• [SALAH] 1.100 Prajurit AS Gugur saat Perang dengan Iran

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Akun X “PngAdilnR4kyt” pada Rabu (4/3/2026) mengunggah gambar [arsip] dengan narasi:

    “AMERIKA AKAN KEOK. 9 HARI SERANG IRAN, AMERIKA SUDAH BAWA PULANG 1100 MAYAT TENTARANYA”

    Per Kamis (12/3/2026) unggahan itu telah dilihat 44 ribu kali, disukai 1.000 kali, dibagikan ulang 704 kali dan menuai 170 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “1.100 prajurit AS gugur saat perang dengan Iran” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut dengan memasukkan kata kunci “berapa prajurit AS yang gugur saat perang dengan Iran”. Melansir dari nytimes.com, per 10-11 Maret 2026 mengenai konflik bersenjata yang sedang berlangsung, Pentagon mengonfirmasi bahwa tujuh (7) prajurit Amerika Serikat gugur dalam pertempuran melawan Iran.


    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar tersebut ke Google Lens. Hasil penelusuran ditemukan gambar serupa pada akun Instagram dengan nama pengguna “mr_bulbul_01”. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengunggah video tersebut ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com. Hasilnya, video tersebut tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 99,9 persen. Pesawat C-5 Galaxy yang digunakan bukan yang biasa dipakai, dan jumlah peti mati melebihi kapasitas pesawat.

    Kesimpulan

    Faktanya, per 10-11 Maret 2026 mengenai konflik bersenjata yang sedang berlangsung, Pentagon mengonfirmasi bahwa tujuh (7) prajurit Amerika Serikat gugur dalam pertempuran melawan Iran. Unggahan video berisi narasi “1.100 prajurit AS gugur saat perang dengan Iran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Undian Ramadan Berhadiah dari Alfamart

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Beredar pesan berantai di Whatsapp berisi tautan [arsip] berisi klaim:

    “Undian Ramadan berhadiah dari Alfamart”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “undian Ramadan berhadiah dari Alfamart”. Hasilnya ditemukan unggahan akun Instagram “alfamart” yang menyatakan bahwa segala tautan undian berhadiah mengatasnamakan Alfamart yang beredar merupakan hoaks.

    Dalam unggahan tersebut, Alfamart mengajak warganet jika menemukan informasi mengatasnamakan Alfamart segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi:

    Alfacare: 1500-959

    Instagram: Alfamart

    Laman Web: www.alfamart.co.id

    Kesimpulan

    Tautan tidak mengarah ke laman resmi Alfamart. Unggahan berisi klaim “tautan undian Ramadan berhadiah dari Alfamart” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Maladewa Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel Akibat Konflik Iran - AS

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Maladewa yang memutus hubungan diplomatik dengan Israel setelah adanya perang Iran - AS tahun 2026. Postingan ini beredar sejak pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Maret 2026.
    Dalam postingannya terdapat foto Presiden Maladewa, Mohamed Muizzu dengan narasi sebagai berikut:
    "Maldives resmi memutus hubungan dengan Israel dan melarang semua produk Israel"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Pemerintah Maladewa dilaporkan memutus seluruh hubungan dengan Israel dan memblokir masuknya semua produk Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Langkah tersebut juga mencerminkan sikap politik pemerintah Maladewa yang secara terbuka mendukung perjuangan Palestina di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah."
    Lalu benarkah postingan Maladewa yang memutus hubungan diplomatik dengan Israel setelah adanya perang Iran - AS tahun 2026?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel dari Reuters Fact Check berjudul "Fact Check: The Maldives cut diplomatic relations with Israel in 1974, not over Iran war" yang tayang pada 10 Maret 2026.
    Dalam artikel itu juru bicara Kepresidenan Maladewa menjelaskan melalui email:
    "Maladewa menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 1965. Hubungan ini diputus pada tahun 1974, dan hubungan diplomatik tetap ditangguhkan sejak saat itu," ujarnya.
    Penelusuran dilanjutkan dengan mengunjungi situs resmi Kementerian Luar Negeri Maladewa, Foreign.gov.mv. Di sana terdapat daftar negara yang punya hubungan diplomatik dengan Maladewa.
    Di sana terdapat keterangan bahwa hubungan diplomatik dengan Israel masih ditangguhkan. Sementara Maladewa juga melarang masuknya produk dari Israel sejak 26 Juli 2014.
    Di sisi lain Maladewa melarang pemegang paspor Israel sejak 15 April 2025. Mereka menegaskan keputusan ini karena menolak aksi agresi Israel pada warga Palestina.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan Maladewa yang memutus hubungan diplomatik dengan Israel setelah adanya perang Iran - AS tahun 2026 adalah tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran THR Keagamaan

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “berita terkini” pada Jumat (6/3/2026) membagikan tautan [arsip] dengan narasi berikut:

    “Informasi Program Bantuan THR Keagamaan 2026 🙏

    Pemerintah menyediakan berbagai program bantuan untuk masyarakat.

    Cek informasi lengkap dan cara pendaftarannya di sini”.

    Hingga Kamis (12/3/2026), unggahan tersebut telah disukai 423 akun, menuai 169 komentar dan dibagikan ulang 6 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tautan yang dibagikan “berita terkini” dengan urlscan.io. Hasilnya, tautan itu adalah milik CLOUDFLARENET dan berdomain di Ascension Island, tidak terafiliasi dengan pemerintah Indonesia. Tautan tersebut juga meminta beberapa informasi personal seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

    TurnBackHoax kemudian mencari mekanisme distribusi THR 2026. Melansir dari artikel hukumonline.com berjudul “Aturan Pemberian THR 2026 untuk Karyawan Swasta” yang tayang Rabu (4/3/2026), THR adalah hak pekerja yang wajib dibayarkan oleh perusahaan/pemberi kerja, bukan bantuan sosial pemerintah.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan merupakan percobaan phishing dan THR dibayarkan oleh perusahaan/pemberi kerja, bukan didaftar oleh masyarakat secara mandiri. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran THR keagamaan” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini