PESAN PANGLIMA TNI
Kepada seluruh prajurit TNI AD TMT 01-04-2018 SAMAPTA UKP saya tiadakan. dikarenakan saya tidak mau prajurit gugur demi pangkat. cukup kalian berdinas dengan baik jangan buat pelanggaran, pangkat kalian akan naik dengan sendirinya. Kepada seluruh prajurit salam hormat dan bangga saya kepada kalian
Jakarta, 22 Januari 2018
Panglima Tni
Capt ttd
Hadi Tjahjanto
Marsekal TNI
[HOAX] Panglima TNI Menghapus SAMAPTA UKP 2018
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 05/02/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Pesan tersebut sudah mendapat klarifikasi dari pihak Pusat Penerangan TNI. Melalui ketiga media sosialnya, yakni Fanpage Facebook Pusat Penerangan TNI, Akun Twitter @Puspen_TNI, dan Akun Instagram @puspentni, dijelaskan bahwa pesan tersebut adalah hoax. Sekedar informasi, tes Samapta merupakan rangaian tes fisik untuk menguji daya tahan dan kebugaran Prajurit TNI.
Kesimpulan
Berdasarkan pernyataan dari ketiga media sosial resmi Pusat Penerangan TNI dan informasi mengenai pentingnya tes Samapta, maka kabar mengenai penghapusan tes Samapta UKP 2018 tidak benar. Dengan begitu, kabar mengenai penghapusan kabar tersebut adalah hoax.
Rujukan
[DISINFORMASI] “Brantas Kebeutalan Secara Dini”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/02/2018
Berita
#Brantas_Kebeutalan_Secara_Dini
Anak2 “#Brengsek” berhati iblis…
Tolong viralkan…
Agar sampai ke orang tua yg anaknya jadi korban…
Dan dilaporkan ke Polisi…
Kepala Sekolah ybs diharapkan mengambil tindakan tegas…
Keluarkan anak2 jahanam ini dari sekolah ybs…
Dan sekolah2 lain jangan menerima anak2 rusak ini…
Anak2 “#Brengsek” berhati iblis…
Tolong viralkan…
Agar sampai ke orang tua yg anaknya jadi korban…
Dan dilaporkan ke Polisi…
Kepala Sekolah ybs diharapkan mengambil tindakan tegas…
Keluarkan anak2 jahanam ini dari sekolah ybs…
Dan sekolah2 lain jangan menerima anak2 rusak ini…
Hasil Cek Fakta
Kasus pada tahun 2013 yang terjadi di Malaysia sudah ditangani pihak berwenang. DIkutip dari media setempat dengan judul artikel “Polisi jalankan investigasi kasus bullying di sekolah di Jelutong", Ketua Polis Daerah Timur Laut, ACP Gan Kong Meng menginformasikan, polisi sedang menyiapkan kertas investigasi yang akan disebut Wakil jaksa penuntut dalam waktu dekat. Ia mengatakan para siswa yang menjadi korban bullying tersebut tampil membuat laporan polisi dengan orangtua masing-masing. Gan Kong Meng menegaskan kejadian tersebut tidak ada hubungannya dengan kelompok preman dan menginformasikan pihaknya juga telah bertemu dengan pihak sekolah dan siswa serta waris yang terlibat hari ini dan berhasil mendamaikan kedua pihak.
Rujukan
[DISINFORMASI] “Katanya Sih Mau Ngirim Ketua BEM UI ke Asmat Tapi Wartawan Asing Mau Liputan Aja di Usir”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/02/2018
Berita
Katanya sih mau ngirim ketua BEM UI ke asmat,,,
tapi wartawan asing mau liputan aja di usir……
Mr.smoke takut mirrornya pecah ya??
@watz2000: “Padahal AJI adalah kumpulan Kecebong batu loh… Enak yah diusir, udah gue bilangin dr dulu tem lu ga percaya malah makin ngotot belain si joko”
tapi wartawan asing mau liputan aja di usir……
Mr.smoke takut mirrornya pecah ya??
@watz2000: “Padahal AJI adalah kumpulan Kecebong batu loh… Enak yah diusir, udah gue bilangin dr dulu tem lu ga percaya malah makin ngotot belain si joko”
Hasil Cek Fakta
1. Foto asli berasal dari foto yang sudah beredar sebelumnya, salah satunya di https://goo.gl/p4uGWu. Disunting, lalu ditempel potongan tangkapan layar dari artikel di https://goo.gl/oN8FvA.
2. Potongan tangkapan layar post Instagram, sumbernya juga dari artikel yang sama.
2. Potongan tangkapan layar post Instagram, sumbernya juga dari artikel yang sama.
Rujukan
[KLARIFIKASI] DITJEN HUBUD TANGGAPI VIDEO ANAK-ANAK PAPUA BERMAIN AYUNAN PADA BALING-BALING HELICOPTER
Sumber: instagram.comTanggal publish: 05/02/2018
Berita
Video dengan durasi satu menit yang memperlihatkan beberapa anak kecil tengah bermain diatas baling-baling helicopter.
Hasil Cek Fakta
Melansir dari akun twitter resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia @djpu151, dijelaskan bahwa helicopter tersebut merupakan helicopter bekas MI 8 Register negara Afrika ST – MGA yang rusak & sudah dinyatakan scrap sejak tahun 2013 lalu.
Diklarifikasi lebih lanjut, helicopter tersebut saat ini sudah menjadi barang rongsokan atau bisa dikatakan bukan helicopter lagi. Sebelumnya, helicopter tersebut pernah dioperasikan oleh PT Manunggal Air hingga pertengahan tahun 2013. Dan memasuki Agustus 2015, operator sendiri telah melakukan pencabutan izin pengoperasian helicopter tersebut.
Diklarifikasi lebih lanjut, helicopter tersebut saat ini sudah menjadi barang rongsokan atau bisa dikatakan bukan helicopter lagi. Sebelumnya, helicopter tersebut pernah dioperasikan oleh PT Manunggal Air hingga pertengahan tahun 2013. Dan memasuki Agustus 2015, operator sendiri telah melakukan pencabutan izin pengoperasian helicopter tersebut.
Rujukan
Halaman: 8149/8387




