• [DISINFORMASI] Korban Penganiayaan di Cicangri, Kabupaten Bandung Bukan Ustaz atau Ulama

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/02/2018

    Berita

    Pgi” buta di cicangri di gegerkan seorang ustadz lgi sholat di msjid di bacok 2 orang pria yng tidak di kenal..

    Hasil Cek Fakta

    Melansir dari kumparan.com, Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Umar S. Fana, mengatakan bahwa isu tersebut tidak benar. Umar menjelaskan, memang benar ada kejadian penganiayaan namun korbannya bukan seorang ustaz atau ulama, melainkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD). “Korban atas nama Saudara Usep, yang dianiaya oleh 2 orang tidak dikenal, diduga pengeroyokan dilakukan karena ada kaitannya dengan pekerjaan yang dilakukan Ketua LPMD tersebut,” papar Umar.
    Tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaannya bukanlah di dalam masjid, melainkan di depan rumah korban. “TKP pengeroyokan juga dilakukan bukan di masjid melainkan di depan rumah Korban. Polres Bandung masih melakukan penyidikan terkait pelaku, perkembangan akan kami laporkan,” pungkasnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] TIDAK ADA PENEMUAN 3 TON SABU DI KAPAL MV WIN LONG BH 2998

    Sumber: Media Daring
    Tanggal publish: 26/02/2018

    Berita

    Direktur Reserse Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol, Eko Daniyanto : “Kami hanya menyebutkan ada informasi kalau MV Win Long BH 2998 diduga membawa barang terindikasi narkotika. Namun, berapa jumlahnya hal itu sama sekali tidak pernah disebutkan. Jadi kalau ada yang menyebutkan 3 ton, sekali lagi saya tegaskan itu info hoax,”.

    Hasil Cek Fakta

    Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Kepolisan RI Brigadir Jenderal, Eko Daniyanto langsung membantah hal tersebut. Eko menyebutkan jika kabar mengenai penemuan 3 ton sabu di Batam tidaklah benar. Memang benar jika ada penggeledahan di kapal ikal MV Win Long BH 2998 pada Jumat 23 Februari 2018 kemarin. Kapal ikan asal Myanmar itu ditangkap karena dicurigai telah membawa narkotika jenis sabu. Atas indikasi tersebut, Tim Satuan Tugas Khusus Mabes Polri dan Bea Cukai langsung mengejar dan menahan kapal MV Win Long BH 2998 di Selat Phillips dekat Pulau Nipah, Batam, Kepualuan Riau. Namun Eko mengatakan, terkait isu yang menyebutkan adanya 3 ton sabu di dalam kapan MV Win Long BH 2998, info tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sejak awal, Eko mengaku bahwa Tim Satgasus Mabes Polri dan Bea Cukai sama sekali tidak pernah menyebutkan berapa jumlah sabu di dalam kapal tersebut.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] “Surat Sahabat Luar Negri”

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 25/02/2018

    Berita

    Musibah besar telah menimpa negeri ini:
    انا لله وانا اليه راجعون
    https://youtu.be/PbJOLPXQNc8
    pemerintah restui mentri agama dan mendapat jaminan keamanan oleh kepolisian yg di instruksikan langsung oleh kapolri tito karnavian *melegalkan syiah*
    Statemen pak Amin Rais bikin miris, katanya ‘sy blm pernah merasakan situasi kenegaraan segenting ini’
    SURAT SAHABAT LUAR NEGERI
    … selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Pertama, tidak ada kejelasan mengenai siapa yang disebut sebagai pengirim “Surat”, sahabat yang mana? Siapa? Bagaimana cara menghubunginya untuk ditanyakan konfirmasinya? Tipikal hoax dengan teknik AtA (Appeal to Authority), bedanya dengan hoax yang menggunakan teknik AtA yang lain adalah kalau tipikal AtA menggunakan nama besar agar mengesankan sumbernya otoritas, yang ini otoritasnya didapatkan karena disebut sebagai “Sahabat”.
    Kedua, mengenai asal klaim “15 juta” sudah dibahas di post sebelumnya di https://goo.gl/9YHohB. Klaim tersebut adalah hasil gorengan dengan cara memotong hanya di pernyataan Ribka Ciptaning yang menjawab pertanyaan “Berapa jumlah orang senasib seperti dengan anda begini, dan sebetulnya bukan terlibat anggotanya tetapi karena orang tua atau mungkin karena paman dan sebagainya” dari host wawancara tersebut (bisa disimak di https://youtu.be/gqg6evsneSc, mulai 0:30). Konteksnya dibelokkan dari “Perkiraan jumlah nasib keturunan dan keluarga” menjadi “Jumlah tersebut adalah jumlah yang siap bangkit”.
    Ketiga, klaim lainnya yang ditulis di narasi, tidak ada dasar kejelasan sumber informasi validnya dari mana.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] “Satanisme Buah Disuntik Darah Mengandung HIV”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 25/02/2018

    Berita

    PERINGATAN!!
    Jika anda melihat buah-buahan yg d dlam’y mengandung warna aneh merah di dalamnya, tidak usah d makan karena sekelompok orang menyuntik buah dengan darah yang mengandung hiv dan aids dengan tujuan membunuh jutaan orang di seluruh dunia , itu adalah satanisme.
    Share jika km peduli ya.

    Hasil Cek Fakta

    Klaim dalam pesan tersebut tidak benar. Pesannya hanya omong kosong belaka tanpa dasar sebenarnya. Dalam sebuah artikel tentang penularan HIV, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat :
    "Anda tidak bisa terkena HIV dari mengkonsumsi makanan yang ditangani oleh orang yang terinfeksi HIV. Bahkan jika makanan mengandung sejumlah kecil darah atau air yang terinfeksi HIV, terpapar udara, panas dari memasak, dan asam lambung akan menghancurkan virus tersebut".
    Meskipun sangat jarang, HIV dapat disebarkan dengan mengonsumsi makanan yang telah dikunyah oleh orang yang terinfeksi HIV. Kontaminasi terjadi ketika darah yang terinfeksi dari mulut pengasuh bercampur dengan makanan sambil mengunyah. Satu-satunya kasus yang diketahui adalah di antara bayi.”
    Selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini