• CEK FAKTA: Roy Suryo Ditahan di Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Beredar narasi yang menyebut jika pakar telematika Roy Suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Dalam unggahan video di YouTube tersebut menampilkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna merah.

    Adapun narasi video tersebut sebagai berikut:

    "Berita hari ini akhirnya roy suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu pak Jokowi

    Ternyata ada unsur dendam !! roy suryo dan komplotannya. Makanya jangan melawan orang diam dan sabar !!!"

    Lantas benarkah foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Antara menggunakan Google Reverse Image foto tersebut serupa dengan laman Kompas berjudul Akhir Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi, Roy Suryo Divonis 9 Bulan Penjara.

    Dalam berita itu, Roy Suryo dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu, 28 Desember 2022.

    Roy Suryo dinyatakan bersalah karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu maupun kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).

    Dengan demikian, foto yang beredar merupakan foto dari tahun 2022 dan bukan foto saat ini, serta tidak terkait dengan dugaan kasus ijazah palsu Presiden Jokowi.

    Dalam perkembangan kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi, Roy Suryo memenuhi undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya.

    Mantan Menpora itu menyampaikan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan dengan menjawab 24 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (15/5/2025).

    Dengan demikian, foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi merupakan informasi hoaks.

    Bareskrim nyatakan ijazah Jokowi asli
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Detik-Detik Pesawat ATR Jatuh karena Power Bank Terbakar Viral, Ini Faktanya

    Sumber:

    Berita

    SuaraJakarta.id - Belakangan ini beredar sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai “detik-detik pesawat ATR jatuh karena power bank terbakar di tengah penerbangan”. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran publik dan cepat dibagikan oleh banyak akun.

    Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat. 

    Unggahan disertai narasi:

    “Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan

    DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”

    Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.

    Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.

    Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.

    Dengan kata lain:

    Fakta Insiden yang Sebenarnya:

    Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Video yang beredar berasal dari kejadian terbakarnya baterai lithium di penerbangan luar negeri, bukan kecelakaan ATR di Indonesia.

    Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.

    Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • CEK FAKTA: AHY Minta Ikhaskan Dana Haji yang Dibawa Kabur Yaqut Cholil Qoumas

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan narasi terkait dana haji dibawa kabur Menteri Agama RI periode 2020-2024 yakni Yaqut Cholil Qoumas.

    Dalam unggahan Facebook itu menyebut Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta masyarakat untuk merelakan dana haji yang disebut dibawa kabur Gus Yaqut.

    Adapun narasi tangkapan layar judul artikel sebagai berikut:

    "AHY: Dana Haji Yang Dibawa Kabur Oleh Bpk Yaqut Cholil Sudah Di Ikhlaskan Oleh Masyarakat Indonesia"

    Lantas benarkah AHY minta masyarakat ikhaskan dana haji yang dibawa kabur mantan Menag Yaqut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tangkapan layar berita dalam unggahan tersebut menampilkan foto, waktu, dan tanggal terbit yang identik dengan salah satu artikel CNN Indonesia berjudul "AHY Wanti-wanti Dampak Perang Tarif Trump secara Global".

    Dalam isi artikel yang sebenarnya memuat pernyataan AHY selaku Direktur The Yudhoyono Institute (TYI).

    AHY mengingatkan dampak dari kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump.

    AHY menilai bahwa kebijakan tersebut berpotensi memicu perlawanan kolektif dari berbagai negara terhadap Amerika Serikat.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Anies Baswedan Diminta Tidak Terjun ke Dunia Politik Lagi, Benarkah?

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Sebuah unggahan yang menyebar di media sosial mengklaim bahwa Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha meminta Anies Baswedan untuk tidak lagi terjun ke dunia politik.

    Narasi tersebut tersebar luas dan menimbulkan perdebatan di kalangan warganet.

    Akun Facebook bernama “PETIR ICE” pada Rabu, 23 Juli 2025, membagikan sebuah foto disertai narasi: “Wamen Giring: Minta Anies Tidak Usah Lagi Terjun Ke Politik Gaduh Terus Jika Masih Ada Anies”.

    Unggahan tersebut juga disertai takarir yang memprovokasi, berbunyi: “Ini orang harus di apain guyss… !!!”.

    Hingga Senin, 28 Juli 2025, konten tersebut telah mendapatkan sekitar 537 emoji reaksi dan lebih dari 364 komentar, menunjukkan tingkat penyebaran yang cukup tinggi.

    Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax), klaim tersebut dinyatakan sebagai konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Pemeriksaan dilakukan menggunakan fitur pencarian gambar Google Lens, yang mengarahkan pada artikel asli dari situs sindonews.com dengan judul “Pendidikan Wamen Kebudayaan Giring Ganesha yang Kini Jadi Komisaris Anak Perusahaan Garuda”.

    Artikel tersebut tayang pada Selasa, 22 Juli 2025, dan membahas tentang latar belakang pendidikan serta profil Giring Ganesha, tanpa menyebutkan apapun terkait pernyataan terhadap Anies Baswedan.

    Dengan kata lain, judul berita yang beredar di media sosial telah dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Mereka mengubah judul asli menjadi: “Wamen Giring: Minta Anies Tidak Usah Lagi Terjun Ke Politik Gaduh Terus Jika Masih Ada Anies”, padahal tidak ada pernyataan semacam itu dalam artikel sumber.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Klaim yang menyebut Wamen Giring meminta Anies Baswedan tidak lagi masuk dunia politik adalah tidak benar.

    Judul tersebut merupakan hasil manipulasi dari artikel asli yang sama sekali tidak membahas pernyataan tersebut.

    Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak langsung mempercayai informasi yang tersebar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

    Tentang Kiprah Politik Anies Baswedan

    Anies Baswedan memulai kiprah politiknya dengan mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat pada tahun 2013.

    Setahun kemudian, ia bergabung dengan tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai juru bicara dalam Pemilihan Presiden 2014.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini