• [BERITA] “Hipnotis Pria Berbaju Lambang Pancasila”

    Sumber: Media Daring
    Tanggal publish: 15/02/2018

    Berita

    Sejumlah pertanyaan mengenai kebenaran kasus hipnotis dengan pelaku yang menyamar sebagai relawan peduli banjir Jatiasih, Bekasi. Korbannya disebut warga Bungurasih. Pesan itu ternyata banyak menyebar di grup-grup WhatsApp. Isinya meminta ibu-ibu waspada jika ada dua pria yang bertamu mengatasnamakan peduli banjir Jatiasih. Ciri-ciri dua pria itu mengenakan baju dengan gambar lambang Pancasila. ”Jangan dibukakan pintu. Di Bungurasih sudah ada yang dihipnotis. Ini lagi keliling sekarang. Mohon tetap waspada. Baca doa dan zikir yang banyak dan saling mengingatkan. Mohon di-share,” tulis pembuat pesan.
    Kebenaran pesan itu patut diragukan. Sebab, hingga pukul 17.38 kemarin, tak ada laporan masyarakat ke polisi terkait kejadian tersebut. ”Tidak ada laporan. Bhabinkamtibmas juga sudah mengecek ke lapangan, tapi tidak ada kasus tersebut,” kata Kapolsek Waru Kompol Fathoni. Namun ada baiknya memang warga waspada terhadap orang-orang asing yang datang bertamu dengan alasan apa pun. Kecuali tetangga baru Anda yang akan mengantarkan paket makanan syukuran.

    Hasil Cek Fakta

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] “Ternyata Mereka Sudah didepan Mata Badan Tegap Potongan Tentara Berbahasa Mandarin”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 15/02/2018

    Berita

    ..ternyata ..mereka sudah didepan mata..badan tegap potongan tentara..berbahasa mandarin..mereka berkumpul tepat di pintu keluar kedatangan..sedang dibagikan kartu (seukuran KTP dibungkus kerta putih) oleh org lokal yg berbaju batik coklat..ketika sy ambil bbrp gambar mrk curiga dan pembagian kartu di lakukan ditempat lain..

    Hasil Cek Fakta

    Pertama, kita tidak bisa benar-benar mengetahui profesi seseorang berdasarkan ciri-ciri fisiknya. Tidak semua orang yang tegap dan memiliki potongan rambut cepak adalah tentara.
    Kedua, yang membuat status ini tidak benar-benar mengetahui kartu apa yang. Tidak ada bukti valid bahwa yang dibagikan memang betul seperti yang dinarasikan.
    Ketiga, ketika gambar kita diambil oleh orang yang tidak dikenal, sudah sejawarnya akan merasa curiga dan tidak nyaman.
    Keempat, seharusnya lapor ke pihak berwenang apabila curiga dengan orang asing, misalnya soal overstay.
    Kelima, tidak sulit membuat framing seperti ini. Kita cukup ada di pusat keramaian, contohnya di Bandara, cari kumpulan orang-orang yang ciri-ciri fisiknya cocok dengan framing yang kita mau, ambil foto kemudian bumbui dengan narasi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] PENETAPAN 17 PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN TNI OLEH PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 15/02/2018

    Berita

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menetapkan 17 program prioritas pembangunan TNI, Kesebelas program prioritas dalam rangka pembangunan TNI itu meliputi :

    1. Revitalisasi program-program di dalam Minimum Essential Force (MEF)
    2. Penyempurnaan Doktrin TNI dan Doktrin Angkatan
    3. Penyempurnaan organisasi TNI
    4. Pengembangan sistem pengelolaan SDM TNI yang berbasis kompetensi
    ...
    Selengkapnya di bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    Panglima TNI Marsekal Hadi hanya menetapkan 11 program prioritas pembangunan TNI pada 24 Januari 2018 lalu. Seluruh program prioritas tersebut merupakan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah, pembangunan gelar kekuatan TNI dan pembangunan nasional.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] Pembangunan Bangunan Kuliah Akademi Komunitas Negeri Tidak Terkait Kepentingan Agama Tertentu

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/02/2018

    Berita

    Beredar isu bahwa pembangunan Akademi Komunitas Negeri terkait kepentingan Agama Budha. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh melakukan klarifikasi bahwa pembangunan itu tidak terkait kepentingan agama apapun. Adapun, pembangunan gedung tersebut merupakan sumbangan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan murni bentuk aksi kemanusiaan pascagempa Pidie Jaya tahun 2016.

    Hasil Cek Fakta

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini