• [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran PPPK Kemenag 2026

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] pada Sabtu (3/2/2026) dari akun TikTok “INFO PPPK 2026” disertai takarir:

    RESMI DIBUKA PENDAFTARAN KEMENAG 2026

    REKRUTMEN CPNS KEMENTERIAN AGAMA 2026 RESMI DIBUKA

    Persyaratan :

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).

    2. Usia 18-45 tahun (untuk formasi umum, dosen S2/S3 memiliki batas usia lebih tinggi).

    3. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik

    4. Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

    #asn #infocpns #cpns2026 #pendaftarancpns#kemenag

    Per Selasa (24/2/2026), unggahan tersebut telah mendapat 400-an tanda suka, belasan komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 600 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pendaftaran PPPK Kemenag 2026” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kemenag.go.id “Waspada Hoaks! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK” tayang Rabu (21/1/2026).

    Diketahui, hingga saat ini, Kementerian Agama (Kemenag) tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK.

    “Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” kata Kepala Biro SDM Kemenag Wawan Djunaedi, Selasa (21/1/2026).

    Disebutkan, setiap proses rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag selalu diumumkan secara resmi dan transparan melalui laman kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. 

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “INFO PPPK 2026”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman mencurigakan yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Kesimpulan

    Faktanya, hingga saat ini Kemenag belum membuka lowongan kerja PPPK. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran PPPK Kemenag 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Menteri Bahlil Sebut Pemilihan Kepala Daerah Oleh DPR Usulan Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR usulan dari Jokowi. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Februari 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Antara News berjudul:
    "Bahlil! Permintaan Kepala Daerah Dipilih Oleh DPR itu Usulan Pak Jokowi, Kami Cuma Menyampaikan Keinginan Beliau"
    Lalu benarkah postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR usulan dari Jokowi? 
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai dan waktu artikel diunggah.
    Namun dalam artikel asli yang diunggah Antaranews berjudul:
    "Analis: Bahlil bisa jadi favorit masyarakat jika ubah gaya komunikasi"
    Artikel asli sama sekali tidak membahas terkait pemilihan kepala daerah oleh DPR merupakan usulan Jokowi. Artikel asli membahas pernyataan dari analis komunikasi politik Hendri Satrio terkait gaya komunikasi Bahlil.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR usulan dari Jokowi adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Video Hotman Paris Promosikan Situs Judol Tertentu

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video pengacara Hotman Paris mempromosikan situs judol tertentu. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 15 November 2025.
    Dalam postingannya terdapat video Hotman Paris mempromosikan situs judol tertentu agar masyarakat tidak rugi. Postingan video berdurasi 43 detik itu disertai narasi:
    "INFO AQ1++"
    Lalu benarkah postingan video pengacara Hotman Paris mempromosikan situs judol tertentu?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ada video yang identik dengan postingan.
    Video itu diunggah Hotman Paris dalam akun Instagram resminya, @hotmanparisofficial pada 22 Maret 2025.
    Video asli sama sekali tidak membahas promosi situs judol tertentu. Video asli membahas pengadilan arbitrase yang terkait kasus Kementerian Pertahanan.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan video pengacara Hotman Paris mempromosikan situs judol tertentu adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Dirjen Bimas Islam Umumkan Dana Hibah Ramadan

    Sumber: FACEBOOK.COM
    Tanggal publish: 24/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Info Bimnas Islam Kemenag RI” pada Senin (16/2/2026) mengunggah video [arsip] yang berisi narasi:

    “Assalamualaikum Wr.wb, Program Bantuan Dana Hibah Ramadhan Untuk Umat Islam Di Seluruh Wilayah Indonesia Yang Di Salurkan Dari Kerajaan Arab Saudi Hingga 1 Miliar”

    Per Selasa (24/2/2026) video itu sudah dilihat lebih dari 12 ribu kali, disukai 104 kali, dibagikan 3 kali dan menuai 80 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengunggah video tersebut ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com. Hasilnya, suara di video tersebut tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 99,8 persen.


    TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci “Dirjen Bimas Islam umumkan dana hibah Ramadhan” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan sumber resmi maupun pernyataan valid yang mendukung narasi tersebut.


    Sampai saat ini tidak ditemukan pernyataan resmi dari  Abu Rokhmad maupun Dirjen Bimas Islam yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI dengan kemungkinan atau probabilitas mencapai 99,8% jadi unggahan dengan klaim “Dirjen Bimas Islam umumkan dana hibah Ramadan” merupakan konten tiruan (impostor conten).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini