• [SALAH] “Pengarang “Jokowi Undercover” semasa mudanya berteman dengan Jokowi”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/04/2019

    Berita

    Cek salinannya di (2) bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Bambang Tri kuliah di Unsoed (Purwokerto), sementara foto yang dibagikan adalah kegiatan Jokowi bersama Mapala UGM. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Tempo
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto Suntingan “Capres kartu”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/04/2019

    Berita

    “Capres kartu..”

    Hasil Cek Fakta

    Yang berada di foto asli adalah Walter Cavanagh, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan NARASI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Liputan 6
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BERITA] “Hina Jokowi di Pinggir Jalan Cileungsi, Lelaki Misterius Ini Ditangkap”

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/04/2019

    Berita

    Video seorang pria yang menghina Presiden Jokowi mendadak viral di media sosial.

    Hasil Cek Fakta

    Melansir dari Suara.com, video seorang pria yang menghina Presiden Jokowi mendadak viral di media sosial. Pria tersebut akhirnya diamankan polisi untuk dimintakan keterangan lebih lanjut terkait aksinya. Berdasarkan informasi yang terhimpun, video berdurasi 39 detik itu memperlihatkan seorang pria sedang berdiri di pinggir jalan dengan membawa secarik kertas bertuliskan ‘Hei Jokowi Rakyat Sudah Muak dan Jijik Sama Lu’. Pria yang mengenakan penutup kepala hitam dan celana panjang putih tersebut terus menerus berteriak menghina Jokowi ke arah para pengguna jalan. Kemudian, terdengar suara pria lainnya yang diduga sedang merekam sambil menyerukan untuk memilih capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

    “Mantap, pilih Prabowo,” sahut pria lainnya.

    Aksi pria tersebut berlokasi di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan sudah diamankan polisi ke Mapolres Bogor, Jawa Barat. Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena, pada Jumat (5/4/2019), membenarkan adanya video pria yang menghina Presiden Jokowi. Namun, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • LGBT Bandung deklarasi dukung Prabowo-Sandi

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/04/2019

    Berita

    LGBT Bandung deklarasi dukung Prabowo Sandi

    Hasil Cek Fakta

    Pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendapat dukungan dari sejumlah kelompok LGBT yang mengatasnamakan diri Komunitas Rainbow. Mereka menganggap pemerintah sebelumnya kurang serius melindungi kaum marginal.
    Deklarasi itu digelar secara tertutup di Hotel Zest, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Kamis (4/4). Para anggota kelompok yang datang untuk menyatakan dukungan dengan cara menutupi wajahnya. Meski tak banyak yang hadir, namun kelompok ini mengklaim memiliki ratusan anggota di wilayah Bandung Raya.

    Koordinator Komunitas Rainbow Bandung Keukeu menegaskan bahwa dukungan ini dilakukan sebagai bentuk ekspresi kesetaraan warga negara dalam mendapatkan hak yang sama untuk hidup, berserikat dan berkumpul, serta melaksanakan aktivitas seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945.

    Meski demikian, ia menganggap isi dan kandungan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut seakan tidak berlaku bagi kelompoknya. Pasalnya berdasarkan penelitian yang ia kutip, tercatat sebanyak 89,3 persen tindak kekerasan sering terjadi terhadap kaum minoritas LGBT di mana 79,1 persen dalam bentuk kekerasan psikis, 46,3 persen kekerasan fisik, 26,3 persen kekerasan ekonomi, 45,1 persen kekerasan seksual, dan 63,3 persen kekerasan budaya.

    "Hingga kini, kekerasan demi kekerasan pun masih terjadi kepada kami sebagai kaum yang selalu memperjuangkan kesamaan, keadilan dan hak asasi manusia yang ingin merdeka," kata Keukeu.

    Pemilu 2019 mereka anggap sebagai momentum untuk mengubah tradisi diskriminasi melalui Prabowo-Sandiaga Uno. Mereka menginginkan Indonesia menjadi rumah aman, nyaman dan berdaulat bagi seluruh rakyatnya seperti yang digaungkan Prabowo-Sandi.

    "Meskipun masih kampanye, tapi kami yakin kita bisa menjadi warga negara yang merdeka," katanya.

    Rujukan

    • Merdeka.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini