• [SALAH] Dokumentasi "Las Vegas Hancur Digempur Iran"

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Bang Grace” pada Kamis (12/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Las Vegas AS H4ncur Lebur digempur Iran

    Kekalahan Pertama AS”

    Hingga Selasa (17/3/2026) unggahan telah mendapatkan 9.100 tanda suka, 757 komentar dan telah dibagikan ulang 411 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99.7 persen. 

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “Las Vegas hancur digempur Iran” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Selain itu, jarak antara Iran dan Las Vegas sangat jauh. Jarak garis lurus dari Teheran, Iran ke kota Las Vegas di negara Amerika Serikat sekitar 7.412 mil atau sekitar 11.928 kilometer. Sementara itu, dilansir dari alarabiya.net sebagian besar rudal balistik Iran yang diketahui publik–seperti Shahab-3, Emad, Ghadr, Sejjil dan Khorramshahr–memiliki jangkauan sekitar 1.300 hingga 2000 kilometer, yang dirancang untuk menjangkau target di kawasan Timur Tengah seperti Israel. Dengan perbandingan tersebut, jarak Iran ke Las Vegas jauh melampaui jangkauan operasional rudal Iran yang diketahui saat ini. 

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 99.7 persen. Dengan demikian, unggahan berisi klaim “Las Vegas hancur digempur Iran” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Satir Harga BBM di Pulau Jawa dan Bali Berubah pada 9 Maret 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim harga BBM di pulau Jawa dan Bali berubah sejak 9 Maret 2026. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 8 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Akibat perang Iran vs Isræl dan US, beredar desas-desus stok BBM cuma 20 hari. Per Senin, 9 Maret 2026, harga BBM menjadi: 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗹𝗶𝘁𝗲: 𝗥𝗽 5.000 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗺𝗮𝘅: 𝗥𝗽 6.150 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮𝘅 𝗧𝘂𝗿𝗯𝗼: 𝗥𝗽 6.550
    Catatan
    1. Harga di atas, khusus Pulau Jawa dan Bali
    2. Harga per setengah liter"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim harga BBM di pulau Jawa dan Bali berubah sejak 9 Maret 2026?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bahwa postingan di atas merupakan konten satir atau parodi. Hal ini terlihat dalam akhir narasi yang menyebut harga BBM yang tercantum merupakan harga per setengah liter.
    Di sisi lain Pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan harga BBM tidak berubah jelang Idul Fitri. Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia pada 10 Maret 2026.
    "Sebagaimana juga sudah disampaikan oleh Menteri ESDM atas arahan Presiden, bahwa harga BBM subsidi dipastikan tidak akan naik. Dengan demikian masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dengan tenang dan menyambut Lebaran tanpa kekhawatiran," ujarnya dilansir Antara.
    Dwi juga menyampaikan bahwa kondisi stok BBM nasional masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
    "Tentu pemerintah akan terus melakukan pemantauan. Yang jelas, fokus utama saat ini adalah memastikan ketahanan energi nasional tetap aman sehingga masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dan Lebaran dengan tenang," ucap dia.
    Di sisi lain pengumuman terkait harga BBM sendiri bisa dilihat di link berikut ini...

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim harga BBM di pulau Jawa dan Bali berubah sejak 9 Maret 2026 adalah tidak benar. Unggahan tersebut merupakan konten satir atau parodi namun bisa menimbulkan kesalahpahaman jika tidak diluruskan.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Keliru, Purbaya Sebut Indonesia Terancam Bangkrut pada 2030

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Threads, sebuah unggahan mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa Indonesia terancam bangkrut pada tahun 2030 karena banyak hutang menumpuk, tidak ada pemasukan dari BUMN dan hanya mengandalkan pajak saja.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Threads bernama “iswanto9970” (arsip) pada Minggu (15/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua foto Purbaya "sebelum" terlihat ceria dan "sesudah" dengan ekspresi tertekan untuk mengilustrasikan perubahan suasana atau kondisi terkait pernyataan tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “2030 Indonesia terancam bangkrut dengan hutang menumpuk, tidak ada pemasukan, yang ada tiap hari pengeluaran, sampai detik ini belum ada ceritanya BUMN mengalami untung, yang ada hanya rugi dan rugi, Indonesia hanya mengandalkan pajak saja. sorotan #fyp #viral #konoha,” begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan narasi dalam gambar yang diunggah “Purbaya. Indonesia berpotensi mengalami krisis moneter. Pendapatan APBN sudah tidak ada, anggaran hanya didapat dari hutang semua,” begitu narasi dalam gambar yang mengilustrasikan Purbaya.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (16/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 4,1 ribu likes, 612 komentar, 225 kali repost, dan 392 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kekecewaan masyarakat kepada BUMN dan program pemerintah seperti MBG yang disebut banyak penyalahgunaan, serta membebani kas negara.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Keliru, Kabar Purbaya Gagal Jadi Gubernur Bank Indonesia

    Periksa Fakta Indonesia Krisis Moneter. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Purbaya pernah mengatakan Indonesia akan mengalami kebangkrutan dan krisis moneter pada 2030 karena banyak hutang. Kami justru diarahkan pada laporan YouTube tvOnesNews “Ternyata Begini Cara Menkeu Purbaya Kembalikan Ekonomi dari Keterpurukan.”

    Laporan tersebut menyatakan bahwa menurut survei Idsight, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil menciptakan opini positif dan kepercayaan publik yang tinggi yaitu mencapai 83,7% dalam sebulan menjabat. Sentimen positif warganet melonjak signifikan dari 23% menjadi 47%, didukung kebijakan konkret seperti penyaluran dana ke Bank Himbara dan ketegasan dalam disiplin fiskal.

    Gaya komunikasi "koboi" yang blak-blakan, transparan, berkinerja cepat, ceplas-ceplos, dan to the point mendapatkan penilaian baik, serta disukai masyarakat. Selain itu, Purbaya aktif menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi di atas 5%, bahkan ditargetkan menuju 6-8% yang berhasil meningkatkan kepercayaan pasar dan masyarakat.

    Lebih lanjut, Tirto menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut Indonesia krisis moneter 2030.” Hasil penelusuran mengarah pada laman MetroTvNews, bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini ekonomi Indonesia akan memasuki fase ekspansi yang sehat dalam tujuh hingga sepuluh tahun ke depan atau setidaknya sampai dengan 2033.

    "Prospek kita akan baik tahun ini, kita coba dorong ke enam persen (pertumbuhan ekonomi). Sepuluh tahun ke depan, kita kelihatannya masuk masa ekspansi yang sehat. Kita bisa ekspansi itu sampai dengan 2033," kata Purbaya usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.

    Purbaya juga meyakini, lapangan pekerjaan semakin banyak tersedia. Arah perekonomian yang optimis ini, dapat dicapai dengan mengedepankan manajemen fiskal yang baik.

    Laman CNN Indonesia menuliskan, bahwa BPI Danantara mengungkap potensi kerugian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp50 triliun per tahun. Angka itu berasal dari kerugian langsung sebesar Rp20 triliun dan tidak langsung Rp30 triliun. Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengungkap, kerugian tak langsung perusahaan pelat merah, terjadi akibat inefisiensi yang terjadi di tubuh BUMN dan anak-anak usahanya.

    "Total akumulasi loss daripada anak-anak perusahaan BUMN satu tahun itu adalah Rp20 triliun. Itu akumulasi loss, akumulasi kerugian daripada perusahaan BUMN. Direct loss, yang tercantum di dalam rugi laba perusahaan, tetapi indirect loss-nya, karena layering transaction, karena umumnya yang loss itu adalah anak-anak perusahaan bukan induknya, dan menciptakan inefficiency, itu another Rp30 triliun lagi," begitu keterangan Dony dalam Investor Daily Round Table di Jakarta, Rabu (28/1), dikutip Detikfinance.

    Pemerintah melalui Danantara ingin mengkonsolidasikan BUMN agar kinerjanya lebih efisien. Dari 1.000 lebih BUMN dan anak-anaknya yang beroperasi saat ini akan dipangkas menjadi hanya 300-an. Dengan demikian meskipun BUMN mengalami kerugian, narasi bahwa hal ini akan mengakibatkan krisis moneter di tahun 2030 tidak didukung oleh data otoritatif dan data ilmiah.

    Melansir laman Instgram @ppid.kemenkeu, informasi yang beredar mengenai Menkeu Purbaya yang menyatakan bahwa Indonesia berpotensi mengalami krisis moneter dan pada tahun 2030 terancam bangkrut, karena pendapatan APBN sudah tidak ada, serta anggaran hanya didapat dari hutang semua adalah tidak benar.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya. Adapun laporan terkait informasi keuangan negara dapat dilakukan melalui contact center Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, WhatsApp 0813-1000-4134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, menu ‘Hubungi Kami, dan live chat pada situs web www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Purbaya Beberkan Data Ekonomi ke Prabowo, Tepis Isu Resesi

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa Purbaya mengatakan Indonesia terancam mengalami kebangkrutan dan krisis moneter pada tahun 2030 adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa justru meyakini ekonomi Indonesia akan memasuki fase ekspansi yang sehat dalam tujuh hingga sepuluh tahun ke depan atau setidaknya sampai dengan 2033.

    Adapun klaim BUMN rugi dan akan mengakibatkan krisis moneter pada 2030 tidak didukung oleh data otoritatif dan data ilmiah.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Info Bantuan” pada Rabu (11/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Bantuan BSU 2026 mulai disalurkan kepada penerima yang memenuhi syarat.

    Bantuan sekitar Rp600.000.

    Penyaluran dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan pemerintah. 

    Segera cek apakah nama Anda masuk daftar penerima.”

    Hingga Selasa (17/3/2026) unggahan telah mendapatkan 368 tanda suka dan 5 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Info Bantuan” tidak mengarah ke laman resmi Kemnaker untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) di www.bsu.kemnaker.go.id. Sebaliknya, tautan tersebut justru mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap dan nomor telegram.

    Sementara itu, melalui laman resminya pada Rabu (7/1/2026), Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Faried Abdurrahman Nur Yuliono menegaskan bahwa belum ada kebijakan terkait penyaluran BSU pada 2026. Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai hoaks maupun disinformasi mengenai BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena program BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi mengenai BSU hanya disampaikan melalui laman resmi www.bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

    Kesimpulan

    Faktanya, tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Kemnaker untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) di www.bsu.kemnaker.go.id. Unggahan berisi klaim “tautan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 ” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini