[SALAH] Gambar Rilis Divisi Humas Polri Mengenai Kelengkapan Menggunakan Sepeda Motor yang Disunting
Sumber:Tanggal publish: 12/04/2018
Berita
Beredar gambar Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor yang disunting dengan berbagai tulisan mengenai kelengkapan sepeda motor.
Hasil Cek Fakta
Gambar tersebut adalah hasil suntingan, gambar yang asli dimuat di akun instagram @divisihumaspolri http://bit.ly/2qpOWjX.
Kesimpulan
Gambar rilis Divisi Humas Polri mengenai kelengkapan menggunakan sepeda motor tersebut adalah hasil suntingan.
Rujukan
“Akses Angkot di Palembang Saat Asean Games Tidak Ditutup”
Sumber: Media daringTanggal publish: 11/04/2018
Berita
“Itu hoax, malahan kita saat Asian Games membutuhkan angkutan umum. Yang tidak boleh itu adalah Bus Kota, mereka tidak di perbolehkan karena rata-rata kendaraan Bus Kota itu sudah banyak yang tidak layak lagi beroprasi dan sudah buruk,” ujar Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Kurniawan, Senin (9/4).
Hasil Cek Fakta
Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Kurniawan, membantah informasi yang mengatakan adanya penutupan akses transportasi massa jenis angkot saat Asian Games dilaksanakan, hanya kendaraan Bus Kota yang tidak layak beroperasi dan sudah buruk yang tidak diperbolehkan.
Sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandi menegaskan semua bus tua akan mulai berhenti beroperasi tepat pada bulan Agustus atau sebelum Asian Games. Berhentinya operasional bus tua, setelah Pemkot dan pihak-pihak terkait menyepakati untuk tak memperpanjang izin operasional.
Sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandi menegaskan semua bus tua akan mulai berhenti beroperasi tepat pada bulan Agustus atau sebelum Asian Games. Berhentinya operasional bus tua, setelah Pemkot dan pihak-pihak terkait menyepakati untuk tak memperpanjang izin operasional.
Kesimpulan
Klarifikasi dilakukan Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Kurniawan, untuk membantah informasi yang mengatakan adanya penutupan akses tranportasi angkutan umum selama pelaksanaan Asian Games pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Menurutnya yang tidak diperbolehkan adalah Bus Kota, karena karena sudah cukup banyak yang tidak layak beroperasi.
Rujukan
Isu Imigran Menggunakan Nama Orang Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 11/04/2018
Berita
Info Baru nih..Sdh Masuk Para Imigran Menggunakan Nama Indonesia #JAGANKRIKAWAN
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran redaksi koran Jawa Pos, ternyata postingan tersebut bukanlah foto paspor imigran, melainkan Visa Schengen milik warga Cianjur bernama Hari Sakti Setiadi, ia buat pada 26 Maret 2018 di Jakarta. Visa Schengen merupakan visa khusus yang dapat dimiliki traveler untuk menjelajahi negara Uni Eropa.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran, isu tersebut masuk ke dalam kategori disinformasi. Sebab, foto yang diunggah Danielle Masterz tersebut bukanlah foto paspor imigran dengan nama orang Indonesia melainkan Visa Schengen milik Hari Sakti Setiadi, warga Cianjur, Jawa Barat.
Rujukan
[SALAH] “Megawati Soekarnoputri Usul ke Pemerintah Supaya Semua Pesantren di Tutup”
Sumber:Tanggal publish: 11/04/2018
Berita
“Megawati soekarnoputri usul ke pemerintah supaya semua Pesantren di tutup
Nenek jahanam makin tua makin bangsat”
Nenek jahanam makin tua makin bangsat”
Hasil Cek Fakta
id-sumatera-news.blogspot.co.id yang diambil tangkapan layar oleh status tersebut, sudah dihapus oleh penyedia layanan. AndebaNews, sumber yang disebut oleh Blog tersebut, menggunakan sumber situs Blog id-sumatera-news.blogspot.co.id yang sudah dihapus juga. Bahan yang “diolah” adalah peristiwa yang terjadi di tahun lalu mengenai pidato Megawati yang dipermasalahkan oleh beberapa pihak. Foto yang digunakan adalah foto yang sudah banyak beredar sebelumnya.
Berawal dari kalimat Mega yang menyebut ‘peramal masa depan’ dalam pidatonya di HUT PDIP, Selasa (10/1/2017). “Ini ada bukti pidato Megawati. Kami siapkan. Ini yang bilang rukun iman percaya pada hari akhir hanya ramalan. Kalau Megawati tidak diproses, berarti tidak ada keadilan. Ada bukti, ada laporan, wajib diproses tidak? Wajib!” kata Rizieq di Mabes Polri, Senin (16/1).
Berawal dari kalimat Mega yang menyebut ‘peramal masa depan’ dalam pidatonya di HUT PDIP, Selasa (10/1/2017). “Ini ada bukti pidato Megawati. Kami siapkan. Ini yang bilang rukun iman percaya pada hari akhir hanya ramalan. Kalau Megawati tidak diproses, berarti tidak ada keadilan. Ada bukti, ada laporan, wajib diproses tidak? Wajib!” kata Rizieq di Mabes Polri, Senin (16/1).
Kesimpulan
Konten yang “diolah” pada disinformasi ini merupakan peristiwa yang terjadi di tahun lalu, dimana pidato Mega soal peramal masa depan yang dipermasalahkan oleh Habib Rizieq.
Rujukan
Halaman: 8089/8392






