• [SALAH] Video Operasi Karena Lintah di Kangkung

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/01/2019

    Berita

    Pesan yang berisi imbauan agar berhati-hati saat memasak kangkung karena bisa jadi telur lintah yang bersembunyi di batang kangkung ikut termakan.

    Hasil Cek Fakta

    Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengatakan belum pernah mendapati kasus semacam itu. Selama ini parasit yang ditemukan di dalam pencernaan manusia adalah cacing. “Kalau lintah sepertinya nggak bisa ya. Kena asam lambung pasti mati. Parasit di tubuh manusia memang ada. Umumnya telur cacing yang masuk ke tubuh, bermanifestasi di usus halus,” terang dr Ari dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (28/10/2015).
    Cacing bisa masuk ke dalam pencernaan manusia melalui makanan yang tidak matang. Karena umumnya telur cacing bisa menempel di sayuran mentah. Karena itu dr Ari mengingatkan untuk memasak sayuran hingga matang. Jikapun memakan sayuran mentah sebagai lalapan pastikan telah benar-benar dicuci sampai bersih. Selain itu ada baiknya minum obat cacing secara teratur, yakni enam bulan sekali. “Selain cacing, bakteri dan jamur kadang bisa terbawa ke pencernaan,” sambung dr Ari.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] PWNU JAWA TIMUR SIAP MENANGKAN PRABOWO SANDI

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/01/2019

    Berita

    Video pria mengaku dari PWNU Jatim dan mendukung pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno viral di media sosial. Pria tersebut berkaus merah dengan gambar pasangan calon nomor urut 02. Pria tersebut mengaku sedang berada di depan kantor PWNU Jatim.

    Pra itu menyebut pengurus NU Jatim mendukung Prabowo-Sandi. Dia juga menunjukkan sejumlah spanduk dan baliho bergambar paslon yang didukung Partai Demokrat itu.

    “Wahai saudaraku, saya sekarang berada di depan kantor PWNU Jatim. Ini membuktilan kalau warga NU Jawa Timur mendukung pasangan Prabowo-Sandi,” ucap pria itu dalam video.

    Hasil Cek Fakta

    “Video ini jelas meresahkan dan penggiringan opini seolah-olah NU secara struktural mendukung capres nomor urut 02. Secara organisasi NU tidak dibenarkan terlibat dukung mendukung dalam kontestasi politik. Sesuai Khittah NU 1926, NU secara organisasi dilarang berpolitik,” terang Gus Abid, Rabu (23/1/2019).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Tulisan Lafadz Allah di Tisu Toilet

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 24/01/2019

    Berita

    “‘Baru-baru ini saya membeli tisu toilet dari Marks & Spencer dan ketika saya membuka salah satunya, itu memiliki nama Allah, seperti yang Anda lihat. ‘Jadi tolong saudara-saudari, jangan beli tisu toilet khusus ini, atau coba boikot Marks & Spencers, karena setiap tisu toilet memiliki nama Allah di atasnya.”

    Hasil Cek Fakta

    Klarifikasi oleh produsen tisu, pola yang dicetak di tisu adalah logo daun Lidah Buaya (Aloe Vera). Berhubungan dengan kondisi psikologis “pareidolia”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Merdeka.com
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/01/2019

    Berita

    Beredar di media sosial belakangan ini sebuah postingan video kapal tenggelam yang di dalam narasinya terjadi di Perairan Kangean, Jawa Timur.

    Video berdurasi 30 detik ini menampilkan sekelompok penumpang tengah mengenakan pelampung berwarna oranye untuk menyelamatkan diri mereka karena situasi kapal yang akan tenggelam.

    Ditampilkan juga posisi kapal tersebut dalam keadaan miring dan beberapa orang berpegangan pada besi di tepi kapal.

    Sementara, ombak laut tetap bergulung-gulung di sekitar kapal. Terdengar juga suara orang-orang sedang panik dan berdoa.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir dari Kompas.com, Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi menegaskan bahwa video tersebut bukan peristiwa tenggelamnya kapal di Perairan Kangean.

    “Itu video lama dan peristiwanya dari Sulawesi, bukan dari perairan Kangean. Itu hoaks,” ujar Rahman saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (23/1/2019).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini