• Hoaks Tautan Diskon Tarif Listrik & Tambah Daya Ramadhan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/02/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial, mengklaim bahwa PT PLN (Persero) mengumumkan diskon tarif listrik dan diskon tambah daya sebesar 50 persen, dalam rangka menyambut Ramadhan 2026.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Olivia bumn” (arsip) pada 15 Februari 2026.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Kabar baik untuk masyarakat Indonesia! Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2026, PT PLN (Persero) mengumumkan diskon tarif listrik sebesar 50%. Program ini bertujuan mendukung pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” tulis pengunggah dalam takarir.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Kemudian, dalam unggahan tersebut, pengunggah menempelkan gambar dengan teks berbeda dari takarir sebelumnya, “Menyambut Ramadan 2026, Diskon Tambah Daya 50%, Tambahan Diskon 50% Untuk Masyarakat, Berlaku untuk Konsumen Semua Golongan Tarif, Dengan Melakukan Pembelian Token, Segera, Daftar dan Claim”.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pada bagian bawah unggahan, pengunggah mencantumkan tautan untuk mengklaim diskon tersebut, yakni daftarsekarang55.trctgikl.web.id.

    Hingga artikel ini ditulis pada Selasa (18/02/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 24 tanda suka dan satu komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran dari klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Tarif Listrik PLN per kWh & Harga Bulan Februari 2026 Terbaru

    Periksa Fakta Diskon Ramadhan PLN. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengecek kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan yang dilampirkan di dalam unggahan.

    Saat memasuki situs daftarsekarang55.trctgikl.web.id, terdapat kolom yang harus diisi oleh pengunjung, yaitu kolom data pribadi, antara lain nama lengkap sesuai kartu tanda penduduk, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif.

    Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode verifikasi yang dikirim melalui Telegram. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing pengunjung menyerahkan data pribadi mereka. Data pribadi yang didapat dari pengunjung akan dieksploitasi untuk modus phishing.

    Selanjutnya, Tirto memeriksa kredibilitas situs dari tautan pendaftaran tersebut dengan menggunakan situs WHOIS. Namun, tidak terdapat informasi yang memadai terkait situs tersebut.

    Situs WHOIS. foto/Dok. situs whois

    Tirto lantas mencari keterangan resmi dari pihak PT PLN (Persero) untuk memverifikasi klaim. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan pernyataan resmi dari PT PLN (Persero) terkait diskon 50 persen tarif listrik termasuk diskon tambah daya 50% dalam rangka menyambut Ramadhan 2026.

    Namun, PLN memang kerap mengadakan promo tambah daya 50% termasuk diskon listrik 50% dalam program-program mereka. Ini seperti Tirto temukan dalam beberapa rilis pers dari PT PLN (Persero) yang diunggah pada situs resmi PT PLN (Persero), salah satunya pada tautan berikut web.pln.co.id tentang diskon tambah daya 50%.

    Dalam rilis tersebut PLN mengeluarkan program “Tahun Baru Energi Baru”. Dalam program tersebut, PT PLN (Persero) memberikan promo tambah daya listrik dengan diskon 50 persen bagi pelanggan yang melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile.

    Promo itu berlaku pada 7–20 Januari 2026 dan ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di seluruh golongan tarif, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA.

    Dalam rilis pers lain, promo tambah daya listrik juga kembali hadir dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Lewat program bertajuk “Power Up EVent”, PT PLN (Persero) menghadirkan diskon 50 persen bagi pelanggan satu fasa dengan kapasitas daya hingga 7.700 Volt Ampere (VA).

    “Melalui IIMS 2026, kami kembali menyediakan opsi tambah daya dengan biaya lebih ringan sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kapasitas listrik rumah sesuai kebutuhan pemakaian,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, sebagaimana dilansir dari situs resmi PT PLN (Persero).

    Adi mengatakan, masyarakat yang ingin memanfaatkan promo diskon tambah daya tersebut cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

    Setelah menyelesaikan transaksi, pengunjung dapat mendatangi stan PLN di area IIMS dengan menunjukkan bukti check-in melalui banner acara yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.

    Sementara itu, perihal diskon tarif listrik 50%, PLN juga pernah memberikan promo tersebut pada awal tahun 2025 hingga Februari 2025. Ini seperti tertulis pada rilis pers berikut ini. Dalam program tersebut PT PLN (Persero) memastikan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah bisa dinikmati sejak 1 Januari 2025 hingga Februari 2025.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerangkan bahwa potongan tarif listrik 50% dapat dinikmati secara otomatis dan tanpa mekanisme yang berbelit bagi mereka yang tergolong daya tersebut.

    ”Kami menginformasikan bahwa paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan PLN daya 2.200 VA ke bawah sudah bisa dinikmati mulai 1 Januari 2025. Kami juga memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit,” jelas Darmawan dalam rilis pers tersebut.

    Ketika dihubungi langsung via pesan langsung Instagram perihal apakah ada promo tambah daya untuk Ramadhan 2026, admin Contact Center PLN di @pln123_official mengatakan promo tambah daya saat ini memang belum tersedia.

    "Mohon maaf untuk promo tambah daya saat ini belum tersedia, kakak dapat cek secara berkala pada aplikasi PLN Mobile ya Kak," terangnya.

    Baca juga:Tidak Benar PLN Beri Subsidi Listrik Gratis Melalui NIK KTP

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim tautan dari PT PLN (Persero) untuk diskon tarif listrik dan tambah daya sebesar 50 persen dalam rangka menyambut Ramadhan 2026, adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Promo atau diskon tambah daya dari PLN untuk tahun 2026 yang pernah diumumkan adalah promo awal tahun dari program "Tahun Baru Energi Baru” dan promo dalam program “Power Up EVent” dalam gelaran Indonesia IIMS 2026. Sementara itu, untuk diskon tarif listrik 50%, PLN pernah meluncurkan, salah satu promo tersebut pada awal tahun 2025 hingga Februari 2025.

    Selain itu, pihak PT PLN (Persero) juga menyatakan bahwa promo tambah daya saat ini belum tersedia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Tautan Diskon Tarif Listrik & Tambah Daya Ramadhan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/02/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial, mengklaim bahwa PT PLN (Persero) mengumumkan diskon tarif listrik dan diskon tambah daya sebesar 50 persen, dalam rangka menyambut Ramadhan 2026.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Olivia bumn” (arsip) pada 15 Februari 2026.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Kabar baik untuk masyarakat Indonesia! Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2026, PT PLN (Persero) mengumumkan diskon tarif listrik sebesar 50%. Program ini bertujuan mendukung pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” tulis pengunggah dalam takarir.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Kemudian, dalam unggahan tersebut, pengunggah menempelkan gambar dengan teks berbeda dari takarir sebelumnya, “Menyambut Ramadan 2026, Diskon Tambah Daya 50%, Tambahan Diskon 50% Untuk Masyarakat, Berlaku untuk Konsumen Semua Golongan Tarif, Dengan Melakukan Pembelian Token, Segera, Daftar dan Claim”.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Pada bagian bawah unggahan, pengunggah mencantumkan tautan untuk mengklaim diskon tersebut, yakni daftarsekarang55.trctgikl.web.id.

    Hingga artikel ini ditulis pada Selasa (18/02/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 24 tanda suka dan satu komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran dari klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Tarif Listrik PLN per kWh & Harga Bulan Februari 2026 Terbaru

    Periksa Fakta Diskon Ramadhan PLN. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengecek kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan yang dilampirkan di dalam unggahan.

    Saat memasuki situs daftarsekarang55.trctgikl.web.id, terdapat kolom yang harus diisi oleh pengunjung, yaitu kolom data pribadi, antara lain nama lengkap sesuai kartu tanda penduduk, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif.

    Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode verifikasi yang dikirim melalui Telegram. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing pengunjung menyerahkan data pribadi mereka. Data pribadi yang didapat dari pengunjung akan dieksploitasi untuk modus phishing.

    Selanjutnya, Tirto memeriksa kredibilitas situs dari tautan pendaftaran tersebut dengan menggunakan situs WHOIS. Namun, tidak terdapat informasi yang memadai terkait situs tersebut.

    Situs WHOIS. foto/Dok. situs whois

    Tirto lantas mencari keterangan resmi dari pihak PT PLN (Persero) untuk memverifikasi klaim. Dari hasil pencarian, tidak ditemukan pernyataan resmi dari PT PLN (Persero) terkait diskon 50 persen tarif listrik termasuk diskon tambah daya 50% dalam rangka menyambut Ramadhan 2026.

    Namun, PLN memang kerap mengadakan promo tambah daya 50% termasuk diskon listrik 50% dalam program-program mereka. Ini seperti Tirto temukan dalam beberapa rilis pers dari PT PLN (Persero) yang diunggah pada situs resmi PT PLN (Persero), salah satunya pada tautan berikut web.pln.co.id tentang diskon tambah daya 50%.

    Dalam rilis tersebut PLN mengeluarkan program “Tahun Baru Energi Baru”. Dalam program tersebut, PT PLN (Persero) memberikan promo tambah daya listrik dengan diskon 50 persen bagi pelanggan yang melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile.

    Promo itu berlaku pada 7–20 Januari 2026 dan ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di seluruh golongan tarif, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA.

    Dalam rilis pers lain, promo tambah daya listrik juga kembali hadir dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Lewat program bertajuk “Power Up EVent”, PT PLN (Persero) menghadirkan diskon 50 persen bagi pelanggan satu fasa dengan kapasitas daya hingga 7.700 Volt Ampere (VA).

    “Melalui IIMS 2026, kami kembali menyediakan opsi tambah daya dengan biaya lebih ringan sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kapasitas listrik rumah sesuai kebutuhan pemakaian,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, sebagaimana dilansir dari situs resmi PT PLN (Persero).

    Adi mengatakan, masyarakat yang ingin memanfaatkan promo diskon tambah daya tersebut cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

    Setelah menyelesaikan transaksi, pengunjung dapat mendatangi stan PLN di area IIMS dengan menunjukkan bukti check-in melalui banner acara yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.

    Sementara itu, perihal diskon tarif listrik 50%, PLN juga pernah memberikan promo tersebut pada awal tahun 2025 hingga Februari 2025. Ini seperti tertulis pada rilis pers berikut ini. Dalam program tersebut PT PLN (Persero) memastikan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah bisa dinikmati sejak 1 Januari 2025 hingga Februari 2025.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerangkan bahwa potongan tarif listrik 50% dapat dinikmati secara otomatis dan tanpa mekanisme yang berbelit bagi mereka yang tergolong daya tersebut.

    ”Kami menginformasikan bahwa paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan PLN daya 2.200 VA ke bawah sudah bisa dinikmati mulai 1 Januari 2025. Kami juga memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit,” jelas Darmawan dalam rilis pers tersebut.

    Ketika dihubungi langsung via pesan langsung Instagram perihal apakah ada promo tambah daya untuk Ramadhan 2026, admin Contact Center PLN di @pln123_official mengatakan promo tambah daya saat ini memang belum tersedia.

    "Mohon maaf untuk promo tambah daya saat ini belum tersedia, kakak dapat cek secara berkala pada aplikasi PLN Mobile ya Kak," terangnya.

    Baca juga:Tidak Benar PLN Beri Subsidi Listrik Gratis Melalui NIK KTP

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim tautan dari PT PLN (Persero) untuk diskon tarif listrik dan tambah daya sebesar 50 persen dalam rangka menyambut Ramadhan 2026, adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Promo atau diskon tambah daya dari PLN untuk tahun 2026 yang pernah diumumkan adalah promo awal tahun dari program "Tahun Baru Energi Baru” dan promo dalam program “Power Up EVent” dalam gelaran Indonesia IIMS 2026. Sementara itu, untuk diskon tarif listrik 50%, PLN pernah meluncurkan, salah satu promo tersebut pada awal tahun 2025 hingga Februari 2025.

    Selain itu, pihak PT PLN (Persero) juga menyatakan bahwa promo tambah daya saat ini belum tersedia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Gatot Nurmantyo Geruduk Polri dan Minta Kapolri Lengser

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo membawa pasukan untuk menggeruduk Polri. Dalam unggahan tersebut, ia disebut mengamuk dan menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lengser dari jabatannya. Bahkan, disebutkan pula bahwa Gatot menyebut Listyo Sigit sebagai “pembangkang yang kurang ajar”.

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, terdapat narasi lain yang menyatakan bahwa Kapolri Jenderal Sigit Listyo harus segera dicopot dari jabatannya. Narasi tersebut diklaim disampaikan oleh pengamat sekaligus akademisi Reza Indragiri. Unggahan ini menggambarkan adanya desakan besar-besaran dari sejumlah tokoh untuk memberhentikan Kapolri.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini dibagikan oleh akun Facebook @Zur Yati (arsip) pada Selasa (10/02/2026). Dalam unggahan itu, terdapat kolase beberapa foto yang disertai teks mencolok dan provokatif. Pada bagian atas terlihat foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan raut wajah serius, disandingkan dengan foto Gatot Nurmantyo yang tampak menunjuk dengan ekspresi marah, serta beberapa pria berpakaian hitam di belakangnya.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pada bagian tengah gambar tertulis narasi:

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Gatot bawa pasukan geruduk Polri ngamuk menuntut Kapolri lengser sebut Listyo Sigit pembangkang kurang ajar.”

    Periksa Fakta Gatot Ngamuk. foto/hotline periksa fakta tirto

    ADVERTISEMENT

    Sementara pada bagian bawah kolase, terdapat foto Presiden Prabowo Subianto yang berdiri di samping Kapolri, serta foto Reza Indragiri yang terlihat menunjuk ke arah depan dengan ekspresi tegas. Di bagian ini tertulis kutipan, “Copot itu Kapolri anda pak” dan narasi tambahan “Reza Indragiri marah Kapolri offside kecam Prabowo segera beri tindakan tegas.”

    “Ada apa rame-rame minta copot Kapolri, menurut kalian gimana nih… Apa perlu Kapolri diganti.” tulis pengunggah di keterangan unggahan.

    Hingga Jumat (13/02/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 360 tanda reaksi, 131 komentar dan 69 kali dibagikan. Lantas, benarkah Eks Jenderal Gatot Nurmantyo ngamuk dan geruduk POLRI untuk menuntut lengsernya Kapolri?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melihat adanya keterangan akun @Jejakistana pada unggahan yang beredar. Akun tersebut kemungkinan merupakan sumber asli ungggahan tersebut. Kami kemudian mencari nama akun tersebut di YouTube, hasilnya ditemukan video dengan thumbnail serupa dengan tangkapan layar yang beredar.

    Kedua thumbnail tersebut berasal dari dua video berbeda dari akun Youtube yang sama, yaitu @Jejak istana. Video pada tangkapan layar pertama diunggah dengan judul “Ngamuk! Eks Jendral Gatot Tuntut Kapolri Listyo Sigit Lengser” pada 5 Februari 2026, sementara itu video pada gambar kedua diunggah dengan judul “Gempar! Kecam Prabowo Copot Listyo Sigit, Kapolri Sudah Kelewatan” pada 7 Februari 2026.

    Setelah ditelusuri, video asli yang dinarasikan merupakan momen kala Gatot Nurmantyo menghadiri kuliah umum di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, pada 29 Januari 2026. Namun demikian, sepanjang isi video tidak ditemukan pernyataan yang menunjukkan adanya aksi membawa pasukan untuk menggeruduk Polri. Tidak ada bagian dalam video yang memperlihatkan mobilisasi massa, pengerahan pasukan, ataupun seruan untuk melakukan aksi fisik terhadap institusi Polri.

    Gatot justru memberikan penekanan soal loyalitas institusi Polri kepada Presiden berdasarkan undang-undang, serta kekhawatiran terhadap persepsi publik mengenai hubungan antara pimpinan negara dan aparat penegak hukum.

    Dengan demikian, klaim dalam unggahan yang menyebut eks jenderal Gatot membawa pasukan untuk menggeruduk Polri tidak sesuai dengan isi video yang dijadikan rujukan. Judul dan thumbnail video kemungkinan dibuat dengan gaya sensasional dan provokatif, namun isi video lebih banyak berupa opini dan komentar politik, bukan laporan peristiwa aksi pengerahan pasukan.

    Sementara itu, video kedua menampilkan pandangan Reza Indragiri yang mengkritik pernyataan Kapolri di forum DPR. Video asli yang dinarasikan ulang oleh akun Jejak Istana sebenarnya berasal dari pernyataan Reza dalam sebuah acara di stasiun televisi dengan judul "Tolak Polisi Di Bawah Kementerian, Reza Indragiri Sindir Keras Kapolri!".

    Dalam video tersebut ia menilai diksi yang digunakan oleh Kapolri saat menolak posisi kepolisian di bawah kementerian tertentu berpotensi menimbulkan kesan pembangkangan terhadap mekanisme undang-undang dan menyebutnya sebagai pernyataan yang “offside”. Pembahasan dalam video lebih berupa analisis dan kritik kelembagaan.

    Dengan demikian, klaim dalam unggahan thumbnail yang menyebut adanya pengerahan pasukan untuk menggeruduk Polri serta desakan tegas mencopot Kapolri tidak sesuai dengan isi kedua video tersebut. Narasi yang beredar telah melebih-lebihkan dan membingkai ulang isi video dengan klaim yang tidak didukung fakta.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan yang menarasikan eks Panglima TNI Gatot membawa pasukan untuk menggeruduk Polri serta adanya desakan tegas mencopot Kapolri adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang digunakan merupakan thumbnail dua video dari akun YouTube @Jejak istana yang menarasikan ulang video aslinya. Dalam video asli, isi kedua video tersebut tidak memuat peristiwa pengerahan pasukan maupun pernyataan eksplisit yang mendesak pencopotan Kapolri. Narasi dalam unggahan telah melebih-lebihkan dan membingkai ulang isi video sehingga menimbulkan kesimpulan yang tidak sesuai dengan fakta.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Masyarakat Solo Demo Tolak Jokowi sebagai Raja

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Ananto Wijaya” pada Rabu (4/2/2026) yang menampilkan tangkapan layar artikel cnnindonesia.com berjudul "Masyarakat Solo Demonstrasi Bahwa Raja Mereka Adalah GUSTI PURBOYO Bukan JOKOWI. Jokowi Bukan Keturunan Darah Biru Imbau Masyarakat Solo..".

    Hingga Rabu (18/2/2026) unggahan tersebut telah disukai 35 kali, dan menuai 15 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar tersebut ke mesin pencarian foto Google Image Search. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel cnnindonesia.com yang diunggah Kamis (22/8/2024) berjudul “Demo Darurat Indonesia di Solo, Massa Saling Dorong dengan Polisi".

    Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas terkait demonstrasi masyarakat Solo yang menolak  Jokowi sebagai raja. Artikel tersebut membahas demonstrasi mahasiswa dan massa di Solo untuk memprotes DPR yang ingin mengesahkan revisi UU Pilkada. Aksi tersebut dilakukan di Balai Kota Solo Kamis, (22/8/2024).

    Selain itu dalam kolom pencarian laman cnnindonesia.com juga tidak ditemukan artikel yang sama dengan klaim.

    Kesimpulan

    Faktanya unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel cnnindonesia.com dengan judul asli “Demo Darurat Indonesia di Solo, Massa Saling Dorong dengan Polisi". Unggahan berisi klaim "masyarakat Solo demo tolak Jokowi sebagai raja" merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini