• [Cek Fakta] Gereja Haramkan Vaksin? Ini Faktanya

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 23/01/2021

    Berita

    "Gereja Haramkan Vaksin kok MUI Halalkan?
    Gereja saja menyerukan tolak umat kristiani menolak vaksin...
    Sementara gerombolan ulama2 pendukung rezim mengatakan aman dan halal. Mereka tunduk dan manut saja ke rezim yg berkuasa...Waspadalah sayangi nyawa kita.."
    Gereja haramkan vaksin
    Gereja Haramkan Vaksin, MUI Halalkan Vaksin

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran kami, klaim bahwa gereja mengharamkan vaksinasi, adalah salah. Faktanya organisasi yang menaungi banyak gereja resmi di Indonesia, justru mengimbau gereja dan jemaatnya mengikuti program vaksinasi.

    Pertama, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Dalam situs resmi mereka, PGI mengimbau gereja-gereja memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan vaksinasi oleh pemerintah.

    Kedua, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Salah satu tokoh dari KWI, Romo Agustinus Heri Widodo juga meminta semua pihak mau menerima vaksin covid-19. Pasalnya, penerimaan terhadap vaksin sama dengan pembelaan terhadap negara.

    Bahkan tokoh PGI dan KWI serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ikut dalam vaksinasi perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 13 Januari 2021. Mereka adalah Ronal Tapilatu dari PGI, Agustinus Heri dari KWI dan Daeng M. Faqih dari IDI.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa gereja mengharamkan vaksinasi, adalah salah. Faktanya organisasi yang menaungi banyak gereja resmi di Indonesia, justru mengimbau gereja dan jemaatnya mengikuti program vaksinasi.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki
    hubungan dengan konteks aslinya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Medcom.id
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [Cek Fakta] Yang Punya SIM C dan A Dapat Bantuan Covid-19 Rp900 Ribu Setiap Bulan? Ini Faktanya

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 23/01/2021

    Berita

    “Monggo yang sudah punya Sim C

    Boleh coba dicek apakah Sim C dan A anda dpt bantuan covid-19 Rp.900.000/bln selama 4 bln syarat utama Sim masih hidup/ valid
    Mulai Oktober s.d Desember 2020. di link ini:
    https://s.id/ektp-covid19.”
    Bantuan covid dari jasaraharja
    sim C dan sim A dapat bantuan covid-19 Rp 900.000/bln dr Asuransi Jasa Raharja selama 4 bulan .
    Yang sudah punya sim C dan A , coba di cek apakah sim C dan sim A anda dapat bantuan covid-19 Rp 900.000/bln dr Asuransi Jasa Raharja selama 4 bulan. syarat utama SIM masih berlaku / valid .
    Yang sudah punya sim C
    Boleh coba di cek apakah sim C dan sim A anda dapat bantuan covid-19 Rp 900.000/bln
    Selama 4 bln syarat utama sim masih hidup / valid

    Mulai januari s/d mei 2021
    Di link ini
    https://s.id/ektp-covid19
    Mulai januari s/d mei 2021
    Di link ini

    https://s.id/ektp-covid19

    Bantuan kovid sim

    Sim c dapat bantuan

    Bantuan sim

    ektp-covid19

    Ektp covid

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran kami, klaim bahwa pemilik SIM C dan SIM A akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp900 ribu setiap bulan, adalah salah. Faktanya pranala atau link yang disertakan dalam narasi itu terkait dengan guyonan.

    Link serupa pernah beredar beberapa waktu lalu. Di antaranya, link itu juga digunakan dalam narasi bahwa semua pemilik KTP elektronik (KTP-el) mendapatkan uang kompensasi #DiRUmahSAja sebesar Rp680 ribu.

    Kami membuat ulasan terkait hal itu dalam sebuah artikel berjudul “[Cek Fakta] Setiap Pemilik KTP Elektronik Dapat Rp680 Ribu Kompensasi #DiRumahSaja? Ini Faktanya. Dari artikel itu, kesimpulannya adalah narasi beserta link tersebut masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa pemilik SIM C dan SIM A akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp900 ribu setiap bulan, adalah salah. Faktanya pranala atau link yang disertakan dalam narasi itu terkait dengan guyonan.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Satire merupakan konten berunsur parodi atau sarkasme yang dibuat untuk menyindir atau mengkritik pihak tertentu. Satire tidak termasuk konten yang membahayakan, tetapi bisa mengecoh karena sebagian masyarakat menganggap informasi dalam satire sebagai kebenaran.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [Cek Fakta] Video Alfian Tanjung Sebut Vaksin dari Saripati Anjing, Monyet dan Babi? Ini Faktanya

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 23/01/2021

    Berita

    Pada proses pembuatan vaksin dpt-hbv-ipv apakah bersinggungan dengan babi

    pernyataan Alfian terkait vaksin. Dia menyebut vaksin berasal dari tripsin atau enzim atau saripati binatang tertentu.
    Vaksin mengandung babi
    Kandungan babi dalam vaksin
    Vaksin dari Sari Pati anjing babi
    Vaksin lemak babi
    Vaksin dr kera
    Vaksin monyet
    Vaksin lemak babi
    Tehnik pembuatan vaksin
    Apa betul vaksin berasal dari lemak babi
    Pembuatan vaksin dari lemak babi
    Pembuatan vaksin dari lemak babi

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran kami, klaim bahwa vaksin berasal dari tripsin atau saripati anjing, monyet dan babi, adalah salah. Faktanya, PT Bio Farma (Persero), perusahaan yang dikenal sebagai pembuat vaksin di Indonesia telah memberikan klarifikasi.

    PT Bio Farma menegaskan tripsin bukan bahan pembuat vaksin. Tripsin hanya digunakan untuk harvest sel atau panen yang digunakan untuk media virus.

    Tripsin kemudian dibuang dan ada proses pencucian. Kemudian dilakukan pelarutan dengan air dalam jumlah yang sangat besar.

    Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin pemakaian darurat atau emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok. Izin bisa terbit salah satunya karena tercapainya efikasi di atas 50 persen.
    Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok. Keputusan ini ditetapkan setelah Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menggelar rapat komite fatwa.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa vaksin berasal dari tripsin atau saripati anjing, monyet dan babi, adalah salah. Faktanya, PT Bio Farma (Persero), perusahaan yang dikenal sebagai pembuat vaksin Indonesia telah memberikan klarifikasi.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Medcom.id
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [Cek Fakta] Jokowi Bantah Indonesia Pernah Berutang, hanya Pinjaman Luar Negeri? Ini Faktanya

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/01/2021

    Berita

    Sembunyikan hutang
    Jokowi sembunyikan hutang
    facebook Andi yang mengunggah tangkapan layar artikel "Pidato Lengkap Jokowi, Negara Kita Tidak Pernah Berutang, Hanya melakukan Pinjaman Luar Negeri". Artikel itu diterbitkan Kompas.com pada Selasa 31 Maret 2020 pukul 16.27 WIB. Ia mengunggah narasi lanjutan. "Pantesan mudik sama pulang kampung itu beda. Saya akan tuntut guru bahasa indonesia waktu sekolah dulu," kata akun Andi, Senin 27 April 2020.

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia tidak pernah berutang, hanya melakukan pinjaman luar negeri, adalah salah. Faktanya artikel tersebut merupakan suntingan.

    Kami menelusuri laman Kompas.com, artikel tersebut bukan pidato Jokowi terkait utang dan pinjaman luar negeri. Namun artikel yang terbit pada Selasa 31 Maret 2020 pukul 16.27 WIB itu merupakan pidato Jokowi terkait PSBB, listrik gratis hingga keringanan kredit.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia tidak pernah berutang, hanya melakukan pinjaman luar negeri, adalah salah. Faktanya artikel tersebut merupakan suntingan.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini