• Hoaks Kapolri & Purbaya Berkonflik perihal Audit Pendapatan SIM

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    tirto.id - Belakangan ini, beredar klaim yang menyebut bahwa Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, berkonflik dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, disebabkan Listyo menolak audit hasil pendapatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook “ReNdra ReNdra” (arsip) pada 20 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, terdapat foto Listyo Sigit Prabowo disandingkan dengan Purbaya Yudhi Sadewa, beserta narasi bahwa Listyo Sigit Prabowo menolak audit hasil pendapatan SIM.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Purbaya Ingin Mengaudit Hasil PENDAPETAN SIM Yang Jumlahnya Triliunan Secara Terbuka. Listyo: anda itu pejabat baru jangan sok sok mengaudit pendapetan sim. kalau anda mengaudit sama saja anda membuka aib negara.” Begitu klaim dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis pada Senin (23/02/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 85 tanda suka, 62 komentar, dan dibagikan 38 kali. Klaim serupa juga ditemukan di akun Instagram ini (arsip), serta Threads, oleh akun “atipthahir” (arsip), dan “inimedia_” (arsip).

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Hoaks Pendaftaran Bansos dari Kemenkeu Cair Mulai Februari 2026

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Purbaya Ingin Mengaudit Hasil Pendapatan SIM. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, Tirto mencari keterangan resmi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri. Dari hasil penelusuran, Tirto menemukan pernyataan Kementerian Keuangan di situs resmi mereka, yakni e-ppid.kemenkeu.go.id.

    Dalam keterangannya, pihak Kemenkeu menyatakan bahwa klaim yang menyatakan bahwa Menkeu Purbaya berkonflik dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo adalah hoaks.

    “Berita mengenai Menkeu Purbaya yang berkonflik dengan Kapolri Listyo Sigit terkait audit pendapatan SIM, merupakan berita hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya.” Terang pihak Kemenkeu.

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penyebaran berita bohong mengatasnamakan Menkeu Purbaya.

    Sementara itu, pihak Divisi Humas Polri dalam akun resminya di X, yakni “@DivHumas_Polri” juga menyatakan bahwa klaim tersebut adalah hoaks.

    “Sobat Polri, telah beredar sebuah Informasi yang menyebutkan bahwa Kapolri menyatakan audit pajak kendaraan sama dengan membuka aib negara adalah tidak benar (hoaks). Faktanya berdasarkan penelusuran, narasi mengenai Kapolri yang menolak audit pajak kendaraan dengan alasan “membuka aib negara” tidak memiliki sumber valid dan kuat diduga merupakan konten yang dibuat serta disebarkan untuk menyesatkan opini publik.” Tegas Divisi Humas Polri dalam takarir unggahan.

    Divisi Humas Polri mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber resmi dan media kredibel.

    Baca juga:Hoaks Tautan Pendaftaran Sembako Ramadhan 1447 H dari Pertamina

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Kapolri Listyo Sigit Prabowo berkonflik dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Dari pernyataan resmi Kemenkeu dan Divisi Humas Polri, klaim tersebut adalah hoaks. Kemenkeu dan Divisi Humas Polri mengimbau masyarakat agar waspada terhadap berita bohong yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber resmi dan media kredibel.

    ==Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Survei Metro TV: 100% Masyarakat Tidak Puas dengan Kinerja Prabowo

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Fuad Hasan” pada Rabu (11/2/2026) mengunggah gambar [arsip] yang menampilkan hasil survei yang ditayangkan Metro TV mengklaim bahwa seluruh public 100% menyatakan ketidakpuasan terhadap kinerja Prabowo Subianto.

    Unggahan tersebut disertai narasi : 

    “Survei Metro TV: 100% masyarakat tidak puas dengan kinerja Prabowo”

    Per Selasa (24/2/2026) unggahan tersebut mendapat 46 tanda suka, menuai 45 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 5 kali oleh pengguna Facebook lainnya. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci "Survei Metro TV tentang kepuasan kinerja Prabowo Subianto" ke mesin pencarian Google. 

    Hasilnya mengarah ke artikel Metrotvnews.com "Survei: 79,9% Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo" tayang pada Minggu (8/2/2026. 

    Artikel tersebut memaparkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 yang menunjukkan sebanyak 79,9 persen masyarakat menyatakan puas atas kinerja Prabowo.

    Hingga saat ini, tidak ada publikasi resmi dari Metro TV yang menyatakan bahwa survei kepuasan terhadap kinerja Prabowo Subianto menunjukkan hasil 100% tidak puas.

    Kesimpulan

    Faktanya, Metro TV menayangkan survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto sebesar 79,9 persen. Unggahan dengan narasi “Survei Metro TV: 100% masyarakat tidak puas dengan kinerja Prabowo” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Seleksi Guru Sekolah Garuda 2026

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] pada Sabtu (3/2/2026) dari akun TikTok “INFORMASI gurugaruda” disertai takarir:

    DIBUKA SELEKSI PPPK GURU SEKOLAH GARUDA 2026

    Kesempatan emas bagi para tenaga pendidik untuk bergabung dan mengabdi sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Pendaftaran: 2 Februari - 14 Maret 2026

    Gratis, tanpa biaya tambahan, Penempatan sesuai domisili terdaftar

    Jangan lewatkan peluang ini untuk berkontribusi mencerdaskan generasi bangsa

    Segera siapkan berkas terbaikmu dan daftar sekarang!

    #PPPKGuru2026 #Sekolah Garuda #ASN2026#InfoPPPK #Pendaftaran Resmi

    Per Selasa (24/2/2026), unggahan mendapat 2.100-an tanda suka, 261 komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 571 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pendaftaran seleksi PPPK guru sekolah garuda 2026” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.com “Link dan Jadwal Resmi Rekrutmen Guru PPPK Sekolah Garuda, Jangan Lewatkan!” tayang Selasa (3/2/2026).

    Diketahui, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka rekrutmen guru sebanyak 98 lowongan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Sekolah Garuda pada Senin (2/2/2026)

    Disebutkan bahwa rekrutmen guru PPPK Sekolah Garuda hanya dapat didaftarkan melalui laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) sscasn.bkn.go.id. Adapun jadwal pendaftaran rekrutmen guru PPPK Sekolah Garuda adalah 2—16 Februari 2026, bukan 2 Februari—14 Maret 2026 sebagaimana informasi yang disebarkan akun TikTok “INFORMASI gurugaruda”.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “INFORMASI gurugaruda”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman mencurigakan yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Sebagai informasi, dikutip dari kompas.com, Sekolah Garuda merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dengan dua skema, yakni:

    pembangunan sekolah baru di daerah yang masih minim akses pendidikan berkualitas, serta 

    penguatan sekolah unggulan yang sudah ada melalui skema transformasi.

    Kesimpulan

    Faktanya, pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) sscasn.bkn.go.id. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran seleksi guru Sekolah Garuda 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Unilever Indonesia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “lokerterpadu2026” pada Rabu (11/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    📢 LOWONGAN KERJA – UNILEVER INDONESIA

    ✅ Program Magang & Internship

    ✅ Fresh Graduate / Berpengalaman

    ✅ Bidang: Marketing, HR, Supply Chain, Finance & IT

    📌 Kualifikasi:

    Pendidikan minimal S1

    Komunikatif & siap bekerja tim

    Bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan perusahaan

    📍 Penempatan: Jakarta / Tangerang / Seluruh Indonesia

    Hingga Selasa (24/2/2026), unggahan tersebut mendapat 100-an tanda suka, belasan komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan lowongan kerja unilever indonesia” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke akun Instagram resmi Careers at Unilever Indonesia “kami.unilever”, isinya mengingatkan banyaknya penipuan lowongan kerja mengatasnamakan Unilever.

    Dalam salah satu unggahannya pada Mei 2025, perusahaan menjelaskan ada sejumlah ciri lowongan kerja palsu yang mencatut Unilever, yakni:
    • menggunakan email  selain recruitmen.indonesia@unilever.com. 
    • email menggunakan Bahasa Indonesia dengan tata bahasa yang buruk. Informasi dari Unilever selalu menggunakan Bahasa Inggris dengan tata bahasa yang jelas.
    • Pendaftaran dipungut biaya. Unilever tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen. 
    Masyarakat diminta mengakses informasi dari laman resmi sebagai berikut:
    • Instagram “kami.unilever”
    • LinkedIn “Unilever”
    • Career Site “careers.unilever.com”.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan kerja Unilever Indonesia” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini