DUTERTE ANCAM TEMBAK PENGUSAHA CINA YANG NEKAD BIKIN PROYEK REKLAMASI
Mereka tidak bisa seenaknya berbuat di sini (Filipina). Meskipun mereka punya uang yang banyak. Lebih baik bagi saya menembak kepala pengusaha itu, dari pada harus mengkhianati kepercayaan rakyat,” ujar Duterte dilansir media setempat! >> Ini di Philipina
PROTES REKLAMASI ! KALIAN YANG DI TEMBAK >> KALAU INI DI INDONESIA !
[DISINFORMASI] “Duterte Ancam Tembak Pengusaha Cina yang Nekad Bikin Proyek Reklamasi”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 27/01/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Pertaman, situs yang dibagikan oleh post di SUMBER poin (1) statusnya sedang ditangguhkan, berdasarkan pencarian salah satu situs lain yang membahas yang masih aktif adalah situs “Radar Sejagad”. Situs-situ ini merubah berita dengan judul “Filipina minta Cina hentikan reklamasi di Laut Cina Selatan” ke “Pengusaha China yang Ingin Reklamasi Pantai Tak Berkutik Dihadapan Duterte: “Pergi atau saya tembak!””, menyalin sebagian isi artikel (bagian yang saya tandai/highlight), dan menambahkan narasinya sendiri.
Kedua, bagian “ujar Duterte dilansir media setempat” tidak menyertakan tautan yang bisa digunakan untuk memeriksa kebenaran klaim tersebut, tipikal teknik AtA (Appeal to Authority, selengkapnya di poin (3) bagian REFERENSI).
Ketiga, Mahkamah Agung Filipina sudah menghentikan reklamasi pulay Boracay di tahun 2012: “Supreme Court stops P1B Boracay reclamation project”, selengkapnya di poin (4) bagian REFERENSI.
Kedua, bagian “ujar Duterte dilansir media setempat” tidak menyertakan tautan yang bisa digunakan untuk memeriksa kebenaran klaim tersebut, tipikal teknik AtA (Appeal to Authority, selengkapnya di poin (3) bagian REFERENSI).
Ketiga, Mahkamah Agung Filipina sudah menghentikan reklamasi pulay Boracay di tahun 2012: “Supreme Court stops P1B Boracay reclamation project”, selengkapnya di poin (4) bagian REFERENSI.
Rujukan
[DISINFORMASI] Bahaya Makan Rambutan Sambil Minum Teh Manis Sebabkan Penyumbatan Saluran Pernapasan
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/01/2018
Berita
Buah rambutan ternyata bisa mengancam nyawa.
Salah satu warga labusel yg bertempat tinggal di S6 inisial R berumur 14 thn pd hari ini minggu (21/1) tlh di larikan kerumah sakit Nuraini blok songo disebab kan memakan rambutan yg masak. Pada awal nya remaja ini menonton tv sambil memakan rambutan dgn santai dgn suguhan secangkir teh manis. namun setelah memakan rambutan beberapa menit kemudian remaja tersebut minum teh manis.
Tidak di sangka makan rambutan yg dibarengi teh manis membuahkan hasil membahayakan jiwa, bisa menutup saluran pernafasan.
Salah satu warga labusel yg bertempat tinggal di S6 inisial R berumur 14 thn pd hari ini minggu (21/1) tlh di larikan kerumah sakit Nuraini blok songo disebab kan memakan rambutan yg masak. Pada awal nya remaja ini menonton tv sambil memakan rambutan dgn santai dgn suguhan secangkir teh manis. namun setelah memakan rambutan beberapa menit kemudian remaja tersebut minum teh manis.
Tidak di sangka makan rambutan yg dibarengi teh manis membuahkan hasil membahayakan jiwa, bisa menutup saluran pernafasan.
Hasil Cek Fakta
Menurut dr. Yusi Capriyanti dari web Alodokter, pada dasarnya tidak ada pantangan untuk meminum teh sambil atau setelah makan buah. Namun teh mengandung asam tannat yang jika dikonsumsi bersama dengan buah tertentu yang meningkatkan asam lambung seperti buah yang asam, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan akibat peningkatan asam lambung berlebihan. Selain itu, teh juga bisa mengurangi penyerapan beberapa zat makanan tertentu seperti zat besi dll, sehingga sebaiknya meminum teh 1-2 jam setelah makan makanan atau buah.
Disisi lain, ternyata buah rambutan juga menyimpan potensi efek negatif terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan terus menerus. Rasa manis atau kandungan gula dalam buah rambutan bersifat alkoholic, yang berarti bila buah ini terlalu masak kandungan gula ini akan berubah menjadi alkohol. Itu akan menaikan kadar kolesterol dalam tubuh dan pastinya akan sangat berbahaya bagi orang yang menderita penyakit kencing manis atau diabetes.
Disisi lain, ternyata buah rambutan juga menyimpan potensi efek negatif terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan terus menerus. Rasa manis atau kandungan gula dalam buah rambutan bersifat alkoholic, yang berarti bila buah ini terlalu masak kandungan gula ini akan berubah menjadi alkohol. Itu akan menaikan kadar kolesterol dalam tubuh dan pastinya akan sangat berbahaya bagi orang yang menderita penyakit kencing manis atau diabetes.
Kesimpulan
Memakan buah rambutan sambil minum teh manis sebenarnya boleh saja asal dalam kadar yang tidak berlebihan, terlebih sangat tidak disarankan bagi orang yang memiliki riwayat penyakit gula atau diabetes.
Mengkonsumsi rambutan dalam jumah banyak tanpa meminum teh manis sekalipun juga tidak baik karena buah rambutan yang terlalu matang memiliki kandungan gula yang akan berubah menjadi alkohol yang meningkatkan kadar kolesterol.
Mengkonsumsi rambutan dalam jumah banyak tanpa meminum teh manis sekalipun juga tidak baik karena buah rambutan yang terlalu matang memiliki kandungan gula yang akan berubah menjadi alkohol yang meningkatkan kadar kolesterol.
Rujukan
[HOAX] “Video Planet Nibiru” | “Video of Planet Nibiru”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 25/01/2018
Berita
Video Planet Nibiru
Hasil Cek Fakta
Sesi Facebook live yang sudah selesai tersebut dibuat dengan cara mengulang (loop) video dengan durasi 21 detik menggunakan sumber yang sebelumnya sudah beredar di Internet, salah satunya di Youtube di tautan ini: https://goo.gl/ebNMBm, mengenai teori konspirasi “Planet Nibiru”.
The previously live Facebook session is made of 21 seconds video loop taken from source of video previously already circling the Internet, one of them is published in Youtube here: https://goo.gl/ebNMBm, about “Planet Nibiru” conspiracy theories.”
The previously live Facebook session is made of 21 seconds video loop taken from source of video previously already circling the Internet, one of them is published in Youtube here: https://goo.gl/ebNMBm, about “Planet Nibiru” conspiracy theories.”
Rujukan
[BERITA] “Sebaran Hoaks di Tengah Kepanikan Bencana”
Sumber: Media DaringTanggal publish: 24/01/2018
Berita
Gempa berkekuatan 6,1 SR yang terjadi kemarin siang tak hanya melahirkan kepanikan, namun juga sejumlah hoaks yang disebar entah apa tujuannya. Hingga Selasa malam (23/1), setidaknya ada tiga kabar bohong yang menyamar sebagai informasi sungguhan, seperti video truk dan mobil goyang serta foto jalan retak.
Sebaran hoaks di tengah bencana terasa begitu menyebalkan dibanding sebaran hoaks di sela-sela pertarungan politik pemilu. Peneliti Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Levy Abubakar menjelaskan, pada era-era awal terbentuknya pola penyebaran informasi palsu, para penyebar hoaks biasanya berkutat pada topik seputar politik.
Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam pola sebaran hoaks. Kini, media mainstream yang memiliki kredibilitas pun kerap terlibat sebagai agen penyebar hoaks. ntah disengaja atau tidak. Yang jelas, sebagaimana teori awal sebaran hoaks, lagi-lagi media massa mainstream yang kerap menyebar hoaks biasanya memiliki keterkaitan kuat dengan kekuasaan. Menurut Levy, sebaran hoaks melalui media mainstream jauh lebih berbahaya, lantaran media mainstream biasanya lebih dipercaya dengan embel-embel kredibilitasnya. Meski begitu, tak selamanya media mainstream sengaja menyebar hoaks untuk kepentingan tertentu. Dalam konteks peristiwa atau bencana alam, biasanya media mainstream ikut terjebak sebagai penyebar hoaks karena tuntutan persaingan aktualitas.
Sebaran hoaks di tengah bencana terasa begitu menyebalkan dibanding sebaran hoaks di sela-sela pertarungan politik pemilu. Peneliti Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Levy Abubakar menjelaskan, pada era-era awal terbentuknya pola penyebaran informasi palsu, para penyebar hoaks biasanya berkutat pada topik seputar politik.
Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam pola sebaran hoaks. Kini, media mainstream yang memiliki kredibilitas pun kerap terlibat sebagai agen penyebar hoaks. ntah disengaja atau tidak. Yang jelas, sebagaimana teori awal sebaran hoaks, lagi-lagi media massa mainstream yang kerap menyebar hoaks biasanya memiliki keterkaitan kuat dengan kekuasaan. Menurut Levy, sebaran hoaks melalui media mainstream jauh lebih berbahaya, lantaran media mainstream biasanya lebih dipercaya dengan embel-embel kredibilitasnya. Meski begitu, tak selamanya media mainstream sengaja menyebar hoaks untuk kepentingan tertentu. Dalam konteks peristiwa atau bencana alam, biasanya media mainstream ikut terjebak sebagai penyebar hoaks karena tuntutan persaingan aktualitas.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
Halaman: 8157/8387



