[FITNAH+HOAX] Harry Sufehmi, Otak Di Belakang Munculnya Afi Inayah
Sumber: facebook.comTanggal publish: 03/06/2017
Berita
Beredar tuduhan terhadap Harry Sufehmi, pendiri Forum Anti Fithan Hoax dan Hasut (FAFHH) sebagai otak di belakang pemolesan Afi Inayah
Hasil Cek Fakta
Harry Sufehmi melalui akun pribadinya melakukan klarifikasi bahwa dirinya tidak pernah bertemu Afi Inayah. Adapun, dia berteman dengan Afi di Facebook baru pada tanggal 23 Mei 2017. Berikut kutipan klarifikasi Harry Sufehmi:
[…]Boro-boro memoles atau menyiapkan – ketemu Afi saja saya tidak pernah ? bahkan sekedar kontak saja belum pernah ! ha ha ha ?
Terlampir bukti chat saya di Facebook dengan Afi – isinya kosong ???? dan menunjukkan bahwa bahkan saya baru menjadi “friend” ybs tanggal 23 Mei kemarin.
Super telat, maklum saya kuper untuk soal seleb seperti beginian ???? ha ha
Juga screenshot kontak di hape saya, menunjukkan bahwa tidak ada “Afi” ataupun “Asa” – karena, memang saya tidak pernah kontak dengan ybs sama sekali
[…]Boro-boro memoles atau menyiapkan – ketemu Afi saja saya tidak pernah ? bahkan sekedar kontak saja belum pernah ! ha ha ha ?
Terlampir bukti chat saya di Facebook dengan Afi – isinya kosong ???? dan menunjukkan bahwa bahkan saya baru menjadi “friend” ybs tanggal 23 Mei kemarin.
Super telat, maklum saya kuper untuk soal seleb seperti beginian ???? ha ha
Juga screenshot kontak di hape saya, menunjukkan bahwa tidak ada “Afi” ataupun “Asa” – karena, memang saya tidak pernah kontak dengan ybs sama sekali
Rujukan
[DISINFORMASI+FRAMING] Telkomsel Memiliki Bukti Percakapan Whatsapp Habib Rizieq dengan Firza Husein
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2017
Berita
Portal daring seword.com dalam sebuah artikel berjudul “Fix! Data Telkomsel Buktikan Chat Rizieq-Firza Asli” menggiring opini dan meyakinkan publik bahwa Telkomsel memiliki bukti data Bahwa percakapan whatsapp Habib Rizieq dan Firza Husein asli.
Hasil Cek Fakta
Klaim tersebut dibantah oleh Telkomsel melalui akun Twitter resminya, yakni @telkomsel. Dalam cuitannya, Telkomsel menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kemampuan untuk membuka kontent chat dalam aplikasi sosial media.
“Telkomsel menegaskan tidak memiliki kemampuan/kompetensi dalam membuka konten chat melalui aplikasi sosial media” tweet akun resmi @telkomsel, Jum’at (2/6/2017).
“Telkomsel menegaskan tidak memiliki kemampuan/kompetensi dalam membuka konten chat melalui aplikasi sosial media” tweet akun resmi @telkomsel, Jum’at (2/6/2017).
Kesimpulan
Berdasarkan klarifikasi Telkomsel tersebut, maka dapat dikatakan artikel dalam portal Seword tersebut berupaya menggiring opini bahwa percakapan via Whatsapp Habib Rizieq dan Firza Husein memang ada. Adapun, artikel itu dapat dikategorikan sebagai disinformasi dan framing.
Rujukan
[DISINFORMASI] Pemukulan Imam Salat Tarawih Oleh Polisi
Sumber: Media SosialTanggal publish: 29/05/2017
Berita
Beredar postingan yang berisi klaim terkait adanya kasus pemukulan Imam Salat Tarawih M Nabis Batubara (65), oleh oknum polisi Polres Padang Sidempuan yang disebutkan oleh pemosting tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2017 malam.
Hasil Cek Fakta
Menurut Indonesian Hoaxes, peristiwa tersebut kurang tepat. Dilansir dari Tribratanews, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dra Rina Sari Ginting memberikan pernyataan bahwa tidak ada terjadi pemukulan terhadap Imam Shalat Tarawih yang terjadi pada tanggal 28 Mei 2017 yang lalu. Akun yang memberitakan HOAX tersebut mengutip pemberitaan yang sudah lama terjadi bulan Juli 2013.
Waktu kejadian berita tersebut bohong, sebagai upaya orang untuk memprovokasi khususnya saat bulan Ramadhan seperti ini. Penulisan tanggal salah dan sengaja dirubah,nama Kapolres juga salah karena Kapolres sekarang dijabat oleh AKBP Andy Nurwandy. Kejadian tersebut terjadi tahun 2013 dan direpost kembali oleh akun tersebut. Kasusnya sudah lama ditangani di Polda Sumut pada tahun 2013 dan oknum yang bersangkutan telah lama ditahan dan dijatuhi pidana,”jelas Kabid Humas.
Waktu kejadian berita tersebut bohong, sebagai upaya orang untuk memprovokasi khususnya saat bulan Ramadhan seperti ini. Penulisan tanggal salah dan sengaja dirubah,nama Kapolres juga salah karena Kapolres sekarang dijabat oleh AKBP Andy Nurwandy. Kejadian tersebut terjadi tahun 2013 dan direpost kembali oleh akun tersebut. Kasusnya sudah lama ditangani di Polda Sumut pada tahun 2013 dan oknum yang bersangkutan telah lama ditahan dan dijatuhi pidana,”jelas Kabid Humas.
Rujukan
[HOAX] Pembegal dan Penjambret Akan Balas Dendam
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 29/05/2017
Berita
Assalamu’alaikum… Info dari temen2 grab
*Bantu bc aja. Mohon perhatian sebentar!*
Hati2 utk Wilayah seluruh negara indonesian.
Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar2an di semua titik.
*Razia dilakukn dgn Gabungan mulai dr Mabes, Polda, Polres hingga Polsek.*
...
Selengkapnya di bagian REFERENSI.
*Bantu bc aja. Mohon perhatian sebentar!*
Hati2 utk Wilayah seluruh negara indonesian.
Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar2an di semua titik.
*Razia dilakukn dgn Gabungan mulai dr Mabes, Polda, Polres hingga Polsek.*
...
Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Hasil Cek Fakta
Melansir dari Detikcom, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto menegaskan kepada seluruh warga khususnya di Kota Bandung, untuk tidak terpengaruh dan panik terhadap isi pesan berantai. Sebab, menurutnya, pesan tersebut tidak benar atau hoax. Winarto mengatakan, jajarannya selalu siaga untuk mencegah para pelaku kriminalitas jalanan.
Senada dengan Winarto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan bahwa pesan tersebut adalah hoax. Pernyataan yang sama pun dikeluarkan oleh Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto yang menyatakan pesan itu sudah beberapa kali beredar dan tidak benar. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi.
Senada dengan Winarto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan bahwa pesan tersebut adalah hoax. Pernyataan yang sama pun dikeluarkan oleh Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto yang menyatakan pesan itu sudah beberapa kali beredar dan tidak benar. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi.
Rujukan
Halaman: 8221/8359



