[KLARIFIKASI] "RS Wates Pasang Spanduk, Umumkan BPJS Menunggak Belasan Miliar"
Sumber:Tanggal publish: 01/08/2018
Hasil Cek Fakta
"Sebenarnya spanduk ini merupakan wujud dari tanggung awab rumah sakit kepada pasien yang butuh pelayanan kesehatan. Meskipun ada tunggakan besar, namun mereka tetap melayani pasien dengan sepenuh hati, ikhlas dan tanggung jawab. “Justru kita itu ingin luruskan kalau kita tetap melayani dan komitmen pada pelayanan,”", selengkapnya di bagian REFERENSI.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/707109562954915/
- https://www.viva.co.id/berita/nasional/1059435-rs-wates-pasang-spanduk-umumkan-bpjs-menunggak-belasan-miliar
- https://regional.kompas.com/read/2018/07/30/19544581/bpjs-kesehatan-menunggak-rp-134-miliar-rsud-wates-pasang-spanduk-kritik
- https://news.detik.com/jawatengah/4140994/bpjs-nunggak-klaim-rsud-wates-pakai-dana-cadangan-rp-1-m
[BENAR] “Projo Bantah Lakukan Penghadangan Terhadap Neno Warisman”
Sumber:Tanggal publish: 01/08/2018
Hasil Cek Fakta
Aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman mengatakan salah satu kelompok yang melakukan penghadangan dirinya di Bandara Hang Nadim, dalam rangka menghadiri deklarasi 2019 Ganti Presiden di Batam ialah dari relawan Pro Jokowi (Projo). Neno mengakui informasi ini didapat dari salah seorang anggota DPRD dari PAN di sana. Menanggapi itu, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi menyatakan apa yang dikatakan Neno tidak benar adanya. “Janganlah melemparkan tuduhan palsu, fitnah, dan hoax,” katanya, Selasa (31/7).
Rujukan
[SALAH] SUAMI MENINGGAL AKIBAT TERGENCET MOBIL ISTRI SAAT PARKIR MUNDUR
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 01/08/2018
Berita
Beredar informasi melalui pesan berantai whatsaap bahwa seorang pria meninggal akibat tergencet mobil mundur yang saat itu tengah ingin diparkirkan oleh sang istri. Nama pria yang dikaitkan dalam pesan berantai tersebut adalah Lim Hendra Gunawan. Pembuat pesan menyebut jika korban sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.
Hasil Cek Fakta
Kapolsek Wiyung, Kompol Rasyad : “Rumahnya memang di TPI Wiyung. Tapi kami temukan kejanggalan yang mengarah bahwa kabar tersebut hoax. Nanti kami selidiki lebih lanjut. Ini masuknya UU ITE, karena menyebarkan berita bohong melalui perangkat elektronik,”.
Anggota Keluarga Korban, Kenny Wijaya : “Broadcast atas benar nama anaknya, tapi yang bawah istri mau parkir mundur itu hoax. Bukan itu penyebab kematiannya,”.
Anggota Keluarga Korban, Kenny Wijaya : “Broadcast atas benar nama anaknya, tapi yang bawah istri mau parkir mundur itu hoax. Bukan itu penyebab kematiannya,”.
Rujukan
[HOAKS] Begal di Jembatan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur
Sumber: twitter.comTanggal publish: 31/07/2018
Berita
Kejadian tepat pukul 01.35 yg berlokasikan di Jembatan sambaliung berau-kaltim. Dugaan sementara ini adalah ulah begal yg mau rampas tas suamiku tp tdk berhasil. Mengndarai motor Fiz R warna hitam berjumlah 2...
Hasil Cek Fakta
Kabar yang menyebutkan telah terjadi kasus pembegalan kepada seorang pria di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur adalah kabar bohong atau hoaks. Dilansir dari prokal.co, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Sambaliung Iptu Apri Sakundi mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan petugas terhadap pria berinisial I (19) yang disebut-sebut sebagai korban begal, ternyata yang bersangkutan mengaku hal itu tidak benar. “Jadi informasi yang viral di medsos itu ternyata bohong. Tidak benar bahwa yang bersangkutan menjadi korban pembegalan,” ujar Iptu Apri.
Kesimpulan
Pria yang mengaku sebagai korban begal hanya berpura-pura. Ia menyayat tangannya dengan silet agar diperhatikan oleh istrinya yang saat sebelum kejadian tengah bertengkar. Namun, istrinya menjadi panik dan sayangnya bukan melapor ke polisi, malah memposting status di media sosial. Dengan demikian, kabar pembegalan di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur merupakan hoaks.
Rujukan
Halaman: 8276/8694





