Cek Fakta: Pesan Berantai Waspada Rampok di Tengah Wabah Corona, Ini Faktanya
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 23/07/2020
Berita
Apa benar himbauan Polda Jabar tentang perampokan dengan modus semprot anti corona?
Hasil Cek Fakta
Cek fakta Liputan6.com menelusuri kebenaran pesan berantai yang viral tersebut. Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari google dengan memasukkan kata kunci "perampokan corona".
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai imbauan polisi di Aceh mengenai modus perampokan di tengah mewabahnya virus corona.
Liputan6.com mendapat keterangan dari Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Ery Apriyono. Ia membenarkan bahwa pihaknya mengeluarkan imbauan kepada warga agar waspada terhadap modus perampokan yang menyamar sebagai petugas medis virus corona.
"Sifatnya imbauan dari Polri," kata Ery kepada Liputan6.com, Selasa (10/3/2020).
Ery menambahkan, hingga kini pihaknya belum menemukan adanya kasus perampokan dengan modus menyamar sebagai petugas medis. Namun, masyarakat tetap diminta waspada. Ery memastikan bahwa pesan berantai yang sudah terlanjur viral itu bukan bersumber dari Polri.
"Sejauh ini belum ada," ucap dia.
Ery kemudian memberikan siaran pers yang berisi tentang imbauan antisipasi perampokan bermodus tenaga medis penyakit corona. Berikut isinya:
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH ACEH
BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
SIARAN PERS
TENTANG :
POLDA ACEH HIMBAU ANTISIPASI KEJAHATAN BARU, PURA-PURA JADI TENAGA MEDIS PENYAKIT CORONA
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya, Senin (9/3), menyebutkan saat ini ada modus kejahatan baru dengan berpura-pura jadi tenaga kesehatan (medis), padahal tujuannya untuk melakukan kejahatan seperti perampokan atau pencurian.
Ini sudah terjadi di daerah lain di luar Aceh. Mereka menyamar berpura-pura menjadi tenaga medis datang ke rumah-rumah masyarakat dengan alasan untuk melakukan penyemprotan terhadap virus COVID 19 atau virus Corana, setelah itu baru melakukan aksi kejahatan baik perampokan atau pencurian, kata Kabid Humas.
Kabid Humas menghimbau masyarakat bila ada tamu yang datang ke rumah yang mencurigakan segera laporkan kepada tetangga atau kepala desa atau perangkat desa lainnya. Dan bila perlu laporkan kepada pihak keamanan terdekat, kata Kabid Humas.
Selain itu, pihak Kepolisian dalam hal ini adalah Dit Samapta bersama jajarannya seiring dengan ada modus operandi kejahatan baru ini akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan ini, kata Kabid Humas lagi.
Banda Aceh, 9 Maret 2020
Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Aceh
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai imbauan polisi di Aceh mengenai modus perampokan di tengah mewabahnya virus corona.
Liputan6.com mendapat keterangan dari Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Ery Apriyono. Ia membenarkan bahwa pihaknya mengeluarkan imbauan kepada warga agar waspada terhadap modus perampokan yang menyamar sebagai petugas medis virus corona.
"Sifatnya imbauan dari Polri," kata Ery kepada Liputan6.com, Selasa (10/3/2020).
Ery menambahkan, hingga kini pihaknya belum menemukan adanya kasus perampokan dengan modus menyamar sebagai petugas medis. Namun, masyarakat tetap diminta waspada. Ery memastikan bahwa pesan berantai yang sudah terlanjur viral itu bukan bersumber dari Polri.
"Sejauh ini belum ada," ucap dia.
Ery kemudian memberikan siaran pers yang berisi tentang imbauan antisipasi perampokan bermodus tenaga medis penyakit corona. Berikut isinya:
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH ACEH
BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
SIARAN PERS
TENTANG :
POLDA ACEH HIMBAU ANTISIPASI KEJAHATAN BARU, PURA-PURA JADI TENAGA MEDIS PENYAKIT CORONA
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya, Senin (9/3), menyebutkan saat ini ada modus kejahatan baru dengan berpura-pura jadi tenaga kesehatan (medis), padahal tujuannya untuk melakukan kejahatan seperti perampokan atau pencurian.
Ini sudah terjadi di daerah lain di luar Aceh. Mereka menyamar berpura-pura menjadi tenaga medis datang ke rumah-rumah masyarakat dengan alasan untuk melakukan penyemprotan terhadap virus COVID 19 atau virus Corana, setelah itu baru melakukan aksi kejahatan baik perampokan atau pencurian, kata Kabid Humas.
Kabid Humas menghimbau masyarakat bila ada tamu yang datang ke rumah yang mencurigakan segera laporkan kepada tetangga atau kepala desa atau perangkat desa lainnya. Dan bila perlu laporkan kepada pihak keamanan terdekat, kata Kabid Humas.
Selain itu, pihak Kepolisian dalam hal ini adalah Dit Samapta bersama jajarannya seiring dengan ada modus operandi kejahatan baru ini akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan ini, kata Kabid Humas lagi.
Banda Aceh, 9 Maret 2020
Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Aceh
Kesimpulan
Pesan berantai berisi imbauan aksi perampokan di tengah mewabahnya virus corona diduga berasal dari sumber yang tidak terverifikasi.
Polri sebagai aparat penegak hukum tidak pernah menerbitkan imbauan melalui pesan berantai. Namun, Polri tetap meminta masyarakat waspada terhadap aksi kejahatan di tengah mewabahnya virus corona.
Polri sebagai aparat penegak hukum tidak pernah menerbitkan imbauan melalui pesan berantai. Namun, Polri tetap meminta masyarakat waspada terhadap aksi kejahatan di tengah mewabahnya virus corona.
Rujukan
[SALAH] Megawati Anak Pungut Soekarno
Sumber: facebook.comTanggal publish: 23/07/2020
Berita
Akun Facebook bernama Akang Didi mengunggah status pada grup Facebook ‘MANUSIA MERDEKA’ pada tanggal 20/07/2020 berupa layar tangkap thumbnailvideo Youtube yang menyebut Megawati sebagai anak pungut Presiden Soekarno.
Berikut kutipan narasinya:
“RACHMAWATI BUNGKAM MU.LUT MAK BANTENG SOAL RUU BPIP. BILANG SAMA MEGAWATI JANGAN BICARA PANCASILA DIA HANYA ANAK PUNGUT SUKARNO”
Berikut kutipan narasinya:
“RACHMAWATI BUNGKAM MU.LUT MAK BANTENG SOAL RUU BPIP. BILANG SAMA MEGAWATI JANGAN BICARA PANCASILA DIA HANYA ANAK PUNGUT SUKARNO”
Hasil Cek Fakta
Dalam video yang tersebut, terdapat cuplikan pernyataan Rachmawati tentang RUU BPIP yang mengatakan “… ini peluang masuknya ideologi lain. Jadi jangan bicara Megawati tentang Pancasila…” namun sepanjang video tidak terdapat pernyataan yang menyebutkan Megawati sebagai anak pungut presiden Soekarno seperti yang dituliskan dalam thumbnail.
Dari informasi yang didapat melalui situs kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, dalam biografinya disebutkan bahwa Megawati adalah anak kandung kedua dari pasangan presiden Soekarno dan ibu Fatmawati. Beliau memiliki nama lahir Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri yang lahir pada tanggal 23 Januari 1947 di Yograkarta.
Pada penelusuran Kompas.com menyebutkan Megawati lahir di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta, kala itu sedang terjadi agresi militer Belanda dan ibunya Fatmawati sedang hamil tua. Ibu Fatmawati kemudian diharuskan untuk mandiri mengurus anak-anak karena Soekarno-Hatta sedang dalam masa pengasingan ke pulau Bangka dan keluarganya tidak diperkenankan ikut.
Dari informasi yang didapat melalui situs kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, dalam biografinya disebutkan bahwa Megawati adalah anak kandung kedua dari pasangan presiden Soekarno dan ibu Fatmawati. Beliau memiliki nama lahir Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri yang lahir pada tanggal 23 Januari 1947 di Yograkarta.
Pada penelusuran Kompas.com menyebutkan Megawati lahir di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta, kala itu sedang terjadi agresi militer Belanda dan ibunya Fatmawati sedang hamil tua. Ibu Fatmawati kemudian diharuskan untuk mandiri mengurus anak-anak karena Soekarno-Hatta sedang dalam masa pengasingan ke pulau Bangka dan keluarganya tidak diperkenankan ikut.
Kesimpulan
Dari hasil penelusuran di atas, klaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merupakan anak pungut Presiden pertama RI Soekarno adalah salah. Faktanya, Megawati merupakan anak kandung Presiden pertama RI Soekarno. Rachmawati dalam cuplikan video tidak pernah menyatakan hal demikian. Sehingga informasi tersebut masuk kategori Konten yang Menyesatkan.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/07/23/salah-megawati-anak-pungut-soekarno/
- https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/biography/?box=detail&presiden_id=5&presiden=megawati
- https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/family/?box=detail&id=17&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=&presiden_id=5&presiden=megawati
- https://travel.kompas.com/read/2019/06/09/073931427/5-fakta-tentang-istana-kepresidenan-gedung-agung-yogyakarta?page=all
- https://www.viva.co.id/siapa/read/98-megawati-soekarnoputri
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/aNradn6K-megawati-disebut-cuma-anak-pungut-bung-karno-ini-faktanya
[SALAH] “BIARKAN PRIBUMI YANG BEKERJA”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 23/07/2020
Berita
Akun Facebook Sidiq Purnomo atau @sidik.purnomo.58 mengunggah dua (2) foto yang di dalamnya terdapat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan beberapa pria asing dan juga beberapa pria berpakaian pegawai negeri sipil (PNS).
Pada unggahan foto tersebut ditambahkan narasi “BIARKAN PRIBUMI YANG BEKERJA” dan keterangan “Ingat ya “PRIBUMI” yang dimaksud kadrun ini….”.
Pada unggahan foto tersebut ditambahkan narasi “BIARKAN PRIBUMI YANG BEKERJA” dan keterangan “Ingat ya “PRIBUMI” yang dimaksud kadrun ini….”.
Hasil Cek Fakta
Setelah menelusuri melalui mesin pencari, diketahui unggahan foto dengan narasi serta keterangan yang dibuat akun Facebook Sidiq Purnomo adalah salah atau keliru.
Aslinya foto tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark dan Country Director World Bank yang mengunjungi Pintu Air Manggarai pada Selasa, 30 Januari 2018 lalu. Foto dan narasi lengkapnya adalah berikut:
“Mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark dan Country Director World Bank.
Indonesia memiliki komitmen untuk mengurangi sampah hingga 30 persen dan sampai plastik laut hingga 70 persen di tahun 2022. Sebagai salah satu kota di pesisir, Jakarta berkomitmen untuk melaksanakannya dengan serius.
Tetapi yang tidak kalah penting bagi kita adalah bukan soal membersihkan saja yang ada di hilir, tantangan utamanya adalalah membereskan hulunya, mulai dari mengurangi sampah yg dihasilkan sehari-hari.
Sangat mengapresiasi inisiatif dari teman-teman Norwegia dan Denmark, bersama Kemenko Kemaritiman melalui Bank Dunia yg akan membangun sinergi dalam kerjasama pengelolaan sampah di berbagai kota di Indonesia.
#SinergiMenujuIndonesiaBersih2020,” unggah akun Facebook Anies Baswedan atau @aniesbaswedan, Selasa (30/1/2018).
Unggahan akun Facebook Gubernur Anies ini juga dapat dilihat pada media daring Republika dengan judul “In Picture: Anies Cek Kondisi Sampah Pintu Air Manggarai” dan Liputan 6 dengan judul “FOTO: Anies Ajak Dubes Denmark dan Norwegia Pantau Pintu Air Manggarai”.
Dengan begitu, unggahan akun Facebook Sidiq Purnomo menurut kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft dapat disebut sebagai Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.
Aslinya foto tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark dan Country Director World Bank yang mengunjungi Pintu Air Manggarai pada Selasa, 30 Januari 2018 lalu. Foto dan narasi lengkapnya adalah berikut:
“Mengunjungi Pintu Air Manggarai bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark dan Country Director World Bank.
Indonesia memiliki komitmen untuk mengurangi sampah hingga 30 persen dan sampai plastik laut hingga 70 persen di tahun 2022. Sebagai salah satu kota di pesisir, Jakarta berkomitmen untuk melaksanakannya dengan serius.
Tetapi yang tidak kalah penting bagi kita adalah bukan soal membersihkan saja yang ada di hilir, tantangan utamanya adalalah membereskan hulunya, mulai dari mengurangi sampah yg dihasilkan sehari-hari.
Sangat mengapresiasi inisiatif dari teman-teman Norwegia dan Denmark, bersama Kemenko Kemaritiman melalui Bank Dunia yg akan membangun sinergi dalam kerjasama pengelolaan sampah di berbagai kota di Indonesia.
#SinergiMenujuIndonesiaBersih2020,” unggah akun Facebook Anies Baswedan atau @aniesbaswedan, Selasa (30/1/2018).
Unggahan akun Facebook Gubernur Anies ini juga dapat dilihat pada media daring Republika dengan judul “In Picture: Anies Cek Kondisi Sampah Pintu Air Manggarai” dan Liputan 6 dengan judul “FOTO: Anies Ajak Dubes Denmark dan Norwegia Pantau Pintu Air Manggarai”.
Dengan begitu, unggahan akun Facebook Sidiq Purnomo menurut kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft dapat disebut sebagai Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Foto yang dibagikan oleh akun Facebook Sidiq Purnomo dengan narasi “BIARKAN PRIBUMI YANG BEKERJA” dan keterangan “PRIBUMI” yang dimaksud kadrun ini….” adalah tidak benar. Konteks dari foto tersebut adalah ketika Gubernur Anies bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark dan Country Director World Bank yang mengunjungi Pintu Air Manggarai terkait rencana sinergi pengelolaan sampah di berbagai kota di Indonesia, Selasa 30 Januari 2018 lalu.
Rujukan
- http1.
- https://archive.fo/OTCqd 2.
- https://www.facebook.com/sidik.purnomo.58/posts/10220556460413319?_rdc=2&_rdr 3.
- https://web.facebook.com/aniesbaswedan/posts/1545448515492129 4.
- https://republika.co.id/berita/p3cyd8283/anies-cek-kondisi-sampah-pintu-air-manggarai 5.
- https://www.liputan6.com/news/read/3243453/foto-anies-ajak-dubes-denmark-dan-norwegia-pantau-pintu-air-manggarai
[SALAH] “Wanita bercadar di palestina sibuk berperang sedangkan wanita bercadar di indonesia sibuk selfie”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 23/07/2020
Berita
Akun Fhiraa (fb.com/fhiraa.fhiraa.96930) mengunggah sebuah foto dengan narasi sebagai berikut:
“Wanita bercadar di palestina sibuk berperang sedangkan wanita bercadar di indonesia sibuk selfie dengan caption Istiqomah tanpa batas Astaghfirullah”
“Wanita bercadar di palestina sibuk berperang sedangkan wanita bercadar di indonesia sibuk selfie dengan caption Istiqomah tanpa batas Astaghfirullah”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim bahwa foto beberapa wanita bercadar hitam mengenakan rompi loreng membawa senjata adalah warga Palestina yang ikut berperang adalah klaim yang salah.
Faktanya, foto itu bukan di Palestina. Wanita di foto itu adalah prajurit batalion pasukan khusus wanita Yaman dalam parade militer yang memperingati Revolusi 14 Oktober di Taiz, Yaman, pada 2015.
Foto yang sama, diunggah di situs Mosnad pada 14 Oktober 2015, dalam artikelnya yang berjudul “تعز تحتفل بثورة 14 اكتوبر .. انتهى الكلام” atau yang jika diterjemahkan: “Taiz merayakan revolusi 14 Oktober .. pidato telah berakhir”
Foto yang identik, diunggah di situs Yemennewsgate pada tanggal 14 Oktober 2015, di artikel berjudul “عرض عسكري مهيب للمقاومة الشعبية بتعز بمناسبة ذكرى اكتوبر – صور” atau yang jika diterjemahkan: “Parade khidmat perlawanan rakyat di Taiz pada peringatan ulang tahun Oktober – Tirus”
Artikel ini menceritakan parade militer yang digelar oleh Perlawanan Rakyat Taiz di Yaman dalam rangka peringatan Revolusi 14 Oktober. Sejumlah Brigade Al-Jaid dan Perlawanan berpartisipasi dalam parade militer itu, termasuk batalion pasukan khusus wanita.
14 Oktober merupakan hari libur nasional yang penting di Yaman yang disebut Hari Pembebasan. Pada hari tersebut, warga Yaman memperingati pemberontakan melawan Inggris di Yaman Selatan yang akhirnya mengarah pada kemerdekaan Yaman Selatan.
Faktanya, foto itu bukan di Palestina. Wanita di foto itu adalah prajurit batalion pasukan khusus wanita Yaman dalam parade militer yang memperingati Revolusi 14 Oktober di Taiz, Yaman, pada 2015.
Foto yang sama, diunggah di situs Mosnad pada 14 Oktober 2015, dalam artikelnya yang berjudul “تعز تحتفل بثورة 14 اكتوبر .. انتهى الكلام” atau yang jika diterjemahkan: “Taiz merayakan revolusi 14 Oktober .. pidato telah berakhir”
Foto yang identik, diunggah di situs Yemennewsgate pada tanggal 14 Oktober 2015, di artikel berjudul “عرض عسكري مهيب للمقاومة الشعبية بتعز بمناسبة ذكرى اكتوبر – صور” atau yang jika diterjemahkan: “Parade khidmat perlawanan rakyat di Taiz pada peringatan ulang tahun Oktober – Tirus”
Artikel ini menceritakan parade militer yang digelar oleh Perlawanan Rakyat Taiz di Yaman dalam rangka peringatan Revolusi 14 Oktober. Sejumlah Brigade Al-Jaid dan Perlawanan berpartisipasi dalam parade militer itu, termasuk batalion pasukan khusus wanita.
14 Oktober merupakan hari libur nasional yang penting di Yaman yang disebut Hari Pembebasan. Pada hari tersebut, warga Yaman memperingati pemberontakan melawan Inggris di Yaman Selatan yang akhirnya mengarah pada kemerdekaan Yaman Selatan.
Kesimpulan
Bukan di Palestina. Wanita di foto itu adalah prajurit batalion pasukan khusus wanita Yaman dalam parade militer yang memperingati Revolusi 14 Oktober di Taiz, Yaman, pada 2015.
Rujukan
Halaman: 7331/8524


