Asisten I Pemerintah Aceh Besar, Mukhtar, Meninggal Saat Sujud Terakhir Salat Isya
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 07/07/2018
Berita
Informasi ini tersebar melalui grup-grup WhatsApp pada Rabu pagi, 9 Mei 2018: "Inalillahi wa innailaihi Raji'un telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Mukhtar (Asisten I Kab Aceh Besar) imam musalla Al Muhajirin Alublang sedang sujud salat insha (selasa,8/5/2018) GAMPONG LAMLAGANG (Masuk SAMPING POLSEK/(Gedung AKPI) Banda Aceh."
Hasil Cek Fakta
Ismail mengatakan almarhum Mukhtar adalah salah seorang imam di Musala Muhajirin. Dia meninggal saat sujud terakhir salat Isya. "Sempat terdengar beliau batuk saat sujud dan bunyi nafas beliau keras," kata Ismail, pengurus Musala Muhajirin. Pada saat salat Isya itu, Mukhtar berdiri di shaf bagian belakang. Selanjutnya pada sujud terakhir, almarhum berusaha bangun untuk duduk, tapi kemudian terjatuh. Salah seorang jamaah sempat menggosok punggungnya. "Telihat beliau kemudian tanganya kaku, beliau sudah tiada," kata Ismail.
Rujukan
Benarkah Ratu Elizabeth II Keturunan Nabi Muhammad?
Sumber: tempo.coTanggal publish: 07/07/2018
Berita
Sejumlah media menurunkan tulisan dengan tajuk Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad. Hal itu terlihat pada tabloid Inggris, seperti The Daily Mail dan The Daily Express. Al Ousboue, surat kabar Maroko, pada Maret 2018 juga menurunkan tulisan soal ini. Begitu juga dengan beberapa media di Timur Tengah. Di media sosial, kabar bahwa Ratu Elizabeth II punya hubungan darah dengan Nabi Muhammad kemudian menjadi viral hingga saat ini. Kalau berita itu benar, berarti Ratu Elizabeth adalah sepupu raja-raja Maroko dan Yordania. Tapi benarkah?
Hasil Cek Fakta
Hazleton menganggap cerita hubungan darah Ratu Elizabeth II dengan Nabi itu cuma rumor sebagai reaksi terhadap upaya menjelek-jelekkan Islam di Barat. Menurut dia, hal ini mengungkapkan sebuah harapan bahwa Elizabeth mungkin meminjamkan "kehormatan" kepada agama utama dunia itu. Selengkapnya bisa dilihat di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/32/fakta-atau-hoax-benarkah-ratu-elizabeth-ii-keturunan-nabi-muhammad
Rujukan
Badai Tropis Cempaka Melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah
Sumber: tempo.coTanggal publish: 07/07/2018
Berita
Setelah puting beliung melanda sejumlah daerah di Yogyakarta pada 24 April 2018, muncul kabar bahwa provinsi ini bakal diterpa badai tropis Cempaka. Informasi tersebut tersebar melalui WhatsApp dengan klaim telah dimuat di sebuah stasiun televisi swasta nasional dan dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY-Jawa Tengah. Kabar burung yang mulai menyebar pada 25 April 2018 itu menyebut badai tropis Cempaka akan bergerak ke barat/selatan dan berdampak hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Bahkan berpotensi menimbulkan puting beliung di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga 28 April 2018.
Hasil Cek Fakta
Ternyata sampai saat ini badai tropis Cempaka dan dan dampaknya itu tidak ada di Yogyakarta. Sebenarnya pada Rabu 25 April 2018, BMKG langsung membuat bantahan. "Kami menyatakan bahwa informasi di atas adalah hoax atau tidak benar," kata Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Agus Sudaryatno. Selengkapnya di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/31/fakta-atau-hoax-badai-tropis-cempaka-melanda-yogyakarta-dan-jawa-tengah
Rujukan
Setelah Diakuisisi Facebook, Penggunaan WhatsApp Kini Berbayar
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 07/07/2018
Berita
Sebuah pesan WhatsApp beredar viral di banyak grup percakapan. Pesan itu menyatakan bahwa penggunaan aplikasi percakapan WhatsApp tidak lagi cuma-cuma. Kebijakan pengenaan biaya ini, konon kabarnya, dilakukan setelah WhatsApp diakuisisi oleh raksasa digital Facebook. Agar lebih meyakinkan, pesan tersebut menyertakan berita Tempo.co yang ditulis pada 2014 silam mengenai akuisisi tersebut.
Hasil Cek Fakta
"Pesannya tidak benar. Tidak ada perubahan di aplikasi WhatsApp," ujar Lead Communication Facebook Indonesia Putri Dewanti saat dihubungi melalui pesan singkat, 3 April 2018. "Saya lihat pesannya saja kan menggunakan link berita Tempo dari tahun 2014. Sampai sekarang, WhatsApp masih free penggunaannya," kata Putri. Dia menegaskan kalau pun ada perkembangan baru mengenai WhatsApp, Facebook atau Instagram, pihaknya pasti akan memberikan informasi.
Rujukan
Halaman: 8005/8396



