• [SALAH] Akun Whatsapp Kepala Dinkes Kota Bengkulu Meminta Transfer Uang

    Sumber: Whatsapp
    Tanggal publish: 29/05/2020

    Berita

    Beredar sebuah akun whatsapp yang megatasnamakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawaty. akun whatsapp tersebut mengirimkan pesan kepada kabid, kasi dan stafnya untuk meminta m-banking ke mereka untuk mentransfer sejumlah uang ke adik Susilawaty.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari akurat.co, Akun WhatsApp milik Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Susilawaty nyatanya dikloning dan dipakai untuk meminta uang.

    Kasus itu terungkap setelah Susilawaty dihubungi beberapa staf untuk memastikan bahwa nomor WA dengan menggunakan foto profil Susilawaty menggunakan baju dinas itu.

    ““Saya terkejut ketika kabid, kasi dan staf saya WA bahwa saya meminta M-Banking ke mereka untuk mentransfer sejumlah uang ke adik saya. Saya pastikan itu bukan WA saya meskipun foto profil yang digunakan dalam WA tersebut adalah foto saya. Saya pastikan itu palsu. Nomor WA saya hanya satu dan bukan nomor tersebut,” ujar Susilawaty dalam keterangan resmi mediacenter.bengkulukota.go.id.

    Susilawaty mengatakan setidaknya enam orang di dinasnya yang telah dikirimi pesan oleh WA itu.

    “Akun tersebut mengirim WA mengucapkan Selamat Idul Fitri, kemudian menanyakan apakah staf di dinkes memiliki Mobile Banking atau SMS Banking. Karena ragu itu saya atau bukan, staf saya kemudian menghubungi nomor WA saya yang biasa saya gunakan sehari-hari. Dan saya pastikan bahwa yang WA tersebut bukan dari saya,” ujarnya.

    Meskipun belum ada yang tertipu, Susilawaty tetap khawatir, akun kloningan tersebut menyasar kalangan di luar dinas.

    “Untuk itu saya kembali menegaskan bahwa nomor WA 085282994460 bukanlah nomor saya. Nomor saya hanya satu, yaitu 082175601467. Jika ada WA selain dari nomor saya yang ini sudah dipastikan itu bukan dari saya,” ujarnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Disebut Banyak Jamur dan Barang Kadaluwarsa, Warga Diimbau Tak ke Mal

    Sumber: Whatsapp
    Tanggal publish: 29/05/2020

    Berita

    NARASI:

    Buat temen2 yg aku sayangi… Saya hanya meng ingat kan saja ya … nanti kalau mal2 dlm waktu dekat ini akan di buka kembali … tolong jangan ke mall dulu ya …. krn pd saat mall di tutup banyak brg2 rusak dan yg berjamur …. mengerikan .

    Bukan covid 19 saja yg membunuh manusia tp jamur2 dlm ac yg terhirup oleh kita yg merusak parur2 … hati2 ya Ibu2 , apalagi pipis tikus , kacoa juga geli , makanan yg sdh 3 bln . Pokok nya jgn makan di resto yg sdh tutup berbulan2 . Hati2 ???????? ???????? tolong ya demi kesehatan kita .

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi informasi yang dianggap merugikan tersebut, pihak Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) angkat bicara. Melansir dari cnbcindonesia.com, Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan menegaskan bahwa informasi yang terdapat dalam pesan tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

    “Bohong itu, mana bisa begitu. Itu sentimen itu, kebersihan selalu kita jalan terus. Supermarket pun jalan terus. Isu ini benar-benar gila, itu hoaksnya setengah mati. Kebersihan kita jaga setiap hari, disinfektan terus,” tegasnya.

    Lebih lanjut Stefanus menjelaskan bahwa pihaknya tidak habis pikir dengan pihak-pihak yang membuat informasi tersebut. Sektor perdagangan atau pusat perbelanjaan sendiri saat ini tengah disiapkan untuk fase new normal.

    Sementara mengutip dari pemberitaan milik kumparan.com, Stefanus menuturkan jika mal akan kembali dibuka apabila sudah ada keputusan dari pemerintah setempat. Apabila hal itu terjadi, maka pihaknya akan mematuhi segala protokol kesehatan yang telah diputuskan oleh pemerintah.

    “Saya kira kalau nanti semua sudah sepakat dan itu bisa dibuka, ya moga-moga tidak terjadi lagi seperti yang kemarin-kemarin mau lebaran di pasar orang berjejal-jejal, tidak mengindahkan lagi jarak, tidak pakai masker. Saya kira ini yang harus kita sama-sama komit,” pungkas Stefanus.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Pembatasan Sosial Jakarta-Bandung Sudah Tidak Diterapkan Lagi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 29/05/2020

    Berita

    Beredar unggahan video melalui Facebook dengan narasi bahwa tol Jakarta-Bandung sudah tidak melakukan pembatasan sosial. Berikut kutipan narasinya:

    “TIDAK ADA LOCKDOWN, TIDAK ADA MASKER, LALU LINTAS TOL BANDUNG JAKARTA, JAKARTA-BANDUNG”

    bandung lockdown

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi mengenai Jakarta-Bandung sudah tidak melakukan pembatasan sosial tidak ditemukan. Artikel terkait mengenai Jakarta dan Bandung memperpanjang masa PSBB dari katadata.co.id dalam artikel berita “Jakarta & Bandung Perpanjang PSBB hingga Usai Lebaran, Kapan Berakhir?” tayang pada 20 Mei 2020.

    Melansir dari katadata.co.id, pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melanjutkan penerapan PSBB hingga 4 Juni mendatang. Dengan demikian, ibu kota resmi memasuki PSBB tahap ketiga. Sebelumnya, DKI Jakarta mulai menerapkan PSBB tahap pertama pada 10 April dan seharusnya berakhir pada 23 April, lalu diperpanjang hingga 22 Mei sebagai PSBB tahap kedua.

    Selain Jakarta, Kota Bandung yang mulanya melakukan PSBB pada 22 April hingga 15 Mei diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

    Dalam penelusuran lain, melansir dari liputan6.com, Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 menegaskan, hingga saat ini pemerintah tak melakukan relaksasi dalam kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

    “Pemerintah sampai dengan saat ini tidak melakukan relaksasi sedikit pun terkait dengan kegiatan-kegiatan PSBB,” kata Yurianto.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan tersebut, informasi mengenai pembatasan sosial sudah tidak diterapkan lagi di Jakarta-Bandung tidak benar, unggahan tersebut masuk dalam Misleading Content/Konten yang Menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “Cina RRC menyusup masuk melalui Bandara Banyuwangi. Ketahuan dan ditangkap”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/05/2020

    Berita

    Akun Lowo Ijo membagikan sebuah video yang diklaim sebagai TKA asal China tertangkap saat berusaha menyusup melalui Bandara Banyuwangi. Berikut kutipan narasinya:

    “Cina RRC menyusup masuk melalui Bandara Banyuwangi. Ketahuan dan ditangkap. ????????????✊????”

    Hasil Cek Fakta

    Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa TKA asal China itu bukan berupaya menyusup. Hal itu diketahui melalui penelusuran video mengarahkan kepada video berjudul “TKA China Menolak Pulang, Tuntut Gajinya Dibayarkan Perusahaan di Bandara Banyuwangi” di kanal Youtube Tribun Timur yang tayang pada 26 Mei 2020.

    TKA bernama Cui Changqing tersebut diketahui menolak untuk dipulangkan setelah kontrak kerjanya selesai. Ia sempat mengamuk dan menetap di Bandara Banyuwangi lantaran merasa upahnya belum dibayar oleh perusahaan yang mempekerjakannya, yakni PT Sinoma Engineering.

    Cui diketahui sempat merusak fasilitas milik Bandara Banyuwangi. Dilansir dari kumparan.com, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengaku telah mengamankan Mr Cui Changqing. Kini, aparat kepolisian juga tengah melakukan penyidikan.

    Diketahui pula, dilansir dari detik.com, Cui merasa gajinya sudah diterima agen yang memberangkatkannya sebagai TKA. Dirinya menuntut gajinya di agen diserahkan terlebih dahulu kepada dirinya.

    Pada saat negosiasi dia minta 10 ribu RMB. Itu pun langsung disanggupi oleh agen dan perusahaan, sehingga dirinya mau keluar dari kolong bus. Namun, setelah itu, Cui kembali marah-marah tak jelas. Menurut translator, dirinya meminta uang tambahan 12.100 RMB," ujar Kombes Pol Arman.

    Negosiasi alot terjadi hingga tengah malam. Cui tidak mau negosiasi dengan translator dan pihak agen serta perusahaan. Hingga akhirnya polisi memanggil penerjemah dari Banyuwangi. Setelah negosiasi, akhirnya agen dan perusahaan menyanggupi penambahan uang 12.100 RMB tersebut. Uang itu kemudian di transfer ke rekening pribadinya.

    "Namun, lantaran tidak ada keterangan gaji di rekening yang sudah ditransfer, Cui tidak mau mengakui jika itu dari agen dan perusahaan. Tapi dia mengakui ada uang masuk sebesar 12.100 RMB," tambahnya.

    Hingga akhirnya, Cui kembali meminta uang gaji itu. Sampai saat ini pun permintaan Cui tak digubris oleh agen dan perusahaannya.

    "Saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan Imigrasi. Nanti juga kita tembusi Kedutaan Besar China terkait masalah ini. Ini juga permintaan dari TKA itu," tambahnya.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan tersebut, klaim bahwa ada TKA China menyusup ke Bandara Banyuwangi dan tertangkap tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Medcom.id
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini