• [SALAH] Surat Imbauan Dinkes Kota Batam untuk Perusahaan agar Menyediakan APD

    Sumber: media sosial
    Tanggal publish: 12/04/2020

    Berita

    “PEMERINTAH KOTA BATAM

    DINAS KESEHATAN KOTA BATAM

    IL Raja Haji No.7- Sekupang. Telp. (0778) 322060, 323506, Fax. (0778) 3218S Email : dinkes@batam.go.id Website : www.batam.go.id

    SURAT HIMBAUAN

    Menindak lanjuti Himbauan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Melalui kewenangan Gubernur/Wal Kota/Bupati, Kita meminta Perusahaan-Perusahaan melakukan upaya pencegahan penyebaran dan penanganan kasus terkait Wabah Covid-19 di lingkungan kerja, Diantaranya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan dan Perundang-undangan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Maka Kami dari Dinas Kesehatan Kota Batam memberikan Surat Himbauan kepada Perusahaan-Perusahaan untuk melengkapi Fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) Untuk Pencegahan Wabah Covid-19. Dan dapat melakukan Pembelian Ke beberapa Penangung lawab / Pengurus, Dibawah ini:

    Daftar Nama Penanggung Jawab/ Pengurus

    1 HENDRA, S.Farm, Apt

    085283529617 TLP/WA

    Jam Pelayanan Rabu Tgl. 8- Jum’at Tel. 10 April 2020

    Pukul : 08.00 – 17.00 WIB

    2 SYAFITRI, S.Farm

    085271148821 TLP/WA

    Jam Pelayanan Rabu Tgl. 8- Jum’at Tel. 10 April 2020

    Pukul : 08.00 – 17.00 WIB

    Persyaratan Pembelian :

    -Harap dibuatkan Format Pembelian/ Purchase Order ( PO ) dan dapat dikirim melalui Whatsapp (WA) Ke Penanggung jawab/Pengurus diatas.

    -Pembayaran Delivery Order ( DO ) Harap dikonfirmasi Ke Penanggung lawab/Pengurus diatas.

    -Pembelan Terbatas

    -Harap melaporkan Pembellan, Sebagai bahan laporan Kami Ke Kementerian Ketenagakerjaan RI Ke Email : didikusmardaji.kdinkeskotabatam@gmail.com

    Catatan Lainnya :

    – Dibagikan ke karyawan / tenaga kerja

    -Harap digunakan dengan sebaik-baiknya

    – Membagikan ke masyarakat secara gratis sebagai bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) Dermikianlah Surat Himbauan ini Kami buat untuk dapat di patuhi dan dilaksanakan, Mari kita menghentikan penyebaran Wabah Covid-19 ini bersama sama,

    Dermikianlah Surat Himbauan ini Kami buat untuk dapat di patuhi dan dilaksanakan, Mari kita menghentikan penyebaran Wabah Covid-19 ini bersama sama, Terima kasih

    KEPALA DINAS KESEHATAN

    KOTA BATAM

    Feibina Tingkat II Ne 19660731199703 1 007

    Tembusan :

    1 Kementerian Ketenagakerjaan RI

    2 Kementerian Kesehatan RI

    3 Gubernur/Wali Kota/Bupati

    4 Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar surat yang megatasnamakan Kadinkes Kota Batam melalui media sosial dan media daring. Isi narasi dalam surat tersebut mengenai imbauan kepada perusahaan yang diminta untuk melengkapi APD bagi karyawannya dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Selain itu juga diimbau untuk membagikan ke masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

    Melalui hasil penelusuran, surat yang beredar dengan mengatasnamankan Kadinkes Kota Batam adalah palsu dan tidak benar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menegaskan, surat tersebut palsu, dirinya tidak pernah mengeluarkan surat imbauan yang mewajibkan bagi perusahaan untuk membeli APBD bagi para pekerjanya dan juga untuk dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

    Didi juga menambahkan, pihaknya sudah melaporkan atas dugaan penipuan surat imbauan palsu itu ke pihak kepolisian dan berharap semoga masyarakat tidak ada yang tertipu.

    Atas beredarnya surat yang mengatasnamankan Kadinkes Kota Batama meminta perusahaan untuk menyediakan APD bagi para karyawan dan dibagkan ke masyarakat secara gratis adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori Kontan Palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Riski Maulana (Anggota Komisariat MAFINDO BSI)

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menegaskan, dirinya tidak pernah mengeluarkan surat imbauan terkait perusahaan yang diwajibkan melengakapi APD untuk para pekerjanya. Ia pun mengaku sudah melaporkan kasus ini ke pihak yang berwenang.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Dampak PSBB, Pegawai PELNI Dibegal di Jakarta Utara

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/04/2020

    Berita

    “PSBB DIBERLAKUKAN DI JAKARTA,BEGAL & JAMBRET BERKELIARAN

    SECURITY PELNI HAMPIR TERBEGAL & SPG DIJAMBRET..PL”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar video pada akun Facebook Eman Luan Lubis diunggah pada 11 April 2020. Dalam narasinya akibat pemberlakuan PSBB di Jakarta, akibatnya menjadi momentum tindakan kriminal. Dalam tayangan video tersebut menampilkan seorang pria berseragam yang diketahui sebagai security dari PELNI bersimbah darah akibat dibegal orang yang tidak dikenal. “Hati-hati aja ya mau lewat Artha Gading mau arah Cempaka Mas, ini lagi banyak begal nih. Ini aja jam segini udah ada yang mau dibegal, mau disalip, sekuriti Pelni.” ujar salah seorang dalam video itu.

    Setelah ditelusuri dengan mesin pencari, pemberitaan dari merdeka.com diterbitkan 12 April 2020 dengan judul “Polisi Pastikan Pengendara Bersimbah Darah karena Dibegal di Jakut Hoaks.”

    Dalam narasinya menurut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, bahwa video yang tersebar di media sosial pria bersimbah darah bukan akibat korban pembegalan, informasi tersebut tidak benar, melainkan akibat kecelakaan lalu lintas. Diketahui bahwa pria yang berseragam tersebut juga bukan dari security PELNI, melainkan security dari salah satu perusahaan di Tanjung Priok.

    Penelusuran berikutnya dengam mesin pencari, ditemukan dari akun Instagram @lintas.patroli mengklarifikasi dalam unggahannya “Terkonfirmasi Hoax Video pembegalan Security PELNI di

    Arta gading arah Cempaka putih Jakarta, Jumat, 10 April 2020.

    Thxs Pantulanya bang @vin_thebadboy.dtt sangat dibutuhkan sekali bagi mimin dan netizen informasinya yang sebenarnya ??”

    Penelusuran berikutnya terkait beredar kejahatan saat PSBB, pemberitaan dari voi.id diterbitkan 8 April 2020 berjudul “Polda Metro Jaya Buka Strategi Terkait Pengamanan PSBB.”

    Dalam narasinya dijelaskan bahwa selama masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang mulai berlaku pada Jumat, 10 April, skema pengamanan pun sudah mulai disiapkan. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan patroli rutin di titik-titik rawan tindak kejahatan jalanan, seperti pencurian dan sebagainya.

    Berdasarkan data Laporan Polisi (LP) per bulan Maret 2020, tingkat kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya menurun cukup drastis. Data tersebut pun merupakan perbandingan data di bulan dan tahun sebelumnya.

    Hasil penelusuran video yang beredar di Facebook dan media sosial terkait pembegalan yang terjadi di wilayah Jakarta Utara merupakan tidak benar, faktanya pria bersimbah darah pada video tersebut akibat dari kecelakaan lalulintas. Dari Polda Metro Jaya juga sudah menyiapkan pengamanan selama PSBB. Maka video tersebut masuk kategori Misleading Content atau informasi menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Helmi Fadillah Dwi Putra (Anggota Komisariat MAFINDO IISIP)

    Beredar video pada akun Facebook Eman Luan Alas, menampilkan tayangan pria bersimbah darah di pinggir trotoar arah Artha Gading Jakarta Utara tidak benar. Faktanya Klarifikasi dari Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, bahwa pria bersimbah darah tersebut akibat kecelakaan lalu lintas.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Pasien Berstatus Positif Covid-19 di Wilayah Tiban Melarikan Diri

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/04/2020

    Berita

    Hati-hati Tiban Koperasi ada yang positif Covid-19 Blok K, Ruli, atas nama Ikhwannudin asal …. usia 25 tahun lab positif tapi pasien tidak kooperatif, tidak terbuka.

    Jadi mohon lebih hati-hari buat yang lainnya ya. Safety health kalau ke luar rumah, pakek masker karena Tiban sudah ada yang positif, untuk keluarganya sekarang masih dicari karena belum ada info ke mana.

    Semoga aja sudah ikut diisolasi ya. Awalnya korban baru pulang dari Malaysia dan periksa ke RS Elisabet terus dirujuk ke RSOB dan hasil lab positif…sekian info dari perangkat RT kami

    ===

    Hasil Cek Fakta

    Viral sebuah pesan berantai yang menyebut bahwa telah melarikan diri seorang pasien berstatus positif virus corona atau Covid-19 di wilayah Tiban, Batam. Menurut pesan yang beredar, masyarakat diminta waspada apabila ingin keluar rumah mengingat tidak diketahuinya keberadaan pasien.

    Pasca beredarnya informasi yang cukup membuat resah masyarakat Tiban tersebut, pihak terkait pun akhirnya angkat bicara. Melansir dari suryakepri.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyatakan bahwa pesan viral tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyatakan hingga saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam masih berjumlah 10 orang.

    “Belum. Masih 10 orang. Kalau bukan kami yang umumkan artinya hoaks,” tegas Didi.

    Senada dengan Kadinkes Kota Batam, pernyataan serupa juga dilontarkan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Azril Apriansyah. Azril menegaskan hingga saat ini belum terdapat penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Batam.

    “Info yang saya dapat masih seperti kemarin, belum ada penambahan yang positif. Itu belum didukung data yang benar,” jelasnya.

    Kesimpulan

    Masyarakat Tiban dikejutkan dengan viralnya sebuah pesan yang menyebut bahwa telah melarikan diri seorang pasien berstatus positif virus corona atau Covid-19 di wilayah Tiban, Batam. Namun hal tersebut mendapat bantahan langsung dari Dinas Kesehatan setempat dan petugas Percepatan Penanganan Covid-19 wilayah Batam.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Bansos PSBB Covid-19 dari Pemda DKI Jakarta Paket sembako senilai 350rb + uang tunai 150rb = 500rb rupiah”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/04/2020

    Berita

    Akun Senopati Pamungkas (fb.com/100039118371369) mengunggah sebuah foto dengan narasi sebagai berikut:

    “Penampakan bansos PSBB Covid-19 dari Pemda DKI Jakarta
    Paket sembako senilai 350rb + uang tunai 150rb = 500rb rupiah…dan sepucuk surat dari Anies Baswedan untuk warga yg dicintainya..ingat ya ini bantuan dari pemda DKI bukan dari yg lain..
    Barakallah Goodbener
    Noted : Bantuan dibagikan setiap Minggu
    https://m.detik.com/news/berita/d-4971973/anies-jamin-125-juta-keluarga-di-dki-terima-bantuan-tiap-minggu-selama-psbb“

    Di dalam foto tersebut ada bahan kebutuhan pokok (beras, minyak, gula pasir, sarden, biskuit, dan sabun batang) dan masker kain, juga disertai dengan uang tunai dan surat dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks DKI Jakarta, klaim bahwa ada uang tunai dan gula pasir dalam paket bantuan sosial Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19 DKI Jakarta Covid-19 DKI Jakarta adalah klaim yang salah.

    Dikutip dari situs data.jakarta.go.id/jalahoaks, berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks DKI Jakarta kepada Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan Humas PD. Pasar Jaya (10/04/2020), diperoleh keterangan bahwa foto tersebut adalah palsu atau hoaks. Adapun isi dari Paket Bantuan Sosial PSBB Covid-19 DKI Jakarta memang terdiri dari sejumlah bahan kebutuhan pokok namun gula pasir dan uang tunai tidak termasuk di dalam paket bantuan yang diberikan.

    Sebagai tambahan informasi, disampaikan bahwa paket bantuan sosial PSBB Covid-19 DKI Jakarta adalah terdiri dari: Beras 5 kg (1 karung), Sarden (2 kaleng), Biskuit (2 bungkus), Minyak goreng 0,9 liter (1 bungkus), Sabun mandi batang (2 buah), dan Masker kain (2 buah).

    Hal tersebut diamini oleh Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Catur Laswanto. Menurut dia, ada tujuh jenis barang yang didistribusikan kepada masyarakat.

    “Bantuan yang diberikan berupa paket komoditas bahan pangan pokok; beras 5 kilogram 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter 1 pouch, biskuit 2 bungkus, masker kain 2 pieces dan sabun mandi 2 batang,” ujar Catur kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).

    Tak ketinggalan, dalam paket bantuan itu, diselipkan juga sepucuk surat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pemberian surat ini juga pernah dilakukan Anies untuk para tenaga medis yang diinapkan di hotel.

    “Dan surat dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.

    Foto salah satu paket bantuan sosial PSBB DKI Jakarta ini juga diunggah ke laman resmi Pemprov DKI Jakarta pada Jumat, 10 April 2020 pukul 19:42. Tidak tampak adanya gula pasir dan uang tunai seperti yang terlihat di foto yang diunggah oleh sumber klaim.

    Kesimpulan

    TIDAK terdapat gula pasir dan uang tunai dalam paket bantuan sosial PSBB Covid-19 DKI Jakarta. Paket bantuan sosial PSBB Covid-19 DKI Jakarta adalah terdiri dari: Beras 5 kg (1 karung), Sarden (2 kaleng), Biskuit (2 bungkus), Minyak goreng 0,9 liter (1 bungkus), Sabun mandi batang (2 buah), dan Masker kain (2 buah).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini