Narasi:
Assalamu’alaikum warahmatulalahi wabarakatuh…
Mari kita kenali lebih dekat lagi
Tak kenal maka tak sayang, sudah kenal tapi malah kejang berarti Akal sehat nya udah hilang.
Dari kecil aura kepintarannya sudah jelas terlihat. Jenjang SD dilalui hanya dalam waktu 4 tahun, SMP cuma satu tahun dan SMA pun cuma dilalui hanya dalam waktu setahun juga, lalu masuk kuliah dengan bea siswa di negara luar, yaitu AMERIKA disaat usianya masih 12 tahun, siapa dia ?, siapa lagi kalau bukan PRABOWO.
Ini saatnya kita harus memiliki PRESIDEN yang brilian seperti HABIBIE, kini INDONESIA BARU sudah ada didepan mata kita.
PRABOWO, nanti pada tanggal 17 April 2019 jangan lupa pilih PRABOWO-SANDI untuk membawa bangsa ini menuju INDONESIA MENANG.
#2019PrabowoPresiden????????????????
#uninstalljokowi
#installprabowo
#RakyatInginPrabowoPresiden
#StopKriminalisasiUlama
#PulangkanImamBesarKami
#SemuaJadiSaksi
#JaringanMasjidMushollaIndonesia
#MASJIDPusatPeradabanUmat
#MASJIDPusatKekuatanUmat
#MASJIDPusatSosialPolitikUmat
#TolakPemimpinDusta
#ALMAIDAHMasihBerlanjut
#IndonesiaMenang
#IndonesiaAdilMakmur
#2019PrabowoPresidenRI
#2019GantiPresiden
#17AprilPilihPrabowoSandi
#CoblosNomor2
#SatuKomandoIBHRS
#KamiBersamaHabibBahar
*COBLOSLAH CALEG DARI PARTAI IJTIMA’ ULAMA*
*#PEJUANGALMAIDAH*
sekolah prabowo
[SALAH] Prabowo Usia 12 Tahun Kuliah di Amerika Serikat dengan Beasiswa
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/03/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Dokumen riwayat hidup Prabowo Subianto yang dapat didownload di situs KPU, menyebutkan bahwa beliau lahir pada 17 Oktober 1951. Dokumen tersebut juga menyebutkan riwayat pendidikan Prabowo:
1. TK: Sekolah Sumbangsih, Jakarta (1956-1957)
2. SD: The Dean School, Singapura (1957-1960)
3. SD: Glenealy Junior School, Hongkong (1960-1962)
4. SMP: Victoria Institute, Kuala Lumpur, Malaysia (1962-1964)
5. SMP: Zurich International School (1964-1966)
6. SMA: The American School in London, Inggris (1966-1968)
7. Akademi Militer Nasional, Magelang (1970-1974).
Berdasarkan data tersebut, Prabowo menempuh SD selama lima tahun (1957-1962) pada usia 6-11 tahun, SMP selama empat tahun (1962-1966) pada usia 11-15 tahun, dan SMA selama dua tahun (1966-1968) pada usia 15-17 tahun. Sehingga klaim bahwa Prabowo menempuh pendidikan sekolah SD dalam empat tahun, SMP dalam setahun, dan SMA dalam setahun adalah salah.
Viva menyebutkan bahwa sebelum masuk AKABRI, Prabowo sudah diterima kuliah di University of Colorado dan George Washington University, Amerika Serikat. Namun, Viva tidak menyebutkan adanya tawaran beasiswa. Berdasarkan riwayat hidup tadi, Prabowo belum berkuliah di usia 12 tahun, beliau masih menempuh SMP di Victoria Institute.
1. TK: Sekolah Sumbangsih, Jakarta (1956-1957)
2. SD: The Dean School, Singapura (1957-1960)
3. SD: Glenealy Junior School, Hongkong (1960-1962)
4. SMP: Victoria Institute, Kuala Lumpur, Malaysia (1962-1964)
5. SMP: Zurich International School (1964-1966)
6. SMA: The American School in London, Inggris (1966-1968)
7. Akademi Militer Nasional, Magelang (1970-1974).
Berdasarkan data tersebut, Prabowo menempuh SD selama lima tahun (1957-1962) pada usia 6-11 tahun, SMP selama empat tahun (1962-1966) pada usia 11-15 tahun, dan SMA selama dua tahun (1966-1968) pada usia 15-17 tahun. Sehingga klaim bahwa Prabowo menempuh pendidikan sekolah SD dalam empat tahun, SMP dalam setahun, dan SMA dalam setahun adalah salah.
Viva menyebutkan bahwa sebelum masuk AKABRI, Prabowo sudah diterima kuliah di University of Colorado dan George Washington University, Amerika Serikat. Namun, Viva tidak menyebutkan adanya tawaran beasiswa. Berdasarkan riwayat hidup tadi, Prabowo belum berkuliah di usia 12 tahun, beliau masih menempuh SMP di Victoria Institute.
Kesimpulan
Tidak ada informasi valid yang menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menempuh SD dalam 4 tahun, SMP dalam 1 tahun, SMA dalam 1 tahun, dan bahwa Prabowo pada usia 12 tahun berkuliah di Amerika Serikat dengan beasiswa.
Rujukan
[SALAH] “Narkoba dari China Melalui Tiang Pancang Proyek Infrastruktur”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/03/2019
Berita
“ANDA PERCAYA TIDAK TERLIBAT ORANG PENTING DIINDONESIA?
Omong kosong bila ini bukan diimpor bagian dari politik neo PKI…”
Salinan narasi selengkapnya di (4) bagian REFERENSI.
Omong kosong bila ini bukan diimpor bagian dari politik neo PKI…”
Salinan narasi selengkapnya di (4) bagian REFERENSI.
Hasil Cek Fakta
Pelintiran daur ulang, tidak ada kaitannya dengan proyek infrastruktur. Foto yang digunakan adalah foto-foto mengenai pengungkapan jaringan narkoba dengan modus dimasukkan di dalam pipa, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[SALAH] Turn Back Hoax Dibentuk Bukan Untuk Menangkal Hoax Melainkan Untuk Menaikkan Elektabilitas Jokowi
Sumber: tribuninf0.blogspot.comTanggal publish: 09/03/2019
Berita
Situs “abal-abal” tribuninf0.blogspot.com kembali mengeluarkan artikel yang berjudul kontroversial. Artikel berjudul “Benarkah Turn Back Hoax Dibentuk Bukan Untuk Menangkal Hoax Melainkan Untuk Menaikkan Elektabilitas Jokowi?” tersebut berisi wawancara dengan Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Anti Hoax, Eggi Sudjana menanggapi data-data yang dikeluarkan oleh Jokowi dalam debat capres Minggu (17/2). Dalam paragraf kesimpulan, situs ini menulis;
“Nah jadi paham kan? bahwa TRUN BACK HOAX itu di bentuk oleh para pendukung jokowi, namun kenapa junjungannya sering memberikan informasi maupun data kurang valid tidak di cap HOAX karna tim mereka yang bentuk.
Mari kita ambil kesimpulan, mereka membentuk itu semua sebenarnya bukan untuk menangkal hoax melainkan untuk menaikkan Elektabilitas Jokowi itu sendiri, orang kenyataannya masyarakat sudah cerdas untuk menilai itu semua, apa yang tidak sesuai dengan pemerintah meskipun itu benar bakal di cap HOAX, sungguh miris ya ? Salam dari rakyat jelata”
“Nah jadi paham kan? bahwa TRUN BACK HOAX itu di bentuk oleh para pendukung jokowi, namun kenapa junjungannya sering memberikan informasi maupun data kurang valid tidak di cap HOAX karna tim mereka yang bentuk.
Mari kita ambil kesimpulan, mereka membentuk itu semua sebenarnya bukan untuk menangkal hoax melainkan untuk menaikkan Elektabilitas Jokowi itu sendiri, orang kenyataannya masyarakat sudah cerdas untuk menilai itu semua, apa yang tidak sesuai dengan pemerintah meskipun itu benar bakal di cap HOAX, sungguh miris ya ? Salam dari rakyat jelata”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, berita yang ditampilkan pada situs tersebut merupakan hasil saduran dari berita wartaekonomi.co.id pada tanggal 19 Februari 2019. Berita tersebut kemudian ditambahkan kesimpulan mengenai Turn Back Hoax dikarenakan tidak ditemukan adanya pernyataan kesimpulan tersebut pada berita asli yang disadur.
Selain itu Turn Back Hoax sendiri adalah bagian dari komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia yang tidak terikat pada salah satu kubu, serta hanya berpihak pada keadilan dan kebenaran seperti halnya yang tertera pada kode etik relawan grup tersebut.
Kode Etik Relawan Mafindo;
Para relawan, dalam berbagai kegiatan yang membawa nama organisasi Mafindo, terikat dengan kode Etik sebagai berikut :
1/ Adil : katakan bahwa yang benar itu adalah benar, dan salah itu adalah salah.
2/ Netral : tidak berpihak. Keberpihakan kita adalah pada keadilan & kebenaran.
3/ Fokus pada kegiatan anti hoax : Baik preventif (mencegah), reaktif (tindakan), analisis & evaluasi (paska) – semuanya terkait usaha anti hoax.
4/ Menjaga nama baik organisasi : setiap relawan wajib berusaha untuk menjaga nama baik organisasi.
5/ Taat pada hukum yang berlaku di NKRI.
6/ Non diskriminatif : seluruh kegiatan relawan Mafindo wajib diusahakan agar inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif.
7/ Respect : relawan menghormati & memperlakukan semua pihak dengan beradab, tanpa memandang suku ras ataupun agama ybs.
8/ Persuasif : mengutamakan komunikasi yang santun, bukan konfrontatif.
Selain itu Turn Back Hoax sendiri adalah bagian dari komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia yang tidak terikat pada salah satu kubu, serta hanya berpihak pada keadilan dan kebenaran seperti halnya yang tertera pada kode etik relawan grup tersebut.
Kode Etik Relawan Mafindo;
Para relawan, dalam berbagai kegiatan yang membawa nama organisasi Mafindo, terikat dengan kode Etik sebagai berikut :
1/ Adil : katakan bahwa yang benar itu adalah benar, dan salah itu adalah salah.
2/ Netral : tidak berpihak. Keberpihakan kita adalah pada keadilan & kebenaran.
3/ Fokus pada kegiatan anti hoax : Baik preventif (mencegah), reaktif (tindakan), analisis & evaluasi (paska) – semuanya terkait usaha anti hoax.
4/ Menjaga nama baik organisasi : setiap relawan wajib berusaha untuk menjaga nama baik organisasi.
5/ Taat pada hukum yang berlaku di NKRI.
6/ Non diskriminatif : seluruh kegiatan relawan Mafindo wajib diusahakan agar inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif.
7/ Respect : relawan menghormati & memperlakukan semua pihak dengan beradab, tanpa memandang suku ras ataupun agama ybs.
8/ Persuasif : mengutamakan komunikasi yang santun, bukan konfrontatif.
Rujukan
[BERITA] “Krakatau Steel Beri Klarifikasi Soal Viral Video 1.000 TKA China”
Sumber:Tanggal publish: 09/03/2019
Hasil Cek Fakta
“Sedangkan menurut Kepala Imigrasi Klas I Serang, hingga kini belum ditemukan TKA bermasalah yang bekerja di KS. Termasuk yang saat ini ramai di media sosial. “Terkait TKA yang ada di KE, itu semua tenaga ahli, bukan tenaga kasar. Jadi perizinannya sudah sesuai semua,” kata Syamsul, Kepala Imigrasi Klas I Serang, di tempat yang sama.”
Rujukan
Halaman: 7963/8582






