• [HOAKS] Makan Cokelat Setelah Makan Mie Goreng Berakibat Kematian

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 17/08/2018

    Berita

    "SEKEDAR INFO KHUSUSNYA UTK ANAK KOST/ PERANTAUAN BUJANGAN/ siapa saja...

    Ada seorang Wanita meninggal 'Mendadak' dgn ' Kelima Panca Indera keluar darah.
    Setelah diselidiki ternyata Wanita ini meninggal, bukan karena 'Bunuh Diri' atau 'Dibunuh', melainkan karena ketidaktahuan tentang 'Racun akibat Makanan'.
    Wanita ini memiliki kebiasaan makan coklat tiap hari, ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan 'MIE GORENG'...", selengkapnya di (4) bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Hoaks yang pernah beredar di 2012 dan tahun lalu, ""Tak ada korelasi antara makan cokelat dan mie secara bersamaan, lalu muncul efek yang terjadi pada isi pesan di atas,"". Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Liputan 6
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Makan Cokelat Setelah Makan Mie Goreng Berakibat Kematian

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 17/08/2018

    Berita

    “SEKEDAR INFO KHUSUSNYA UTK ANAK KOST/ PERANTAUAN BUJANGAN/ siapa saja…

    Ada seorang Wanita meninggal ‘Mendadak’ dgn ‘ Kelima Panca Indera keluar darah.
    Setelah diselidiki ternyata Wanita ini meninggal, bukan karena ‘Bunuh Diri’ atau ‘Dibunuh’, melainkan karena ketidaktahuan tentang ‘Racun akibat Makanan’.
    Wanita ini memiliki kebiasaan makan coklat tiap hari, ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan ‘MIE GORENG’…”

    Hasil Cek Fakta

    Metro TV News @ 28 Aug 2014: “Berdasarkan penelusuran, Arsenic Pentoxide merupakan senyawa anorganik yang tinggi kandungan racun, sehingga hanya diaplikasikan hanya ke beberapa produk komersial dan tidak terdapat pada makanan.”

    Detik @ 07 Jun 2017: “Victoria menegaskan bahwa informasi ini hoax, tidak benar jika disebutkan makan cokelat setelah makan mi bisa memicu keracunan, bahkan sampai meninggal mendadak. Menurutnya, efek samping yang timbul justru lebih ke arah obesitas. Sebab baik mi maupun cokelat diketahui memiliki kalori yang cukup tinggi.”

    Metrotvnews.com mencoba mencari jawabnya dengan menemui ahli gizi Rumah Sakit Pasar Rebo, Indah Sulianti. Menurut Indah, ada tiga hal yang harus diluruskan pada pesan berantai tersebut.

    1. Dalam mie instan yang paling berbahaya adalah zat pengawetnya
    “Zat pengawet itu adalah natrium. Beberapa kasus yang saya temui, pernah ada anak yang ususnya pecah karena keseringan makan mie. Proses rusaknya itu diakibatkan natrium yang mengendap di dalam tubuh. Jika semakin tebal, organ yang tertumpuk endapan akan rusak,” jelasnya.

    2. Cokelat kemasan (bukan coklat murni) memiliki kadar lemak dan kolesterol tinggi
    Kadar lemak dan kolesterol berasal dari zat tambahan seperti susu full cream, dan lain-lain.

    3. Tidak hanya mie instan, semua makanan kemasan memiliki natrium (pengawet)
    Natrium bila dikonsumsi terus menerus dapat membahayakan tubuh. “Tak ada korelasi antara makan cokelat dan mie secara bersamaan, lalu muncul efek yang terjadi pada isi pesan di atas,” tegas Indah.

    “Jadi kesimpulannya, apa yang terjadi pada perempuan itu lebih menjurus kepada efek dari kolesterol yang menumpuk karena terlalu sering makan cokelat dan efek natrium dari pengawet makanan yang menempel dalam pembuluh darahnya, sehingga mengakibatkan pecahnya pembuluh darah. Bukan karena reaksi kimia itu,” terang Indah.

    Berdasarkan penelusuran, Arsenic Pentoxide merupakan senyawa anorganik yang tinggi kandungan racun, sehingga hanya diaplikasikan hanya ke beberapa produk komersial dan tidak terdapat pada makanan.

    Kesimpulan

    Hoaks yang pernah beredar di 2012 dan tahun lalu, “”Tak ada korelasi antara makan cokelat dan mie secara bersamaan, lalu muncul efek yang terjadi pada isi pesan di atas,””.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Karena Trauma dan Paranoid, Polisi Bisa Langsung Tembak Jika Kabur Saat Razia”

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 17/08/2018

    Berita

    Terkini ada hoaks yang beredar melalui pesan berantai Whatsapp yang menyudutkan Korps Pimpinan Jendral Tito Karnavian dengan menyebutkan bahwa karena psikologis polisi yang paranoid dan panik, polisi bisa langsung menmbak jika ada masyarakat sipil yang kabur saat dirazia. Berikut narasi lengkapnya.

    “Mohon izin mengingatkan Terkait dengan situasi saat ini Mohon ditekankan kepada sanak famili jika ada razia polisi jangan sampai kabur seandainya ada ketidaklengkapan Karena hal ini sangat berbahaya mengingat saat ini kondisi psikis anggota polisi cenderung paranoid karena trauma Dan bisa langsung menembak Demikian semoga bermanfaat”.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen M. Iqbal mengklarifikasi dengan menyatakan isu tersebut tidak benar. “Enggak bener itu, hoax. Anggota polisi tetap siap siaga. Enggak benar itu, mana mungkin orang kabur ditembak. Pokoknya itu hoax. Tidak benar,” tegas Brigjen Iqbal, Rabu (16/5).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Surat Mengatasnamakan Deputi BPOM terkait Iklan Ucapan Ultah BPOM ke-17

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/08/2018

    Berita

    Beredarnya surat dengan mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen (BPOM). Dalam surat tersebut perusahaan diminta untuk berpartisipasi memberikan ucapan selamat ulang tahun melalui iklan kemitraan sekaligus sebagai media promosi dengan pembayaran yang telah ditentukan.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Seksi Penyidikan BPOM Surabaya, Siti Amanah jika permintaan iklan ucapan HUT oleh BPOM kepada perusahaan tidak benar. “Kami tegaskan kepada semua pihak yang mendapat surat kemitraan dengan BPOM berupa iklan ucapan HUT RI adalah hoax,” ujar Siti kepada Malang Post.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini