• [PENIPUAN] Tautan Rekrutmen Pertamina 2026

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “seputarpertamina2026” pada Rabu (1/4/2026) berisi narasi:

    “REKRUTMEN

    PT PERTAMINA (PERSERO) 2026 RESMI DIBUKA

    28 MARET - 1 MEI 2026

    LULUSAN SMA/SMK D3 D4 S1 S2

    PENEMPATAN SESUAI DENGAN DOMISILI DAERAH MASING-MASING.”

    Unggahan disertai takarir:

    Kesempatan emas bergabung bersama perusahaan energi terbesar di Indonesia, PT Pertamina (Persero)! Rekrutmen tahun 2026 membuka peluang untuk lulusan SMA/SMK, D3, D4, hingga S1 dari berbagai jurusan.

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan pendaftaran di bio akun.

    Hingga Senin (13/4/2026), konten tersebut mendapat 1.400-an tanda suka dan dibagikan ulang lebih dari 2.500 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri informasi tentang pembukaan rekrutmen PT Pertamina 2026 melalui laman resmi recruitment.pertamina.com. Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “seputarpertamina2026”. Diketahui, tautan mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Penelusuran berlanjut dengan memasukkan kata kunci “alur pendaftaran rekrutmen PT Pertamina” ke mesin pencari Google. Hasilnya, ditemukan artikel “Cara Kerja di Pertamina dan Kisaran Gaji 2026, Wajib Tahu!” yang ditayangkan oleh platform lowongan kerja dealls.com.

    Berdasarkan artikel tersebut, menilik dari tahun-tahun sebelumnya, calon pelamar yang berminat mengikuti proses rekrutmen Pertamina harus membuat akun, mengisi data diri, dan memilih formasi lowongan yang sedang dibuka melalui laman recruitment.pertamina.com. Selain melalui laman tersebut, Pertamina juga melakukan perekrutan melalui Forum Human Capital Indonesia, yakni wadah pengembangan SDM yang didedikasikan khusus untuk BUMN.

    Adapun seluruh rangkaian tes tidak dipungut biaya. Masyarakat bisa mengakses call center 135 untuk memastikan kebenaran informasi seputar rekrutmen Pertamina.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “rekrutmen Pertamina 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Bahlil Sebut PLN Rugi karena Masyarakat Tidak Bisa Hemat Listrik

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Maret 2026.
    Klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik berupa foto yang menampilkan Bahlil, di dalamnya terdapat tulisan sebagai berikut.
    "Menteri ESDM BAHLIL: PLN MERUGI Karena Masyarakat Tak Bisa Belajar Hemat Listrik"
    Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "PLN rugi jangan salahkan rakyat dong,,salahkan para koruptor dan pejabat rakus,,kami rakyat tetap bayar listrik tepat waktu,kok bisa PLN rugi??terus uangnya kemana???😡😡😡😡🤔🤔🤔"
    Benarkah pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik, dengan menjadikan kutipan dalam klaim 
    "PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik" sebagai bahan penelusuran, hasilnya tidak ditemukan artikel dari media massa yang membuat artikel tersebut.
    Penelusuran juga dilanjutkan dengan menghubungi Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia.
    Anggia mengatakan, pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik adalah hoaks.
    "Hoaks," kata Anggia saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip (13/4/2026).

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik.
    Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik adalah hoaks.
     
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Bantuan Modal Usaha dari Pemerintah Lewat Mahfud MD

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Berbagi rezeki setiap hari” pada Selasa (24/3/2026) mengunggah video [arsip], isinya memperlihatkan Mahfud MD memberi pernyataan sebagai berikut:

    “Ini uang adalah sitaan dari korupsi yang akan dibagikan untuk tambahan modal usaha atau yang belum memiliki usaha sendiri.

    masing-masing akan menerima bantuan sebanyak 100 juta dengan pencairan bantuannya langsung hari ini Siapa saja boleh ikutan untuk mendaftarkan diri nanti akan kita pilih untuk yang benar-benar membutuhkan sebanyak 4 orang? Ini nyata juga. 

    Saya siap bertanggung jawab apabila tidak cair bagi yang sudah melakukan pendaftaran langsung saja menghubungi WhatsApp saya jangan sampai ada pihak lain yang mengatas namakan saya

    Untuk yang mau bantuan ini yang tidak percaya tidak usah ikutan atau mendaftar apalagi komentar yang bukan bukan tidak ada paksaan”.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan tersebut. Diketahui, tautan mengarah ke nomor Whatsapp. TurnBackHoax kemudian berkomunikasi melalui chat ke nomor itu dan diarahkan untuk mengisi data pribadi seperti alamat, pekerjaan, nomor rekening, dan foto ktp.

    Berdasarkan pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), video tersebut menunjukkan sejumlah kejanggalan yang mengarah ke dugaan rekayasa AI, seperti ekspresi wajah yang kaku, serta gerak bibir dan suara yang tidak sinkron.

    TurnBackHoax kemudian mengunggah video tersebut ke alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video itu merupakan hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99%. 

    Sebagai informasi, dilansir dari kompas.com, Mahfud MD merupakan tokoh akademisi dan politisi yang pernah menduduki kursi eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Terbaru, Presiden Prabowo Subianto melantik Mahfud MD menjadi anggota Komisi Reformasi Polri pada November 2025.


    Kesimpulan

    Video yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98 persen. Maka, unggahan berisi klaim “bantuan modal usaha dari pemerintah lewat Mahfud MD” yang mengarah ke nomor WA mencurigakan itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Pemerintah Resmi Cabut Cukai Rokok

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 13/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] pada Jumat (3/4/2026) dari akun Facebook “BERITA INDONESIA 2026” berisi narasi:

    “Mulai Hari Ini Pemerintah Indonesia Resmi Menghapuskan Cukai Rokok. Rata-Rata Harga Rokok Hanya Dibanderol Rp5.000 - Rp10.000”.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pemerintah resmi cabut cukai rokok” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Tarif Cukai Rokok 2026 Tak Naik, Pemerintah Selamatkan Industri Tembakau dari Tekanan”.

    Dari berita yang tayang November 2025 itu diketahui bahwa pemerintah memastikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) tidak akan naik pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah pemberantasan rokok ilegal yang merugikan negara. Pemerintah menilai penertiban produk tanpa cukai lebih mendesak dibandingkan wacana kenaikan tarif. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan sejumlah pelaku usaha di Jakarta, Jumat (26/9/2025).

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “pemerintah resmi cabut cukai rokok”.


    Kesimpulan

    Faktanya, pemerintah tidak mencabut cukai hasil tembakau, tetapi memutuskan tidak menaikkan tarifnya untuk tahun 2026. Jadi, unggahan berisi klaim “pemerintah resmi cabut cukai rokok” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini