• Cek Fakta: Hoaks Artikel BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Anies dan Partai Gerakan Rakyat

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Anies Baswedan dan partai gerakan rakyat. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Februari 2026.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Antara Foto berjudul:
    "Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Anies dan Partai Gerakkan Rakyat"
    Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Anies Baswedan dan partai gerakan rakyat?
     
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ada artikel yang identik dengan postingan.
    Artikel itu diunggah laman Antarafoto.com pada 12 September 2011. Namun dalam artikel asli berjudul "Tuntutan BEM UI".
    Isi artikel sendiri sama sekali tidak membahas Anies Baswedan maupun Partai Gerakan Rakyat. Artikel asli membahas tuntutan BEM UI untuk transparansi jalur masuk mahasiswa baru dan pengelolaan keuangan, tata kelola universitas, masterplan pembangunan UI dan kepegawaian

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Anies Baswedan dan partai gerakan rakyat adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Video Menkeu Purbaya Umumkan Dana Bansos UMKM Ini Hasil AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa umumkan dana bantuan bansos Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 31 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "BISMILLAH DANA BANTUAN BANSOS UMKM RESMI KHUSUS UNTUK MASYARAKAT INDONESIA"
    Video unggahan menampilkan Purbaya memakai jas hitam dan dasi warna biru muda. Ada logo Inews dalam postingan pengumuman tersebut.
    Video disertai narasi sebagai berikut:
    "Assalamualaikum saya Purbaya, jangan diskip kalau video ini muncul di berandamu insyaallah ada kebaikan yang sedang mendekat, yang menulis amin semoga jadi yang pertama menerima kabar baik, yang hanya melihat semoga Allah tetap cukupkan rejekinya, dan yang berdoa insyaallah dialah yang paling dulu merasakannya"
    Unggahan juga menyertakan link kirim pesan. Bila diklik akan mengarah ke percakapan di Facebook.
    Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan bansos UMKM? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan bansos UMKM. Video klaim identik dengan postingan berita dari situs web berita Inews melalui akun Instagram resminya @officialinewstv yang diunggah pada 8 September 2025.
    Dalam unggahan itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari perihal anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ketika ada pergantian Menteri Keuangan (reshuffle) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
    "Mungkin pasar nggak tau, saya orang pasar. Saya di pasar sejak tahun 2000, 15 tahun lebih. Teman Pak Anggito dulu dimarah-marahin Pak Anggito karena dia majikan saya dulu di pasar. Tapi saya udah kenal pasar cukup lama, disini juga tim cukup kuat," ungkap Purbaya, Senin (8/9/2025).
    Purbaya juga mengaku sudah mengenal lama para Wakil Menteri, dan beberapa Direktur Jenderal (Dirjen) yang ada di Kementerian Keuangan.
    Cek Fakta Liputan6.com juga menelusuri klaim dengan menangkap audio untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs hivemoderation.com.
    Dari hasil penelusuran lewat situs hivemoderation.com, audio dalam video klaim Menkeu Purbaya menunjukkan 72,3 persen hasil buatan AI atau deepfake.
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan bansos UMKM, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Lowongan Bea Cukai 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 31 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "KEMENTERIAN REPUBLIK INDONESIA BUKA LOWONGAN JURUSAN BEA CUKAI 2026 1. perguruan tinggi/D3/S1-53 3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun 4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik 5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta
    TIDAK ADA BIAYA PENDAFTARAN: APAPUN SILAHKAN KLIK WEBSITE DI BIO PROFIL"
    Postingan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "LOWONGAN RESMI 2026 BEA CUKAI
    Kementerian Republik Indonesia
    PERSYARATAN!
    - Laki-Laki & Perempuan
    - Lulusan SMA / D3 / S1 (Semua Jurusan)
    - Usia 18 — 45 Tahun
    - Sehat Jasmani & Rohani
    - Berkelakuan Baik
    - Penempatan sesuai Domisili Peserta"
    Saat link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026. Penelusuran mengarah artikel berita dari Antaranews berjudul "Pegawai Bea Cukai, berapa gaji dan tunjangannya?". Dalam artikel ini dijelaskan, Bea Cukai termasuk instansi pemerintah yang berada di unit eselon I di bawah Kementerian Keuangan. Jadi, sebagian besar pegawai Bea Cukai berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
    Penelusuran pun mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Daftar CPNS 2026, Simak Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan" yang tayang pada 2 Februari 2026.
    Dalam artikel ini dijelaskan, proses pendaftaran CPNS 2026 akan dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh BKN. Portal dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id,  merupakan satu-satunya gerbang pendaftaran resmi untuk seluruh proses rekrutmen ASN di Indonesia.
    Mengingat tingginya minat masyarakat untuk menjadi PNS, modus penipuan terkait seleksi CPNS seringkali muncul. Penting bagi calon pelamar untuk selalu waspada dan hanya mempercayai informasi dari sumber resmi pemerintah. 
    Jangan pernah percaya pada informasi yang berasal dari situs web atau media sosial yang tidak resmi, terutama yang menjanjikan kelulusan instan tanpa tes. Seleksi CPNS menggunakan sistem gugur dengan tahapan tes seperti SKD dan SKB, sehingga iming-iming kelulusan tanpa proses seleksi adalah penipuan.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Modal Usaha UMKM Gratis

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan modal usaha  UMKM gratis. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Januari 2026.
    Klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis berupa tulisan sebagai berikut.
    "bantuan modal usaha gratis, Program ini bisa diikuti siap saja, selama peserta dapat memenuhi persyaratan yang diajukan. Program bantuan modal usaha gratis ini merupakan pemerintah untuk mendukung perkembangan sektor UMKM.
    Dengan bantuan modal usaha ini para pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan daya saing, serta dapat menciptakan lapangan kerja baru yang lebih banyak. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong kreativitas pelaku usaha kecil yang kesulitan mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan formal."
    Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
    https://pendaftaran-terbuka02.horix.life/?fbclid=IwY2xjawPtDGFleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFQUVQwMmZiZUVreHREQ1k2c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHgIRKPDjpRt9cEI821oAn_5qLxkENCEpMhPvKoz0ve5C8kOpDyBa_vf6Cc1k_aem_29aYkjmWtO2dC3tJCMjKvg
    Unggahan tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran bantuan modal usaha  UMKM gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis, penelusuran mengarah kepada unggahan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akun Instagram resminya yakni @kementerianumkm yang dikutip pada 4 Januari 2026.
    Berikut isinya:
    "HOAKS!
    Beredar informasi berisi konten terkait BLT UMKM Bantuan 5 Juta untuk semua pelaku UMKM.
    Faktanya unggahan tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan.
    Kementerian UMKM dengan tegas menginfokan kepada Teman UMKM bahwa tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari Pemerintah.
    Saat ini banyak beredar Informasi palsu melalui berbagai saluran. Modus yang sering digunakan adalah mengharuskan #TemanUMKM untuk:
    mengisi data pribadi melalui formulir/link tidak resmimenjanjikan bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada.Harap hati-hati dan bijak dalam menggunakan data pribadi. Informasi resmi hanya melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan website resmi umkm.go.id."
     Sumber:https://www.instagram.com/p/DFbzn4Fv-Z1/?utm_source=ig_embed&ig_rid=e82b2bc9-1916-4a77-96c4-48420709c6ad

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis tidak benar.
    Kementerian UMKM dengan tegas menginfokan kepada Teman UMKM bahwa tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari Pemerintah.
    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini