Informasi yang disebarkan oleh setiap akun tersebut berupa video dilengkapi narasi tertulis. Narasi tertulisnya ialah sebagai berikut:
Ada rampok jam 9 pagi di perumahan *Puri khasanah 3* Cipayung Depok.
Mereka jalan bersama2 spt keluarga dan bertamu, yg ternyata mau merampok.
Bila kita melihat ada org bertamu spt sepasang suami istri, adik dan anak2nya tentunya kita tdk akan curiga.
Tp ini nyt akhirnya ketauan.
Waspada lah n wajib curigai siapapun dia yg tak dikenal krn bisa membahayakan..
Informasi Terjadinya Perampokan di Perumahan Puri Khasanah 3 Cipayung, Depok
Sumber:Tanggal publish: 09/04/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari pikiran-rakyat.com, Kapolsek Pancoran Mas, Ronny Wowor, membantah kalau informasi yang telah tersebar tersebut bukanlah perampokan.
“Bukan perampokan di Perum Hasanah 3 seperti yang beredar di medsos dan menjadi viral,” ujarnya.
Ronny menjelaskan, kejadian sebenarnya ialah pencurian dengan pemberatan yang berlokasi di Toko Ihsan Collection Bulak Timur RT 2 RW 9, Kelurahan/Kecamatan Cipayung pada Rabu (4/4). Aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan oleh warga setempat.
“Bukan perampokan di Perum Hasanah 3 seperti yang beredar di medsos dan menjadi viral,” ujarnya.
Ronny menjelaskan, kejadian sebenarnya ialah pencurian dengan pemberatan yang berlokasi di Toko Ihsan Collection Bulak Timur RT 2 RW 9, Kelurahan/Kecamatan Cipayung pada Rabu (4/4). Aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan oleh warga setempat.
Kesimpulan
Atas beredarnya informasi tersebut, Kepolisian Sektor Pancoran Mas Kota Depok membantahnya dan mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya ialah pencurian. Peristiwa yang sebenarnya terjadi bukan perampokan, melainkan pencurian di Toko Ihsan Collection Bulak Timur RT 2 RW 9, Kelurahan/Kecamatan Cipayung pada Rabu (4/4). Dengan demikian, informasi tersebut masuk ke dalam kategori misinformasi.
Rujukan
[BENAR] Prabowo Subianto Diberhentikan Dengan Hormat dari ABRI 20 November 1998
Sumber: whatsappTanggal publish: 09/04/2019
Hasil Cek Fakta
Beredar screenshot dokumen yang menyatakan bahwa "Terhitung mulai akhir bulan November 1998, memberhentikan dengan hormat dari dinas Keprajuritan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia"
Nama : PRABOWO SUBIANTO
Pangkat : LETNAN JENDERAL TNI
NRP : 27082
Ini benar, yaitu dokumen Keppres 62/ ABRI/ 1998
Nama : PRABOWO SUBIANTO
Pangkat : LETNAN JENDERAL TNI
NRP : 27082
Ini benar, yaitu dokumen Keppres 62/ ABRI/ 1998
Kesimpulan
Benar bahwa Prabowo Subianto telah diberhentikan dengan hormat dari ABRI pada tanggal 20 November 1998 oleh Presiden Indonesia ketika itu, yaitu BJ Habibie.
Rujukan
[SALAH] Video Said Aqil Siradj Dukung Prabowo
Sumber: YoutubeTanggal publish: 09/04/2019
Berita
#PRABOWO #JOKOWI
SAID AQIL BERBALIIKK ARAH MENDUKUNG PRABOWO SANDI TEAM BPN 02
INFO TERBARU DARI SAID AQIL YAG BERBAALIIKK ARAAH MENDUKUNG CAPRES 02,
SIMAK VIDEO SELENGKAPNYA
#PRABOWO #JOKOWI
SAID AQIL BERBALIIKK ARAH MENDUKUNG PRABOWO SANDI TEAM BPN 02
INFO TERBARU DARI SAID AQIL YAG BERBAALIIKK ARAAH MENDUKUNG CAPRES 02,
SIMAK VIDEO SELENGKAPNYA
#PRABOWO #JOKOWI
Hasil Cek Fakta
Video yang mempertontonkan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, memberikan dukungan kepada Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam video itu dikatakan bahwa Said Aqil baru saja memberikan dukungan kepada Prabowo.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa isu tersebut tidak benar. Sebab, video yang beredar di Youtube pada tanggal 6 April 2019 itu berasal dari video liputan kunjungan Prabowo dan Sandiaga Uno ke Kantor PBNU.
Peristiwa kunjungan itu terjadi di bulan Agustus 2018. Adapun, video yang disunting merupakan bagian ketika Said Aqil memberikan pernyataan memberikan kartu anggota NU kepada Prabowo.
Selain itu, pihak PBNU pun memberikan bantahan terkait persebaran video tersebut. Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan, pesan tersebut didaur ulang. Ditulis lagi seakan berita baru. Video lama juga diviralkan kembali dengan narasi beraroma Pilpres 2019.
“Padahal isinya tentang peristiwa tanggal 16 Agustus 2018 ketika Pak Prabowo dan Pak Sandi silaturahmi ke PBNU. Sebelum menjadi capres dan cawapres. Bahkan ada berita dan video tahun 2014 yang direproduksi dan dipublikasikan sekarang seakan peristiwa terkini,” ujar Robikin.
Ia juga menyatakan, penyebaran informasi menyesatkan tersebut sangat tidak terpuji dalam upaya meraih dukungan. Jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.
“Sukses Pemilu adalah sukses bangsa Indonesia. Mari berpartisipasi wujudkan Pemilu yang bermartabat, berintegritas. Jangan gunakan hoaks, hate speech, dan fake news,” ujarnya.
Robikin juga menjelaskan, sebagai mandataris Muktamar, Ketum PBNU tidak boleh kampanye. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya Pemilu untuk Indonesia yang lebih baik.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa isu tersebut tidak benar. Sebab, video yang beredar di Youtube pada tanggal 6 April 2019 itu berasal dari video liputan kunjungan Prabowo dan Sandiaga Uno ke Kantor PBNU.
Peristiwa kunjungan itu terjadi di bulan Agustus 2018. Adapun, video yang disunting merupakan bagian ketika Said Aqil memberikan pernyataan memberikan kartu anggota NU kepada Prabowo.
Selain itu, pihak PBNU pun memberikan bantahan terkait persebaran video tersebut. Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan, pesan tersebut didaur ulang. Ditulis lagi seakan berita baru. Video lama juga diviralkan kembali dengan narasi beraroma Pilpres 2019.
“Padahal isinya tentang peristiwa tanggal 16 Agustus 2018 ketika Pak Prabowo dan Pak Sandi silaturahmi ke PBNU. Sebelum menjadi capres dan cawapres. Bahkan ada berita dan video tahun 2014 yang direproduksi dan dipublikasikan sekarang seakan peristiwa terkini,” ujar Robikin.
Ia juga menyatakan, penyebaran informasi menyesatkan tersebut sangat tidak terpuji dalam upaya meraih dukungan. Jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.
“Sukses Pemilu adalah sukses bangsa Indonesia. Mari berpartisipasi wujudkan Pemilu yang bermartabat, berintegritas. Jangan gunakan hoaks, hate speech, dan fake news,” ujarnya.
Robikin juga menjelaskan, sebagai mandataris Muktamar, Ketum PBNU tidak boleh kampanye. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya Pemilu untuk Indonesia yang lebih baik.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/870392343293302/
- https://turnbackhoax.id/2019/04/09/salah-video-said-aqil-siradj-dukung-prabowo/
- https://www.youtube.com/watch?v=SEcVPDKkk9Q
- https://www.youtube.com/watch?v=9vRKjMD0R8E
- https://nasional.sindonews.com/read/1393840/12/hoaks-berita-seakan-ketum-pbnu-memberi-dukungan-ke-prabowo-sandi-1554708154
- https://news.solopos.com/read/20190408/496/983742/isu-said-aqil-siradj-dukung-prabowo-begini-faktanya
- https://www.timesindonesia.co.id/read/209154/20190408/135158/kiai-said-dukung-duet-prabowosandi-pbnu-100-persen-berita-hoaks/
- https://news.detik.com/berita/d-4501327/pbnu-jelaskan-video-said-aqil-seolah-dukung-prabowo-hoax-itu-video-lama
[SALAH] Foto Pdt.DR.Ir.Niko Njotorahardjo Mendukung Paslon Prabowo-Sandi
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 08/04/2019
Berita
=====
Beredar postingan di media sosial yang menyatakan bahwa Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, mendukung Paslon nomor 02, Prabowo-Sandi. Namun, melalui halaman Facebook resmi dari Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo melakukan klarifikasi terhadap berita tersebut dan menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar.
=====
Narasi:
Beredar postingan di media sosial yang menyatakan bahwa Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, mendukung Paslon nomor 02, Prabowo-Sandi, dalam gambar tersebut terdapat tulisan:
“Kami mengutuk keras penyerangan Biadab yg di lakukan Fartai PDI-P Di DIY Ke markas FPI, yang memakan Korban 1 Anggota FPI, 2 Umat kami dan @ Gereja di rusak, 1 Anggota Imtel Tni, dan ! orang Panwaslu. 17 April 2019 kami tdk Goyah Pilih 02”
Narasi dalam postingan:
“Wow... teriak yang dalam GBK Radikal, pengusung khilafah, mau hapus tahlilan , ganti Pancasila.....tapi mereka berani rusak gereja !!!!!! Gilaaa.... kemarin masjid”
=====
Beredar postingan di media sosial yang menyatakan bahwa Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, mendukung Paslon nomor 02, Prabowo-Sandi. Namun, melalui halaman Facebook resmi dari Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo melakukan klarifikasi terhadap berita tersebut dan menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar.
=====
Narasi:
Beredar postingan di media sosial yang menyatakan bahwa Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, mendukung Paslon nomor 02, Prabowo-Sandi, dalam gambar tersebut terdapat tulisan:
“Kami mengutuk keras penyerangan Biadab yg di lakukan Fartai PDI-P Di DIY Ke markas FPI, yang memakan Korban 1 Anggota FPI, 2 Umat kami dan @ Gereja di rusak, 1 Anggota Imtel Tni, dan ! orang Panwaslu. 17 April 2019 kami tdk Goyah Pilih 02”
Narasi dalam postingan:
“Wow... teriak yang dalam GBK Radikal, pengusung khilafah, mau hapus tahlilan , ganti Pancasila.....tapi mereka berani rusak gereja !!!!!! Gilaaa.... kemarin masjid”
=====
Hasil Cek Fakta
Melalui halaman Facebook terverifikasi dari Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, dijelaskan bahwa beliau dan Healing Movement Ministry, tidak pernah memberikan arahan untuk memilih salah satu paslon Capres dan Cawapres.
Dalam postingannya di laman facebook resminya, Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo mengatakan,
“Shalom saudara/i
Atas nama Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo dan Healing Movement Ministry, kami TIDAK PERNAH memberikan arahan untuk memilih salah satu paslon Capres dan Cawapres. Pilihan Capres dan Cawapres ada di tangan saudara/i.
Jika ada postingan dalam bentuk gambar ini yang mengatasnamakan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo sudah dipastikan adalah HOAX.
Demikian informasi ini kami sampaikan.
Mohon bantu sebarkan pesan ini.
Tuhan Yesus memberkati????”
Dalam postingannya di laman facebook resminya, Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo mengatakan,
“Shalom saudara/i
Atas nama Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo dan Healing Movement Ministry, kami TIDAK PERNAH memberikan arahan untuk memilih salah satu paslon Capres dan Cawapres. Pilihan Capres dan Cawapres ada di tangan saudara/i.
Jika ada postingan dalam bentuk gambar ini yang mengatasnamakan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo sudah dipastikan adalah HOAX.
Demikian informasi ini kami sampaikan.
Mohon bantu sebarkan pesan ini.
Tuhan Yesus memberkati????”
Rujukan
Halaman: 7931/8578



