Keajaiban terjadi hari ini: Amerika dan Kanada melihat dua matahari.
Sumber: www.whatsapp.comTanggal publish: 27/10/2017
Berita
“Keajaiban terjadi hari ini: Amerika dan Kanada melihat dua matahari. Inilah yg disebut: Hunters Moon. Ini terjadi karena perubahan orbit, matahari terbenam dan bulan terbit pada saat bersamaan keduanya berhadapan satu sama lain pada sudut dan derajat tertentu. Bulan memantulkan cahaya matahari dengan begitu terangnya sehingga terasa seperti ada dua matahari.”
Hasil Cek Fakta
Juga dikenal sebagai bulan optimis atau “darah”, istilah “Bulan Pemburu” digunakan secara tradisional untuk merujuk pada bulan purnama yang muncul selama bulan Oktober. Hal ini didahului dengan munculnya “Harvest Moon”, yang merupakan bulan purnama yang paling dekat dengan ekuinoks musim gugur (yang jatuh pada tanggal 22 atau 23 September).
Bulan Hunter biasanya muncul di bulan Oktober, kecuali setiap empat tahun sekali ketika tidak terbit sampai November. Nama itu berasal dari Negara-negara Bagian Pertama Amerika Utara. Ini disebut demikian karena pada bulan Oktober, ketika para pengganggu telah menggemukkan diri selama musim panas, para pemburu melacak dan membunuh mangsa pada sinar rembulan di musim gugur, menimbun makanan untuk musim dingin yang akan datang.
Bulan Hunter biasanya muncul di bulan Oktober, kecuali setiap empat tahun sekali ketika tidak terbit sampai November. Nama itu berasal dari Negara-negara Bagian Pertama Amerika Utara. Ini disebut demikian karena pada bulan Oktober, ketika para pengganggu telah menggemukkan diri selama musim panas, para pemburu melacak dan membunuh mangsa pada sinar rembulan di musim gugur, menimbun makanan untuk musim dingin yang akan datang.
Rujukan
@Metro_TV: “Kembali Tenang Berdagang di Trotoar Tanah Abang”, portal-islam.id: “Serang Anies-Sandi Dengan Berita Hoax, Metro TV DIPERMALUKAN Haji Lulung”
Sumber: www.twitter.comTanggal publish: 26/10/2017
Berita
(1) @Metro_TV: “Kembali Tenang Berdagang di Trotoar Tanah Abang https://goo.gl/Hsu5Pk“.
(2) portal-islam.id: “Serang Anies-Sandi Dengan Berita Hoax, Metro TV DIPERMALUKAN Haji Lulung”.
(3) @halus24: “saya mencoba memfoto kondisi terbaru pada rabu tgl 25 oktober 2017 jam 09.00 wib, di jalan jati baru raya, mari bersama lawan berita hoax”.
(2) portal-islam.id: “Serang Anies-Sandi Dengan Berita Hoax, Metro TV DIPERMALUKAN Haji Lulung”.
(3) @halus24: “saya mencoba memfoto kondisi terbaru pada rabu tgl 25 oktober 2017 jam 09.00 wib, di jalan jati baru raya, mari bersama lawan berita hoax”.
Hasil Cek Fakta
(1) Akun Twitter @Metro_TV memuat tautan ke https://goo.gl/Hsu5Pk menggunakan foto yang berbeda dengan yang digunakan di laman situs tersebut. Foto yang digunakan di tweet pernah tayang sebelumnya di http://foto.metrotvnews.com/view/2017/05/11/698945/pkl-tanah-abang-kembali-berjualan-di-trotoar, digunakan kembali di tweet tersebut tanpa keterangan apapun, misalnya bahwa foto tersebut adalah ilustrasi. Jika kolase foto diperbesar (zoom) sebelah kanan atas dan kanan bawah terlihat trotoar yang digunakan untuk berjualan.
Rujukan
[DISINFORMASI, HASUT] Sandi Sarankan Warga Ngadu ke Kelurahan Saja
Sumber: facebook.comTanggal publish: 25/10/2017
Berita
Narasi pertama:
[…] Ingat” tak perlu ke balaikota cukup ngadu ke kelurahan saja…..!!!
Hadew kaya mau menjaga jarak saja sama warganya…..Pinter pemimpinnya bahagia warganya ?
No what what Lah…..kan sesama pribumi kononnya ? […]
Narasi kedua pada screenshot:
[…] Astaga! Sandiaga Sarankan Warga Ngadu ke Kelurahan Saja Tak Perlu ke Balai Kota […]
[…] Ingat” tak perlu ke balaikota cukup ngadu ke kelurahan saja…..!!!
Hadew kaya mau menjaga jarak saja sama warganya…..Pinter pemimpinnya bahagia warganya ?
No what what Lah…..kan sesama pribumi kononnya ? […]
Narasi kedua pada screenshot:
[…] Astaga! Sandiaga Sarankan Warga Ngadu ke Kelurahan Saja Tak Perlu ke Balai Kota […]
Hasil Cek Fakta
Postingan pada akun Lambe Nyinyir mengambil screenshot dari portal berita suaraislam.co (Url: http://www.suaraislam.co/astaga-sandiaga-sarankan-warga-ng…/) pada berita tertanggal 24 Oktober 2017 dengan judul “Astaga! Sandiaga Sarankan Warga Ngadu ke Kelurahan Saja Tak Perlu ke Balai Kota.” Dari gambar screenshot itu ditambah narasi akun tersebut akhirnya memunculkan wacana bahwa pengaduan masyarakat DKI Jakarta tidak akan diterima lagi di balaikota.
Padahal, bila melihat isi dari berita dari suaraislam.co yang menyadur dari portal metrotvnews.com bertentangan dengan konteks yang muncul pada judul. Dapat dikatakan, judul tersebut sengaja heboh agar banyak orang yang meng-klik berita tersebut. Tindakan semacam itu dapat dikatakan sebagai metode click bait.
Pada pemberitaan aslinya di metrotvnews.com, yakni pada berita yang berjudul “Sandi Sarankan Warga tak Ngadu ke Balai Kota” tertanggal 24 Oktober 2017, tidak ada pernyataan Sandiaga Uno melarang warga DKI Jakarta untuk mengadu ke Balaikota. Menurut Sandiaga, aduan masyarakat bisa diadukan ke kelurahan dan kecamatan wilayah, dan pengaduan ke Balaikota bila tidak mendapat tanggapan dari kelurahan dan kecamatan wilayah.
Padahal, bila melihat isi dari berita dari suaraislam.co yang menyadur dari portal metrotvnews.com bertentangan dengan konteks yang muncul pada judul. Dapat dikatakan, judul tersebut sengaja heboh agar banyak orang yang meng-klik berita tersebut. Tindakan semacam itu dapat dikatakan sebagai metode click bait.
Pada pemberitaan aslinya di metrotvnews.com, yakni pada berita yang berjudul “Sandi Sarankan Warga tak Ngadu ke Balai Kota” tertanggal 24 Oktober 2017, tidak ada pernyataan Sandiaga Uno melarang warga DKI Jakarta untuk mengadu ke Balaikota. Menurut Sandiaga, aduan masyarakat bisa diadukan ke kelurahan dan kecamatan wilayah, dan pengaduan ke Balaikota bila tidak mendapat tanggapan dari kelurahan dan kecamatan wilayah.
Rujukan
[HOAX] Ahok Ciptakan Lirik Lagu “Tuhan Tidak Tidur”
Sumber: Media SosialTanggal publish: 25/10/2017
Berita
Meskipun kini Ahok berada di jeruji besi, bukan berarti dia tak bisa melakukan apapun.
Menulis adalah kesibukannya saat ini.
Dari tulisan yang dituliskannya dalam secarik kertas, ia kerap mengeluarkan segala kemelut yang ada di benaknya.
Jonathan Prawira and team mampu mengaransemen tulisan yang dibuat Ahok menjadi sebuah lagu yang indah. Dengan judul Tuhan Tidak Tidur, Ruth Sahanaya mampu membuat lirik lagu yang dibuat Ahok ini menjadi sebuah lagu syahdu yang menyentuh semua orang mendengarnya. Lagu ini diupload di instagram maklambeturah.
Warganet sangat tersentuh dan mendoakan Ahok ketika mendengarkan lagu tersebut.
wenzdominic: bagus lirik dan lagu yg dinyanyikan mami uthe..utk pak Ahok❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
fernandoledi :Merinding dengernya
harianjaputri: nangiss guaaa
michelle_punyaIaaa: Tuhan tidak tidur … sekarang berlinang air mata tapi di ujung sana Tuhan akan jadikan pak ahok sebagai pemenang ….. Amien
Menulis adalah kesibukannya saat ini.
Dari tulisan yang dituliskannya dalam secarik kertas, ia kerap mengeluarkan segala kemelut yang ada di benaknya.
Jonathan Prawira and team mampu mengaransemen tulisan yang dibuat Ahok menjadi sebuah lagu yang indah. Dengan judul Tuhan Tidak Tidur, Ruth Sahanaya mampu membuat lirik lagu yang dibuat Ahok ini menjadi sebuah lagu syahdu yang menyentuh semua orang mendengarnya. Lagu ini diupload di instagram maklambeturah.
Warganet sangat tersentuh dan mendoakan Ahok ketika mendengarkan lagu tersebut.
wenzdominic: bagus lirik dan lagu yg dinyanyikan mami uthe..utk pak Ahok❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
fernandoledi :Merinding dengernya
harianjaputri: nangiss guaaa
michelle_punyaIaaa: Tuhan tidak tidur … sekarang berlinang air mata tapi di ujung sana Tuhan akan jadikan pak ahok sebagai pemenang ….. Amien
Hasil Cek Fakta
Faktanya, lagu “Tuhan Tidak Tidur” bukan lirik ciptaan Ahok. Pernyataan ini dikonfirmasi langsung oleh salah satu penulis buku “Kami Ahok”, Ignatius Haryanto, yang berkesempatan datang ke Rutan Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (24/10/2017) siang.
Dikutip dari kompas.com, “Saya sempat bertanya, ‘Pak di grup WA ada banyak beredar tuh, katanya lagu yang bapak bikin lirik lagunya….’ Belum selesai saya rampungkan kalimat, Ahok langsung motong, ‘Boro-boro bikin lagu, nyanyi aja gua fales, gimana mau bikin lagu’,” kata Ignasius Haryanto, melalui akun Facebook miliknya.
Hary menuangkan pengalamannya saat bertemu dengan Ahok selama 40 menit menjadi sebuah tulisan panjang di status Facebook yang dia izinkan untuk dipublikasikan oleh Kompas.com. Sambil menyambung obrolan soal itu, Ahok memberi tahu bahwa seleranya soal lagu dianggap kampungan di dalam tahanan. Hal itu karena Ahok suka dengan lagu dangdut, sementara genre lagu seperti itu jarang disukai oleh orang yang ada di rutan.
“Di sini nih selera gua dianggap kampungan banget. Gua sukanya lagu dangdut, di sini diketawain, karena di sini muternya lagu jazz, macem Louis Amstrong gitu… Jadi kagak mungkin gua bikin lirik lagu segala’,” kata Ahok, seperti dikutip dari tulisan Hary.
Dikutip dari kompas.com, “Saya sempat bertanya, ‘Pak di grup WA ada banyak beredar tuh, katanya lagu yang bapak bikin lirik lagunya….’ Belum selesai saya rampungkan kalimat, Ahok langsung motong, ‘Boro-boro bikin lagu, nyanyi aja gua fales, gimana mau bikin lagu’,” kata Ignasius Haryanto, melalui akun Facebook miliknya.
Hary menuangkan pengalamannya saat bertemu dengan Ahok selama 40 menit menjadi sebuah tulisan panjang di status Facebook yang dia izinkan untuk dipublikasikan oleh Kompas.com. Sambil menyambung obrolan soal itu, Ahok memberi tahu bahwa seleranya soal lagu dianggap kampungan di dalam tahanan. Hal itu karena Ahok suka dengan lagu dangdut, sementara genre lagu seperti itu jarang disukai oleh orang yang ada di rutan.
“Di sini nih selera gua dianggap kampungan banget. Gua sukanya lagu dangdut, di sini diketawain, karena di sini muternya lagu jazz, macem Louis Amstrong gitu… Jadi kagak mungkin gua bikin lirik lagu segala’,” kata Ahok, seperti dikutip dari tulisan Hary.
Rujukan
Halaman: 8184/8364

