor (2FA, Two-Factor Authentication) agar akun lebih aman dari modus pengelabuan, karena 2FA menambahkan lapisan keamanan tambahan terhadap upaya pembobolan akun. Memang lebih merepotkan ketika proses masuk (login) ke akun, karena keamanan memang TIDAK selalu sejalan dengan kenyamanan. Harus dipilih salah satu, ingin lebih aman berarti kenyamanan berkurang, tetapi lebih baik mencegah daripada harus mengalami segala macam kerepotan jika benar-benar terjadi insiden akun diambil alih, karena upaya untuk mengambil alih kembali TIDAK selalu berhasil.
Pusat Bantuan Instagram: “Autentikasi dua faktor adalah fitur keamanan. Jika menyiapkan autentikasi dua faktor, Anda akan diminta untuk memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi percobaan login setiap kali ada orang yang mencoba mengakses Instagram dari perangkat yang tidak kami kenali.”
ditemukan script dengan nama tersebut yang dapat diunduh untuk dipasang oleh mereka yang ingin membuat situs pengelabuan, salah satunya di situs kinekaru-sec.blogspot.com [3].
Referensi Lainnya yang Berkaitan
SANGAT DISARANKAN untuk menambahkan autentikasi dua faktor (2FA, Two-Factor Authentication) agar akun lebih aman dari modus pengelabuan, karena 2FA menambahkan lapisan keamanan tambahan terhadap upaya pembobolan akun. Memang lebih merepotkan ketika proses masuk (login) ke akun, karena keamanan memang TIDAK selalu sejalan dengan kenyamanan. Harus dipilih salah satu, ingin lebih aman berarti kenyamanan berkurang, tetapi lebih baik mencegah daripada harus mengalami segala macam kerepotan jika benar-benar terjadi insiden akun diambil alih, karena upaya untuk mengambil alih kembali TIDAK selalu berhasil.
Pusat Bantuan Instagram: “Autentikasi dua faktor adalah fitur keamanan. Jika menyiapkan autentikasi dua faktor, Anda akan diminta untuk memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi percobaan login setiap kali ada orang yang mencoba mengakses Instagram dari perangkat yang tidak kami kenali.”
Kesimpulan
Situs pengelabuan (phising). BUKAN laman masuk (login) ke situs Instagram, kredensial (nama pengguna dan kata kunci) yang dimasukkan akan disalahgunakan untuk mengambil alih akun. SANGAT DISARANKAN untuk menambahkan autentikasi dua faktor (2FA, Two-Factor Authentication) agar akun lebih aman terhadap modus pengelabuan.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”
- http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),
- http://bit.ly/2rhTadC. [2] google.com/search: “phising instagram masterogar v2”,
- https://archive.md/L8TDp (arsip cadangan). [3] kinekaru-sec.blogspot.com: “Script Phising Instagram Followers V2 | NOT True Login |”,
- https://archive.md/1Ek0b (arsip cadangan). [4] help.instagram.com: “Apa yang dimaksud dengan autentikasi dua faktor? Bagaimana cara menggunakannya di Instagram?”,
- http://bit.ly/3bNMxq3 /
- https://archive.md/amBVO (arsip cadangan). [5] wikipedia.org: “Pengelabuan”
- http://bit.ly/3aX9BDy /
- https://archive.md/NZKma (arsip cadangan).
[SALAH] Demonstrasi Memprotes Kebijakan Covid-19 di Romania
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/02/2021
Berita
Pengguna Facebook Scott Young mengunggah sebuah foto (19/2) yang menunjukkan aksi demonstrasi yang sedang berlangsung. Unggahan tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa demonstrasi tersebut terjadi di Romania dan bertujuan untuk memprotes kebijakan Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah setempat.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut bukan merupakan foto demonstrasi yang dilaksanakan guna memprotes kebijakan Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah Romania, melainkan foto demonstrasi anti-korupsi di Bukares, Romania pada Februari 2017 yang lalu. Foto yang sama pertama kali diunggah oleh Koert Debeuf, seorang politisi Belgia, melalui akun Twitter resminya, koertdebeuf, pada 6 Februari 2017 waktu setempat.
Informasi dengan topik serupa juga telah dimuat dalam situs Reuters dengan judul artikel “Fact check: Photo of Massive Protest in Romania is Four Years Old and Unrelated to COVID-19 Restrictions” dan mengkategorikannya sebagai ‘mislabeled’.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Facebook Scott Young tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Informasi dengan topik serupa juga telah dimuat dalam situs Reuters dengan judul artikel “Fact check: Photo of Massive Protest in Romania is Four Years Old and Unrelated to COVID-19 Restrictions” dan mengkategorikannya sebagai ‘mislabeled’.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Facebook Scott Young tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.
Rujukan
[SALAH] Anissa Pohan Grebek AHY Dengan Wanita Lain
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 26/02/2021
Berita
Sebuah akun Youtube bernama SKEMA POLITIK mengunggah video dengan judul yang mengklaim bahwa AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) digrebek sang istri, Annisa Pohan, setelah kepergok tengah bersama wanita lain. Video ini pun telah ditonton lebih dari 400 ribu kali sejak 5 hari ditayangkan.
Hasil Cek Fakta
Namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata video Anissa Pohan yang menggrebek AHY adalah hoaks. Wanita yang ada di dalam video diketahui bukan Anissa, melainkan seorang dokter asal Sulawesi yang tengah ramai dibicarakan masyarakat karena kasus perselingkuhan yang dilakukan suaminya.
Dalam video Youtube tersebut pun tidak ada pernyataan yang mengungkap secara jelas tentang kabar perselingkuhan oleh AHY. Sebaliknya, video tersebut hanya memaparkan tentang hoaks yang menimpa AHY dan Anissa terkait isu perselingkuhan dan disambung dengan pemaparan terkait kehidupan politik partai demokrat saat ini serta kehidupan keluarga dari AHY dan Anissa Pohan.
Jadi dapat disimpulkan video dengan klaim judul yang menyatakan bahwa AHY digrebek Anissa karena berselingkuh dengan wanita lain adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Dalam video Youtube tersebut pun tidak ada pernyataan yang mengungkap secara jelas tentang kabar perselingkuhan oleh AHY. Sebaliknya, video tersebut hanya memaparkan tentang hoaks yang menimpa AHY dan Anissa terkait isu perselingkuhan dan disambung dengan pemaparan terkait kehidupan politik partai demokrat saat ini serta kehidupan keluarga dari AHY dan Anissa Pohan.
Jadi dapat disimpulkan video dengan klaim judul yang menyatakan bahwa AHY digrebek Anissa karena berselingkuh dengan wanita lain adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Klaim tersebut salah. Faktanya wanita dan pria dalam video tersebut bukan Anissa dan AHY, melainkan pasangan suami istri asal Sulawesi yang terlibat kasus perselingkuhan.
Rujukan
Halaman: 6981/8703



