• [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Rekrutmen Pegawai Koperasi Merah Putih 2026

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Info Loker” pada Senin (2/02/2026) mengunggah informasi [arsip] informasi disertai tautan di media sosial yang diklaim sebagai link pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Merah Putih 2026. Unggahan tersebut disertai ajakan untuk segera mendaftar dengan mengklik tautan yang dibagikan dan mengisi sejumlah data pribadi. Unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut: 

    REKRUTMEN PEGAWAI KOPERASI DESA MERAH PUTIH

    Pemerintah Membuka Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah putih Tahun 2025 Persyaratan :

    Laki-laki dan perempuan

    Berusia Minimal 20 tahun

    Bersedia Ditempatkan di Daerah masing-masing

    Memiliki Ijazah Minimal SMA

    Sehat Jasmani dan rohani

    Bersedia Digaji Minimal 5 - 8 Juta

    Untuk info cara pendaftaran dan penempatannya ada di bawah dan bio profil

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah mendapatkan 785 reaksi, 183 interaksi komentar, dan

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tautan yang dibagikan melalui Facebook dengan cara mengakses serta memeriksa alamat situs [arsip] yang tercantum dalam unggahan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), melainkan menuju sebuah laman yang menampilkan formulir digital dan meminta pengunjung mengisi data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

    Penelusuran lebih lanjut melalui akun Instagram resmi Kemenkop menemukan unggahan Instagram Story yang memberikan peringatan mengenai penipuan terkait pendaftaran pegawai Koperasi Merah Putih. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi milik Kemenkop.

    Pola penyebaran tautan yang meminta pengguna mengisi data pribadi melalui situs tidak resmi seperti ini kerap digunakan dalam modus phishing atau upaya pengumpulan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sumber informasi dan hanya mengakses tautan dari kanal resmi pemerintah.

    Kesimpulan

    Tautan yang diklaim sebagai pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Merah Putih 2026 tidak berasal dari kanal resmi Kementerian Koperasi dan UKM. Tautan tersebut justru mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi, yang merupakan pola umum dalam modus phishing atau penipuan daring. Dengan demikian, unggahan informasi mengenai “tautan pendaftaran rekrutmen pegawai koperasi merah putih 2026” merupakan konten palsu (Fabricated Content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Warga Israel Berlarian di Bandara Ben Gurion"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Terbaru Terkini” pada Rabu, (04/03/2026) mengunggah video [arsip] memperlihatkan kepanikan yang diduga warga Israel ketika adanya sirine peringatan serangan udara. Video itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Warga Israel Berlarian ke Tempat Perlindungan Saat Sirene Peringatan Terdengar, Yerusalem/Tel Aviv (Selasa, 3 Maret 2026) Suasana panik melanda sejumlah kota di Israel ketika sirene peringatan serangan udara kembali aktif menyusul deteksi rudal balasan dari Iran.

    Warga bergegas menuju bunker dan ruang bawah tanah untuk mencari perlindungan.

     Sebagian keluarga bahkan menyiapkan tenda darurat di area perlindungan, sementara aparat keamanan meminta masyarakat tetap siaga.

    Pemerintah Israel menegaskan operasi militer terhadap Iran akan terus berlanjut di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

    Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 67 kali, mendapat 2 reaksi dan 1 kali dibagikan ulang oleh akun Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri cuplikan video yang beredar dengan melakukan pencarian gambar balik menggunakan Google Lens pada beberapa frame dalam video tersebut. Dari hasil penelusuran, ditemukan bahwa gambar yang sama pernah dipublikasikan di situs web Avlar Emoz pada Rabu (11/10/2023).

    Keterangan dalam unggahan tersebut menjelaskan bahwa peristiwa pada video berkaitan dengan Operasi Badai Al-Aqsa, yakni rangkaian serangan yang dilakukan kelompok Hamas sebagai respons terhadap serangan Israel ke Gaza pada Sabtu (7/10/2023). Dalam rekaman itu terlihat sejumlah warga Israel berlarian di area Bandara Ben Gurion untuk mencari perlindungan setelah terdengar sirene peringatan serangan roket yang diluncurkan oleh Brigade Qassam.

    Penelusuran tambahan juga menunjukkan bahwa video yang sama sebelumnya telah diverifikasi oleh organisasi pemeriksa fakta Misbar. Mereka menyimpulkan bahwa video tersebut memang berkaitan dengan situasi serangan roket pada 2023 dan bukan peristiwa lain seperti yang diklaim dalam narasi yang beredar di media sosial.

    Sehingga video yang beredar tidak menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan konflik atau perang antara Iran dan Israel yang terjadi baru-baru ini. Konflik terbaru di kawasan tersebut memang memanas sejak akhir Februari 2026 setelah serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran serta serangan balasan dari Iran, yang kemudian meningkatkan ketegangan di Timur Tengah

    Kesimpulan

    Video yang beredar merupakan rekaman lama yang berkaitan dengan situasi serangan roket saat Operasi Badai Al-Aqsa pada Oktober 2023, ketika warga Israel berlarian mencari perlindungan di Bandara Ben Gurion setelah sirene peringatan berbunyi sehingga tidak berkaitan dengan konflik atau perang antara Iran dan Israel yang terjadi baru-baru ini. Dengan demikian, video dengan klaim “warga Israel berlarian di bandara Ben Gurion” merupakan konteks yang salah (False Context).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] FIFA Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Sepak BOLA Indonesia” pada Selasa, (03/03/2026) mengunggah informasi [arsip] yang menyebutkan bahwa FIFA resmi mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia gantikan Mexico. Video itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Dunia Sepak Bola Geger! Kabar FIFA World Cup 2026 Berubah Tuan Rumah ke Indonesia Bikin Jagat Maya Heboh — Fakta atau Sensasi?

    Lihat cerita lengkapnya di komentar pertama

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah mendapatkan 98 reaksi, dan 37 interaksi komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri gambar yang menampilkan Jokowi bersama Presiden FIFA dengan memanfaatkan fitur penelusuran gambar balik (reverse image search) melalui Google Lens. Hasil pencarian menunjukkan bahwa foto tersebut telah lebih dahulu dipublikasikan pada Oktober 2022 oleh media olahraga BolaSport. Dalam keterangan foto dijelaskan bahwa momen itu diambil saat pertemuan antara Presiden Indonesia dan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Jakarta, pada 18 Oktober 2022.

    Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membahas kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan FIFA untuk melakukan pembenahan tata kelola sepak bola nasional setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Artinya, foto tersebut merupakan dokumentasi kegiatan resmi pada 2022 dan tidak berkaitan dengan klaim yang menyebut Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

    Penelusuran lebih lanjut juga tidak menemukan pengumuman resmi dari FIFA mengenai penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen tersebut. Berdasarkan informasi resmi yang ditulis oleh Bola.com, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan menjadi edisi pertama dalam sejarah yang digelar di tiga negara sekaligus.

    Kesimpulan

    Foto tersebut merupakan dokumentasi pertemuan pada Selasa (18/10/2022) di Istana Merdeka yang membahas pembenahan sepak bola Indonesia pasca Tragedi Kanjuruhan. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari FIFA mengenai Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 karena turnamen tersebut akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan demikian, klaim “FIFA tunjuk Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia 2026” merupakan konten yang menyesatkan (Misleading Content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Undian dan Promo Ramadan dari Bank Sulselbar

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ramadhan Berkah Bersama Sulselbar” pada Jum’at, (27/02/2026) mengunggah informasi [arsip] yang menawarkan undian dan promo Ramadan 2026 kepada nasabah. Unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    SPESIAL PROMO RAMADHAN

    Khusus Nasabah Sulselbar Sudah Memiliki Rekening Bank Sulselbar. Cetak kupon Segera & Menangkan Undian Bank Sulselbar 2026.Berlimpah Hadiah kamu Berkesempatan Menangkan Hadiahnya.!!

    - 10 Unit Mobil Alphard

    - 10 Unit Mobil Fortuner

    - 30 Unit Smartphone Promax15

    - 25 Emas Batang & Logam mulia

    - 25 Pekat Wisata Singapore

    - 50 Paket Umroh Gratis

    Untuk pengundian & Pemenangnya Akan diumumkan secara  Online di Seluruh Sosial Media pada 01 Maret 2026

    Hingga Selasa (10/03/2026) unggahan tersebut telah mendapat 4 tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri akun Facebook yang menyebarkan informasi tersebut untuk memastikan keasliannya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa akun tersebut bukan merupakan akun media sosial resmi milik Bank Sulselbar.

    Selanjutnya, tim melakukan penelusuran melalui situs web resmi Bank Sulselbar di www.banksulselbar.co.id untuk memastikan apakah terdapat informasi mengenai program undian seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan pengumuman atau keterangan terkait program undian sebagaimana yang diklaim dalam unggahan di media sosial.

    Tim kemudian menelusuri kanal media sosial resmi Bank Sulselbar. Salah satu akun yang terverifikasi ditemukan di platform Instagram dengan nama pengguna @banksulselbar.official. Melalui akun Instagram resminya, Bank Sulselbar juga pernah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank di media sosial. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa penipuan sering dilakukan melalui akun tiruan yang mencoba menghubungi korban dan mengarahkan mereka untuk membuka tautan tertentu.

    Bank Sulselbar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi nasabah melalui pesan WhatsApp untuk meminta data pribadi maupun informasi perbankan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang dikirimkan oleh pihak yang mengatasnamakan bank.

    Kesimpulan

    Akun Facebook yang menyebarkan informasi tersebut bukan merupakan akun resmi Bank Sulselbar dan tidak ditemukan pengumuman undian seperti yang diklaim di situs maupun media sosial resmi Bank Sulselbar. Dengan demikian, informasi dengan klaim “tautan undian dan promo ramadhan dari bank Sulselbar” merupakan konten tiruan (Impostor Content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini