• [PENIPUAN] Tautan Layanan Program BBM Gratis

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “ptpertaminaperseroo” pada Rabu (21/1/2026) disertai narasi:

    “DIBUKA BBM GRATIS SELURUH INDONESIA “BBM GRATIS 10 LITER SAMPAI 15 LITER”

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan yang disematkan dalam bio akun TikTok tersebut.

    Hingga Senin (2/2/2026), konten itu mendapat lebih dari 3.825 tanda suka, 417 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.367 kali.

    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax mengakses tautan di bio akun TikTok “ptpertaminaperseroo”. Tautan mengarah ke laman grup Telegram dan pengakses diminta untuk mengeklik tautan dalam laman itu, isinya mengarah ke permintaan data pribadi berupa nama serta nomor Telegram.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “BBM gratis 10 liter sampai 15 Liter” ke masin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan artikel cek fakta dari liputan6.com dan antaranews.com, keduanya tayang Maret 2025. Diketahui, akun pengunggah narasi dan tautan BBM gratis itu bukanlah akun resmi milik Pertamina.

    Masyarakat diimbau untuk mengakses informasi dari kanal resmi sebagai berikut:

    • Pertamina Contact Center 135

    • Akun Instagram Pertamina Contact Center “pertamina.135

    • Akun Instagram Pertamina “pertamina

    • Akun TikTok Pertamina “pertamina”’

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Tautan pun mengarah ke laman tak resmi yang meminta pengisian data pribadi. Jadi, unggahan berisi tautan “layanan program BBM gratis” itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “anjaskhan_pni” pada Sabtu (25/1/2026) yang menampilkan seorang anggota polisi sedah memecahkan kaca.

    Unggahan disertai narasi:

    “wow viral polisi hancurkan mobil warga yg tak bersalah wow”

    Hingga Senin (2/2/2026), konten itu mendapat lebih dari 3.700-an tanda suka, 1.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.500-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari akun Instagram “humaspoldajatim” yang tayang Rabu (3/4/2024).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen Aipda Donny Yanuar (anggota Polsek Rogojampi) sedang memberikan pertolongan pada balita yang terkunci di dalam mobil pada Selasa (2/4/2024) di Dusun Lugonto, Rogojampi.

    Dilansir dari laporan kompas.com, balita itu terkunci di dalam mobil saat ibunya berbelanja di sekitar lokasi parkir. Mobil tersebut tidak bisa terbuka. Alhasil, Aipda Donny Yanuar berinisiatif menyelamatkan balita tersebut dengan cara memecahkan kaca mobil di bagian samping.

    Kesimpulan

    Konteks asli dokumentasi adalah momen Aipda ke Yanuar (anggota Polsek Rogojampi) sedang memberikan pertolongan pada balita yang terkunci di dalam mobil pada Selasa (2/4/2024) di Dusun Lugonto, Rogojampi. Jadi, unggahan video berisi klaim “polisi hancurkan mobil warga yang tak bersalah” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Mengaku Mendapat Sedikit dari Korupsi Kuota Haji

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Februari 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikt, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya"
    Akun itu menambahkan narasi "JUJUR AYAM APA JUJUR KACANG IJO WIII...!?"
    Lalu benarkah postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora.co dengan foto dan waktu publikasi yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode".
    Artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan Jokowi tentang korupsi kuota haji. Artikel asli membahas pernyataan Jokowi yang membantah putranya Gibran Rakabuming Raka akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

    Kesimpulan


    Postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji adalah hoaks. Faktanya judul dalam postingan merupakan hasil suntingan.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Tautan Pendaftaran Seleksi Pegawai Kemenkes 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    tirto.id - Belakangan ini beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang mengklaim adanya pembukaan seleksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2026. Unggahan itu juga menyertakan tautan untuk mendaftar seleksi Kemenkes tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan itu disebarkan oleh akun bernama “Fajar Vallen” (arsip), pada 20 Januari 2026. Pengunggah mengumumkan sejumlah lowongan tenaga kesehatan yang dibuka, seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, hingga radiografer, dengan informasi gaji yang dicantumkan secara rinci.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Misalnya, untuk dokter spesialis akan mendapatkan gaji Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, hingga elektromedis mendapat gaji sebesar Rp5 juta.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Kemenkes RI kembali memanggil para talenta muda untuk bergabung jadi insan kemenkes melalui seleksi lowongan kerja tahun 2026,” tulis pengunggah di dalam takarir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Unggahan tersebut juga menyertakan tautan untuk mendaftar, yakni https://menupendaftaran33.vedima.pro/.

    Hingga artikel ini ditulis pada Senin (2/02/2025) unggahan tersebut sudah mengumpulkan 2,3 ribu tanda suka, 107 komentar, dan dibagikan lebih dari 120 kali.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026

    Periksa Fakta Tautan Pendaftaran Loker Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka tautan yang dilampirkan di dalam unggahan. Ketika dibuka, Tirto diarahkan ke sebuah situs dan diminta untuk mengisi asal provinsi serta nomor Telegram aktif. Di situs tersebut, tertulis bahwa pendaftaran dilakukan lewat Telegram.

    Selanjutnya, Tirto menggunakan situs WHOIS untuk untuk mencari informasi kepemilikan domain, termasuk siapa yang mendaftarkan domain tersebut, kapan domain dibuat, serta di mana domain tersebut terdaftar. Namun, tidak terdapat keterangan yang memadai terkait situs.

    Periksa Fakta situs WHOIS. foto/hotline periksa tirto

    Lantas, Tirto melakukan pencarian di mesin pencarian Google, dengan kata kunci “kemenkes buka lowongan pekerjaan”. Hasilnya, ditemukan rilis pers oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), berjudul “Beredar Informasi Seleksi Kemenkes 2026, Prof. Zudan: Itu Hoaks, Rekrutmen ASN Terintegrasi dan Diawasi BKN”.

    Di dalam artikel tersebut, BKN membantah bahwa unggahan yang mengklaim Kemenkes membuka lowongan pekerjaan, disertai informasi gaji, adalah tidak benar atau hoaks, dan bukan bagian dari proses resmi rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN).

    BKN menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dilaksanakan melalui sistem nasional yang terpusat, terintegrasi, dan berada di bawah pengawasan langsung BKN.

    Kepala BKN Prof. Zudan menyatakan bahwa sampai saat ini belum terdapat pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi ASN Tahun 2026. Ia menjelaskan, setiap proses pengadaan ASN selalu diawali dengan penetapan kebutuhan secara nasional, dilanjutkan persetujuan formasi, dan diumumkan secara resmi melalui kanal pemerintah.

    “BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegas Prof. Zudan, Rabu (21/01/2026), dikutip dari situs resmi BKN.

    Baca juga:Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyatakan bahwa Kemenkes membuka lowongan pekerjaan adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tautan pendaftaran yang disertakan tidak terverifikasi sebagai situs resmi pemerintah, sementara BKN secara tegas menyatakan belum ada pengumuman pembukaan seleksi ASN 2026.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini