[HOAX] PRABOWO SUBIANTO SEMPAT ALAMI STROKE SEBANYAK 3 KALI
Sumber: twitter.comTanggal publish: 28/02/2018
Berita
Keputusan keluarga besar minta Prabowo agar tidak nyapres 2019 sangat logis Kondisi kesehatan Prabowo tidak fit seperti sebelum mengalami stroke 3 kali Stroke pertama terjadi tak lama setelah Pilpres 2009 Prabowo tdk terima kalah dicurangi habis2an Puluhan juta suara palsu.
Hasil Cek Fakta
Melihat adanya sebuah akun dengan nama @DaulatDalimunte yang menyebutkan jika Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto telah terkena stroke sebanyak tiga kali. Pihak partai langsung melakukan klarifikasi melalui akun twitter resmi mereka @Gerindra. Dinyatakan jika informasi tersebut tidaklah benar alias HOAX. Dalam unggahannya, disertakan pula penjelasan yang menyatakan jika kebugaran dan kesehatan Prabowo masih tergolong prima. Meski dilingkupi dengan jadwal kegiatan sehari-hari yang padat, hal tersebut tak menjadi halangan bagi Prabowo.
Rujukan
[HOAKS] Razia STNK Pada Tanggal 28 Februari 2018
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 27/02/2018
Berita
Razia STNK
Dimulai Besok pagi
28/02/2018
Pemda, Dishub
kerja sama dengan POLRI,
akan menggelar razia pajak STNK
mobil & motor
di seluruh Kabupaten,
di seluruh Kotamadya,
di seluruh Propinsi,
di Indonesia.....Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Dimulai Besok pagi
28/02/2018
Pemda, Dishub
kerja sama dengan POLRI,
akan menggelar razia pajak STNK
mobil & motor
di seluruh Kabupaten,
di seluruh Kotamadya,
di seluruh Propinsi,
di Indonesia.....Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Hasil Cek Fakta
Melansir dari poskotanews.com, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra menegaskan, berita kegiatan razia STNK gabungan seluruh Indonesia tidak benar alias hoaks. “Sering dimunculkan. Saya pastikan Hoax. Sudah sering saya jawabnya. Sumbernya tidak jelas, saya jawab ‘HOAX’,” kata Halim.
Senada dengan Kombes Halim, dilansir dari sumeks.co.id, Kepala Bapenda Sumsel, Neng Muhaiba didampingi Kepala Unit Pelaksana Terpadu (UPT) Bapenda Palembang II Sumsel, Herryandi Sinulingga, mengatakan bahwa informasi razia STNK seluruh Indonesia itu tidak benar.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat (Kalbar), Kombes Pol Nanang Masbudi, kepada tribunnews.com, juga menyatakan bahwa isu mengenai razia STNK seluruh Indonesia adalah hoaks.
Senada dengan Kombes Halim, dilansir dari sumeks.co.id, Kepala Bapenda Sumsel, Neng Muhaiba didampingi Kepala Unit Pelaksana Terpadu (UPT) Bapenda Palembang II Sumsel, Herryandi Sinulingga, mengatakan bahwa informasi razia STNK seluruh Indonesia itu tidak benar.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat (Kalbar), Kombes Pol Nanang Masbudi, kepada tribunnews.com, juga menyatakan bahwa isu mengenai razia STNK seluruh Indonesia adalah hoaks.
Rujukan
[KLARIFIKASI] BABINSA DIISUKAN TERLIBAT HOAX PENYERANGAN ULAMA, KODAM III BERI PENJELASAN
Sumber: twitter.comTanggal publish: 27/02/2018
Berita
Klarifikasi : Kepala Penerangan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Kolonel Desi Ariyanto membantah adanya keterlibatan anggota Bintara Pembina Desa dengan pelaku penyebaran hoax penyerangan ulama.
Hasil Cek Fakta
Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia terus digempur dengan isu penyerangan ulama di berbagai daerah. Hal tersebut akhirnya menimbulkan isu yang menyebutkan adanya campur tangan anggota Babinsa dengan para pembuat hoax penyerangan ulama. Bahkan, beberapa media cetak dan online beberapa kali memuat artikel mengenai keterlibatan anggota Babinsa yang berdinas di Bandung sebagai pelaku penyebar hoax.
Desi mengatakan, terkait tersebarnya pesan di Whatsapp yang menjelaskan kronologi, fakta-fakta, analisa dan kesimpulan tentang Babinsa yang menyebar hoax, ia memastikan bahwa pesan tersebut bukan merupakan buatan ataupun berasal dari institusi Kodam III/Siliwangi. Ditegaskan pula oleh Desi, jika pesan berantai tersebut tidak sesuai dengan fakta alias HOAX yang sengaja disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Desi mengatakan, terkait tersebarnya pesan di Whatsapp yang menjelaskan kronologi, fakta-fakta, analisa dan kesimpulan tentang Babinsa yang menyebar hoax, ia memastikan bahwa pesan tersebut bukan merupakan buatan ataupun berasal dari institusi Kodam III/Siliwangi. Ditegaskan pula oleh Desi, jika pesan berantai tersebut tidak sesuai dengan fakta alias HOAX yang sengaja disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Rujukan
[HOAKS] “Cacing Hidup di Sarden”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 27/02/2018
Berita
“Jangan beli ini sardin buatan baru tadi saja kawan beli mahu makan satu kawan buka tuang di piring banyak cacing hidup baru saja kawan dia empo sama saya.”
“Do not buy this new sardine my friend just bought it about to eat open pour to the plate many live worms friend just info it to me.”
“Do not buy this new sardine my friend just bought it about to eat open pour to the plate many live worms friend just info it to me.”
Hasil Cek Fakta
Cacing tidak akan bertahan hidup melalui proses pengalengan produk tersebut: “Ayam Brand bagaimanapun mengklarifikasi bahwa klip video yang beredar adalah tipuan. Dikatakan bahwa tidak mungkin cacing bertahan pada suhu tinggi dan tekanan sterilisasi makanan kaleng.”
Worms wil not be able to survive through the product canning process: “Ayam Brand has however clarified that the video clip being circulated is hoax. It said that it is impossible for worms to survive the high temperatures and pressure of canned food sterilisation.”
Worms wil not be able to survive through the product canning process: “Ayam Brand has however clarified that the video clip being circulated is hoax. It said that it is impossible for worms to survive the high temperatures and pressure of canned food sterilisation.”
Rujukan
Halaman: 8128/8387



