• Larangan anti-miras di Minimarket ditiadakan oleh rezim Jokowi paska Gobel

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 15/09/2015

    Berita

    Larangan anti-miras di Minimarket ditiadakan oleh rezim Jokowi paska Gobel

    Hasil Cek Fakta

    tidak benar sama sekali. Aturan yang dituduh mengizinkan kembali miras itu ternyata ditandangani April 2015 – padahal Gobel baru mangkat di Agustus 2015. Aturan yang dituduh tsb ternyata tetap melarang miras di Minimarket. Aturan yang dituduh tsb sebenarnya adalah tentang pendelegasian implementasi teknis soal ini (larangan miras) kepada Pemda.

    Mari kita lawan terus media massa pemfitnah & penghasut !

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Jokowi dituduh bodoh, salah cara dalam bersalaman dengan Raja Saudi.

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 12/09/2015

    Berita

    hehe, selalu bisa tersenyum melihat tingkah laku pak Jokowi. terimakasih pak sudah menghibur kami ditengah meleahnya rupiah dinegeri ini

    Hasil Cek Fakta

    Trik half-truth, hanya menampakkan ketika Jokowi sedang menghormat, namun tidak memperlihatkan ketika akhirnya mereka bersalaman seperti biasa.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Mata Uang Rupiah Terpuruk

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 08/09/2015

    Berita

    Hari ini, Rabu (23/09/2015), nilai tukar rupiah terpuruk hingga sempat melewati Rp 14.700 per dolar AS.

    Hasil Cek Fakta

    Mata uang di Indonesia tidak terpuruk, melainkan dolar Amerika lah yang semakin menguat terhadap mata uang lain.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Jokowi dituduh memasukkan ribuan tenaga kerja asing ke Indonesia via sebuah proyek PLTU

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 08/09/2015

    Berita

    Pak Jokowi itu menjadi walikota periode pertama di Solo kalau tidak salah mulai tahun 2005 s/d 2010.

    Tapi mari kita bully ramai-ramai Pak Jokowi atas keberadaan tenaga kerja China di pembangunan PLTU Celukan Bawang, Buleleng , Bali yang di bangun mulai TAHUN 2003. Jadi Pak Jokowi bersalah karena lebih mementingkan china daripada tenaga kerja lokal di pembangunan PLTU tersebut. Piye jal?

    Kenapa kita harus bully Pak Jokowi? Karena peresmian PLTU itu di lakukan tanggal 11/8/2015. Itu kesalahan besar Pak Jokowi. Coba kalau PLTU itu di resmikan tahun 2010, jelas itu kesalahan Prabu Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada.

    Hasil Cek Fakta

    proyek PLTU tersebut sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2003, dan ditahun tersebut Jokowi belum menjabat sebagai walikota.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini