“Mereka yang bekerja antara tahun 1990 dan 2019 memiliki hak untuk menarik Rp 21.500.000,00 dari Bank Indonesia. Cari tahu apakah nama Anda ada dalam daftar orang-orang yang memiliki hak untuk menarik dana ini
https://socialdraw.top/idbank”
[SALAH] Pekerja dari Tahun 1990-2019 Bisa Tarik Tunai Rp21 Juta dari Bank Indonesia
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 18/11/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan pekerja dari tahun 1990-2019 bisa menarik uang tunai dari Bank Indonesia sebesar Rp21 juta, dalam pesan tersebut juga disertai link untuk mengetahui daftar nama yang memiliki hak menarik dana tersebut.
Dari hasil penelusuran, informasi yang sama juga pernah beredar pada tahun 2019, hanya saja pada pesan itu penarikan tunai dilakukan di Kantor Perwakilan BI Sulteng.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Madjid Ikram menegaskan informasi mengenai hak penarikan uang senilai Rp21,5 juta bagi pekerja yang bekerja sejak 1990-2019 di Kantor Perwakilan BI Sulteng tidak benar.
Melansir dari sulteng.antaranews.com, dirinya mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Sulteng yang menerima pesan berantai berisi info tersebut, baik melalui aplikasi berbagi pesan dalam jaringan (daring) seperti WhatsApp maupun melalui Short Message Service (SMS) agar tidak mempercayai bahkan sampai membuka link yang tertera pada pesan itu.
“Dampak jika membuka link fake, satu bisa mencuri data dan password di handphone yang gunakan saat membuka link itu, dua bisa menggoda orang untuk mengisi data-data pribadi seperti password dan pin ATM,” jelansnya.
Atas penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa informasi pekerja dari tahun 1990-2019 bisa menarik uang tunai dari Bank
Dari hasil penelusuran, informasi yang sama juga pernah beredar pada tahun 2019, hanya saja pada pesan itu penarikan tunai dilakukan di Kantor Perwakilan BI Sulteng.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Madjid Ikram menegaskan informasi mengenai hak penarikan uang senilai Rp21,5 juta bagi pekerja yang bekerja sejak 1990-2019 di Kantor Perwakilan BI Sulteng tidak benar.
Melansir dari sulteng.antaranews.com, dirinya mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Sulteng yang menerima pesan berantai berisi info tersebut, baik melalui aplikasi berbagi pesan dalam jaringan (daring) seperti WhatsApp maupun melalui Short Message Service (SMS) agar tidak mempercayai bahkan sampai membuka link yang tertera pada pesan itu.
“Dampak jika membuka link fake, satu bisa mencuri data dan password di handphone yang gunakan saat membuka link itu, dua bisa menggoda orang untuk mengisi data-data pribadi seperti password dan pin ATM,” jelansnya.
Atas penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa informasi pekerja dari tahun 1990-2019 bisa menarik uang tunai dari Bank
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Rizky Maulana (Universitas Bina Sarana Informatika).
Informasi serupa juga pernah tersebar di Sulawesi Tengah pada tahun 2019 lalu. Namun hal tersebut telah dibantah oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Madjid Ikram yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Informasi serupa juga pernah tersebar di Sulawesi Tengah pada tahun 2019 lalu. Namun hal tersebut telah dibantah oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Madjid Ikram yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Rujukan
[SALAH] Link Bagi GoPay Gratis di Telegram
Sumber: Telegram.comTanggal publish: 18/11/2020
Berita
adis @guademenmakan
https://t.me/ModalUsahaabot?start=r0270680047
yg punya tele, pencet start deh, bisa dpt gopay gratis
(berikut tulisan dalam link)
Cara Mendapatkan
GOPAY
GRATIS
vasiota.com
GOPAY Gratis
@ModalUsahaaboot
Gopay
Send Message
https://t.me/ModalUsahaabot?start=r0270680047
yg punya tele, pencet start deh, bisa dpt gopay gratis
(berikut tulisan dalam link)
Cara Mendapatkan
GOPAY
GRATIS
vasiota.com
GOPAY Gratis
@ModalUsahaaboot
Gopay
Send Message
Hasil Cek Fakta
Telah beredar di Twitter link Telegram untuk mendapatkan uang elektronik GoPay gratis. Salah satu akun twitter yang membagikan link tersebut adalah @guademenmakan.
Selain akun yang disebutkan ada akun-akun lain yang membagikan link palsu tersebut.
Bersumber dari kompas.com pihak GoPay telah memberikan keterangan bahwa link Telegram untuk mendapatkan GoPay gratis tersebut adalah HOAX.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa link bagi GoPay gratis melalui Telegram adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN PALSU.
Selain akun yang disebutkan ada akun-akun lain yang membagikan link palsu tersebut.
Bersumber dari kompas.com pihak GoPay telah memberikan keterangan bahwa link Telegram untuk mendapatkan GoPay gratis tersebut adalah HOAX.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa link bagi GoPay gratis melalui Telegram adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN PALSU.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga)
Pihak Gojek telah mengklarifikasi bahwa link untuk mendapatkan GoPay gratis Telegram adalah HOAX.
Pihak Gojek telah mengklarifikasi bahwa link untuk mendapatkan GoPay gratis Telegram adalah HOAX.
Rujukan
[SALAH] Menggunakan Masker Sebabkan Infeksi Staph
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 18/11/2020
Berita
“Staph infection from mask wearing think twice”
Terjamahan ke bahasa Indonesia:
“Infeksi Staph akibat pemakaian masker pikirkan dua kali”
Terjamahan ke bahasa Indonesia:
“Infeksi Staph akibat pemakaian masker pikirkan dua kali”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah postingan disertakan foto yang diunggah oleh akun Har Hari Khalsa pada 24 Oktober 2020. Dalam postingan tersebut terdapat sebuah foto seorang wanita dengan narasi bahwa memakai masker dapat menyebabkan infeksi Staph. Postingan ini dibagikan sebanyak 295 kali.
Berdasarkan penulusuran menggunakan mesin pencari Google dengan kata kunci ‘mask wearing cause staph’ ditemukan sebuah artikel dari USA TODAY pada tanggal 18 September 2020 dengan judul “Fact check: Staph infections are common and aren’t caused by face masks” yang menyatakan bahwa klaim penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar.
Dr. Zaineb Makhzoumi, asisten profesor dan kepala bedah dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, mengatakan kepada USA TODAY bahwa infeksi Staph “sangat umum”.
Makhzoumi juga menyatakan bahwa klaim yang menyebut penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar.
“Kami tidak pernah melihat atau mendengar atau memiliki hubungan antara penggunaan masker dan infeksi Staph,” katanya dilansir dari USA TODAY.
Hoaks ini pernah dibahas di Turn Back Hoax pada tanggal 31 Agustus 2020 dengan judul “[SALAH] Masker dapat Menyebabkan Infeksi Staph”.
Dengan demikian, narasi yang menyatakan penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berdasarkan penulusuran menggunakan mesin pencari Google dengan kata kunci ‘mask wearing cause staph’ ditemukan sebuah artikel dari USA TODAY pada tanggal 18 September 2020 dengan judul “Fact check: Staph infections are common and aren’t caused by face masks” yang menyatakan bahwa klaim penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar.
Dr. Zaineb Makhzoumi, asisten profesor dan kepala bedah dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, mengatakan kepada USA TODAY bahwa infeksi Staph “sangat umum”.
Makhzoumi juga menyatakan bahwa klaim yang menyebut penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar.
“Kami tidak pernah melihat atau mendengar atau memiliki hubungan antara penggunaan masker dan infeksi Staph,” katanya dilansir dari USA TODAY.
Hoaks ini pernah dibahas di Turn Back Hoax pada tanggal 31 Agustus 2020 dengan judul “[SALAH] Masker dapat Menyebabkan Infeksi Staph”.
Dengan demikian, narasi yang menyatakan penggunaan masker dapat menyebabkan infeksi Staph adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Muhammad Padhliansyah (Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin)
Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, penggunaan masker tidak menyebabkan infeksi Staph dan tidak ditemukan data korban yang terinfeksi Staph melalui penggunaan masker.
Selengkapnya di bagian penjelasan.
Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, penggunaan masker tidak menyebabkan infeksi Staph dan tidak ditemukan data korban yang terinfeksi Staph melalui penggunaan masker.
Selengkapnya di bagian penjelasan.
Rujukan
[SALAH] “Dugem pesta kawinan?”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 18/11/2020
Berita
Beredar sebuah postingan pada Akun “ꦩꦸꦂꦠꦝ” (twitter.com/MurtadhaOne1), ditampilkan suasana pesta perkawinan dengan Dugem dan sudah dibagikan 30 kali per arsip dibuat.
dugem pesta perkawinan
dugem pesta perkawinan
Hasil Cek Fakta
- SUMBER membangun kesimpulan keliru, mengaitkan video unggahan BULAN LALU dengan acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS) yang berlangsung pada BULAN INI (November 2020).
- Tangkapan layar oleh Warganet cuitan yang sebelumnya oleh SUMBER yang sudah tidak bisa diakses per artikel ini disusun.
- Per artikel periksa fakta ini disusun pengguna tersebut sudah TIDAK ada di TikTok.
- UrleBird: “Balas @najwamahri ini cuplikan video resepsinya ya? #fyp #foryoupage #arabwedding” (hanya thumbnail, TANPA video).
- Wolipop: “Resepsi pernikahan yang berlangsung pada Minggu, 15 November 2020”.
- Tangkapan layar oleh Warganet cuitan yang sebelumnya oleh SUMBER yang sudah tidak bisa diakses per artikel ini disusun.
- Per artikel periksa fakta ini disusun pengguna tersebut sudah TIDAK ada di TikTok.
- UrleBird: “Balas @najwamahri ini cuplikan video resepsinya ya? #fyp #foryoupage #arabwedding” (hanya thumbnail, TANPA video).
- Wolipop: “Resepsi pernikahan yang berlangsung pada Minggu, 15 November 2020”.
Rujukan
- httpfirstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”
- http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),
- http://bit.ly/2rhTadC. “#JanjiKompeni” @ twitter.com Replying to @MurtadhaOne1: “Kasian amat cara cari makan lo”
- https://archive.md/wZULY (arsip cadangan). twitter.com: “This account’s Tweets are protected. Only confirmed followers have access to @malikamahri2’s Tweets and complete profile. Click the “Follow” button to send a follow request.”
- https://archive.md/aXThD (arsip cadangan). google.com: “tiktok aaakila.m”
- https://bit.ly/3kAMIY8 /
- https://archive.md/5rQ9O (arsip cadangan). tiktok.com: “Couldn’t find this account”
- https://bit.ly/3kJpPlj /
- https://archive.md/vBliA (arsip cadangan). urlebird.com: “Posted 1 month ago”
- https://bit.ly/2KfPPbn /
- https://bit.ly/3feoRwb (arsip cadangan). “MangkuThinks ✳ ??” @ twitter.com: “Oooo parti nya mereka kaya gini…..jadi bakal party tahun baru dimana kita?”
- https://archive.md/rNiOd (arsip cadangan). wolipop.detik.com: “Pernikahan Jadi Kontroversi, Ini Gaya Putri Habib Rizieq Saat Jadi Pengantin”
- https://bit.ly/3kGGoyq /
- https://archive.md/gHHCn (arsip cadangan).
Halaman: 7215/8695



