• [DISINFORMASI] "Meet Rebecca, Dialah yang Membunuh Petugas Medis Wanita Razzan" | [DISINFORMASI] "Meet Rebecca, She is the One Who Killed Female Medic Officer Razzan"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/06/2018

    Berita

    "#Foto

    Nama: Meet Rabecca
    Umur: 18 tahun
    Kewarganegaraan: Amerika Serikat
    Pekerjaan: Anggota pasukan terlatih dalam tim intelijen sipil militer Israel.
    Dialah yang membunuh petugas medis wanita bernama Razzan El Najjar di perbatasan Gaza-Israel II Suara Palestina News Agency".

    Hasil Cek Fakta

    Post-post yang beredar tidak berdasarkan sumber informasi yang kredibel, tanpa pengecekan yang benar sebelum di-post, dan berdasarkan kegagalan memahami foto yang dipasang di post oleh akun "Suhair Nafal", serta kurang mampu untuk memahami Bahasa Inggris. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI | Circulated posts does not based on credible information source, posted without proper checking before posting, and based on failed to understand the photo posted by "Suhair Nafal" account, and lack of proper understanding of English. Check EXPLANATION and REFERENCE section for more.

    Rujukan

  • [BENAR] KLARIFIKASI REBECCA, WANITA YANG DITUDING TEMBAK RAZAN AL-NAJJAR

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2018

    Hasil Cek Fakta

    Viralnya foto Rebecca berawal dari postingan Facebook milik Suhair Nafal, seorang wanita yang tinggal di Chicago. Suhair tanpa sengaja memposting perbandingan foto Rebecca dengan Razan untuk menganalogikan sikap Israel terhadap Palestina. Sehingga, terbentuk persepsi Rebecca adalah tentara pencabut nyawa Razan. Netizen dibuat memanas tatkala laman Facebook “Freedom for Gaza”, turut memasang pos milik Suhair dengan narasi “Ini pembunuh terlatih yang menembak seorang perawat Palestina berusia 21 tahun di Gaza saat dia membantu warga sipil yang terluka,”.

    Tau postingannya menimbulkan polemik, Suhair akhirnya melakukan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa dia tidak pernah bermaksud untuk menyatakan bahwa Rebecca telah membunuh Razan.

    “Tapi sekali lagi, bukan dia yang membunuh Razan,” tegas Suhair.

    Bantahan juga dilakukan oleh Rebecca sebagai pihak yang tersudut. Melalui sebuah unggahan video, Rebecca membantah keras semua tuduhan yang mengarah kepadanya. Rebecca menyebut dirinya dibebaskan sekitar dua setengah tahun lalu dari Israel Defense Forces (IDF). Ia juga membantah tudingan mengenai dirinya adalah seorang sniper. Ia mengaku tidak pernah menjadi sniper selama berada di IDF.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Seorang Anak Meninggal Saat Bukber Karena Konsumsi Coca-Cola

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 05/06/2018

    Berita

    Beberapa waktu lalu viral di media sosial informasi seorang anak yang diklaim meninggal dunia saat setelah meminum Coca-cola dan menyantap KFC saat berbuka puasa bersama teman-temannya.

    Pesan singkat seperti narasi diatas beredar luas di media sosial facebook serta pesan berantai aplikasi chating whatsapp.

    Hasil Cek Fakta

    Kabar yang sudah kadung meluas tersebut, akhirnya mendapat klarifikasi dari seorang ibu dari teman anak I. Dwi Sugiarti melalui akun facebooknya menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

    “Saya bukan keluarga almarhum tapi Insya Allah saya bisa memberi klarifikasi bahwa ananda Ilnas meninggal dunia bukan karena minum minuman bersoda dan bukan saat sedang makan di K*C” tulisnya dari akun Dwi Sugiarti.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BENAR] “Manajemen Garuda Indonesia Tegaskan Tidak Ada Penjualan atau Penawaran Saham kepada Perusahaan China”

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2018

    Hasil Cek Fakta

    Manajemen PT. Garuda Indonesia melalui pengumuman berita resminya kepada media, membantah kabar yang mengatakan ada perusahaan China yang berminat membeli Garuda Indonesia. “Berita tersebut sama sekali tidak benar,” tulis pihak Corporate Secretary Garuda Indonesia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (5/6/). Garuda Indonesia juga menegaskan bahwa informasi maupun transaksi perseroannya dilakukan dengan azas keterbukaan kepada publik.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini