• [SALAH] “PKS Memasang Spanduk di Depok yang Bertuliskan #2019 Membawa Misi Merubah Negara Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 27/04/2018

    Berita

    PKS Memasang Spanduk di Depok yang Bertuliskan #2019 Membawa Misi Merubah Negara Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah

    Hasil Cek Fakta

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suparyono, kemudian anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Imam Budi Hartono dan Politisi PKS yang juga mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring serentak membantah spanduk berlogo PKS bertuliskan “#2019 Membawa Misi Merubah Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah” yang terpasang di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang menghubungkan Depok Town Square dan Margo City, Depok. Mereka menjelaskan spanduk itu bukan produk PKS dan sebagai bentuk mendiskreditkan PKS. Spanduk tersebut pun sudah dicopot oleh Satpol PP setempat sejak pukul 09.00 pagi tadi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Aksi Pakai Kaus #2019GantiPresiden saat CFD di Jakarta pada 29 April

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 27/04/2018

    Berita

    Beredarnya selebaran ajakan aksi serentak memakai kaus #2019GantiPresiden saat car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan, di kota-kota di seluruh Indonesia, Minggu, 29 April 2018 mendatang, tengah viral di media sosial. Dalam selebaran itu tertulis: “Gerakan nasional car free day. Pakai kaos mu!!! Hari Minggu 29 April 2018. Buktikan !!! Kaos adalah kita !!! Kita adalah ada !!! Serentak di kotamu.”



    Selebaran juga memuat foto kaus dengan tulisan #2019GantiPresiden.

    Hasil Cek Fakta

    Selebaran ajakan aksi serentak memakai kaus #2019GantiPresiden saat car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu, 29 April 2018 mendatang, itu tidak benar alias hoaks. “Itu hoaks ya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, 27 April 2018.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • (SALAH): Foto Jalanan Yang diklaim ada Di Sumatera

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/04/2018

    Berita

    Belum lama ini beredar sebuah postingan di facebook dengan nama Eko Supriadi yang mengklaim sebuah jalan raya yang ia sebut berada di Sumatera.

    Entah termasuk kelompok pendukung Joko Widodo alias Jokowi dengan Salam2Periode-nya atau bukan, namun akun tersebut cukup menjadi sorotan karena menyebarkan sebuah informasi Hoaks bernuansa kampanye.

    Dalam hoaks itu, dia menyelipkan kalimat #Salam2Periode.

    “#Salam2Periode ini bukan hoax lo…Ini ada di SUMATRA,’’ tulis akun Eko Supriadi pada Rabu (25/4).

    Hasil Cek Fakta

    Namun setelah ditelusuri lewat google image ternyata jalanan tersebut bukanlah di Sumatera seperti yang ada postingan itu melainkan merupakan sebuah jalanan yang berada di Australian bagian selatan dan bernama Kangaroo Island Road.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] BADAI TROPIS CEMPAKA MENGARAH KE YOGYAKARTA

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 27/04/2018

    Berita

    Informasi tersebut mulai beredar pada tanggal 25 April 2018 kemarin, menurut informasi yang didapat, melansir dari detik.com disebutkan didalam pesan berantai whatsapp bahwa akan ada Badai Tropis Cempaka yang bergerak ke barat/selatan dan berdampak hujan lebat, angin kencang serta gelombang tinggi yang berpotensi puting beliung.

    Hasil Cek Fakta

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah akan adanya Badai Tropis Cempaka yang mengarah ke Yogyakarta.

    Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Agus Sudaryatno : “Pada tanggal 25 April 2018 telah beredar info adanya Badai Tropis Cempaka yang akan bergerak ke barat/selatan dan berdampak hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi bahkan berpotensi menimbulkan puting beliung di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Info tersebut menyebar melalui media sosial whatsapp yang menyatakan dimuat di breaking news TV one dan direalese oleh BMKG DIY-Jateng,”.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini