-Pemerintah akan naikkan harga BBM
-Pajak kendaraan bermotor (STNK & BPKB) dinaikkan
PENJELASAN : Kabar tersebut tidak benar adanya melainkan hanyal fitnah kepada pemerintah.
[FITNAH] PEMERINTAH MENAIKKAN HARGA BBM, BIAYA STNK, dan BIAYA BPKB
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 11/01/2017
Berita
Hasil Cek Fakta
-Melansir dari situs resmi Kementerian Sekretaris Negara RI, kenaikkan biaya administrasi, untuk pengurusan surat-surat kendaraan berjangka lima tahun sekali. Kenaikkan biaya digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik.
-Pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi (Solar, MInyak Tanah, dan Premium RON 88). Yang naik adalah BBM bersubsidi seperti Pertamax, Pertamax PLus, Pertalite, dan Pertamina DEX sesuai dengan harga pasar.
-Pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi (Solar, MInyak Tanah, dan Premium RON 88). Yang naik adalah BBM bersubsidi seperti Pertamax, Pertamax PLus, Pertalite, dan Pertamina DEX sesuai dengan harga pasar.
Rujukan
[KLARIFIKASI] “SURAT TERBUKA DARI PEWARTA INDONESIA”
Sumber:Tanggal publish: 10/01/2017
Berita
“”Surat terbuka untuk Eko Prasetia”
Selamat sore mas Eko Prasetia. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kesehatan jasmani, rohani dan kesehatan berfikir kepada anda.
Sore ini kami mendapati sebuah foto yang anda unggah di halaman Facebook melalui akun anda tanggal 3 Januari 2017. Sebuah foto yang sengaja anda ambil menggunakan telepon pintar untuk memotret kami yang tengah menunggu proses persidangan berlangsung. Foto itu anda lengkapi dengan keterangan foto sebagi berikut “Tim cyber/buzzer penista agama yang malu dan takut ketahuan tampangnya untuk dipublikasikan, turut hadir dipersidangan hari ini. Udah seperti PSK asal China kelakuan mereka, pake tutupin muka segala”.
Kami berusaha memaafkan dan memaklumi kata-kata kotor anda yang sudah menghakimi kami, melecehkan profesi kami, menyakiti perasaan kami. Baiklah, mungkin anda tidak kenal kami, anda juga tidak mengerti pekerjaan kami. Anda juga tidak merasakan kelelahan kami. Mungkin anda terlalu sibuk mengikuti kata hati anda yang sedang dibalut kebencian yang sangat. Anda juga mungkin terlalu sibuk mengais kemarahan untuk anda umbar ke jagat maya. Sehingga anda buta dan leluasa menghakimi kami seperti apa kehendak hati anda.
Mas Eko, anda dengan sadar dan sengaja mengangkat telepon anda dan mengarahkan kameranya kepada kami. Anda sadar betul kami ini wartawan, oleh karenanya anda memang sengaja memotret kami.
Mas Eko, kami ini awak media, kami adalah jurnalis foto yang setiap hari bekerja mengabadikan peristiwa dengan kamera. Tugas kami menyampaikan berita melalui gambar.
Kedatangan kami ke persidangan adalah murni karena tugas jurnalistik. Terlepas dari siapa yang sedang berperkara dalam persidangan, sejauh itu suatu peristiwa penting yang layak diketahui masyarakat luas. Dipastikan kami akan ada dan hadir mengabadikan peristiwa tersebut dimana dan kapan pun itu. Anda mungkin tidak pernah tau bagaimana kesulitan kami. Ya karena kami tidak mau mengeluh, kami bekerja karena kami mencintai profesi kami.
Mas Eko yang kami hormati, perkataan anda yang mengatakan kami tim cyber/buzzer penista agama sangat merendahkan profesi kami. Anda menyamakan profesi kami sama dengan PSK. Sebegitu kronis kebencian anda hingga menyebarkan fitnah dan menyerang kami. Sehat mas Eko? Kami mendoakan anda selalu dalam keadaan sehat mental dan fisik.
Ingin sekali kami marah, melaporkan anda ke Polisi dan melihat anda duduk di kursi pesakitan lalu kami arahkan semua kamera kami menyoroti wajah anda. Lalu kami sebarkan fotonya dengan kata-kata yang sama seperti kata-kata kotor yang anda lemparkan kepada kami. “Inilah penyebar fitnah menutupi wajahnya seperti PSK asal China karena malu diberitakan di media masa dan diunggah media sosial”.
Bagaimana perasaan anda mas Eko? Jika anda tidak tersinggung, kami ragu anda punya nurani. Sebaiknya ada segera berkonsultasi dengan psikolog terdekat.
Mas Eko profesi kami dilindungi Undang-undang pers. Langkah dan gerak kami dipagari kode etik jurnalistik. Kami tidak bergerak sebebas pikiran dan hati anda. Sebagai jurnalis, kami punya tanggungjawab sosial yang besar. Terlebih masyarakat sekarang begitu kritis dan cerdas. Kami dituntut sangat berhati-hati menyampaikan informasi.
Kami ini adalah garda terdepan dalam industri media, kami bukan pembuat kebijakan, kami juga bukan pengambil keputusan, kami tidak memiliki kekuatan membuat suatu sikap keberpihakan.
Mas Eko kami hanya ingin melihat sikap kesatria anda sebagai seorang laki-laki. Kami ingin melihat keberanian anda untuk bertanggungjawab atas semua perbuatan dan ucapan anda yang sudah melukai kami.
Kami tidak ingin menodai hati kami dengan kebencian, kami tidak ingin mengotori pikirian kami dengan amarah.
Kami serahkan semua persoalan ini kepada pihak yang berkompeten untuk diselesaikan.
Semoga Tuhan memaafkan kita semua. Amin
Pewarta Foto Indonesia
Selamat sore mas Eko Prasetia. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kesehatan jasmani, rohani dan kesehatan berfikir kepada anda.
Sore ini kami mendapati sebuah foto yang anda unggah di halaman Facebook melalui akun anda tanggal 3 Januari 2017. Sebuah foto yang sengaja anda ambil menggunakan telepon pintar untuk memotret kami yang tengah menunggu proses persidangan berlangsung. Foto itu anda lengkapi dengan keterangan foto sebagi berikut “Tim cyber/buzzer penista agama yang malu dan takut ketahuan tampangnya untuk dipublikasikan, turut hadir dipersidangan hari ini. Udah seperti PSK asal China kelakuan mereka, pake tutupin muka segala”.
Kami berusaha memaafkan dan memaklumi kata-kata kotor anda yang sudah menghakimi kami, melecehkan profesi kami, menyakiti perasaan kami. Baiklah, mungkin anda tidak kenal kami, anda juga tidak mengerti pekerjaan kami. Anda juga tidak merasakan kelelahan kami. Mungkin anda terlalu sibuk mengikuti kata hati anda yang sedang dibalut kebencian yang sangat. Anda juga mungkin terlalu sibuk mengais kemarahan untuk anda umbar ke jagat maya. Sehingga anda buta dan leluasa menghakimi kami seperti apa kehendak hati anda.
Mas Eko, anda dengan sadar dan sengaja mengangkat telepon anda dan mengarahkan kameranya kepada kami. Anda sadar betul kami ini wartawan, oleh karenanya anda memang sengaja memotret kami.
Mas Eko, kami ini awak media, kami adalah jurnalis foto yang setiap hari bekerja mengabadikan peristiwa dengan kamera. Tugas kami menyampaikan berita melalui gambar.
Kedatangan kami ke persidangan adalah murni karena tugas jurnalistik. Terlepas dari siapa yang sedang berperkara dalam persidangan, sejauh itu suatu peristiwa penting yang layak diketahui masyarakat luas. Dipastikan kami akan ada dan hadir mengabadikan peristiwa tersebut dimana dan kapan pun itu. Anda mungkin tidak pernah tau bagaimana kesulitan kami. Ya karena kami tidak mau mengeluh, kami bekerja karena kami mencintai profesi kami.
Mas Eko yang kami hormati, perkataan anda yang mengatakan kami tim cyber/buzzer penista agama sangat merendahkan profesi kami. Anda menyamakan profesi kami sama dengan PSK. Sebegitu kronis kebencian anda hingga menyebarkan fitnah dan menyerang kami. Sehat mas Eko? Kami mendoakan anda selalu dalam keadaan sehat mental dan fisik.
Ingin sekali kami marah, melaporkan anda ke Polisi dan melihat anda duduk di kursi pesakitan lalu kami arahkan semua kamera kami menyoroti wajah anda. Lalu kami sebarkan fotonya dengan kata-kata yang sama seperti kata-kata kotor yang anda lemparkan kepada kami. “Inilah penyebar fitnah menutupi wajahnya seperti PSK asal China karena malu diberitakan di media masa dan diunggah media sosial”.
Bagaimana perasaan anda mas Eko? Jika anda tidak tersinggung, kami ragu anda punya nurani. Sebaiknya ada segera berkonsultasi dengan psikolog terdekat.
Mas Eko profesi kami dilindungi Undang-undang pers. Langkah dan gerak kami dipagari kode etik jurnalistik. Kami tidak bergerak sebebas pikiran dan hati anda. Sebagai jurnalis, kami punya tanggungjawab sosial yang besar. Terlebih masyarakat sekarang begitu kritis dan cerdas. Kami dituntut sangat berhati-hati menyampaikan informasi.
Kami ini adalah garda terdepan dalam industri media, kami bukan pembuat kebijakan, kami juga bukan pengambil keputusan, kami tidak memiliki kekuatan membuat suatu sikap keberpihakan.
Mas Eko kami hanya ingin melihat sikap kesatria anda sebagai seorang laki-laki. Kami ingin melihat keberanian anda untuk bertanggungjawab atas semua perbuatan dan ucapan anda yang sudah melukai kami.
Kami tidak ingin menodai hati kami dengan kebencian, kami tidak ingin mengotori pikirian kami dengan amarah.
Kami serahkan semua persoalan ini kepada pihak yang berkompeten untuk diselesaikan.
Semoga Tuhan memaafkan kita semua. Amin
Pewarta Foto Indonesia
Hasil Cek Fakta
Rujukan
[HOAX] ANAK PEREMPUAN GEORGE BUSH BERSYAHADAT
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 10/01/2017
Berita
Anak perempuan dari George W. Bush bersyahadat (video dan gambar terlampir) ref: Aswaja Garis Lurus
Hasil Cek Fakta
Gelombang masuk Islam semakin deras di Barat. Berbondong-bondong, kaum terpelajar di Eropa dan Amerika mengikrarkan syahadat setelah mereka mempelajari Islam.Seperti wanita ini. Ia masuk Islam bukan karena iming-iming materi, bukan karena bujukan dengan harta. Namun karena ia memahami agama tauhid ini. Karenanya, detik-detik mengikrarkan dua kalimat syahadat merupakan momentum paling menggetarkan jiwa. Air mata pun tak bisa dibendung, mengalir membasahi pipinya.Dalam video berdurasi 1,5 menit ini terlihat beberapa kali wanita ini mengusap air mata yang mengalir membasahi pipinya. Mengucapkan syahadat benar-benar momen paling menggetarkan jiwa dan mengharukan baginya. Bahkan, seorang wanita yang menemaninya juga ikut menangis menyaksikan detik-detik ikrar syahadat tersebut. Video ini sempat beredar dan menjadi viral dengan judul “Anak George Bush Masuk Islam”. Namun tidak ada bukti bahwa wanita tersebut merupakan anak Mantan Presiden AS George Bush. Secara wajah juga tidak mirip dengan dua anak perempuan George Bush.
Rujukan
[KLARIFIKASI] Tanggapan Polri Terkait Isu Sipil Papua Bersenjata yang Ingin Menyatakan Perang
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/01/2017
Berita
Kira-kira kalau mereka agamanya Islam akan dicap sebagai apa?
Semoga Indonesia tetap utuh tak ter bercerai-berai.
.
Sumber: https://www.gatra.com/fokus-berita-1/237795-kelompok-sipil-bersenjata-papua-nyatakan-perang
Semoga Indonesia tetap utuh tak ter bercerai-berai.
.
Sumber: https://www.gatra.com/fokus-berita-1/237795-kelompok-sipil-bersenjata-papua-nyatakan-perang
Hasil Cek Fakta
Pernyataan masalah kelompok bersenjata di Papua ingin nyatakan perang mendapat tanggapan dari Polisi Republik Indonesia (Polri). Dalam Akun Resmi Fanpage Divisi Humas Polri, pihak Polri melakukan klarifikasi. Pernyataan ini sudah pernah diberitakan pada 2 tahun silam, dimana isinya sama saja dengan sekarang, dulu Kelompok Sipil Bersenjata ini mengatakan siap berperang dengan Indonesia, alasan mereka ingin berperang dengan Indonesia karena ingin memisahkan diri dari Indonesia dan berjuang untuk kemerdekaan Papua Barat. Pernyataan ini adalah sebuah propaganda yang selalu dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, isu ini dihembuskan pada saat momen-monen tertentu, seperti sekarang ini momen menjelang pilkada isu ini dihembuskan kembali.
Rujukan
Halaman: 8251/8352



