Cek Fakta: Hoaks Artikel Ketua BEM SI Buat Pernyataan Menolak PSI dan Jokowi di Daerah Masing-masing
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 3 Februari 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari Kilas Jatim dengan judul sebagai berikut:
"Ketua BEM Seluruh Indonesia Membuat Pernyataan Untuk Menolak Partai PSI Dan Jokowi Di Daerah Propinsi Masing Masing"
Akun itu menambahkan narasi:
"Wilayah² lain sudah tidak mau lagi jadi pion²nya Raja Jawa dan partai PSI, hanya kami orang NTT saja yang selalu mendambakan raja Jawa ini"
Lalu benarkah postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman Kilasjatim.com dengan foto yang sama namun dengan judul berbeda.
Dalam artikel asli berjudul "Kecam Hasil Rapat Baleg DPR yang Anulir Putusan MK, BEM SI Serukan Aksi Turun ke Jalan" dan tayang pada 22 Agustus 2024.
Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas penolakan pada Jokowi dan PSI melainkan seruan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan agar mahasiswa turun ke jalan untuk mengecam hasil rapat panitia kerja Undang-Undang Pilkada dan Badan Legislasi DPR yang menganulir putusan MK.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.
Rujukan
Hoaks Purbaya Bongkar Fakta Hidden Debt dan IKN Terancam Dijual
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Murshid 2” (arsip) pada Jum’at (30/01/2026). Dalam unggahan, terlihat gambar Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di bagian kiri depan dengan ekspresi marah dan menunjuk ke depan, sementara Joko Widodo digambarkan di bagian tengah dengan posisi menunduk dan tangan memegang kepala yang memberikan kesan sedang pusing atau tertekan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Lalu terdapat juga gambar Gibran Rakabuming Raka di sisi kanan dengan tangan terkatup seperti sedang meminta maaf. Tampak juga tokoh lain yaitu Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI di kiri belakang, dan Luhut Binsar Pandjaitan di kanan belakang.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Purbaya Naik Pitam. foto/hotline periksa fakta tirto
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Purbaya naik pitam! BUMN tergadai 3.400 hektar IKN dijual demi pelenggengan kekuasaan Gibran 2029, Jokowi diam-diam berhutang, negara dikorbankan untuk perlindungan?” Begitu narasi tertulis dalam gambar.
Dalam unggahan juga disebutkan keterangan bahwa Purbaya membuka fakta terkait utang tersembunyi (hidden debt) di era Jokowi yang selama ini tidak dibuka ke publik. Utang tersebut mengancam BUMN untuk membuka risiko privatisasi dan gadai aset negara, sehingga megaproyek Ibu Kota Nusantara diklaim berpotensi dijual untuk menutup beban utang.
Lantas, benarkah klaim yang menyebutkan Purbaya bongkar utang tersembunyi Jokowi dan sebut IKN terancam dijual?
ADVERTISEMENT
Hasil Cek Fakta
Kemudian Tirto menganalisis gambar yang ditampilkan pada unggahan, hasil analisis menggunakan Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut bukanlah gambar asli melainkan gambar manipulasi yang dibuat dengan artificial intelegent (AI) dengan probabilitias mencapai 99,8 persen.
Dilansir oleh YouTube Kompas, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pernah menyangkal informasi yang disebarkan oleh media asal Inggris “The Guardian” yang menyatakan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi "kota hantu" atau kota tak berpenghuni karena belum digunakan sebagaimana mestinya meskipun pembangunan dilakukan secara masif. Menanggapi hal itu, Purbaya justru memastikan bahwa IKN tidak akan terbengkalai karena pembangunan masih terus berjalan.
Sampai saat artikel ini ditulis belum ditemukan informasi yang menyatakan bahwa Purbaya sebut IKN akan dijual justru IKN masih dalam tahap pembangunan.
“Tapi yang jelas kita sudah setujui yang swasta yang bangun rumah di sana, ada berapa perusahaan begitu sepertinya tidak berhenti, masih jalan terus. Kita ikuti Presiden RI seperti apa,” begitu keterangan Purbaya pada 23 November 2025.
Mengutip laman resmi Kompas.com, Jokowi memang pernah menyebut menjual tanah di IKN kepada investor pada Agustus 2023 sebagai bentuk investasi untuk mendorong pertumbuhan sebuah negara. Sebab, apabila hanya menggantungkan diri pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja, pertumbuhan dinilai akan sulit dicapai. Tidak ada informasi yang membenarkan bahwa 3.400 hektar tanah di IKN terancam dijual karena menutupi utang Jokowi seperti pada unggahan yang beredar.
Sebagai informasi, sebagaimana dirujuk dari artikel Tirto, hingga akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo pada tahun 2024, posisi utang Indonesia berada di angka Rp8.813 triliun. Karena itu, berdasarkan perhitungan Bright Institute, posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 diperkirakan mencapai Rp 9.645 triliun.
Dalam rangkuman artikel Tirto berjudul “Prabowo Banggakan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang di WTF”, Presiden RI Prabowo Subianto pada gelaran World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026) menyampaikan bahwa Indonesia dalam sejarah kepemimpinannya tidak pernah sekalipun gagal membayar utang. Rezim yang berkuasa selanjutnya, membayar utang rezim sebelumnya.
Dengan demikian klaim yang menyatakan Purbaya marah atau menyebutkan bahwa 3.400 hektar IKN dijual karena menutupi hidden debt Jokowi dan mendukung kekuasan Gibran pada 2029 adalah klaim yang tidak berdasar dan tidak didukung dengan informasi kredibel.
Kesimpulan
Purbaya dalam pernyataannya justru mengatakan bahwa IKN tidak akan menjadi kota hantu karena pembangunan terus berjalan. Indonesia berhasil mengatasi utang pada era Jokowi seperti dikatakan Presiden Prabowo pada World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
Rujukan
- https://www.facebook.com/murshidd2/posts/pfbid061fVo1fgm3FUR92CZZVBuewHqoEtf22YCFASDg56cNboqD5Hq9fDb3DPe99aDyAvl
- https://archive.today/Qg5Qp
- https://www.youtube.com/watch?v=RxDaLybnqoc#:~:text=Bantah%20IKN%20Bakal%20Jadi%20Kota,kompas.c...
- https://nasional.kompas.com/read/2023/08/09/11474201/jokowi-34000-hektar-lahan-di-ikn-sudah-bisa-dibeli-ini-peluang
- https://tirto.id/prabowo-banggakan-indonesia-tak-pernah-gagal-bayar-utang-di-wef-hpKY
[SALAH] Jokowi Mengaku Mendapat Sedikit dari Korupsi Kuota Haji
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/02/2026
Berita
Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Answelleh Etekeyer” pada Senin (2/2/2026) yang menampilkan tangkapan layar artikel Gelora News berjudul "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikit, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya" disertai narasi:
JUJUR AYAM APA JUJUR KACANG IJO WIII...!?
Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan tersebut telah disukai 2 kali, dan menuai 3 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar tersebut ke mesin pencarian foto Google Image Search. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel gelora.co yang diunggah Minggu (1/2/2026) berjudul “Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode" dengan tanggal tayang sama dengan konten yang disebarkan oleh akun Facebook "Answelleh Etekeyer".
Pembuat konten yang disebarkan oleh akun Facebook “Answelleh Etekeyer” memanipulasi judul artikel tersebut dengan "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikit, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya".
Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas pernyataan Jokowi terkait korupsi kuota haji. Artikel itu memuat pernyataan Jokowi yang membantah putranya Gibran Rakabuming Raka akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.
Kesimpulan
(Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)
Rujukan
[SALAH] PBB Memindahkan Kantor Pusat ke Indonesia
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 05/02/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “pasukankhususalmadi7” pada Minggu (10/1/2026) menampilkan Prabowo dan Sekjen PBB sedang berjabat tangan. Unggahan disertai narasi :
“Bagi AS PBB Adalah Beban Anggaran.
Sekjen PBB Berminat Memindahkan Kantor Pusat PBB Ke RI.
AS Keluar Dari PBB., Kantor Pusat PBB Di AS Dipindahkan Ke RI.”
Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan telah mendapatkan 8.321 tanda suka, 650 komentar dan telah dibagikan ulang 354 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan di laman Kementerian Sekretariat Negara RI “Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Sinergi Atasi Tantangan Global” pada Selasa (23/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut diketahui Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres di Markas PBB, New York, untuk membahas penguatan kerja sama multilateral dan perdamaian dunia. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia mendukung solusi dua negara bagi Palestina serta kesiapan berkontribusi dalam misi perdamaian PBB, termasuk di Gaza. Pertemuan ini dilakukan setelah Prabowo menghadiri konferensi internasional tingkat tinggi terkait penyelesaian damai konflik Palestina.
Selanjutnya, TurnBackHoax melakukan penelusuran lanjutan dengan memasukkan kata kunci “PBB memindahkan kantor pusat ke Indonesia” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.



.png)