• [HOAX] Suku Baduy Menuntut Ahok Dipenjara 5 Tahun

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 01/05/2017

    Berita

    RAKYAT BADUY MENDATANGI KEJAKSAAN TINGGI BANTEN MENUNTUT HUKUMAN AHOK HARUS 5 TAHUN PENJARA.!

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang diposting akun Ekka Pujie bukanlah unjuk rasa mengenai tuntutan penjara kepada Basuki Tjahaja Purnama. Foto tersebut aslinya adalah tradisi yang bernama “Seba Baduy”. Tradisi tersebut berasal dari Banten dan dilangsungkan setahun sekali. Tahun ini, acara itu dilangsungkan dari tanggal 28 – 30April 2017 di provinsi Banten.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] Lucky Florist Rugi Karena Pesanan Bunga Untuk Ahok-Djarot

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 30/04/2017

    Berita

    Tertipu Hutang Karangan Bunga Untuk Ahok 1,3 MIliar : Pemilik Lucky FLorist, Feriyanto (32) Mengaku Kecewa karangan bunga yang dipesan tapi belum dibayar lunas, dia menegaskan akan menempuh jalur hukum tim Ahok yang ditagih hutang malah mengancam keluarganya.

    Hasil Cek Fakta

    Postingan tersebut menggunakan nama CNN Indonesia. Namun, ada kejanggalan pada alamat url-nya. yakni CNN (spasi) Indonesia.com. Padahal, alamat url CNN Indonesia yang benar adalah www.cnnindonesia.com. Bahkan, pada Fanpage Facebook resminya, penulisan nama CNN Indonesia pada kolom url tetap disambung.
    Pihak Lucky Florist membuat klarifikasi dalam akun instagramnya:
    "thx all dukungannya…. berita ada sisi positif ada sisi negatif… thz support nya sampe toko kita jadi viral… sy perjelas semua karangan ini sudah terbayarkan LUNAS… dari pemesannya masing masing dari daerah2 dan bahkan sampai dari luar negeri… semua yg order ke kami per orangan sekali lagi… bahkan sampai orang tua pun dateng ke tempat kami… salam hormat… Indonesia Bersatu… Indonesia Damai… @Luckyflorist"

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] Foto Tangkapan Layar Berita Munarman Dengan Narasi Provokatif

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 29/04/2017

    Berita

    Narasi 1:
    Makhluk kayak begini ini yang mengotori Indonesia, Islam dan kaum Muslim. Kalau kalah ngamuk bawa-bawa pedang dan panci. Seenak wudelnya sendiri. Dikit-dikit main teror. Dikit-dikit bawa nama Islam. Dikit-dikit mengatasnamakan umat Islam. Umat Islam lambemu ndower Mat.

    Narasi 2:
    Munarman (FPI), Jika Habib Rizieq ditahan, umat islam seluruh Indonesia menyatakan perang terhadap pemerintah Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran tim Indonesian Hoaxes, dengan memasukkan keyword “Munarman FPI Tempo” di mesin pencari, Google, tidak ditemukan adanya berita dengan judul seperti pada narasi 2. Namun, tim Indonesia Hoaxes menemukan adanya kemiripan tampilan di gambar tersebut dengan berita dari portal daring Tempo berjudul ‘Bos FPI Diperiksa Kasus Munarman, Polisi: Bisa Ada Tersangka.’
    Dari pencarian tersebut, dalam laman portal Tempo, berita yang memuat nama Munarman terakhir diposting tanggal 1 April 2017. Dari hasil temuan ini, tim Indonesian Hoaxes mendapatkan kesimpulan bahwa apa yang ditampilkan di gambar tersebut hanyalah editan yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Berdasarkan temuan tim Indonesian Hoaxes, maka dapat dikatakan bahwa foto tersebut bukan tangkapan layar dari berita yang benar-benar ada. Maka, postingan tersebut masuk kategori hoax.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] PT DI Dijual Ke China

    Sumber: Media Sosial
    Tanggal publish: 28/04/2017

    Berita

    Beredar kabar salah satu Badan Usaha Mandiri Nasional (BUMN), yakni PT Dirgantara Indonesia (PT DI), telah terjual ke pihak Pemerintah China.

    Hasil Cek Fakta

    Isu mengenai PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dijual sudah dapat dipastikan tidak benar. Sebab, PT DI termasuk industri strategis yang diatur oleh Undang-Undang No 16 Tahun 2012 dimana kepemilikannya sepenuhnya dikuasi oleh negara dan dilarang dijual kepada pihak asing manapun.
    Kepala Biro Humas PT DI menegaskan bahwa 100% saham PT DI masih milik Pemerintah RI.”Saat ini PT DI sedang menjalin kerja sama dengan Airbus sebagai pihak luar negeri bukan perusahaan dengan perusahaan China,” tegasnya lagi

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini