Akun KP Norman Hadinegoro (fb.com/100023279872295) mengunggah sebuah foto dengan narasi sebagai berikut:
“Semarang – Tanah longsor terjadi di Tol Ungaran Semarang hingga menutup badan jalan. Pengendara dari Bawen menuju Kota Semarang sementara diminta keluar exit tol Ungaran selama penanganan.
Peristiwa terjadi Sabtu (30/5) malam ketika hujan turun. Lokasi tepatnya berada di KM 426+600 di lajur Ungaran-Semarang. Jalan tersebut langsung tertutup sepenuhnya.
“Di daerah Susukan, ketutup full,” kata Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto lewat pesan singkat kepada wartawan, Minggu (31/5/2020).”
Tebing 25 meter di tepi tol Semarang Ungaran longsor 426meter
[SALAH] Foto “Tanah longsor terjadi di Tol Ungaran Semarang hingga menutup badan jalan”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/06/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa foto yang diunggah oleh sumber adalah foto tanah longsor terjadi di Tol Ungaran Semarang hingga menutup badan jalan pada 30 Mei 2020 adalah klaim yang salah.
Foto itu bukan foto tanah longsor yang tutup Tol Ungaran Semarang pada 30 Mei 2020. Foto itu merupakan foto tanah longsor di sebuah jalan tol di Keelung, Taiwan, pada April 2010.
Tim CekFakta Tempo menelusuri foto tersebut dengan reverse image tool Source. Lewat penelusuran ini, Tempo menemukan bahwa foto itu telah beredar di internet sejak 2010. Foto itu pun bukan foto tanah longsor di Tol Ungaran Semarang.
Foto tersebut pernah diunggah ke situs Pinterest oleh akun My CTFO pada 25 April 2010. Foto ini merupakan foto tanah longsor yang terjadi di Taiwan. “Land Slide – Xizhi, Taiwan – April 25, 2010,” demikian keterangan foto yang ditulis oleh akun My CTFO.
Foto yang sama dan juga foto lain dari peristiwa yang sama namun dengan angle yang berbeda pun pernah dimuat oleh situs Chinadaily.com.cn pada 27 April 2010. Foto tersebut diberi keterangan, “Sebuah jalan raya dekat Keelung di Taiwan utara terboklir oleh tanah longsor pada Minggu (25 April 2010). Pemerintah setempat masih menyelidiki insiden itu, dan korban belum diumumkan.”
Dilansir dari Taipeitimes.com, tanah longsor yang cukup besar memang mengubur lebih dari 300 meter ruas Jalan Tol Nomor 3 dekat Maling Keng di Keelung pada 25 April 2010 sore. Lokasi tanah longsor ini terletak sekitar 3 kilometer dari ujung utara Jalan Tol Formosa.
Longsor di Tol Ungaran Semarang
Dengan tool Plagiarism Checker, Tempo menemukan bahwa narasi yang menyertai foto unggahan akun KP Norman Hadinegoro bersumber dari berita di situs Detik.com yang dimuat pada 31 Mei 2020. Berita itu berjudul “Tanah Longsor di Tol Ungaran, Arus Lalin dari Bawen Dialihkan”.
Berdasarkan arsip pemberitaan Tempo, longsornya tanah di Jalan Tol Semarang-Solo KM 426 pada 30 Mei petang ini telah menyebabkan lalu-lintas kendaraan ke arah Jakarta terganggu. “Sempat tertutup seluruh lajur ke arah Jakarta, sementara jalur arah Solo tidak terganggu. Namun, saat ini, satu lajur sudah bisa dilalui oleh pengguna jalan,” ujar Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) David Wijayatno pada 31 Mei 2020.
David memastikan pembukaan satu lajur sudah dilakukan sejak pukul 10.25 WIB. Meski begitu, saat ini, pihak TMJ masih terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian agar lalu-lintas jalan tol dapat kembali normal. Tingginya curah hujan sebelumnya membuat tanah tebing yang berada di samping Jalan Tol Semarang-Solo longsor. Lantaran kejadian ini, jalanan pun dipenuhi oleh tumpukan tanah.
Foto itu bukan foto tanah longsor yang tutup Tol Ungaran Semarang pada 30 Mei 2020. Foto itu merupakan foto tanah longsor di sebuah jalan tol di Keelung, Taiwan, pada April 2010.
Tim CekFakta Tempo menelusuri foto tersebut dengan reverse image tool Source. Lewat penelusuran ini, Tempo menemukan bahwa foto itu telah beredar di internet sejak 2010. Foto itu pun bukan foto tanah longsor di Tol Ungaran Semarang.
Foto tersebut pernah diunggah ke situs Pinterest oleh akun My CTFO pada 25 April 2010. Foto ini merupakan foto tanah longsor yang terjadi di Taiwan. “Land Slide – Xizhi, Taiwan – April 25, 2010,” demikian keterangan foto yang ditulis oleh akun My CTFO.
Foto yang sama dan juga foto lain dari peristiwa yang sama namun dengan angle yang berbeda pun pernah dimuat oleh situs Chinadaily.com.cn pada 27 April 2010. Foto tersebut diberi keterangan, “Sebuah jalan raya dekat Keelung di Taiwan utara terboklir oleh tanah longsor pada Minggu (25 April 2010). Pemerintah setempat masih menyelidiki insiden itu, dan korban belum diumumkan.”
Dilansir dari Taipeitimes.com, tanah longsor yang cukup besar memang mengubur lebih dari 300 meter ruas Jalan Tol Nomor 3 dekat Maling Keng di Keelung pada 25 April 2010 sore. Lokasi tanah longsor ini terletak sekitar 3 kilometer dari ujung utara Jalan Tol Formosa.
Longsor di Tol Ungaran Semarang
Dengan tool Plagiarism Checker, Tempo menemukan bahwa narasi yang menyertai foto unggahan akun KP Norman Hadinegoro bersumber dari berita di situs Detik.com yang dimuat pada 31 Mei 2020. Berita itu berjudul “Tanah Longsor di Tol Ungaran, Arus Lalin dari Bawen Dialihkan”.
Berdasarkan arsip pemberitaan Tempo, longsornya tanah di Jalan Tol Semarang-Solo KM 426 pada 30 Mei petang ini telah menyebabkan lalu-lintas kendaraan ke arah Jakarta terganggu. “Sempat tertutup seluruh lajur ke arah Jakarta, sementara jalur arah Solo tidak terganggu. Namun, saat ini, satu lajur sudah bisa dilalui oleh pengguna jalan,” ujar Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) David Wijayatno pada 31 Mei 2020.
David memastikan pembukaan satu lajur sudah dilakukan sejak pukul 10.25 WIB. Meski begitu, saat ini, pihak TMJ masih terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian agar lalu-lintas jalan tol dapat kembali normal. Tingginya curah hujan sebelumnya membuat tanah tebing yang berada di samping Jalan Tol Semarang-Solo longsor. Lantaran kejadian ini, jalanan pun dipenuhi oleh tumpukan tanah.
Kesimpulan
Bukan foto tanah longsor yang tutup Tol Ungaran Semarang pada 30 Mei 2020. Foto itu merupakan foto tanah longsor di sebuah jalan tol di Keelung, Taiwan, pada April 2010.
Rujukan
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/813/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-foto-tanah-longsor-yang-tutup-tol-ungaran-semarang-30-mei-lalu
- https://www.pinterest.at/pin/377528381233640030/
- https://www.chinadaily.com.cn/photo/2010-04/27/content_9777650.htm
- https://www.chinadaily.com.cn/photo/2010-04/27/content_9777650.htm
- https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5035099/tanah-longsor-di-tol-ungaran-arus-lalin-dari-bawen-dialihkan
- https://bisnis.tempo.co/read/1348170/tanah-longsor-sempat-timbun-jalan-tol-semarang-solo-km-426
[SALAH] Foto “Perdana Menteri Shinzo Abe disamping Presiden Filipina Duterte di museum nasional di Jepang”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/06/2020
Berita
Akun V i r a l 2020 (fb.com/Viral2020videos) mengunggah sebuah gambar dengan narasi berbahasa Filipina sebagai berikut:
“Ctto By shoto todoroki
Habang naglalakad ako kanina dito sa kahabahan ng Shibuya, Japan. Napansin ko tong portrait ng prime minister ng Japan na si Shinzō Uzumaki Jotaro Abe na katabi ang pangulo ng Pilipinas na si president Duterte. Nakalagay sa tapat sa isa sa mga national museum dito sa Japan. Maraming tao ang bumibisita dito araw-araw para magbigay galang sa dalawang lider na ito. Iniisip ko lang, buti pa mga ibang lahi, saludo at kayang magbigay galang sa pangulo ng Pilipinas na si tatay Digong. Samantalang diyan sa Pilipinas, ay grabe kung bastos-bastusin. Nakakalungkot na mas nakikita ng mga taga ibang bansa ang husay at galing ng ating tatay Digong! Ganun paman, mas lalong nagpapatuloy ang suporta at pagmamahal ko sa ating mahal na pangulo na tatay nating lahat! Please share at ipakita sa lahat na pang international na si pangulong Duterte!
#ProudFilipino”
Atau yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia:
“Ctto By shoto todoroki
Saat aku berjalan di sini sebelumnya di Shibuya, Jepang. Saya melihat potret perdana menteri Jepang Shinzo Uzumaki Jotaro Abe di samping presiden Filipina Duterte. Ditempatkan di salah satu museum nasional di Jepang. Banyak orang berkunjung ke sini setiap hari untuk memberi hormat kepada kedua pemimpin ini. Hanya berpikir, setidaknya ras lain, hormat dan hormat kepada presiden Filipina Bapa Digong. Sementara di Filipina, saya terlalu banyak tidak hormat. Menyedihkan bahwa negara-negara asing melihat yang hebat dan hebat dan hebat! Meskipun begitu, dukungan dan cintaku untuk presiden tercinta yang merupakan ayah kita semua! Tolong bagikan dan tunjukkan kepada semua orang bahwa Presiden Duterte adalah untuk internasional!
#ProudFilipino”
“Ctto By shoto todoroki
Habang naglalakad ako kanina dito sa kahabahan ng Shibuya, Japan. Napansin ko tong portrait ng prime minister ng Japan na si Shinzō Uzumaki Jotaro Abe na katabi ang pangulo ng Pilipinas na si president Duterte. Nakalagay sa tapat sa isa sa mga national museum dito sa Japan. Maraming tao ang bumibisita dito araw-araw para magbigay galang sa dalawang lider na ito. Iniisip ko lang, buti pa mga ibang lahi, saludo at kayang magbigay galang sa pangulo ng Pilipinas na si tatay Digong. Samantalang diyan sa Pilipinas, ay grabe kung bastos-bastusin. Nakakalungkot na mas nakikita ng mga taga ibang bansa ang husay at galing ng ating tatay Digong! Ganun paman, mas lalong nagpapatuloy ang suporta at pagmamahal ko sa ating mahal na pangulo na tatay nating lahat! Please share at ipakita sa lahat na pang international na si pangulong Duterte!
#ProudFilipino”
Atau yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia:
“Ctto By shoto todoroki
Saat aku berjalan di sini sebelumnya di Shibuya, Jepang. Saya melihat potret perdana menteri Jepang Shinzo Uzumaki Jotaro Abe di samping presiden Filipina Duterte. Ditempatkan di salah satu museum nasional di Jepang. Banyak orang berkunjung ke sini setiap hari untuk memberi hormat kepada kedua pemimpin ini. Hanya berpikir, setidaknya ras lain, hormat dan hormat kepada presiden Filipina Bapa Digong. Sementara di Filipina, saya terlalu banyak tidak hormat. Menyedihkan bahwa negara-negara asing melihat yang hebat dan hebat dan hebat! Meskipun begitu, dukungan dan cintaku untuk presiden tercinta yang merupakan ayah kita semua! Tolong bagikan dan tunjukkan kepada semua orang bahwa Presiden Duterte adalah untuk internasional!
#ProudFilipino”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa ada foto Perdana Menteri Shinzo Abe disamping Presiden Filipina Duterte di museum nasional di Jepang adalah klaim yang salah.
Faktanya, foto itu adalah foto hasil suntingan atau editan. Foto asilnya adalah foto Presiden RI Jokowi Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang disandingkan serta terpampang besar di bagian pintu masuk Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada tahun 2016 sebagai sambutan atas kunjungan Duterte ke Indonesia.
Foto asli, salah satunya diunggah oleh akun Twitter Joseph Morong, Reporter GMA News pada 8 September 2016 dengan narasi sebagai berikut:
“A picture of Pres. Duterte is displayed at d National Monument in Indonesia wc he is set to visit” atau yang jika diterjemahkan : “Gambar Pres. Duterte ditampilkan di Monumen Nasional di Indonesia yang akan dikunjungi”
Dikutip dari detik.com, menggunakan pesawat kepresidenan Filipina, Duterte tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2016) malam. Dari video yang di-upload di akun Facebook pemerintah Filipina, Presidential Communications (Government of the Philippines), terlihat Menkum HAM Yasonna Laoly menyambut Duterte beserta rombongan.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memulai kunjungan kenegaraan perdananya dengan menyambangi komunitas orang Filipina (Pinoy) di Indonesia. Pertemuan Duterte dengan komunitas Pinoy dihelat di Hotel Shangrilla. Dilansir media lokal Filipina, GMA News, Jumat (9/9/2016), usai pertemuan tersebut, Duterte dijadwalkan diterima secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sore harinya.
Faktanya, foto itu adalah foto hasil suntingan atau editan. Foto asilnya adalah foto Presiden RI Jokowi Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang disandingkan serta terpampang besar di bagian pintu masuk Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada tahun 2016 sebagai sambutan atas kunjungan Duterte ke Indonesia.
Foto asli, salah satunya diunggah oleh akun Twitter Joseph Morong, Reporter GMA News pada 8 September 2016 dengan narasi sebagai berikut:
“A picture of Pres. Duterte is displayed at d National Monument in Indonesia wc he is set to visit” atau yang jika diterjemahkan : “Gambar Pres. Duterte ditampilkan di Monumen Nasional di Indonesia yang akan dikunjungi”
Dikutip dari detik.com, menggunakan pesawat kepresidenan Filipina, Duterte tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2016) malam. Dari video yang di-upload di akun Facebook pemerintah Filipina, Presidential Communications (Government of the Philippines), terlihat Menkum HAM Yasonna Laoly menyambut Duterte beserta rombongan.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memulai kunjungan kenegaraan perdananya dengan menyambangi komunitas orang Filipina (Pinoy) di Indonesia. Pertemuan Duterte dengan komunitas Pinoy dihelat di Hotel Shangrilla. Dilansir media lokal Filipina, GMA News, Jumat (9/9/2016), usai pertemuan tersebut, Duterte dijadwalkan diterima secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sore harinya.
Kesimpulan
Foto suntingan / editan. Foto asilnya adalah foto Presiden RI Jokowi Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang disandingkan serta terpampang besar di bagian pintu masuk Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada tahun 2016 sebagai sambutan atas kunjungan Duterte ke Indonesia.
Rujukan
[SALAH] Foto “PRESIDEN menggunakan SEPATU didalam MESJID, #TerlaknaklahEngkau”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/06/2020
Berita
Akun Om Jay (fb.com/om.jay.758) membagikan foto yang diunggah oleh akun M Nur (fb.com/100049968721169) dengan narasi sebagai berikut:
“PRESIDEN menggunakan SEPATU didalam MESJID, #TerlaknaklahEngkau”
Foto yang dimaksud adalah foto yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam masjid. Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
“PRESIDEN menggunakan SEPATU didalam MESJID, #TerlaknaklahEngkau”
Foto yang dimaksud adalah foto yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam masjid. Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Presiden Jokow Widodo (Jokowi) mengenakan sepatu di dalam masjid adalah klaim yang salah.
Faktanya, di foto itu, Presiden Joko Widodo mengenakan kaus kaki berwarna putih.
Saat itu, Presiden Jokowi meninjau Masjid Baiturrahim di kompleks istana sebagai persiapan menuju ke tatanan normal baru.
Berdasarkan video berjudul “Presiden Tinjau Kesiapan New Normal di Masjid Baiturrahim Istana” yang diunggah di kanal Youtube metrotvnews pada 4 Juni 2020, terlihat Presiden Jokowi mengenakan sepatu berwarna hitam setelah turun dari mobil dan ketika berjalan sebelum memasuki masjid.
Sepatu ini identik yang dengan sepatu yang dikenakan oleh Presiden Jokowi ketika meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Sementara itu, foto yang sama dengan yang diunggah sumber klaim, diunggah oleh Presiden Jokowi di akun Twitternya pada 4 Juni 2020 dengan narasi:
“Pagi ini saya meninjau Masjid Baiturrahim di kompleks istana sebagai persiapan menuju ke tatanan normal baru. Ruangan masjid sudah ditata, juga sudah dibersihkan dengan disinfektan. Bila Salat Jumat sudah dimulai lagi di masjid-masjid, maka Masjid Baiturrahim juga sudah siap.”
Video ketika Presiden Joko Widodo meninjau Masjid Baiturrahim ini diunggah di situs resmi Presiden RI dengan judul “Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru di Masjid Istana Kepresidenan Jakarta”
Faktanya, di foto itu, Presiden Joko Widodo mengenakan kaus kaki berwarna putih.
Saat itu, Presiden Jokowi meninjau Masjid Baiturrahim di kompleks istana sebagai persiapan menuju ke tatanan normal baru.
Berdasarkan video berjudul “Presiden Tinjau Kesiapan New Normal di Masjid Baiturrahim Istana” yang diunggah di kanal Youtube metrotvnews pada 4 Juni 2020, terlihat Presiden Jokowi mengenakan sepatu berwarna hitam setelah turun dari mobil dan ketika berjalan sebelum memasuki masjid.
Sepatu ini identik yang dengan sepatu yang dikenakan oleh Presiden Jokowi ketika meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Sementara itu, foto yang sama dengan yang diunggah sumber klaim, diunggah oleh Presiden Jokowi di akun Twitternya pada 4 Juni 2020 dengan narasi:
“Pagi ini saya meninjau Masjid Baiturrahim di kompleks istana sebagai persiapan menuju ke tatanan normal baru. Ruangan masjid sudah ditata, juga sudah dibersihkan dengan disinfektan. Bila Salat Jumat sudah dimulai lagi di masjid-masjid, maka Masjid Baiturrahim juga sudah siap.”
Video ketika Presiden Joko Widodo meninjau Masjid Baiturrahim ini diunggah di situs resmi Presiden RI dengan judul “Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru di Masjid Istana Kepresidenan Jakarta”
Kesimpulan
Bukan sepatu. Di foto itu, Presiden Joko Widodo mengenakan kaus kaki berwarna putih. Saat itu, Presiden Jokowi meninjau Masjid Baiturrahim di kompleks istana sebagai persiapan menuju ke tatanan normal baru.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=Us4Ov2e9j8k
- https://twitter.com/jokowi/status/1268410187435499520
- https://www.presidenri.go.id/video/presiden-tinjau-kesiapan-kenormalan-baru-di-masjid-istana-kepresidenan-jakarta/
- https://www.liputan6.com/health/read/4270411/jelang-penerapan-new-normal-presiden-jokowi-tinjau-kesiapan-masjid-istana-baiturrahim
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/JKRG9JyN-foto-penampakan-presiden-jokowi-gunakan-sepatu-di-dalam-masjid
[SALAH] “Gubernur Kalbar memakai sepatu di dalam masjid”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/06/2020
Berita
Beredar gambar tangkapan layar postingan dari akun Hasan Basri yang berisi narasi sebagai berikut:
“Setinggi Apepun pangkat dan jabatanmu Tidak dibenarkan Memakai sepatu didalam masjid!!!!”
Di postingannya, akun Hasan Basri menyertakan gambar tangkapan layar dari artikel berjudul “Gubernur Kalbar Tinjau Persiapan Masjid Raya Mujahidin Menuju New Normal” serta foto Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji yang bagian kakinya dilingkari garis merah.
Gambar tangkapan layar dari akun Hasan Basri ini salah satunya dibagikan oleh akun Ogan Hardi
“Setinggi Apepun pangkat dan jabatanmu Tidak dibenarkan Memakai sepatu didalam masjid!!!!”
Di postingannya, akun Hasan Basri menyertakan gambar tangkapan layar dari artikel berjudul “Gubernur Kalbar Tinjau Persiapan Masjid Raya Mujahidin Menuju New Normal” serta foto Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji yang bagian kakinya dilingkari garis merah.
Gambar tangkapan layar dari akun Hasan Basri ini salah satunya dibagikan oleh akun Ogan Hardi
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji memakai sepatu ketika di dalam masjid adalah klaim yang salah.
Gubernur Kalbar H Sutarmidji menegaskan dia memakai kaos kaki berwarna hitam saat di masjid. Sutarmidji mengaku geram dituduh memakai sepatu di masjid. Sutarmidji menegaskan itu fitnah.
Sutarmidji menyampaikan itu lewat akun Instagram-nya, bang.midji, Jumat (5/6/2020). Sutarmidji juga mengunggah foto dan video saat meninjau Masjid Mujahidin, Pontianak.
“Kemarin saya lihat persiapan masjid Mujahidin dalam menghadapi new Normal, saya lihat semua, ada bbrp akun yg orgnye sy kenal, melakukan fitnah dgn mengatakan sy masuk masjid pakai sepatu. Saya masih waras, tak tahulah klu yg punye akun fitnah itu. Saya pakai kaos kaki.Makanya lain kali perhatikan betul.” Tulis Sutarmidji pada unggahannya tersebut.
Berdasarkan artikel yang tangkapan layarnya diunggah oleh sumber klaim, Sutarmidji meninjau persiapan di Masjid Raya Mujahidin Potianak, pada hari Kamis (04/06/2020). Sutarmidji mengapresiasi pengurus Masjid Raya Mujahidin dalam mempersiapakan segala protocol kesehatan demi kenyamanan jamaah saat menjalankan ibadah.
Gubernur Kalbar H Sutarmidji menegaskan dia memakai kaos kaki berwarna hitam saat di masjid. Sutarmidji mengaku geram dituduh memakai sepatu di masjid. Sutarmidji menegaskan itu fitnah.
Sutarmidji menyampaikan itu lewat akun Instagram-nya, bang.midji, Jumat (5/6/2020). Sutarmidji juga mengunggah foto dan video saat meninjau Masjid Mujahidin, Pontianak.
“Kemarin saya lihat persiapan masjid Mujahidin dalam menghadapi new Normal, saya lihat semua, ada bbrp akun yg orgnye sy kenal, melakukan fitnah dgn mengatakan sy masuk masjid pakai sepatu. Saya masih waras, tak tahulah klu yg punye akun fitnah itu. Saya pakai kaos kaki.Makanya lain kali perhatikan betul.” Tulis Sutarmidji pada unggahannya tersebut.
Berdasarkan artikel yang tangkapan layarnya diunggah oleh sumber klaim, Sutarmidji meninjau persiapan di Masjid Raya Mujahidin Potianak, pada hari Kamis (04/06/2020). Sutarmidji mengapresiasi pengurus Masjid Raya Mujahidin dalam mempersiapakan segala protocol kesehatan demi kenyamanan jamaah saat menjalankan ibadah.
Kesimpulan
Bukan sepatu. Gubernur Kalbar H Sutarmidji menegaskan dia memakai kaos kaki berwarna hitam saat di masjid.
Rujukan
Halaman: 7599/8684



