[SALAH] Angkut 100 Prajurit TNI, Pesawat Hercules Jatuh di Papua
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 13/11/2020
Berita
Beredar pesan berantai di grup Whatsapp yang menyebutkan telah terjadi kecelakaan pesawat hercules yang membawa 100 prajurit TNI di wilayah Papua pada tanggal 09 November 2020, serta merinci jumlah korban luka dan meninggal.
Hasil Cek Fakta
Informasi tersebut salah. Faktanya, foto bangkai pesawat tersebut merupakan kecelakaan pesawat pada tahun 2016 lalu yang terjadi di sekitar Gunung Lisuwa, Kampung Maima, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya.
Dilansir dari detik.com dan lenteratoday.com, Informasi kecelakaan pesawat ternyata adalah kabar bohong (hoax). Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad mengatakan semua pesawat dalam kondisi aman. Mayjen Achmad Riad mengatakan foto-foto yang beredar merupakan peristiwa kecelakaan pada 2016.
“Selamat siang rekan rekan, terkait info tersebut adalah tidak benar. Saya sudah cross check dengan Asintel Kasau jawabannya ‘Semua pesawat aman’. Gambar tersebut menunjukkan nomor lambung sama dengan kejadian kecelakaan tahun 2016. Terima kasih,” ungkap Mayjen Achmad Riad.
Hal senada disampaikan Danlanud Silas Papare Jayapura, Marsma Budhi Achmadi. Dia mengatakan tak ada kecelakaan pesawat dan gambar yang beredar merupakan foto lama.
“Hoax (ada kecelakaan pesawat). Foto-foto semua tidak betul. Iya foto-foto lama,” katanya.
Dengan demikian, informasi yang menyebutkan bahwa pesawat hercules membawa 100 prajurit TNI dan terjatuh di wilayah Papua adalah salah dan merupakan konten yang salah.
Dilansir dari detik.com dan lenteratoday.com, Informasi kecelakaan pesawat ternyata adalah kabar bohong (hoax). Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad mengatakan semua pesawat dalam kondisi aman. Mayjen Achmad Riad mengatakan foto-foto yang beredar merupakan peristiwa kecelakaan pada 2016.
“Selamat siang rekan rekan, terkait info tersebut adalah tidak benar. Saya sudah cross check dengan Asintel Kasau jawabannya ‘Semua pesawat aman’. Gambar tersebut menunjukkan nomor lambung sama dengan kejadian kecelakaan tahun 2016. Terima kasih,” ungkap Mayjen Achmad Riad.
Hal senada disampaikan Danlanud Silas Papare Jayapura, Marsma Budhi Achmadi. Dia mengatakan tak ada kecelakaan pesawat dan gambar yang beredar merupakan foto lama.
“Hoax (ada kecelakaan pesawat). Foto-foto semua tidak betul. Iya foto-foto lama,” katanya.
Dengan demikian, informasi yang menyebutkan bahwa pesawat hercules membawa 100 prajurit TNI dan terjatuh di wilayah Papua adalah salah dan merupakan konten yang salah.
Rujukan
[SALAH] Sampul Majalah Hidayah Bahas Kepulangan Rizieq Shihab
Sumber: FacebookTanggal publish: 12/11/2020
Berita
Sebuah gambar sampul majalah Hidayah dengan judul "Seorang Pria Berwajah Gosong Mendadak Mati Mendengar Kepulangan Habib Rizieq" beredar di media sosial.
Gambar tersebut diunggah oleh akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III pada 9 November 2020.
Gambar sampul majalah Hidayah tersebut berwarna biru. Tampak seorang pria tergeletak di kasur mengerang kesakitan. Orang-orang di sekitarnya tampak mendoakan pria tersebut.
Tedapat narasi dalam sampul majalah tersebut. Berikut narasinya:
"Seorang Pria Berwajah Gosong Mendadak Mati Mendengar Kepulangan Habib Rizieq".
"Alhamdulillah," tulis akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III.
Gambar sampul majalah Hidayah yang disebarkan akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III telah 12 kali dibagikan dan mendapat 7 komentar warganet.
Gambar tersebut diunggah oleh akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III pada 9 November 2020.
Gambar sampul majalah Hidayah tersebut berwarna biru. Tampak seorang pria tergeletak di kasur mengerang kesakitan. Orang-orang di sekitarnya tampak mendoakan pria tersebut.
Tedapat narasi dalam sampul majalah tersebut. Berikut narasinya:
"Seorang Pria Berwajah Gosong Mendadak Mati Mendengar Kepulangan Habib Rizieq".
"Alhamdulillah," tulis akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III.
Gambar sampul majalah Hidayah yang disebarkan akun Facebook Budi Zulfikri Tanjung III telah 12 kali dibagikan dan mendapat 7 komentar warganet.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri gambar sampul majalah Hidayah dengan judul "Seorang Pria Berwajah Gosong Mendadak Mati Mendengar Kepulangan Habib Rizieq".
Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Reverse Image. Hasilnya terdapat beberapa gambar serupa namun dengan judul sampul yang berbeda.
Gambar asli sampul majalah Hidayah tersebut berjudul "Liputan Khusus Tren Ruqyah di Tengah Masyarakat Modern" dan "Mulut Keluarkan Api Menjelang Ajal".
Adalah akun Twitter @majalahjadulku yang mengunggah gambar tersebut pada 23 Januari 2019 lalu.
"Hidayah 2006 #hidayah #majalahhidayah #intisari #islam #ceritaislam #jenazah #kisahnyata #kisah #islami #pondokpesantren #ponpes #santri #ceritaislami #bukuhidayah #olshop #tokobuku #perpustakaan #azab #book #jadul #lawas #ceritalama #kisahsejati #kisahinspiratif #kisahinspirasi," tulis akun Twitter @majalahjadul.
Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Reverse Image. Hasilnya terdapat beberapa gambar serupa namun dengan judul sampul yang berbeda.
Gambar asli sampul majalah Hidayah tersebut berjudul "Liputan Khusus Tren Ruqyah di Tengah Masyarakat Modern" dan "Mulut Keluarkan Api Menjelang Ajal".
Adalah akun Twitter @majalahjadulku yang mengunggah gambar tersebut pada 23 Januari 2019 lalu.
"Hidayah 2006 #hidayah #majalahhidayah #intisari #islam #ceritaislam #jenazah #kisahnyata #kisah #islami #pondokpesantren #ponpes #santri #ceritaislami #bukuhidayah #olshop #tokobuku #perpustakaan #azab #book #jadul #lawas #ceritalama #kisahsejati #kisahinspiratif #kisahinspirasi," tulis akun Twitter @majalahjadul.
Kesimpulan
Gambar sampul majalah Hidayah dengan judul "Seorang Pria Berwajah Gosong Mendadak Mati Mendengar Kepulangan Habib Rizieq" ternyata tidak benar.
Gambar tersebut telah disunting dengan menambahkan narasi yang tidak sesuai fakta sebenarnya. Konten tersebut masuk dalam kategori Palsu.
Gambar tersebut telah disunting dengan menambahkan narasi yang tidak sesuai fakta sebenarnya. Konten tersebut masuk dalam kategori Palsu.
Rujukan
[SALAH] SBY Berikan Komentar Kemenangan terkait Pemilu AS
Sumber: FacebookTanggal publish: 12/11/2020
Berita
Beredar sebuah postingan terkait pernyataan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang Pemilu AS 2020. Postingan itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.
Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Colombonud Condoyono, selain itu ada juga akun lain bernama Andre Tarore dan Lenie Sahari yang mempostingnya. Ia mengunggahnya di Facebook pada 9 November 2020.
Dalam postingannya terdapat foto dari SBY dengan tulisan "Saya sangat bahagia karena partai kita menang di Amerika."
Selain itu ia juga menambahkan narasi, "Hore demokrat menang di amerika"
Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Colombonud Condoyono, selain itu ada juga akun lain bernama Andre Tarore dan Lenie Sahari yang mempostingnya. Ia mengunggahnya di Facebook pada 9 November 2020.
Dalam postingannya terdapat foto dari SBY dengan tulisan "Saya sangat bahagia karena partai kita menang di Amerika."
Selain itu ia juga menambahkan narasi, "Hore demokrat menang di amerika"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri fakta dan tidak menemukan pernyataan dari SBY terkait Pemilu AS 2020. Pernyataan Partai Demokrat terkait Pilpres AS hanya datang dari Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal itu seperti dalam artikel Liputan6.com berjudul "AHY Ucapkan Selamat Terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS" yang tayang 8 November 2020.
Berikut isinya:
"Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyampaikan selamat atas terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Hal itu disampaikan AHY melalui akun Twitter @AgusYudhoyono pada Sabtu malam 7 November 2020.
"Selamat Amerika atas terpilihnya Presiden baru @Joebiden; yang diusung Partai Demokrat AS. Kemenangan Biden memberikan harapan bagi tatanan dunia baru yang mempersatukan keberagaman dan mengakhiri politik identitas yang membelah umat manusia," tulis AHY.
AHY mengaku memantau terus proses penghitungan suara Pilpres AS. Dia menilai, proses penghitungan suara berjalan cukup seru, menegangkan, dan saling kejar-mengejar baik popular votes, maupun electoral votes dari tiap negara bagian.
"Saya apresiasi semangat rakyat Amerika utk ikuti pesta demokrasi, meski dlm suasana pandemi Covid-19. Penyelenggaraan Pemilu AS cukup baik & bisa akomodir preferensi pemilih dlm berikan suaranya, baik mll mail-in voting atau in-person voting," tulis AHY.
Sebagai bangsa yang memiliki kecintaan terhadap demokrasi, kata AHY, pemilu di AS tentu menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat Indonesia untuk bisa menyelenggarakan pesta demokrasi dengan baik. Apalagi, Desember 2020 ini, Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak.
"Sekali lagi, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Joe Biden & Kamala Harris sbg Presiden & Wakil Presiden AS periode 2020-2024. Semoga kebangkitan Partai Demokrat AS menambah semangat baru bagi kebangkitan Partai Demokrat di Indonesia pada masa kini & mendatang," tulis AHY.
AHY berharap, terpilihnya Joe Biden sebagai presiden mampu meningkatkan hubungan bilateral serta kerja sama dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Khususnya dalam upaya besar mengatasi krisis Covid-19 & krisis ekonomi global saat ini. Juga dalam isu-isu ttg HAM, keadilan & demokrasi; Islam & Barat; perubahan iklim; serta pertahanan & keamanan," tulis AHY."
Selain itu juga terdapat artikel dari Detik.com berjudul "Seloroh AHY Harap Nasib Partai Demokrat Seperti Demokrat AS" yang tayang 7 November 2020. Berikut isinya:
"Jakarta - Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berseloroh dan berharap nasib partainya seperti Partai Demokrat di Amerika Serikat. Partai Demokrat AS diketahui kini mengusung Joe Biden, yang hampir memenangi pilpres.
"Mudah-mudahan karena namanya sama Demokrat juga, bisa, ini jokes aja, ada wartawan nggak? Kalau ada, juga nggak apa-apa. Artinya menyemangati. Karena namanya sama, warnanya sama biru juga. Mudah-mudahan hasilnya sama. Mudah-mudahan. Tapi yang diperjuangkan sama, keadilan," ujar AHY di Acara Pembukaan Kongres Pertama Ihsan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2020).
Biden, yang diusung Partai Demokrat AS, bersaing ketat dengan Donald Trump dari Partai Republik. AHY memprediksi Biden-lah yang memenangi pilpres.
"Dalam perkembangannya, saya mengikuti kemungkinan besar Joe Biden, yang merupakan capres daripada Partai Demokrat AS, bisa memenangkan election di AS," sebut AHY.
AHY menilai persaingan antara Trump dan Biden sangat sengit. Bahkan, menurutnya, AS sebagai negara superpower juga memiliki sejumlah persoalan dalam aspek ekonomi, politik, hingga sosial.
"Pilpres AS, antara Trump sebagai incumbent dari Partai Republikan dan penantangnya adalah Joe Biden dari Demokrat. Sengit. Kita tahu Amerika juga terbelah. Banyak sekali masalahnya. Padahal Amerika Serikat merupakan negara superpower di dunia ini," ucap AHY."
Hal itu seperti dalam artikel Liputan6.com berjudul "AHY Ucapkan Selamat Terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS" yang tayang 8 November 2020.
Berikut isinya:
"Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyampaikan selamat atas terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Hal itu disampaikan AHY melalui akun Twitter @AgusYudhoyono pada Sabtu malam 7 November 2020.
"Selamat Amerika atas terpilihnya Presiden baru @Joebiden; yang diusung Partai Demokrat AS. Kemenangan Biden memberikan harapan bagi tatanan dunia baru yang mempersatukan keberagaman dan mengakhiri politik identitas yang membelah umat manusia," tulis AHY.
AHY mengaku memantau terus proses penghitungan suara Pilpres AS. Dia menilai, proses penghitungan suara berjalan cukup seru, menegangkan, dan saling kejar-mengejar baik popular votes, maupun electoral votes dari tiap negara bagian.
"Saya apresiasi semangat rakyat Amerika utk ikuti pesta demokrasi, meski dlm suasana pandemi Covid-19. Penyelenggaraan Pemilu AS cukup baik & bisa akomodir preferensi pemilih dlm berikan suaranya, baik mll mail-in voting atau in-person voting," tulis AHY.
Sebagai bangsa yang memiliki kecintaan terhadap demokrasi, kata AHY, pemilu di AS tentu menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat Indonesia untuk bisa menyelenggarakan pesta demokrasi dengan baik. Apalagi, Desember 2020 ini, Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak.
"Sekali lagi, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Joe Biden & Kamala Harris sbg Presiden & Wakil Presiden AS periode 2020-2024. Semoga kebangkitan Partai Demokrat AS menambah semangat baru bagi kebangkitan Partai Demokrat di Indonesia pada masa kini & mendatang," tulis AHY.
AHY berharap, terpilihnya Joe Biden sebagai presiden mampu meningkatkan hubungan bilateral serta kerja sama dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Khususnya dalam upaya besar mengatasi krisis Covid-19 & krisis ekonomi global saat ini. Juga dalam isu-isu ttg HAM, keadilan & demokrasi; Islam & Barat; perubahan iklim; serta pertahanan & keamanan," tulis AHY."
Selain itu juga terdapat artikel dari Detik.com berjudul "Seloroh AHY Harap Nasib Partai Demokrat Seperti Demokrat AS" yang tayang 7 November 2020. Berikut isinya:
"Jakarta - Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berseloroh dan berharap nasib partainya seperti Partai Demokrat di Amerika Serikat. Partai Demokrat AS diketahui kini mengusung Joe Biden, yang hampir memenangi pilpres.
"Mudah-mudahan karena namanya sama Demokrat juga, bisa, ini jokes aja, ada wartawan nggak? Kalau ada, juga nggak apa-apa. Artinya menyemangati. Karena namanya sama, warnanya sama biru juga. Mudah-mudahan hasilnya sama. Mudah-mudahan. Tapi yang diperjuangkan sama, keadilan," ujar AHY di Acara Pembukaan Kongres Pertama Ihsan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2020).
Biden, yang diusung Partai Demokrat AS, bersaing ketat dengan Donald Trump dari Partai Republik. AHY memprediksi Biden-lah yang memenangi pilpres.
"Dalam perkembangannya, saya mengikuti kemungkinan besar Joe Biden, yang merupakan capres daripada Partai Demokrat AS, bisa memenangkan election di AS," sebut AHY.
AHY menilai persaingan antara Trump dan Biden sangat sengit. Bahkan, menurutnya, AS sebagai negara superpower juga memiliki sejumlah persoalan dalam aspek ekonomi, politik, hingga sosial.
"Pilpres AS, antara Trump sebagai incumbent dari Partai Republikan dan penantangnya adalah Joe Biden dari Demokrat. Sengit. Kita tahu Amerika juga terbelah. Banyak sekali masalahnya. Padahal Amerika Serikat merupakan negara superpower di dunia ini," ucap AHY."
Kesimpulan
Postingan pernyataan SBY soal Pemilu AS adalah tidak benar. Partai Demokrat mengeluarkan pernyataan melalui Ketumnya, AHY dan hanya berisi ucapan selamat pada Joe Biden dan Kamala Harris.
Rujukan
[SALAH] Video Pidato Anti-Islam di Parlemen Perancis
Sumber: twitter.comTanggal publish: 12/11/2020
Berita
Akun Twitter @ha_kafir_hu (पोद्दार अजय #TPN) menulis cuitan yang diunggah pada 1 November 2020. Cuitan tersebut menyebarluaskan informasi bahwa tautan video yang dilampirkan dalam cuitan tersebut merupakan pidato dari salah satu anggota parlemen di Perancis baru-baru ini. Cuitan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 69 kali. Selain itu, terdapat 118 orang yang telah menyukai, diikuti dengan 6 orang memberikan komentar.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, video ini pernah diunggah pada akun VBFLIX pada 20 Oktober 2020. Video tersebut diikuti dengan narasi dalam Bahasa Belanda yang memberitahukan bahwa Filip Dewinter, politisi sayap kanan di Belgia, menyatakan pendapatnya di Plenary House pada tahun 2015 tentang Quran yang dianggap sebagai sumber kejahatan dan nilai-nilai radikalisme. Berita serupa juga dimuat dalam portal berita nasional Turki berjudul “The racist leader insulted the Quran in parliament!”.
Selain itu, kejadian tersebut juga ditulis dalam website aa.com.tr pada bagian Politik yang berjudul “Flemish extreme-right politician insults Quran” di mana Filip Dewinter dicap sebagai rasis dan anti-Islam pasca aksinya di Parlemen Belgia tersebut. Berita tersebut diterbitkan pada 22 Januari 2015.
Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @ha_kafir_hu tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap video pidato anti-Islam oleh anggota Parlemen di Belgia pada tahun 2015.
Selain itu, kejadian tersebut juga ditulis dalam website aa.com.tr pada bagian Politik yang berjudul “Flemish extreme-right politician insults Quran” di mana Filip Dewinter dicap sebagai rasis dan anti-Islam pasca aksinya di Parlemen Belgia tersebut. Berita tersebut diterbitkan pada 22 Januari 2015.
Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @ha_kafir_hu tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap video pidato anti-Islam oleh anggota Parlemen di Belgia pada tahun 2015.
Rujukan
Halaman: 7228/8695

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3294354/original/070874100_1605158681-Hidayah1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3294160/original/054265800_1605149827-cek_fakta_SBY.jpg)
